Arsip Kategori: Berita

3
Mar

Muslimatun Buka Bulan Dana PMI

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun membuka Kegiatan Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2017 yang dilaksanakan di Aula lantai III Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Kamis (2/3). ”Kegiatan bulan dana PMI secara rutin dilaksanakan tiap tahun dimaksudkan untuk menggali dana dan sekaligus untuk  meningkatkan kepedulian masyarakat kepada sesama”, jelas Muslimatun.

Menurutnya kegiatan PMI perlu didukung bersama karena kesuksesan bulan dana PMI merupakan tanggung jawab sebagai mahluk sosial, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Waktu pengumpulan bulan dana PMI Tahun 2017 ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu Maret, April dan Mei dengan target yang ditetapkan yaitu 750 juta rupiah.

”Untuk itu saya berharap para pengurus PMI dapat semakin solid dalam kinerjanya dalam mensukseskan bulan dana PMI. Waktu pengumpulan bulan dana PMI ini tidak panjang, namun demikian dengan durasi waktu ini saya berharap semua komponen harus dapat bekerja dengan baik agar target dapat tercapai”, tambah Muslimatun.

Sementara Itu Ketua Pengurus PMI DIY GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi yang diwakili oleh Sekretaris PMI DIY Suharyanto SH, menyampaikan bahwa di era keterbukaan informasi, PMI sebagai organisasi yang salah satu sumber pendanaannya dari masyarakat melalui bulan dana PMI dan negara melalui APBD harus dikelola secara profesional, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan donor sehingga PMI semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. Menurutnya tidak dipungkiri bahwa sumbangan wajib bulan dana PMI kabupaten/kota di DIY merupakan sumber utama pendapatan.

Jika melihat kembali perolehan bulan dana di PMI Kabupaten Sleman selalu menduduki peringkat pertama terbanyak perolehan bulan dana di DIY. ”Tentu ini harus kita apresiasi pada jajaran Pemkab dan seluruh masyarakat Sleman”, kata GBPH. Prabukusumo.

Dalam pembukaan tersebut secara simbolis Muslimatun menyerahkan kupon bulan dana PMI pada Saridjan selaku sekertaris panitia Bulan Dana PMI sebagai tanda dibukanya Bulan Dana PMI.

3
Mar

Sleman Targetkan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

Setelah pada 2015 Kabupaten Sleman memperoleh Predikat Kabupaten Layak Anak dengan kategori Madya, kini Sleman menargetkan kategori Nindya. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak di ruang rapat Setda B Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu (1/3).

“Kabupaten Sleman memiliki peluang besar untuk meraih Kabupaten Layak Anak kategori Nindya. Saya harap dengan kerja keras dan kerja cerdas seluruh elemen lintas sektor  di Kabupaten Sleman, Sleman dapat memperoleh predikat tersebut”, kata Muslimatun.

Sementara itu Kepala BPPM DIY dr. R.A Arida Oetami, M.Kes yang hadir dalam rakor tersebut menyampaikan bahwa penilaian Kabupaten Layak Anak dimulai pada bulan Maret 2017 ini. Menurutnya penilaian KLA diawali pengiriman data secara online kemudian dilakukan verifikasi. Pada penilaian tahun sebelumnya dari lima Kabupaten/kota di DIY meraih 1 pratama, 3 madya, dan 1 belum berhasil mendapatkan predikat.

Arida menambahkan bahwa penilaian yang sebelumnya menggunakan 31 indikator kini di padatkan menjadi 25 indikator saja dengan indikator kuantitas, Menurutnya indikator penilaian terbanyak ada pada bidang kesehatan dengan 9 indikator. “Saya berharap pada KLA tahun ini DIY bisa meningkatkan predikatnya”, harap Arida.

Meskipun indikator penilaian lebih sedikit dibanding penilaian sebelumnya, Muslimatun berharap agar lebih didalami lagi apa yang harus dipenuhi untuk mencapai indikator tersebut serta menampilkan potensi pendukung KLA yang tidak dimiliki Kabupaten Kota lainnya di Indonesia untuk tercapainya KLA kategori Nindya.


1
Mar

Dinas P3AP2KB Sleman Adakan Evaluasi Lomba Program KB

Dalam rangka memperingati hari keluarga XXIV tahun 2017, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Sleman menyelenggarakan evaluasi/lomba. Evaluasi/lomba yang diadakan meliputi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), Penyuluh KB, Keluarga Harmonis dan sejahtera, Kelompok UPPKS, Peserta KB Lestari 10 th, 15 th dan 20 th, Kelompok KB Pria dan Motivator KB Pria, Kelompok PIK-R jalur sekolah dan non sekolah, Lansia Tangguh.

Menurut Sekretaris Dinas P3AP2KB, Dra. Puji Lestari lomba dilaksanakan mulai 28 Feburari 2017, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kinerja penyuluh KB, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta peran serta kader IMP dalam pengelolaan dan pelaksanaan program KB, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ber KB, meningkatkan kesertaan pria ikut KB, menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan meningkatkan kesehatan lansia.

Puji juga menyampaikan tahun lalu Sleman dapat meraih 5 kejuaraan di tingkat nasional sehingga target tahun ini bisa mempertahankan prestasi bahkan berusaha untuk meningkatan prestasi lagi. Ke lima prestasi itu meliputi KB lestari 15 tahun, motivator KB Pria, PIK R non sekolah yakni PIK R Semarak dari Ngemplak, Metode Kontrasepsi jangka panjang jalur Puskesmas, dan pasangan keluarga harmonis dan sejahtera. Menurutnya metode yang digunakan untuk menilai lomba yakni dengan presentasi peserta dan wawancara yang dilakukan oleh juri dari Dinas P3AP2KB, Tim Penggerak PKK,, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dispora, Dinas PMD dan instansi terkait lainnya.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.