Pencarian :  
Home Interaktif Sejarah Profil Geografi        Webmail
Indeks Menu
Top News Bulan Ini
Muspida
Pejabat Eksekutif
Instansi Vertikal
Alamat Instansi
Telepon Penting
Kecamatan
Album Foto
Direktori Situs
Perijinan & Non Perijinan

Publikasi
Perencanaan(RPJM)
Annual Report2004
LPPD 2005
Lakip 2005
Pengadaan Barang & Jasa
LPPD 2007
LPPD 2008
LPPD 2006
Anual Report 2005

Sub Domain
Kecamatan
Dinas Pendidikan
Produk Hukum
Selengkapnya ...

Program Kerjasama
U S D R P
C L G I
S C B D
B I G G

Link Banner



Bantuan Online

admin1
admin2
admin3

.:: Berita Aktual ::.
Puncak Hari Lingkungan Hidup Prop DIY di Sleman

Pengelolaan lingkungan hidup di Sleman, ditekankan pada pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Oleh karena itu,  Pemkab. Sleman senantiasa berusaha dapat membawa perubahan pada masyarakat sehingga membuat masyarakat senantiasa peduli pada lingkungannya. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sleman, Sri Purnomo, ketika memberikan sambutan dalam acara Puncak Hari Lingkungan Hidup Tingkat Propinsi DIY pada hari Rabu 30 Juni 2010 di Embung Tambakboyo Depok Sleman.

  Peresmian Jembatan Sendowo

Jembatan yang menghubungkan antara Sendowo Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman dengan Petinggen Kalurahan Karangwaru Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta diresmikan oleh Sekretaris Daerah Propinsi DIY Ir. Tri Harjun Ismaji, M.Sc.

Jembatan yang menghubungkan antara Sendowo Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman dengan Petinggen Kalurahan Karangwaru Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta diresmikan oleh Sekretaris Daerah Propinsi DIY Ir. Tri Harjun Ismaji, M.Sc. (Selasa, 19 Februari 2008). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan buntal oleh Ir. Triharjun Ismaji, M.Sc. serta peninjauan jembatan. Dalam laporannya Ir. Bayudono, M.Sc. Kepala Dinas Kimprawil Propinsi DIY mengatakan jembatan tersebut diberi nama ”Jembatan Persahabatan/Friendly Bridge” dengan panjang 20 meter dengan lebar 21/2 m menghubungkan antara Sendowo di Sleman dan Petinggen di Kota Yogya. Biaya Pengiriman dan Pembangunan jembatan tersebut semua ditanggung oleh pemerintah Osaka Perfectural Jepang. Bayudono menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini sebetulnya berawal dari gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta sehingga Osaka Perfectural mengirimkan tim untuk membantu emergency maupun program rehabilitasi dan rekonstruksi. Dalam rangka emergency dari Osaka membantu mengirin Sembako, membersihkan puing-puing, rehabilitasi beberapa gedung sekolah baik dan rumah darurat. Pada waktu itu dari Osaka Perfectural menawarkan jembatan penyeberangan yang ada di Osaka, ada 18 jembatan yang dulunya digunakan untuk penyeberangan jalan, ternyata oleh pemerintah Osaka tidak digunakan lagi. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 1962 kemudian diperbaiki pada tahun 2002, jembatan tersebut masih bisa bertahan sampai dengan 50 tahun lagi, jembatan tersebut kemudian salah satunya adalah yang dipakai di Sendowo-Petinggen. Saat ini masih ada 17 jembatan di Osaka yang ditawarkan, bagi Kabupaten dan Kota yang ingin menggunakan dipersilahkan untuk berkoordinasi dengan Sabo Centre. Akan tetapi berbeda dengan jembatan yang di Sendowo-Petinggen semua biaya ditanggung oleh yang akan menerima, kira-kira biaya pengirimannya sekitar 100 juta rupiah jelas Bayudono. Akira Inoue dari Osaka Prefectural Government mengatakan bahwa paska gempa bumi yang terjadi tahun lalu, pemerintah Osaka Jepang merasa prihatin dan telah ikut serta dalam memindahkan puing-puing serta membangun beberapa infrastruktur (sekolah, rumah) serta pelatihan proyek pemulihan Yogyakarta kembali. Mengenai jembatan ini Akira Inoue mengatakan bahwa jembatan tersebut adalah merupakan bekas jembatan penyeberangan jalan di Osaka. Akan tetapi seiring dengan perkembangan daerah maka jembatan tersebut tidak dipakai lagi sehingga dibantukan kepada daerah yang memerlukan, termasuk di Yogyakarta. Akira berharap jembatan tersebut dapat menjadi ikatan penghubung antara Yogyakarta dan Osaka Jepang. Sementara itu dalam sambutannya Gubernur DIY yang dibacakan oleh Ir. Tri Harjun Ismaji, M.Sc. Sekretaris Daerah Propinsi DIY mengatakan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Osaka yang telah memberikan bantuan jembatan untuk masyarakat Yogyakarta, dan berharap agar jembatan tersebut bermanfaat dalam menggerakkan aktivitas kehidupan sehari-hari. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Dusun Sendowo untuk mengeksplorasi berbagai potensi yang dimiliki. Kemudahan akses dengan tersedianya infrastruktur akan memudahkan dan melancarkan arus transportasi bagi warga masyarakat dalam menjalankan berbagai aktifitas. Sementara itu Ny. Amat Dasuki Warga Sendowo yang saat ini tinggal Blunyah Sinduadi Mlati menuturkan bahwa sebetulnya pada sekitar tahun enampuluhan ditempat tersebut sudah ada jembatan, akan tetapi rusak diterjang lahar dingin. Ny. Amat Dasuki juga menuturkan dengan dibangunnya jembatan ini sangat membantu sekali, karena sebelum ada jembatan ini warga harus menyeberang sungai kalau akan ke Pasar Kranggan Yogyakarta atau harus berjalan melingkar melalui Jembatan Sarjito yang jaraknya lumayan jauh.* * *

( humas )


Kembali


 
Copyright © 2010. Dishubkominfo Pemerintah Kabupaten Sleman. All Rights Reserved.