Arsip Kategori: Berita

21
Feb

Penyampaian SK CPNS Bagi 184 Orang Formasi Pelamar Umum 2010

Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, Msi. menyampaikan SK CPNS bagi 184 orang formasi pelamar umum 2010. Penyerahan SK dilakukan Jum’at, 18 Februari 2010, di Pendopo Parasamya Sleman. Menurut Drs. H. Iswoyo Hadiwarno, Kepala BKD Sleman penerima SK CPNS meliputi Bidang Kesehatan 61 orang, bidang teknis 40 orang, bidang pendidikan 83 orang dan berdasarkan golongan II a 15 orang, II b 33 orang, II c 48 orang, III a 78 orang dan IIIb 10 orang. SK CPNS ini terhitung Mulai tanggal 1 Maret 2011.

Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima SK dan mengatakan setelah menerma SK CPNS ini berarti terikat dengan segala peraturan yang melekat sebagai pegawai negeri sipil. Menjadi CPNS, harus menjaga sikap dan perilaku sebagai pegawai negeri sipil. Tidak hanya perilaku di tempat kerja tetapi juga perilaku di masyarakat. Sebab pengawasan terhadap pegawai tidak hanya selama jam kerja di tempat kerja tetapi juga pengawasan oleh masyarakat dalam aktivitas kehidupan bermasyarakat.

Secara kepegawaian, saudara terikat dengan peraturan perundang-undangan, salah satunya PP nomor 53 tahu 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Segala sesuatu yang terkait dengan kepegawaian baik pangkat, golongan, gaji hingga sanksi penegakan kedisiplinan pegawai sudah diatur. Oleh karena itu, jika saudara mau menjadi PNS maka harus mematuhi peraturan-peraturan tersebut. Di bagian akhir sambutannya Sri Purnomo menyampaikan seorang Pegawai negeri harus siap setiap saat menjalankan tugas dan siap ditempatkan dimanapun  di wilayah Kabupaten Smean.

21
Feb

TP PKK Kab. Sleman Mengadakan Studi Orientasi Ke Kab. Badung

Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Sleman mengadakan studi orientasi kunjungan ke Kabupaten Badung Propinsi Bali. Kunjungan dilaksanakan, Jum’at – Senin, 11 s/d 14 ebruari 2011 dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sleman Ny. Dra. H. Kustini Sri Purnomo. Kunjungan dimaksudkan untuk belajar lebih dekat mengenai pelaksanaan 10 program pokok PKK terutama program ketrampilan dan pengolahan makanan. Rombongan diterima oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab Badung di Aula Kerta Kersana Pemkab Badung Ny. Ratna Gede Agung didampingi Wakil Ketua Ny. Kompyang Swandike. Di Lobi pendopo Ibu-Ibu PKK Badung juga menggelar aneka kerajinan, makanan tradisional Bali  maupun berbagai macam tektil.

Ny. Ratna Gede Agung mengungkapkan Ibu-ibu PKK Badung selama ini ikut terlibat dalam pesta kesenian Bali baik  dalam penyiapan perlengkapan upacara, pernak-pernik kerajinan maupun aneka kuliner yang dijajakan bagi para wisatawan.

Sementara itu Ny. Dra.H. Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa kedatangannya ke Badung untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya mengenai berbagai ketrampilan dan pengolahan makana di  Badung untuk diterapkan di Sleman mengingat Bali sudah maju dalam kegiatan dimaksud. Walaupun Sleman saat ini sedang mengalami bencana akibat erupsi Gunung Merapi namun Tim Penggerak PKK Sleman tetap berupaya memotivasi untuk bangkitnya perekonomian Sleman melalui peningkatan ketrampilan para ibu-ibu. Terlebih lagi bagi ibu-ibu yang terkena dampak langsung erupsi Merapi yang saat ini benar-benar kehilangan mata pencaharian. Nantinya Tim Penggerak PKK Sleman akan aktif memberikan pembinaan dan penyuluhan bagi ibu-ibu yang saat ini tinggal di selter agar mereka mempunyai keterampilan untuk membantu perekonomian keluarga.

18
Feb

20 Peternak Sleman Telah Cairkan Dana Penggantian Sapi Mati

Untuk penggantian sapi mati, pada saat ini telah ada 20 peternak yang telah mencairkan dana penggantian atau pembelian sapi. Demikian antara lain yang disampaikan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Ir. Suwandi  Azis, tentang proses penggantian sapi mati akibat erupsi merapi beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Ir. Suwandi Aziz mengatakan bahwa dana yang telah dicairkan oleh  20 peternak tersebut berjumlah Rp. 218.000.000 atau sekitar 1 % dari Rp. 23.862 Milyar yang telah ditranfer melalui Bank BPD dan siap dicairkan oleh peternak. Sedangkan dari jumlah sapi yang sudah dibeli, berjumlah 25 ekor dari rencana 3.413 ekor sapi .

Sedangkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat atau peternak yang akan mencairkan dana  pembelian sapi, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, telah membuka dua Posko Penggantian Sapi Mati. Dua Posko tersebut bertempat di Poskeswan Pakem dan Poskeswan Ngemplak. “ Pemerintah Kab. Sleman dalam hal ini Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, berkomitmen untuk membantu serta mempermudah peternak yang akan mencairkan dana pembelian sapi”, kata Ir. Suwandi  Azis. Masyarakat atau peternak yang akan memproses pencairan dana, tidak harus datang ke Dinas, cukup datang ke Posko Penggantian Sapi Mati. Bahkan, di Posko tersebut, masyarakat bisa meminta informasi atau komplain terkait proses pencairan dana. “Kami siap membantu” tegas  Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.