| |
| Indeks Menu | |  | | Sub Domain | |  | | Publikasi | |  | | Program Kerjasama | |  |
| Link Banner |
|
|
 |
|
Peresmian Jembatan Sendowo
Jembatan yang menghubungkan antara Sendowo Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman dengan Petinggen Kalurahan Karangwaru Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta diresmikan oleh Sekretaris Daerah Propinsi DIY Ir. Tri Harjun Ismaji, M.Sc.
Jembatan yang menghubungkan antara Sendowo Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman dengan Petinggen Kalurahan Karangwaru Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta diresmikan oleh Sekretaris Daerah Propinsi DIY Ir. Tri Harjun Ismaji, M.Sc. (Selasa, 19 Februari 2008). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan buntal oleh Ir. Triharjun Ismaji, M.Sc. serta peninjauan jembatan. Dalam laporannya Ir. Bayudono, M.Sc. Kepala Dinas Kimprawil Propinsi DIY mengatakan jembatan tersebut diberi nama ”Jembatan Persahabatan/Friendly Bridge” dengan panjang 20 meter dengan lebar 21/2 m menghubungkan antara Sendowo di Sleman dan Petinggen di Kota Yogya. Biaya Pengiriman dan Pembangunan jembatan tersebut semua ditanggung oleh pemerintah Osaka Perfectural Jepang. Bayudono menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini sebetulnya berawal dari gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta sehingga Osaka Perfectural mengirimkan tim untuk membantu emergency maupun program rehabilitasi dan rekonstruksi. Dalam rangka emergency dari Osaka membantu mengirin Sembako, membersihkan puing-puing, rehabilitasi beberapa gedung sekolah baik dan rumah darurat. Pada waktu itu dari Osaka Perfectural menawarkan jembatan penyeberangan yang ada di Osaka, ada 18 jembatan yang dulunya digunakan untuk penyeberangan jalan, ternyata oleh pemerintah Osaka tidak digunakan lagi. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 1962 kemudian diperbaiki pada tahun 2002, jembatan tersebut masih bisa bertahan sampai dengan 50 tahun lagi, jembatan tersebut kemudian salah satunya adalah yang dipakai di Sendowo-Petinggen. Saat ini masih ada 17 jembatan di Osaka yang ditawarkan, bagi Kabupaten dan Kota yang ingin menggunakan dipersilahkan untuk berkoordinasi dengan Sabo Centre. Akan tetapi berbeda dengan jembatan yang di Sendowo-Petinggen semua biaya ditanggung oleh yang akan menerima, kira-kira biaya pengirimannya sekitar 100 juta rupiah jelas Bayudono. Akira Inoue dari Osaka Prefectural Government mengatakan bahwa paska gempa bumi yang terjadi tahun lalu, pemerintah Osaka Jepang merasa prihatin dan telah ikut serta dalam memindahkan puing-puing serta membangun beberapa infrastruktur (sekolah, rumah) serta pelatihan proyek pemulihan Yogyakarta kembali. Mengenai jembatan ini Akira Inoue mengatakan bahwa jembatan tersebut adalah merupakan bekas jembatan penyeberangan jalan di Osaka. Akan tetapi seiring dengan perkembangan daerah maka jembatan tersebut tidak dipakai lagi sehingga dibantukan kepada daerah yang memerlukan, termasuk di Yogyakarta. Akira berharap jembatan tersebut dapat menjadi ikatan penghubung antara Yogyakarta dan Osaka Jepang. Sementara itu dalam sambutannya Gubernur DIY yang dibacakan oleh Ir. Tri Harjun Ismaji, M.Sc. Sekretaris Daerah Propinsi DIY mengatakan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Osaka yang telah memberikan bantuan jembatan untuk masyarakat Yogyakarta, dan berharap agar jembatan tersebut bermanfaat dalam menggerakkan aktivitas kehidupan sehari-hari. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Dusun Sendowo untuk mengeksplorasi berbagai potensi yang dimiliki. Kemudahan akses dengan tersedianya infrastruktur akan memudahkan dan melancarkan arus transportasi bagi warga masyarakat dalam menjalankan berbagai aktifitas. Sementara itu Ny. Amat Dasuki Warga Sendowo yang saat ini tinggal Blunyah Sinduadi Mlati menuturkan bahwa sebetulnya pada sekitar tahun enampuluhan ditempat tersebut sudah ada jembatan, akan tetapi rusak diterjang lahar dingin. Ny. Amat Dasuki juga menuturkan dengan dibangunnya jembatan ini sangat membantu sekali, karena sebelum ada jembatan ini warga harus menyeberang sungai kalau akan ke Pasar Kranggan Yogyakarta atau harus berjalan melingkar melalui Jembatan Sarjito yang jaraknya lumayan jauh.* * *
( humas ) |

Kembali
|
|
|
| Informasi Penting | |  | | E-Learning | |  |
| Agenda
Terbaru |
| |
Rab, 10-2-2010
09:00 WIB
Sedekah Sapar Rebo Wekasan, Rabu 10 Februari 2010 Jam 09.00 WIB di Pulesari wonokerto Turi
Lokasi : Pulesari Wonokerto Turi
Penyelenggara : Panitia, CP.0817265803, 085743128969
| Sab, 13-2-2010
15:00 WIB
Grebeg Saparan Wonorejo - Ponggol, Hargfobinangun Pakem Sabtu 13 Feb 2010 Jam 15.00 WIB. Kirab budaya 600 an peserta, gunungan sayuran, buah2an, dll. Tema "Hamemayu Hayuning Bawono"
Lokasi : Dusun Wonorejo-Ponggol Hargobinangun Pakem
Penyelenggara : Panitia
|
|
|
|
 |
| Artikel
Terbaru |
| |
Ditangan Kreatif, Daun Sirihpun Jadi Keripik
Bu Puji warga Sumberwatu, Sambirejo, Prambanan cukup jeli dalam memanfaatkan dauan tanaman sebagai bahan makanan. Aneka dedaunan yang biasanya hanya untuk sayur dan obat-obatan, ternyata dapat menjadi aneka keripik yang memiliki nilai eknomis yang tinggi.
download (46 Kb) ( didownload 1244 X )
|
Kesenangan Yang Menghasilkan : Kisah Sukses David Crafts
David, yang memiliki kegemaran membuat berbagai macam kerajinan tangan. Dari keterampilannya membuat miniatur kereta keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, David mampu meraih rupiah yang lumayan.
download (88 Kb) ( didownload 1258 X )
|
|
|
|
 |
|
|
Copyright 2004 @ Pemerintah Kabupaten Sleman Email : pemdasleman@slemankab.go.id Situs dikelola oleh : Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika
|
 |
 |
 |
 |
|