Arsip Kategori: Berita

21
Oct

Pemkab Sleman Galakkan Rapid Tes Instansi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan upaya demi memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Sleman, salah satunya dengan mengadakan rapid test di lingkungan instansi Pemkab Sleman. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sleman, dr. Novi Krisnaeni, MPH usai melakukan rapid test di Dinas Dukcapil dan DLH Kabupaten Sleman, Selasa (20/10).

Ia menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan screening bagi instansi pemerintah, terutama bagi instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti di dinas Dukcapil dan DLH. Sebab menurutnya instansi tersebut tergolong rentan tertular virus Covid-19.

“Hasil tes rapid di Dukcapil ada sebanyak 79 yang dites dan 1 orang reaktif. Sedangkan DLH yang dites ada 231 orang, dan yang reaktif 9 orang”, ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan kegiatan serupa di sejumlah instansi, di antaranya Dinas Perhubungan, BNPB, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan. Selanjutnya pihaknya juga akan melakukan rapid test di Mall Pelayanan Publik dan BKAD.

21
Oct

‘Bank Sleman Peduli’ Dukung Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2020

Dalam rangka mendukung Bulan Inklusi Keuangan tahun 2020 dengan tema ‘Satukan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju (AKSESSKU)’, PT BPR Bank Sleman selenggarakan acara Bank Sleman Peduli. Acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (20/10/2020) ini ditandai dengan penandatanganan aplikasi pembukaan rekening bagi para penerima bantuan.

Direktur Utama Bank Sleman, Muhammad Sigit menjelaskan bahwa pada acara Bank Sleman Peduli, pihaknya menyerahkan sejumlah bantuan. Adapun bantuan yang diberikan yaitu beasiswa pada 72 siswa SD dengan total Rp 53.250.000,- dan 32 siswa SMP dengan total Rp 33.000.000,-. “Total beasiswa diberikan pada 104 siswa tingkat SD dan SMP di Kabupaten Sleman, sesuai dengan HUT Kabupaten Sleman yang ke 104,” ujar Sigit.

Menurutnya, selain bantuan beasiswa, Bank Sleman juga menyerahkan bantuan kredit tanpa bunga bagi 267 UKM senilai total Rp 600.000.000,-. Pada kesempatan ini Bank Sleman juga menyerahkan 15 gerobak angkringan pada pelaku UKM yang kurang mampu dan potensial di wilayah Kabupaten Sleman.

“Dalam rangka menyambut HUT Bank Sleman ke 39, kami hadir sebagai mitra kerja yang mendukung para pelaku usaha mikro untuk tumbuh berkembang dan berkesinambungan dalam usaha melalui program Bank Sleman Peduli,” tambahnya.

Sigit Berharap program Bank Sleman Peduli ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian dampak dari Pandemi Covid-19. Selain itu bagi siswa penerima beasiswa dapat semakin termotivasi dalam belajar serta dapat meningkatkan prestasi sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru.

“Program Bank Sleman Peduli ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan Insya Allah akan terus diagendakan untuk tahun-tahun mendatang,” tambah Sigit.

Bupati Sleman yang hadir pada kesempatan tersebut menyambut baik program Bank Sleman Peduli. Program ini menurutnya menjadi salah satu wujud kepedulian Bank Sleman bagi masyarakat Kabupaten Sleman. “Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kemajuan pendidikan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Di akhir pidatonya Sri Purnomo mengimbau para penerima bantuan untuk menggunakan secara bijak bantuan tersebut dengan manajemen yang baik. “Bila nanti masih perlu tambahan modal usaha lagi bisa ke Bank Sleman untuk mendapatkan pinjaman dengan bunga yang rendah, jangan sampai terjebak meminjam di rentenir,” tambahnya.

20
Oct

Pemkab Sleman Pastikan Pilurah Berlangsung 20 Desember 2020

Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilurah) Kabupaten Sleman akan dilaksanakan pada 20 Desember 2020. Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK), Jum’at (16/10) di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman.

Budiharjo mengatakan, adanya kepastian penyelenggaraan Pilurah melalui e-voting ini berdasarkan hasil rapat koordinasi virtual (zoom meeting) Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Nata Irawan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Budiharjo menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman mendapatkan izin untuk melaksanakan Pilurah tahun 2020 dengan metode e-voting.

“Setelah melaksanakan rekomendasi dari Dirjen Bina Pemdes untuk mendaftarkan terkait waktu pelaksanaan Pilkades setelah adanya penundaan. Kemudian kami memastikan kembali, jawabannya diizinkan,” jelasnya.

Setelah mendapatkan izin penyelenggaraan Pilurah, Budiharjo menyebut pihaknya akan segera melaksanakan koordinasi untuk segera menyusun dan menerbitkan keputusan Bupati terkait penetapan hari dan tanggal pemungutan suara melalui metode e-voting.

Menurut Budiharjo, adanya kepastian pelaksanaan Pilurah Kabupaten Sleman ini juga tentu diimbangi dengan persiapan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Hal tersebut dinilai sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Protokol kesehatan yang optimal tentu harus dilaksanakan. Sleman sudah siap. Selain (3 M), kita juga siapkan fasilitas APD dan rapid bagi seluruh petugas pemungutan suara Pilkades,” katanya.

Selain itu, Budiharjo juga menyampaikan untuk mengantisipasi kekhawatiran adanya penularan, calon pemilih nantinya juga akan difasilitasi sarung tangan sehingga dalam teknisnya, alat pemungutan suara tidak akan tersentuh secara langsung oleh calon pemilih.

Attachments area

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.