Untuk Informasi Selengkapnya tentang Pendidikan Silahkan mengunjungi subdomain :
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga

Pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Sleman dilaksanakan dengan kebijakan:

  1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
  2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
  3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
  4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
  5. Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  6. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
  7. Program Pendidikan Menengah
  8. Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Non Formal
  9. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  10. Program Manajemen Pelayanan Pendidikan
  11. Program Pengembangan Kreatifitas Siswa dan Guru

Kualitas pendidikan di Sleman dapat terlihat dengan adanya sekolah SD, SMP, SMA dan SMK yang pencapaian nilai Ujian Akhir Nasional (UAN) mampu berada di peringkat 10 (sepuluh) besar tingkat provinsi. Pada tahun ajaran 2010/2011 untuk SD terdapat 2 (dua) sekolah yang  nilai rata-rata UAN masuk 10 besar di Provinsi DIY yakni SDN Delegan 3 Prambanan pada peringkat kedua, SDN Kenaran I Prambanan pada peringkat keenam.

Untuk SMP terdapat 3 (tiga) sekolah yang  nilai rata-rata UAN masuk 10 besar di Provinsi DIY yakni SMPN 4 Pakem pada peringkat pertama, SMPN 1 Godean pada peringkat ketiga dan SMPN 4 Depok pada peringkat kelima. Untuk SMA terdapat 3 (tiga) sekolah yang  nilai rata-rata UAN masuk 10 besar di Provinsi DIY yakni SMAN 1 Godean pada peringkat keenam untuk program studi IPS, SMAN 2 Pakem pada peringkat kedelapan untuk program studi IPA, dan SMA Kolese DeBrito untuk program studi bahasa pada peringkat ke dua.

Untuk SMK terdapat 2 (dua) sekolah yang  nilai rata-rata UAN masuk 10 besar di Provinsi DIY yakni SMKN 1 Godean pada peringkat kelima dan SMKN 2 Depok pada peringkat kesembilan.

Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk SD/MI mengalami kenaikan sebesar 0,03%, dari 116,42% di tahun 2010 menjadi 116,45% di tahun 2011. APK SMP/MTs turun 1,80%, dari 115,48% di tahun 2010 menjadi 113,68% di tahun 2011. APK SMA/SMK/MA naik 0,49%, dari 77,17% di tahun 2010 menjadi 77,66% di tahun 2011. APK tersebut dapat dilihat pada grafik berikut:

Angka Partisipasi Kasar Tahun 2007-2011 (dalam%)


Angka Partisipasi Murni (APM) untuk SD/MI mengalami kenaikan 0,78%, dari 100,73% di tahun 2010 menjadi 101,51% di tahun 2011. APM  SMP/MTs turun 2,06%, dari  81,71% di tahun 2010 menjadi 79,65% di tahun 2011. APM SMA/SMK/MA naik 0,01%, dari 54,03% di tahun 2010 menjadi 54,04% di tahun 2011. Penurunan APK/APM jenjang SMP/MTs karena banyal siswa sekolah di luar Sleman dan banyaknya siswa SMP dibawah usia 13 tahun. Data selengkapnya pada grafik berikut.

Angka Partisipasi Murni Tahun 2007-2011 (dalam%)

Rata-rata nilai hasil belajar untuk SD/MI mengalami kenaikan sebesar 0,36 dari 7,17 di tahun 2010 menjadi 7,53 di tahun 2011. Rata-rata UAN SMP/MTs, menurun 0,45 dari 7,09 di tahun 2010 menjadi 6,64 di tahun 2011. Rata-rata nilai UAN SMA/MA mengalami penurunan 0,30 dari 6,95 di tahun 2010 menjadi 6,60 di tahun 2011. Nilai rata-rata UAN SMK mengalami penurunan 0,25 dari 7,05 tahun 2010 menjadi 6,78 di tahun 2011. Data selengkapnya pada grafik berikut :

Rata-Rata Nilai Hasil Belajar Tahun 2007-2011

Jumlah anak putus sekolah untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs mengalami kenaikan, jenjang SD/MI naik dari 33 siswa menjadi 40 siswa di tahun 2011, jenjang SMP bertambah 5 siswa dari 27 siswa menjadi 32 siswa, jenjang SMA/SMK siswa putus sekolah turun dari 94 siswa menjadi 74 siswa. Gambaran jumlah anak putus sekolah pada grafik berikut :

Jumlah Anak Putus Sekolah Tahun 2007 – 2011

Capaian Indikator Pembangunan Bidang Pendidikan

INDIKATOR

Capaian Sleman (%)

Target

Capaian  Nas 2011

2007

2008

2009

2010

2011

1

2

3

4

5

6

7

▪     Angka Melek Huruf

91,49

91,82

93,04

95,45

92,61

92,91

▪     Angka Partisipasi Kasar SD/MI

▪     Angka Partisipasi Kasar SMP/MTs

▪     Angka Partisipasi Kasar SMA/SMK/MA

115,34

114,99


75,04

115,67

115,01


75,45

116,40

115,87


75,73

116,42

115,48


77,17

116,45

113,68


77,66

117,60

101,50


76,00

▪     Angka Partisipasi Murni SD/MI

▪     Angka Partisipasi Murni SMP/MTs

▪     Angka Partisipasi Murni SMA/SMK/MA

98,78

80,77


53,43


98,99

80,98


53,87

99,16

81,00


53,89

100,73

81,71


54,03

101,51

79,65


54,04

95,30

74,70


-

▪     Angka Putus Sekolah SD/MI

▪     Angka Putus Sekolah SMP/MTs

▪     Angka Putus Sekolah SMA/SMK/MA

0,04

0,04


0,01

0,05

0,02


0,03

0,04

0,01


0,01

0,04

0,01


0,02

0,04

0,08


0,23

1,30

1,60


-

 

Data Pelayanan Pendidikan

Uraian

Tahun

2007

2008

2009

2010

2011

Banyaknya Tenaga Pendidik (Orang)


▪     TK/RA

2.172

2.093

2.228

2.253

2.284

▪     SD/MI

6.254

5.972

6.186

6.370

6.328

▪     SMP/MTs

3.420

3.336

3.242

3.202

3.256

▪     SMA/SMK/MA

3.773

3.757

3.681

3.684

3.624

Banyaknya Sekolah (Unit)

▪     TK/RA

481

505

512

519

521

▪     SD/MI

521

516

515

519

521

▪     SMP/MTs

117

114

121

121

123

▪     SMA/SMK/MA

108

111

109

110

110

Banyaknya Kelas (Ruang)

▪     SD/MI

3.752

3.671

3.636

3.661

3.637

▪     SMP/MTs

1.016

1.034

1.246

1.248

1.209

▪     SMA/SMK/MA

1.031

1.005

1.222

1.211

1.246

Banyaknya Siswa (Anak)

▪     TK/RA

24.387

25.140

26.120

26.356

27.141

▪     SD/MI

85.976

86.900

87.893

89.335

90.622

▪     SMP/MTs

37.639

38.376

39.068

39.519

39.857

▪     SMA/SMK/MA

31.370

31.813

32.534

33.257

34.195

Rasio Murid : Guru (Negeri dan Swasta)

▪     TK/RA

11

11

12

12

12

▪     SD/MI

14

15

15

14

14

▪     SMP/MTs

11

12

12

12

12

▪     SMA/SMK/MA

9

9

9

9

9

Rasio Murid : Sekolah (Negeri dan Swasta)

▪     TK/RA

51

52

51

51

52

▪     SD/MI

165

168

171

173

174

▪     SMP/MTs

336

336

323

317

314

▪     SMA/SMK/MA

306

314

298

302

311

Pendidikan Luar Sekolah (warga belajar)

▪     Kejar Paket A Setara  SD

60

100

100

60

0

▪     Kejar Paket B Setara  SMP

2.600

460

2.525

2.620

360

▪     Kejar Paket C Setara SMU

440

810

700

1.040

400

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikembangkan di Sleman untuk mempersiapkan anak masuk ke jenjang pendidikan dasar selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011, terdapat play group (kelompok bermain) sebanyak 219 lembaga dengan jumlah siswa 6.755 anak dan 1046 pamong belajar, Taman Penitipan Anak (TPA) 107 lembaga dengan jumlah anak yang dititipkan 2.739 anak dengan pamong belajar sebanyak 516 orang.

Untuk masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal telah dilaksanakan kelompok belajar paket B setara SMP terdapat 18 kelompok dengan  warga belajar sebanyak 360 orang dan tutor 108  orang. Kelompok belajar paket C setara SMA terdapat 20 kelompok dengan warga belajar sebanyak 400 orang dan tutor 120 orang

Untuk penanganan pasca bencana erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada tanggal 26 Oktober 2010 dan tanggal 5 November 2010 dibidang pendidikan telah mengakibatkan hancurnya fasilitas pendidikan khususnya di Kecamatan Cangkringan yaitu hancurnya 5 Taman Kanak-kanak, 6 Sekolah Dasar dan 1 SMK Negeri. Saat ini  telah dilakukan rehabilitasi maupun pembangunan gedung sekolah baru yaitu untuk Taman Kanak-kanak, 2 TK telah direhabilitasi dan 3 TK dibangun gedung baru, untuk Sekolah Dasar dalam proses dibangun gedung baru 5 unit yaitu SD Bronggang Baru, SD Gungan, SD Glagaharjo, SD Umbulharjo 2 dan SD Kepuharjo sedang 1 SD Srunen masih di Shelter, untuk SMKN 1 Cangkringan saat ini sedang dalam proses pembangunan gedung sekolah baru yang berlokasi di Sintokan Wukirsari Cangkringan.

Dalam rangka efisiensi kegiatan belajar mengajar ada 2 SD yang berlokasi di wilayah yang tidak boleh dihuni maka 2 SD digabung yaitu SD Pangukrejo digabung SD Gondang dengan nama baru SD Umbulharjo 2 Cangkringan, SD Kopeng digabung dengan SD Batur dengan nama baru SD Kepuharjo Cangkringan Sleman.