Arsip Kategori: Berita

16
Mar

Kampanye Simpatik Untuk Membangun dan Meneguhkan Komitmen Peserta Pemilu

Pawai kampanye simpatik digelar oleh KPU Sleman mengambil start dari Halaman Parkir Monjali, Sabtu, 15 Maret 2014. Menurut Ketua KPU Sleman digelarnya pawai simpatik ini untuk sosialisasi dan mengenalkan peserta pemilu mengelilingi 6 dapil di wilayah Sleman berikut dengan atribut, identitas dan visi misi parpol kepada masyarakat Sleman. Pawai ini juga betujuan untuk membangun dan meneguhkan kembali komitmen penyelenggara dan peserta pemilu untuk melaksakan kampaye dengan secara damai, aman tanpa menimbulkan konflik dan gesekan apapun. Dalam kesempatan ini juga dilakukan pembacaan dan penandatanganan komitemen akan mengendalikan kontestan agar tercipta suasana aman dan damai. Pawai ini diikuti dan melibatkan semua parpol perwakilan 3 mobil, juga Panwas, Pemda, Polres, dan menyuguhkan atraksi kesenian sehingga dapat menarik simpatik masyarakat.
Kapolres Sleman mengajak agar kampanye yang dilaksanakan menjadi kegiatan yang berbudaya dan meraih simpati masyarakat, dengan harapan  kampanye yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan kondusif. Untuk mengawal kampanye parpol Polres Sleman menyiapkan 600 personil setiap hari.
Sementara itu Sekda Sleman dr. Sunartono, MKes mewakili Bupati dalam sambutannya mengatakan kampanye damai merupakan tonggak awal kontrak poltik untuk menyelenggarakan pemilu jujur dan adil. Kesuksesan pemilu merupakan penentu kesinambungan pembangunan nasional khususnya di Kabupaten Sleman. Untuk itu diingatkan kepada peserta pemilu agar dapat melaksanakan kampanye damai dengan mentaati peraturan yang telah ditetapkan yakni tidak melibatkan anak, menyinggung SARA, tidak mengganggu arus lalu lintas dan tidak merusak fasilitas umum.
Pawai dilepas oleh Sekda Sleman dengan pelepasan balon oleh Sekda Sleman didampingi Ketua KPU Sleman, Kapolres Sleman dan Ketua DPRD Sleman serta Panwaslu.

16
Mar

Dewan Masjid Diharapkan Mampu Optimalkan Fungsi Masjid

Di Rumah Dinas Bupati, Selasa tanggal 11 Maret 2014lalu  Bupati Sleman Drs H. Sri Purnomo, MSI melantik dan mengesahkan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sleman dan Pimpinan Dewan Masjid Kecamatan se-Kabupaten Sleman periode 2014-2019 yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan bendahara. Bupati Sleman berpesan kepada Pengurus Dewan Masjid agar bisa mengoptimalkan fungsi masjid sebagai tempat beribadah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat dipilihnya saudara sebagai pengurus menunjukkan bahwa saudara memiliki kemampuan yang dapat diandalkan untuk mendukung perkembangan organisasi. Oleh karena itu sebagai pengu­rus Dewan Masjid Indonesia memiliki tanggung­jawab yang cukup berat, yakni menghidupkan dan membesarkan organisasi.

Sejak awal didirikannya Dewan Masjid Indonesia pada 22 Juni 1972, Dewan Masjid bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia dan kecerdasan umat serta tercapainya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT. Terkait dengan tujuan tersebut Bupati berharap Pengurus Dewan Masjid berpikiran terbuka untuk memakmurkan masjid baik dari segi agama maupun dari aspek-aspek lain, yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. sungguh merupakan potensi sangat besar dapat menggerakkan berbagai kegiatan masjid untuk kemaslahatan umat, serta membangun moral dan akhlak masyarakat.

Para Pimpinan Daerah Dewan Pengurus Masjid juga diaharapkan dapat menjadi pelopor pembinaan generasi muda yang agamis dan juga nasionalis serta berwawasan kebangsaan, agar generasi muda memiliki kecintaan dan semangat untuk membangun bangsa dan negaranya serta dapat menjauhkanlah generasi muda dari pemikiran-pemikiran yang menyesatkan dan dapat merusak jiwa dan masa depannya dari sikap dan perilaku yang dapat merusak kerukunan, persatuan dan kebersamaan.

Terkait dengan agenda nasional Pemilu pada tanggal 19 April 2014 Dewan Pengurus Masjid dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan kondisi yang kondusif, baik sebelum, saat, dan pasca Pemilu 9 April 2014, untuk terlaksananya proses demokrasi di Indonesia.***
12
Mar

Sukseskan KB, Kini 3 Kecamatan Miliki Balai Penyuluhan KB

Pencanangan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PKS)  dapat dimaknai secara mendalam oleh seluruh Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan seluruh anggota PPKS Harmoni sebagai momen untuk menunjukkan bahwa PPKS Harmoni dan IMP dengan segala kegiatannya semakin solid dan dinamis serta memberi manfaat yang optimal bagi masyarakat. Demikian permintaan bupati Sleman Drs. Sri Purnomo saat pencanangan PKS dan Balai Penyuluhan KB Kec. Depok di Pendopo Kecamatan Depok Selasa (11-3-14) . PKS dan Balai Penyuluhan KB yang dicanangkan bupati sleman tersebut untuk tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sleman, Depok dan Kecamatan Ngemplak, yang dipusatkan di kecamatan Depok. Balai penyuluhan KB tingkat kecamatan ini difungsikan untuk membantu kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi petugas lapangan KB (PLKB) dalam program pembangunan kependudukan dan KB di tingkat kecamatan . Lebih lanjut disampaikan bupati sleman bahwa Balai Penyuluhan KB ini merupakan salah satu bentuk perhatian serius dari Pemkab Sleman.

Disampaikan pula bahwa pembangunan balai penyuluhan KB ini menggunakan dana alokasi khusus tahun 2013 dan pendampingan APBD Sleman tahun 2013 dengan total biaya sebesar RP. 1,355 milyar. Diharapkan oleh bupati sleman bahwa keberadaan Balai Penyuluhan KB ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai informasi mengenai keluarga berencana. Keberadaan balai penyuluhan ini harus dioptimalkan untuk pembinaan dan penyuluhan sehingga berdampak pada pemenuhan KB Baru dan KB Aktif serta meningkatkan pengembangan dan ketahanan keluarga seperti BKB, BKR, BKL, UPPKS dan PIK-Remaja. Untuk mengoptimalkan penggunaan gedung penyuluhan KB Kecamatan Depok agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas maka telah direalisasikan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Harmoni Kabupaten Sleman.  Sesuai dengan namanya PPKS Harmoni diharapkan  dapat memberikan pelayanan yang Humanis, Agamis, Raharja, Mandiri, Optimal, Nyaman dan Integrasi.

Kehadiran PPKS bertujuan untuk menyelenggarakan pelayanan konseling keluarga yang meliputi pelayanan komunikasi informasi dan edukasi kependudukan dan keluarga, layanan konseling terhadap keluarga balita, pasangan pranikah, keluarga remaja dan remaja, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, keluarga harmonis, keluarga lansia dan lansia, pembinaan usaha ekonomi keluarga serta pelayanan kontrasepsi yang memungkinkan sehingga dapat mempercepat terwujudnya keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Kehadiran PPKS diharapkan mampu semakin menggelorakan program Kependudukan dan KB di Kabupaten Sleman serta dapat dimanfaatkan keluarga-keluarga dalam mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera di tahun-tahun mendatang. Pada tahun 2013 BKBPMPP Kabupaten Sleman telah memiliki 219 Kelompok BKB, 149 Kelompok BKR, 190 Kelompok BKL dan 861 Kelompok UPPKS serta 80 kelompok PIK-R. Saya harap jumlah ini dapat terus ditingkatkan di masa-masa mendatang.

Dalam rangka mendukung keberhasilan program Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera di Kabupaten Sleman telah dibentuk Paguyuban Institusi Masyarakat Pedesaan Kabupaten Sleman dengan masa bhakti 2014-2017. Pembentukan kader IMP ini mbertujuan untuk mengoptimalkan peran IMP  dalam melakukan kegiatan komunikasi informasi dan edukasi serta penyuluhan KB kepada masyarakat pedesaan. Pada kesempatan tersebut dilantik pula Paguyuban IMP  Kab Sleman . Semoga dengan pelantikan ini Kabupaten Sleman mampu meningkatkan perannya dalam pembangunan saat ini dan dimasa yang akan datang. Diharap[kan pula pengurus Paguyuban IMP yang baru ini juga mampu mewujudkan kekompakan dan kebersamaan dalam setiap kegiatannya, dan melakukan pelayanan KB dengan optimal.

Sedangkan Kepala Badan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan dr. Nurulhayah, M.Kes melaporkan bahwa dalam rangka mendukung keberhasilan program KB dan Keluarga Sejahtera di kabupaten sleman telah dibentuk paguyuban Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) kabupaten sleman dengan mengoptimalkan 6 peran bhakti IMP yaitu pengorganisasian, pertemuan, KIE dan penyuluhan, pencatatan dan pendataan, pelayanan kegiatan dan upaya kemandirian.

Pengukuhan Pengurus Paguyuban Kader IMP kabupaten sleman itu sendiri dilakukan olah bupati sleman , sekaligus peresmian Balai Penyuluhan untuk tiga kecamatan yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan buntal serta pembukaan pintu dan peninjauan ruangan. Ikut hadir pada kesempatan tersebut Kepala nperwakilan BKKBN DIY Dra. Tjondrorini, M.Kes, Ketua TP PKK kabupaten sleman Hj.  Kustini  Sri Purnomo, dan tiga camat yang ikut diresmikan yaitu Camat Depok, camat Ngemplak dan camat Sleman. Pada kesempatan tersebut kepala BKKBN DIY menyampaikan bahwa saat ini di semua kabupaten/kota di DIY masing-masing telah memiliki Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) yang keberadaannya di balai penyuluhan KB kecamatan. Lebih lanjut disampaikan bahwa berbagai pelayanan dalam rangka membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang diselenggarakan di Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera antara lain pelayanan data dan informasi kependudukan dan KB, pelayanan konsultasi dan konseling keluarga balita dan anak, pelayanan konsultasi dan konseling keluarga remaja dan remaja, pelayanan konsultasi dan konseling keluarga lansia dan lansia, dll.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.