Arsip Kategori: Berita

14
Dec

Peringati HKSN, Pemkab Sleman Adakan Sarasehan

Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2017, Pemkab Sleman melalui Dinas Sosial menggelar sarasehan di Gedung Serba Guna Sleman, Rabu (13/12), dengan tema “Kesetiakawanan Sosial Nasional Perekat Kebangsaan”.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi, SH. MH., mengatakan bahwa HKSN tersebut diperingati untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, kegotong-royongan, kekeluargaan dan bahu membahu antar warga masyarakat. Ia berharap, peringatan HKSN tersebut mampu menggugah rasa empati terhadap orang lain yang diwujudkan dengan aksi nyata. “Seperti diketahui bersama, akhir-akhir ini ada banyak musibah akibat cuaca ekstrim. Peran serta kawan-kawan semua sangat juga sangat harapkan untuk turut serta dalam pertolongan kebencanaan ini. Baik di wilayah kita sendiri, ataupun di kabupaten lain,” ucap Sumadi.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa budaya gotong royong yang ada di Kabupaten Sleman merupakan karakter masyarakat yang harus dipertahankan. Menurutnya sudah banyak daerah lain yang mengapresiasi sikap empati dan budaya gotong royong masyarakat Kabupaten Sleman. “Kegotong-royongan, kebersamaan, kekompakan masyarakat dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di Kabupaten Sleman ini telah menjadi acuan dan diapresiasi oleh daerah-daerah lain, salah satunya oleh Pemerintah Kota Kagoshima Jepang yang berkunjung ke Sleman beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sri Murni Rahayu, mengatakan bahwa dengan adanya acara tersebut diharapkan dapat menjalin persatuan antar masyarakat. Ia juga berharap pada peringatan HKSN tersebut mampu menggugah empati terhadap orang lain untuk menangani permasalahan kesejahteraan sosial. “Selain itu, melalui peringatan HKSN juga memiliki tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan dan memperluas wawasan kebangsaan melalui mitra jejaring sosial,” imbuhnya.

Sarasehan  diikuti oleh 500 peserta yang terdiri dari berbagai elemen, diantaranya SKPD terkait, Pekerja Sosial Masyarakat, Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat  (WKSBM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS),  Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia(PPDI), Tenaga Pelopor Perdamaian, dan Duta HIV AIDS.

14
Dec

Bupati Sleman Resmikan Beberapa Proyek Di Kecamatan Depok

Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI mengadakan kunjungan kerja di Kecamatan Depok dengan agenda meresmikan beberapa proyek yang dilaksanakan desa maupun kecamatan. Menyertai kunjungan ini Kepala Dinas PUPKP, Sekretaris Dinas PMD, serta Camat Depok dan Kades Condongcatur. Acara dilaksanakan Rabu (13/12) didahului dengan meresmikan proyek pengaspalan jalan di Babadan Baru Condongcatur Depok sepanjang 3.974 meter  dengan total biaya  Rp 293,6 juta (Dana Desa  Rp 200 juta swadaya Rp 93,6 juta).

Selanjutnya peresmian jalan konblokisasi di Dusun Pik Gondang jalan Kemuning lebar 4 meter panjang 96 meter dan Jalan Sawit lebar 4,5 meter , sepanjang  116 meter dengan dana desa Rp 78 juta, swadaya masyarakat RP 78.3 Juta. Terakhir kunjungan di Komplek Kantor Kecamatan Depok, Bupati meresmikan gedung budaya 2 lantai yang dibangun dengan dana APBD Sleman tahun 2017 senilai Rp 764,3 juta.

Bupati Sleman dalam sambutannya menyatakan rasa gembiranya meresmikan proyek dengan dana desa karena ternyata swadaya masyarakat masih tinggi. Ini menunjukkan suksesnya pembangunan yang dilaksanakan, karena pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah mendapat respon yang positif dari masyarakat dengan wujud swadaya baik dana maupun tenaga. Dengan keikutsertaan masyarakat dalam setiap pembangunan maka masyarakat akan merasa ikut memiliki terhadap apa yang dibangun dan akan berupaya untuk menjaga dan memelihara agar dapat dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sendiri dengan maksimal.

Sementara itu saat peresmian gedung budaya di lingkungan Kecamatan Depok, Joni Suhartono Camat Depok menyampaikan bangunan gedung budaya ini nantinya dapat dipergunakan oleh maSyarakat. Di kecamatan saat ini sudah tersedia 2 perangkat gamelan yang sementara ini masih disimpan di lantai 2 kecamatan dan pemanfaatannya belum optimal. “Dengan adanya gedung budaya berlantai 2 yang baru ini dapat dimanfaatkan untuk gamelan yang ada sehingga masyarakat di Kecamatan Depok dapat memanfaatkannya,” katanya.

13
Dec

Dekatkan Pelayanan Pada Masyarakat, Bank Sleman Tambah Kantor Kas Pembantu

Untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Bank Sleman membuka kantor kas pembantu di RSIA Sakina Idaman Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, Senin 11 Desember 2017. Acara dihadiri Wakil Bupati Sleman beserta Pembina Yayasan RSIA Sakina Idaman, Camat Mlati, Kades Sinduadi beserta Kadus, RT, RW setempat dan dihadiri lengkap Jajaran direksi Bank Sleman.

Direktur Utama Bank Sleman Moh Sigit, SE, MSI menyampaikan bahwa kehadiran Kantor Kas Bank Sleman diharapkan bisa membantu pelayanan tidak hanya pegawai RSIA Sakina Idaman saja tetapi lebih luas lagi bagi seluruh masyarakat dan pasien. “Masyarakat bisa memanfaatkan jasa perbankan Bank Sleman untuk berbagai keperluan, menambah berkah bagi masyarakat dan tumbuh bersama RSIA Sakina Idaman,” kata Sigit.

Ditambahkan oleh Sigit kantor kas baru ini merupakan kantor kas yang ke 17 dan dalam waktu yang tidak lama akan dibangun kantor cabang di Kecamatan Kalasan yang diharapakan pada akhir tahun 2018 sudah bisa beroperasi.

Sementara itu Direktur RSIA Sakina Idaman dr. H. Nur Muhammad Artha, MSc, Mkes, SpA, merasa gembira dengan kehadiran kantor Kas Bank Sleman karena akan memberikan pelayanan yang lebih luas bagi masyarakat tidak hanya pelayanan kesehatan saja tetapi dilengkapi dengan pelayanan perbankan. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada RSIA Sakina Idaman yang baru membangun citra bukan saja rumah sakit ibu dan anak saja ke depan akan dikembangkan menjadi rumah sakit umum dengan pelayanan yang lebih baik dan bahkan sekarang saat ini sedang mengembangkan rumah sakit keluarga. “Artinya apabila ada yang sakit keluarganya bisa datang, dan yang tidak sakitpun juga bisa datang ke RS, baik hanya untuk konsultasi, periksan berat badan dan nanti bisa menabung maupun mengambil kredit di Bank Sleman,” terangya.

Sementara itu  Wakil Bupati Sleman Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes, mengharapkan  kehadiran  Kantor Kas Bank Sleman dapat ikut serta meningkatkan perekonomian daerah menjadi lebih baik. “Selain itu penambahan kantor kas ini  akan semakinmemajukan dan mengepakkan sayap PD BPR Bank Sleman  bersaing dalam dunia perbankan,” kata Muslimatun

Selanjutnya peresmian kantor kas Bank Sleman ditandai dengan pengguntingan buntal dan pembukaan selubung papan nama kantor Kas Bank Sleman oleh Wakil Bupati didampingi jajaran direksi Bank Sleman dan jajaran RSIA Sakina Idaman serta tamu undangan lainnya.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.