Arsip Kategori: Berita

21
Mar

Menakertrans Kunjungi Cangkringan

Dengan menanam pohon secara berkesinambungan maka kawasan yang dulunya hijau sebelum kena erupsi Merapi, maka Sleman akan menjadi hijau kembali dan akan menjadi konservasi air lagi  bagi daerah lain. Hal itu diungkapkan Sri Purnomo Bupati Sleman pada acara Penerimaan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi beserta rombongan Komisi IX DPR RI di Aula Kantor Desa Argomulyo, Minggu 20 Maret 2011.Hadir pada acara tersebut Assekda Bidang Pemerintahan Propinsi DIY,para relawan Merapi, Dinas Intansi Kabupaten Sleman. Lebih lanjut Sri Purnomo Mengatakan, Sleman saat sekarang baru menata kembali infra struktur bersama-sama dengan komunitas dan  para relawan, untuk itu diharapkan bantuan bibit pohon sebanyak-banyaknya, tapi tidak hanya  sebatas tanaman keras saja,tapi bibit  tanaman-tanaman yang produktif dan berbuah, sehingga untuk jangka panjangnya akan bisa dinikmati oleh masyarakat Cangkringan dan sekaligus menambah ekonomi keluarga. Pada Kesempatan tersebut Menteri NakerTrans RI Muhaimin Iskandar menyerahkan bibit tanaman produktif berupa tanaman  Sukun, mangga, durian, duku, rambutan dan lain-lain kepada masyarakat Glagahharjo untuk ditanam di kalitengah lor dan sekitarnya. Selain itu Menteri juga menanam secara simbolis bibit pohon di halaman  balai desa Argomulyo. Sebelumnya, Menakertrans menyempatkan meninjau padukuhan Jaranan, Argomulyo yang sekitar 10 rumah terendam material banir lahar dingin sungai Gendol Sabtu Malam19 Maret. Pemerintah Daerah Sleman agar segera koordinasi dengan intansi terkait untuk menangani masyarakat yang rumahnya terendam material banjir. Selanjutnya jajarannya akan mengupayakan program pelatihan-pelatihan, ketrampilan tepat guna. Dan Muhaimin juga merasa bangga karena masyarakat sleman ternyata sudah tanggap dan siap  dalam mengantisipasi datangnya bencana, hal itu dibuktikan ,korban akibat banjir lahar dingin dapat diminimalisir, hal tersebut supaya diikuti oleh masyarakat sleman yang dekat dengan daerah rawan bencana. Usai Memberikan bibit tanaman Menteri tenaga kerja dan transmigrasi Drs.H.Muhaimin Iskandar mengatakan,Dengan berbekal pengalaman yang terjadi akibat erupsi merapi diharapkan agar masyarakat tidak larut dalam kesedihan tapi harus bangkit dengan menyiapkan dan menyongsong masa depan dengan berbagai kegiatan seperti penghijauan dan penanaman bibit pohon  sehingga daerah Sleman akan hijau kembali . Selain itu untuk program-progam baik jangka pendek maupun jangka panjang telah disiapkan dengan bekerja sama secara sinergis dengan pihak lain.Kepada UPT di seluruh Indonesia untuk mengumpulkan bibit tanaman yang unggul supaya ditanam di Kabupaten Sleman. “Untuk recovery ekonomi masyarakat saya akan kerja sama dengan jajaran kementrian untuk mengutamakan programnya untuk pemulihan masyarakat Sleman baik dengan mengadakan pelatihan-pelatihan maupun ketrampilan produktif yang tepat
guna.” Kata Muhaimin. Diharapkan Muhaimin, agar Pemerintah Daerah segera mengadakan koordinasi  dengan jajaran kementrian seperti pertanian,kehutanan dan lainnya untukl recovery masyarakat sehingga masyarakat dapat merasakan dan menjalani kehidupan dengan baik dan aman.

18
Mar

Konsul Perancis Kunjungi Kegiatan PKK Di Rumdin Bupati

Konsul Prancis’ Chanenovean berkenan mengadakan kunjungan ke Rumah Dinas Bupati Sleman untuk melihat langsung pelaksanaan sekolah Jum’at yang diikuti oleh Ibu-ibu PKK Kabupaten Sleman. Kunjungan ini disertai pula oleh Direktur LIP CCF (Lembaga Indonesia Prancis) Centre Cultur Franca ,Marie Le Sourd, yang memberikan pelajaran bahasa perancis dan praktek memasak kue dadar ala Prancis serta praktek penyajiannya.

Kunjungan diterima Sekda Sleman Ir. Sutrisno, MES, Ketua Tim Penggerak PKK Sleman Dra. Kustini Sri Purnomo dan Dra. Kus Mardiyantinah Sutrisno. Dalam kesempatan ini Sutrisno mnyampaikan terimakasih atas kunjungan dan peran aktif Konsulat Prancis terhadap pelaksanaan sekolah Jum’at. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap Jum’at bagi ibu-ibu PKK Sleman untuk menambah ketrampilan, sehingga nantinya diharapkan setelah memiliki keterampilan dan dimanfaatkan untuk menambahkan penghasilan keluarga. Terlebih lagi bagi warga lereng Merapi yang saat ini kehilangan mata pencaharian akibat erupsi Merapi beberapa bulan yang lalu.

Sementara Konsul Prancis memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ibu-ibu dan dengan senang hati memberikan tambahan ilmu berupa pelajaran bahasa Prancis dan praktek masak ala Prancis yang dilakukan oleh LIP CCF Yogyakarta.

16
Mar

Pemkot Samarinda Berikan Bantuan 2 Pustu dan 1 Ambulance

Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo menerima kunjungan dan bantuan dari Pemkot Samarinda di Lantai III Pemkab Sleman Selasa 15 Maret 2011. Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Samarinda beserta seluruh donatur dompet Samarinda Peduli Kemanusiaan yang telah  memberikan bantuan bangunan 2 unit gedung puskesmas pembantu di Umbulharjo dan Wukirsari Cangkringan serta 1 unit Ambulan. Bantuan tersebut akan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas pelayanan kesehatan serta memberikan kenyamanan masyarakat dan para pengungsi dalam mengakses pelayanan kesehatan.  Pemkab Sleman juga berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi awal dari kerjasama antara Kabupaten Sleman dengan Pemkot Samarinda dalam upaya membangun masyarakat menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Puskesmas Pembantu di dua lokasi tersebut memiliki fungsi yang penting. Keberadaannya tidak hanya tumpuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum, tetapi ketika terjadi erupsi  menjadi andalan pelayanan utama kesehatannya bagi pengungsi, karena keberadaannya yang berada pada lingkungan barak pengungsian. Selain itu, lokasi puskesmas pembantu tersebut juga berdekatan dengan lokasi hunian sementara para korban erupsi Merapi.

Kebijakan Pemkab Sleman dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Gunung Merapi akan dilaksanakan sampai dengan bulan ketujuh sejak Januari 2011, sedangkan rekonstruksinya dilaksanakan sampai tahun 2013 dan maksimal sampai dengan tahun 2014. Pemkab Sleman telah memulai upaya pemulihan dan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi ini.

Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pasca erupsi memerlukan dukungan semua pihak.  Pemkab Sleman tidak dapat melakukannya sendiri, karena keterbatasan sumber daya. Dengan  kerjasama dan keterlibatan pihak lain, yang salah satu diantaranya pemkot dan masyarakat kota Samarinda ini akan mempercepat tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemberian bantuan fasilitas kesehatan ini juga sangat bermanfaat bagi Pemkab Sleman untuk memantapkan  dan mempertahankan pelayanan kesehatan.

Didalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemkab Sleman juga telah membenahi sistem pengelolaan Puskesmas. Mulai tahun 2011 ini semua Puskesmas telah difungsikan sebagai Badan Layanan umum Daerah. Sistem pengelolaan ini, mampu menjaga kesinam-bungan kualitas pelayanan pada masyarakat tidak terganggu oleh pergantian tahun anggaran.

Diinformasikan pula bahwa erupsi Merapi akhir tahun 2010 lalu telah merusakkan sekitar 10 puskesmas pembantu dan 5 Puskesmas di wilayah Pakem, Turi, Ngemplak dan Cangkringan. Oleh karena itu, berbagai bantuan yang kami terima tentu akan semakin memotivasi masyarakat untuk menata kembali kehidupannya, serta memudahkan kami dalam rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana. Pada kesempatan ini, sekali lagi saya, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sleman mengucapkan terima kasih.

Walikota Samarinda yang dalam kesempatan tersebut diwakili Sekda Drs. HM. Fadly Illa antara lain mengatakan bahwa bantuan ini merupakan partisipasi masyarakat Samarinda secara spontan tanpa ada mobilisasi, artinya ini adalah murni dari masyarakat dan Pemkot Samarinda. Sementara itu bantuan  tersebut ditandai dengan penandatanganan kerjasama pembangunan prasarana daan sarana kesehatan daalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gunung merapi. Bantuan dimaksud berupa pembangunan dua gedung Puskesmas pembantu di desa Umbulharjo dan Desa Wukirsari Cangkringan  daan satu unit Mobil Ambulance Suzuki APV tahun 2011. Penandatangan  kerjasama ditandatangani oleh Drs. HM. Fadly Illa selaku pemberi bantuan dan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo . Sedang penanda tangan penyerahan bantuan mobil ambulance dilakukan oleh HM Fadly Illa dan Sekda Sleman Ir. Sutrisno, MES. Penyerahan mobil ambulance dilakukan di Halaman Setda kab. Sleman. Banatuan Ambulance tersebut untuk Puskesmas Cangkringan.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.