Arsip Kategori: Berita

10
Aug

Penuhi Kebutuhan Darah, PMI Sleman Kerjasama Dengan GP Ansor

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman yang diwakili Ketua Pengurus Cabang, Ariyanto Nugroho lakukan penandatanaganan MoU dengan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman, Sunartono terkait pelaksanaan donor darah pada Minggu (9/8/2020). Kegiatan yang diadakan di Sleman City Hall ini sekaligus juga dilaksanakan donor darah yang diikuti oleh GP Ansor serta pengunjung mall.
Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Sleman, Ariyanto Nugroho mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kerjasama donor darah yang minimal dilaksanakan empat kali dalam satu tahun tersebut.
“Secara nafas, gerakan kemanusiaan antara Pemuda Ansor dan PMI itu sudah satu jalur. Sehingga ini menjadi kesempatan untuk kami bisa berkhidmat pada umat selain melalui jalur yang sudah kami lakukan secara regular di organisasi,” jelas Ariyanto.
Kegiatan donor darah ini menurutnya sudah dua kali dilaksanakan dengan PMI Kabupaten Sleman. Kegiatan donor darah pertama dilaksanakan pada bulan Juni 2020 dengan pendonor mencapai 150 orang.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang hadir pada acara tersebut memberikan apresiasinya pada GP Ansor dan PMI Kabupaten Sleman. Kerjasama yang dilakukan ini menurutnya merupakan langkah tepat untuk penyediaan stok kebutuhan darah. Terlebih kebutuhan darah di Kabupaten Sleman perhari mencapai 60 hingga 75 kantong darah perhari.
“ Apabila sudah dilakukan MoU maka perencanaan kaitannya dengan pendonor untuk memenuhi kebutuhan darah juga akan baik. Karena tahu jadwal donor dimana dan kapan sesuai dengan kesepakatan,” jelas Muslimatun.
Muslimatun juga berharap dengan adanya MoU yang dilaksanakan ini kedepan dapat meminimalisir kasus kematian akibat kekurangan darah.
10
Aug

Pengurus Karang Taruna Kabupaten Sleman 2020-2025 Dikukuhkan

Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengukuhkan pengurus Karang Taruna Kabupaten Sleman periode 2020-2025, Sabtu (9/8), bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pengurus Karang Taruna Kabupaten Sleman yang baru dilantik tersebut, sekaligus mengapresiasi pengurus sebelumnya yang telah memberikan darma baktinya di Kabupaten Sleman. Ia berharap para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna tersebut nantinya dapat menjadi kader bangsa dan dapat berperan aktif dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Sleman.

“Kesuksesan bangsa kita hari ini merupakan perjuangan para aktivis di masa lalu. Begitu pun pembangunan di Kabupaten Sleman di masa depan salah satunya juga ditentukan oleh andil adik-adik semua”, kata Sri Purnomo.

Bupati Sleman, Sri Purnomo berharap para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kabupaten Sleman dapat menjadi garda terdepan dalam menyikapi isu yang berkembang di tengah masyarakat. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, Karang Taruna manurutnya harus mampu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol keshatan dan tatanan hidup baru.

“Semoga dengan peran aktif adik-adik Karang Taruna ini, masalah pandemi di Kabupaten Sleman bisa teratasi dengan baik”, ungkapnya.

Acara tersebut dihadiri oleh tiga kepala dinas sekaligus yang merupakan dinas pengampu Karang Taruna, yakni Kepala Dinas PMD, Budiharjo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Agung Armawanta, Kepala Dinas Sosial, Eko Suhargono. Hadir pula pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, Ketua TP PKK, Kustini Sri Purnomo, serta Wakil Ketua Karang Taruna DIY, Muhammad Pranasik Faihan.


10
Aug

HUT RI Ke-75, Satpol PP Kabupaten Sleman Bagikan 9.500 Masker

Sebagai salah satu bentuk upaya mencegah penyebaran atau penularan Covid-19, serta bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75, Pemerintah Kabupaten Sleman dengan dikoordinasikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman membagikan masker secara serentak di 17 Kecamatan pada Jumat (7/8/2020).
Bupati Sleman Sri Purnomo yang hadir di Lapangan Denggung bersama Forkompimda berkesempatan langsung membagikan masker kepada pengendara yang melintas. Kemudian dilanjutkan ke Pasar Denggung dan Foodcourt Denggung.
Sri Purnomo mengatakan dari pantauan tersebut kesadaran masyarakat Sleman sangat tinggi untuk menerapkan protokol kesehatan. Dari pantauan tersebut, hanya terdapat 2 hingga 3 orang yang tidak menggunakan masker.
“Hanya sedikit yang tidak menggunakan masker, karena alasannya lupa dan terburu-buru, selebihnya semua sudah menggunakan masker,” katanya.
Ia pun berpesan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun sebelum bepergian. “Jangan sampai karena terburu-buru menjadi kita lupa dan mengabaikan protokol kesehatan,” katanya.
Saat ini, Pemkab Sleman belum memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat umum.Menurutnya, sebelum memberlakukan peraturan presiden tentang tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Civud 19, memberikan edukasi dan sosialisasi jauh lebih penting sebelum menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.
Kedepannya jika memang dibutuhkan menurut Sri Purnomo sanksi sosial lebih tepat untuk memberikan efek jera. Selain hasilnya bermanfaat untuk orang lain, menjadi edukasi buat pelanggar, misal dalam bentuk kerja bakti bersih-bersih lingkungan.
Sementara itu, Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman Arif Pramana mengatakan masker yang dibagikan di setiap kecamatan sejumlah 500 (lima ratus) masker, kecuali di lokasi Denggung (wilayah Kecamatan Sleman) dan Kecamatan Berbah dibagikan sejumlah 1000 (seribu) masker. Total ada 9500 masker yang dibagikan.
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.