Arsip Kategori: Berita

23
Jun

PPDB SD Mulai 22 Juni 2011

Memulai tahun ajaran 2011/ 2012, pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman telah dimulai. Untuk siswa sekolah dasar dimulai tanggal 22 sampai dengan 24 Juni 2011 pukul 08.00-13.00 kecuali hari Jumat sampai dengan pukul 11.00 sedangkan seleksi pendaftaran akan dilaksanakan 24 Juni 2011 setelah penutupan pendaftaran dan pengumuman akan dilaksanakan pada 25 Juni 2011 pukul 08.00. Selanjutnya daftar ulang dapat dilakukan pada tanggal 27 s.d. 28 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. 13.00. Seleksi calon peserta didik SD hanya dilakukan dengan pertimbangan utama usia yakni berusia minimal 7 -12 tahun atau 6 tahun jika daya tamping sekolah belum terpenuhi. Biaya pendaftaran SD sebesar Rp. 25.000,00 yang dibebankan pada dana BOS.
Sedangkan untuk pendaftaran SMP dan sederajat akan dimulai 1-2 Juli 2011 pukul 08.00-14.00 untuk sekolah negeri dan 1-7 Juli untuk sekolah swasta. Persyaratan calon peserta didik baru kelas I SMP adalah :
a.    Lulus SD/MI/ Program Kesetaraan Paket A, memiliki ijazah/ STTB dana Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)/ Surat Keterangan Hasul Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (SKHUASBN)/ Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah Daerah (SKHUSD) dan Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama (SKYBS)
b.    Berusia setinggi-tingginya 18 tahun dan belum menikah
c.    Menyertakan formulir pendaftaran, SKHUN/ SKHUASBN/SKHUSD/SKYBS asli dan foto kopi yang telah dilegalisir, fotokopi ijazah/STTB yang dilegalisir, fotokopi kartu keluarga/ C1.
d.    Untuk pendaftar dari keluarga miskin menyerahkan fotokopi kartu keluarga miskin yang masih berlaku, sedangkan untuk pendaftar dari luar Provinsi DIY menyerahkan surat keterangan dari sekolah yang bersangkutan yang diketahui Dinas Pendidikan kota yang bersangkutan.
Selanjutnya seleksi akan dilaksanakan usai pendaftaran yakni tgl 4 Juli untuk sekolah negeri dan 7 Juli untuk sekolah swasta. Pengumuman hasil seleksi calon peserta didik baru yang diterima akan dilaksanakan 5 Juli pukul 08.00 untuk sekolah negeri dan 8 Juli untuk sekolah swasta sementara pengumuman cadangan diterima dilakukan 6 Juli 2011 pukul 15.00. Selanjutnya calon peserta didik baru dapat dilakukan pada 5-6 Juli 2011 pukul 08.30 s.d. 13.00 untuk sekolah negeri dan 8 Juli 2011 untuk sekolah swasta, sedangkan calon  peserta didik cadangan yang diterima tanggal 7 Juli 2011 pukul 08.00-13.00. Biaya pendaftaran SMP sebesar Rp. 30.000,00 yang dibebankan pada dana BOS.
Sedangkan untuk pendaftaran SMA dan SMK akan silakukan mulai tanggal 27-28 Juni 2011 pukul 08.00-14.00 untuk sekolah negeri dan 27-30 Juni dan 1-5 Juli 2011 pukul 08.00-13.00. Persataratan calon peserta didik baru kelas 1 SMA meliputi :
a.    Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada tanggal 11 juli 2011 dan belum menikah
b.    Melengkapai administrasi dengan formulir pendaftaran, SKHUN/SKYBS asli dan fptokopi SKHUN/SKYBS yang telah dilegalisir, fotokopi STTB yang telah dilegalisir, menyerahkan fotokopi KK/C1
c.    Untuk pendaftar dari keluarga miskin menyerahkan fotokopi kartu keluarga miskin yang masih berlaku, sedangkan untuk pendaftar dari luar Provinsi DIY menyerahkan surat keterangan dari sekolah yang bersangkutan yang diketahui Dinas Pendidikan kota yang bersangkutan.
Syarat-syarat tersebut juga berlaku untuk pendaftaran calon didik baru SMK dengan persyaratan fisik sesuai dengan ciri khas kejuruan/ kompetensi keahlian. Untuk selanjutnya pendaftar dapat mengikuti seleksi penerimaan yang dilaksanakan tanggal 30 Juni 2011 dan diumumkan tanggal 1 Juli 2011 untuk sekolah negeri dan 5 Juli 2011 dan diumumkan tanggal 4 Juli pukul 08.00 untuk sekolah swasta. Proses selanjutnya yakni daftar ulang dilakukan tanggal 1 dan 2 Juli 2011 pukul 08.30 s.d. 14.00 untuk sekolah negeri dan 6-7 Juli 2011 untuk sekolah swasta. Biaya pendaftaran SMA sebesar Rp. 35.000,00 sedangkan SMK sebesar Rp. 45.000,00.
Hari pertama masuk sekolah SD, SMP, SMA dan SMK tanggal 11 Juli 2011. Tiga hari pertama masuk sekolah akan diisi dengan kegiatan pengebalan sekolah bagi murid baru kelas 1 SD, kelas VII SMP dan kelas X SMA/ SMK sedangkan untuk murid kelas II-VI SD, kelas VIII dan IX, kelas XI dan XII SMA/SMK diisi kegiatan pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan.

23
Jun

Pasca Erupsi, Sebagian Besar Irigasi Sudah Mengalir Lancar

Pasca erupsi Merapi dan banjir lahar dingin tahun 2010 sampai dengan 2011 yang lalu telah menyebabkan infrastruktur irigasi di sejumlah daerah irigasi di daerah Sleman mengalami gangguan ketersediaan air yang digunakan untuk mengairi areal pertanian seluas 8.701 hektar. Robohnya saluran irigasi ini diakibatkan oleh hancurnya bendungan dan robohnya saluran irigasi maupun yang disebabkan karena sedimentasi.
Sejumlah 93 daerah irigasi (termasuk saluran mataram tercatat mengalami kerusakan infrastruktur irigasi. Hingga saat ini dari 93 daerah irigasi tersebut, 67 diantaranya (termasuk Saluran Mataram) sudah dapat mengalir lancar sedangkan 23 sisanya dengan luas total area 643,16 hektar belum bisa mengalir lancar secara alami melalui saluran.
Selama ini beberapa langkah yang telah ditempuh dalam rangka tanggap darurat irigasi meliputi cara menaikkan muka air sungai dengan bendungan sementara (bronjong). Selain itu di beberapa daerah juga dibuat saluran darurat dengan menggunakan pipa pralon diameter 8” ataupun dengan mendistribusikan pompa air portable diameter 4” bagi lokasi yang belum bisa mengalir secara alami melalui saluran. Langkah antisipasi lainnya yang telah dilaksanakan adalah dengan menyiapkan sumur pompa dalam yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman sebagai cadangan apabila memang kondisi ketersediaan air permukaan terganggu. Operasionalisasi sumur pompa ini adalah langkah terakhir mengingat langkah ini memerlukan biaya operasional yang tinggi yaitu Rp. 50.000/jam operasi/ sumur pompa.
Sumur pompa dalam yang siap operasi di wilayah Sleman sejumlah 28 unit dengan debit masing-masing sekitar 20 liter/detik, dengan debit tersebut untuk tanaman palawijo dapat mengoncori lahan seluas 30-40 hektar untuk tiap-tiap sumur pompa. Selain itu terdapat 2 sumur bantuan dari Dinas Pertanian di Selomartani dan Widodomartani untuk membantu pengairan masyarakat. Meskipun demikian, mengingat ketersediaan air yang terganggu akibat terbakarnya hutan di lereng Merapi (sehingga cadangan air yang tersimpan menyusut) maka cara lain yang sudah ditempuh bekerjasama dengan Dinas Pertanian adalah dengan mensosialisasikan tata tanam Palawija.

22
Jun

Sleman Raih Penghargaan Bidang Pertanian Tingkat Nasional

Kadinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Ir S. Riyadi Martoyo MM, memperoleh penghargaan sebagai Kepala Dinas berprestasi dalam Pembangunan bidang pertanian dari Kementrian Pertanian. Perhargaan diberikan atas kinerja sebagai kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan dalam menjalankan tugas kewenangannya, yang diantaranya dalam mewujudkan visi dan misi dinasnya, kebijakan teknis operasional pertanian dan meningkatkan produktivitas pertanian.  Penghargaan diterima dalam Pekan Nasional Kelompok Tani Nelayan Andalan (Penas) pada hari ini tanggal 22 Juni 2011 di di Desa Perjiwo, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kertanegara , Kalimantan Timur. Selain Kadinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, penghargaan di bidang pertanian tingkat nasional juga diterima oleh PPL yakni Sumarsini, A.Md sebagai penyuluh tenaman pangan berprestasi, Rini Puspanti, S.Pl sebagai penyuluh Peternakan berprestasi. Selain itu penghargaan juga diterima oleh 2 petani Sleman yakni  H. Musrin sebagai petani salak berprestasi dan Wiji Redjoso sebagai petani Padi berprestasi.

Dalam rangkaian acara Penas yang dihadiri oleh Presiden RI, Kabupaten Sleman juga  mengikuti peragaan unjuk tangkas di Equistrium yang meliputi mengupas kelapa siap jadi kopra, memindahkan anggrek ke dalam botol, dan Kabupaten Sleman akan diwakili Indarto. Untuk asah trampil juga di tempat yang sama yang meliputi pengetahuan tentang pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan serta lingkungan hidup. Kabupaten Sleman diwakili Aji Waluyo, Saptono, Habudin dan Ibnu Sartono. Disamping itu, dalam pameran pembangunan pertanian nasional tanggal 18-23 Juni 2011 di lokasi pameran Stadion Madya Tenggarong, Kabupaten Sleman menampilkan produk : Salak (Pondoh, Madu dan Gading), Kripik (salak, belut dan jamur) , olahan kambing PE, beras merah dan mentik serta abon ikan.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.