Arsip Kategori: Berita

28
Jan

Sleman Targetkan Sembilan Proyek Strategis di Tahun 2021

Pemerintah Kabupaten Sleman rencanakan pembangunan sembilan proyek strategis pada tahun 2021. Hal ini disampaikan Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam pembukaan  Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2021 di Aula Pangripta Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Senin (27/1/2020).

Sri Purnomo menjelaskan pembangunan kesembilan proyek strategis tersebut meliputi kawasan ekonomi terpadu, pemantapan operasional mall pelayanan publik, pembangunan tempat pemrosesan akhir sampah, pembangunan RSUD Prambanan (lokasi baru), penngkatan cakupan layanan air minum, pelebaran ruas jalan jembatan Grembayangan, pembangunan taman budaya di Pandowoharjo, revitalisasi pasar tradisional dan penataan kawasan penanda kabupaten di Gamping.

Menurutnya, RKPD Tahun 2021 ini merupakan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Sleman tahun ke 16 dan pelaksa­naan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun ke 6 guna mewujudkan visi Kabupaten Sleman. “Keberadaan dokumen RKPD berperan sangat strategis dalam menjembatani antara kepentingan perencanaan jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan,” jelasnya.

Lebih lanjut Sri Purnomo menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Kabupaten Sleman tahun 2021 ini dilaksanakan dengan menggunakan empat pendekatan, yaitu pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, bottom-up dan top-down. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, sinergitas antar wilayah, antar ruang dan antar waktu serta antar urusan pemerintahan dan para pemangku kepentingan pembangunan daerah sehingga upaya menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Sleman dapat dilakukan secara terintegrasi dan komprehensif.

“Adapun indikasi tema perencanaan pembangunan Kabupaten Sleman tahun 2021 adalah mengoptimalkan potensi daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Sleman dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda, Arif Setio Laksito menjelaskan bahwa Pembukaan Musrenbang yaitu dimulainya tahap penyusunan RKPD yang dimulai dengan penyampaian rancangan awal RKPD kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Musrenbang ini dilanjutkan Musrenbang Kabupaten di kecamatan, Forum Paparan Camat, Forum Perangkat Daerah dan rapat teknis yang merupakan rangkaian kegiatan guna memberikan asukan bagi perangkat daerah untuk menyempurnakan rancangan Renjanya,” jelas Arif.

27
Jan

Sri Muslimatun Ajak Pengelola TKA Menjadi Teladan Perilaku Hidup Bersih

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Minggu (26/1/2020). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman ini diikuti oleh 100 ustadz-ustadzah dan pengelola Taman Kanak-Kanak Al Qur’an (TKA)/ Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA).

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sleman, Iriansya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat khususnya ustadz-ustadzah dan pengelola TKA/TPA untuk membudayakan PHBS. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Staf Ahli Bupati Sleman Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Hj. Suci Iriani Sinuraya M.Si., MM dengan tema ‘Kebijakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kabupaten Sleman’. Narasumber kedua yaitu Dr. Supriyati, S.Sos, M.Kes dari Center For Behavior and Promotion (CHBP) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM dengan tema ‘Gaya Hidup Sehat Dalam Rangka Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)’.  Narasumber ketiga yaitu Suryantoro BA, dengan tema ‘Kebijakan Pengelolaan Sampah dan Sanitasi di Kabupaten Sleman’. “Harapannya setelah menerima materi yang disampaikan dapat ditularkan pada keluarga, anak didik dan masyarakat,” kata Iriansya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang hadir membuka sosialisasi tersebut menjelaskan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas dan sehat merupakan faktor penentu dalam upaya meningkatkan produktivitas pembangunan. Guna mendukung upaya mewujudkan visi pembangunan di bidang kesehatan dibutuhkan kesadaran masyarakat akan pola hidup yang sehat. “Oleh karena itu melalui sosialisasi ini diharapkan para ustadz-ustadzah dan pengelola TKA/TPA dapat mendorong dan menanamkan pada santrinya perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Muslimatun.

Lebih lanjut Muslimatun menuturkan bahwa upaya menanamkan kesadaran tersebut tidaklah mudah karena berkaitan dengan merubah perilaku dan kebiasaan masyarakat. Untuk itu perlu adanya langkah persuasive disertai dengan contoh nyata agar lingkungan sekitar dapat mengikuti pola PHBS. “Saya harapkan peserta sosialisasi ini dapat berperan aktif turut serta menumbuhkan kesadaraan jamaahnya untuk menerapkan PHBS,’’ tambah Muslimatun.

27
Jan

BPBD Sleman Tetapkan SMP N 4 Gamping Sebagai Sekolah Aman Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengukuhkan SMPN 4 Gamping sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Jumat (24/1). Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Ia berharap dengan pengukuhan ini para siswa dan guru dapat memahami literasi kebencanaan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu di sekolah tersebut. Menurutnya tidak ada cara lain untuk menanggulangi risiko bencana selain melakukian mitigasi bencana, terutama bencana angin kencang. “Bencana tidak bisa dihindari. Namun jumlah korban dapat dikurangi bahkan dihindari” ucapnya.

Sri Muslimatun dalam sambutannya menyampaikan bahwa  sepanjang tahun 2019 ada sebanyak 78 bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sleman, dengan total kerugian 1,1 Milyar, kemudian 22 kejadian tanah longsor dengan kerugian 2,6 Milyar, 6 bencana banjir dengan kerugian 553,5 juta rupiah dan 13 kejadian petir dengan kerugian 10,4 juta rupiah.

Sementara Joko Supriyanto selaku Kepala Plt BPBD Sleman mengatakan saat ini pihaknya telah membentuk sebanyak 69 SPAB di Kabupaten Sleman. Ia menargetkan membentuk 4 SPAB di tahun 2020 ini. Adapun mitigasi bencana yang disimulasikan dalam gladi lapang di SMPN 4 Gamping ialah penanggulangan bencana angin kencang. “Diharapkan siswa dan guru dapat melakukan penaggulangan bencana dengan baik saat terjadi bencana”, ucapnya.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.