Arsip Kategori: Berita

23
Aug

SD Negeri Keceme 1 Maju Lomba Sekolah Sehat Tingkat DIY

SDN Keceme 1, Kecamatan Sleman wakili Kabupaten Sleman dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) 2019 Tingkat DIY.  Tim Penilai yang terdiri dari Dikpora DIY, DLH DIY, Setda DIY, Bappeda DIY dan Kemenag DIY diterima langsung oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, Kamis (22/8) bertempat di SDN Keceme 1.

Tim penilai tersebut  memverifikasi data dan meninjau secara langsung program – program dalam mewujudkan Sekolah Sehat di SDN Keceme 1. Kedatangan pun disambut dengan meriah oleh Siswa-siswi SDN Keceme 1 dengan menunjukkan berbagai olahraga tradisional seperti enggrang, gobak sodor, voli, hula hoop dan bakiak.

Ketua Tim Penilai LSS DIY Lutfianan mengatan dalam penilaian Sekolah Sehat, timnya akan menilai program jasmani dan rohani yang dilaksanakan di sekolah tersebut. Selain itu, timnya juga akan melakukan pembinaan.

“Tidak hanya melakukan penilaian tetapi juga pembinaan kepada guru dan muridnya,” katanya.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan diselenggarakannya Lomba Sekolah Sehat tersebut dapat menjadi sarana membudayakan hidup sehat sejak dini dengan keberadaan UKS.

“Sejatinya menjadikan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman itu harus dimulai dari diri sendiri, karena kebersihan itu tidak dimulai dari orang lain,” katanya.

Terlebih menurutnya Kesehatan merupakan program prioritas dalam pembangunan di Sleman. Maka daripada itu, dengan terwujudnya sekolah yang sehat tentu akan menunjang kegiatan belajar mengajar yang efektif.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Keceme 1 Dwi Susanti menjelaskan komitmen untuk mewujudkan SDN 1 Keceme menjadi sekolah yang sehat, yakni dengan mengintegrasikan program sekolah sehat dalam kurikulum, integrasi intra dan ekstrakurikulum.

Selain itu pihaknya juga memiliki program khusus yakni pembiasaan berupa penyuluhan, seperti pembiasaan mencuci tangan dengan sabu, memilah sampah, menggosok gigi bersama dan lainnya.

Adapun beberapa program pelayanan kesehatan di Gedung UKS seperti pemeriksaan THT sederhana, pemeriksaan rutin, konsulatasi kesehatan, dan pemberian vitamin berkala. Untuk meningkatkan kemampuan Dokter Cilik di UKS pihaknya juga melakukan pelatihan kesehatan dengan Puskesmas Sleman.

23
Aug

Lima Orang Penggiat Perpustakaan Terima Penghargaan Anugrah Pustaka Sembada

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman, AA Ayu Laksmidewi bersama Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan Khusus Perpusnas RI, Nurhadi Saputra serahkan penghargaan Anugrah Pustaka Sembada 2019 pada lima orang penggiat literasi di Kabupaten Sleman. Penyerahan penghargaan dilakukan dalam acara Gemilang Perpustakaan 2019 di Aula Monumen Jogja Kembali, Sleman pada Kamis (22/8/19).

Kepala Dinas DPK Kabupaten Sleman, AA Ayu Laksmidewi mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Pemkab Sleman terhadap Kepala Desa, Kepala Sekolah dan penggiat literasi terhadap pengembangan perpustakaan serta dalam mengupayakan meningkatnya kegemaran membaca menuju Smart Regency 2021.

Penghargaan tersebut diberikan pada Lekta Manuri (Kades Sumberharjo, Prambanan), Lilik Mardiningsih (Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Depok), Sukendar (Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Depok), Nurul Wachidah (Kepala SMP Negeri 1 Sleman) dan Syaeful Cahyadi (Ketua Perpustakaan Padukuhan Jlegongan). Wakil Bupati Sleman dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasinya pada Sebrat Haryanti, Kepala Desa Balecatur Kecamatan Gamping atas prestasi Perpustakaan Desa Balecatur yang telah berhasil menjadi Perpustakaan desa/kelurahan terbaik di Indonesia.

“Harapannya dengan acara ini dapat membangun kesadaran semua pihak terhadap perpustakaan melalui berbagai program promosi yang informatif, komunikatif dan bersifat popular edukatif. Hal ini dalam rangka penyebaran informasi lebih luas atas keberadaan dan arti penting perpustakaan bagi masyarakat,” jelas Ayu.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dalam acara tersebut mengatakan bahwa upaya pengembangan dan pemberdayaan perpustakaan merupakan hal yang perlu mendapat perhatian. Dengan adanya perpustakaan yang representatif baik dari sisi SDM dan infrastrukturnya serta didukung dengan koleksi buku yang lengkap, hal ini diharapkan mampu memotivasi meningkatnya minat dan budaya baca di masyarakat.

“Menyadari pentingnya hal tersebut, melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh penggiat literasi untuk mendukung gerakan literasi sebagai sebuah prioritas,” tutur Muslimatun.

Kegiatan Gemilang Perpustakaan Kabupaten Sleman tahun 2019 mengusung tema ‘Kolaborasi Pegiat Literasi Dalam Membudayakan Gemar Membaca Menyongsong Sleman Smart Regency” ini dihadiri 250 orang peserta terdiri dari perpustakaan desa, perpustakaan komunitas, perpustakaan sekolah, unsur GPMB, organisasi profesi, penggiat literasi, guru dan pelajar. Dalam acara ini Wakil Bupati Sleman juga menyerahkan penghargaan pada prestator lomba perpustakaan sekolah, masyarakat dan desa serta lomba menulis dan minat membaca.

22
Aug

Sleman Kampanyekan Gemar Konsumsi Ikan Lewat Lomba Lukis

Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta gelar lomba lukis anak tingkat Sekolah Dasar se Kabupaten Sleman di Kampung Wisata Minapadi Samberembe, Candibinangun, Pakem pada Rabu (21/9/19).

Kepala DP3 Kabupaten Sleman, Heru Saptono mengatakan bahwa lomba yang diikuti 170 orang anak dari 17 kecamatan di Kabupaten Sleman ini bertema ‘Wisata Minapadi Samberembe’. Lomba ini diselenggarakan untuk meningkatkan kecintaan anak pada ikan sejak usia dini.

“peserta lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori A terdiri dari peserta anak  sekolah dasar kelas 1-3 dan kategori B yaitu peserta anak sekolah dasar kelas 4-6,” jelas Heru.

Menurutnya, di setiap kategori dalam lomba lukis ini memperebutkan trophy dari Bupati Sleman, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dan trophy dari DP3 Kabupaten Sleman dengan hadiah juara I-III yaitu sepeda dan juara harapan I dan II meja belajar.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman yang hadir membuka lomba tersebut mengatakan bahwa lomba ini digelar untuk menggali potensi anak melalui seni rupa, memupuk kreatifitas dan mengasah kepekaan emosi.  Selain itu juga mengenalkan ikan sejak usia dini serta pengenalan produk hasil perikanan Kampung Minapadi Samberembe pada masyarakat,

“Diharapkan dengan lomba ini dapat meningkatkan kecintaan anak pada ikan sehingga diharapkan pula dengan kecintaan  tersebut akan meningkatkan kegemaran mengkonsumsi ikan guna mencukupi asupan protein untuk pertumbuhan mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut Muslimatun menjelaskan bahwa dalam tiga tahun terakhir konsumsi makan ikan di Kabupaten Sleman terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2019 konsumsi ikan mencapai 59 ton meningkat 10 ton dibanding tahun 2017.

“Ini merupakan kabar gembira mengingat optimalisasi tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi asupan makanan yang dikonsumsi,” jelasnya.

Muslimatun juga menjelaskan bahwa  ketersediaan ikan konsumsi perkapita/tahun di Kabupaten Sleman juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 ketersediaan ikan konsumsi perkapita per tahun sebesar 25,81 perkapita dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 27,52.

Ia berharap dengan peningkatan angka konsumsi ikan tersebut dapat menggerakan petani Sleman untuk mulai menerapkan metode minapadi.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.