Arsip Kategori: Berita

17
Jan

Bupati : Jadilah Petani yang Terintegrasi

Sabtu 15 januari 2011, jajaran Pemkab Sleman  mengadakan kunjungan kerja  dan meresmikan berbagai kegiatan pembangunan di Kecamatan Moyudan khususnya di desa Sumberarum. Bupati didampingi oleh Assekda Bidang Pembangunan dr.Sunartono.MKes serta para kepala SKPD Kabupaten Sleman. Kegiatan yang diresmikan antara lain adalah  Pembangunan jalan usaha tani yang menghubungkan antara padukuhan Karanganjir dan pedukuhan Jetis dengan panjang 950 m dan lebar 4m yang  menghabiskan dana sebesar 44.612.500. rupiah . Bantuan  berasal dari Dinas Pertanian dan kehutanan dan PNPM  sebesar 35.500.000 ribu serta swadaya  dari masyarakat sebesar 9.112.500. rupiah.

Diungkapkan oleh Semijo, selaku Ketua Panitia kelompok Tani Krido Upoyo  bahwa sebelumnya  jalan tersebut adalah  merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui oleh sepeda motor dan jalan kaki serta  kurang mempunyai manfaat. Namun setelah jalan tersebut dilebarkan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dan manfaatnya besar sekali dirasakan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi untuk kegiatan perekonomian. Yang menjadi kendala adalah jalan tersebut belum ditalud secara permanen sehingga badan jalan kadang mengecil karena dicangkul oleh petani yang tidak menyadari akan manfaatnya jalan tersebut.

Selanjutnya Sri Purnomo juga meresmikan pengaspalan jalan penghubung antara dusun Jitar dukuh dengan Jitar Ngemplak serta Trukan Jitar sepanjang 1200 m dengan lebar 3m dengan menelan dana sebesar 97.699.500 rupiah serta bantuan aspal sebanyak 45 drum dari Pemerinta Daerah. Dijelaskan pengaspalan tersebut  dikerjakan secara kerja bakti selama 30 hari dimulai 11 oktober baik siang maupun malam oleh masyarakat.

Kemudian rombongan diajak camat Moyudan  meninjau pelaksanaan pembuatan jalan tembus dan jembatan Gondang yang berlokasi di dusun Sermo yang direncanakan menghabiskan dana sebesar 128.000.000 rupiah.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya karena masyarakat telah bergotong royong dan bekerja keras sehingga dapat melaksanakan pembangunan di daerahnya. Diharapkan agar hasil pembangunan itu harus dijaga dan dirawat dengan baik, karena itu adalah untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.

Kemudian Sri Purnomo juga menjawab keluhan masyarakat  tentang masih banyaknya hama tikus yang merusak tanaman padi. Dijelaskan bahwa hama tikus akan berkurang dan lama kelamaan akan hilang apabila petani bisa memutus mata rantai perkembangan tikus dengan menggunakan pola tanam secara konsisten  yaitu padi- padi- polowijo ,namun hal itu juga tergantung dari para petani itu sendiri.

Selanjutnya Sri purnomo berharap agar petani Sleman  menjadi petani yang terintegrasi, artinya disamping sebagai petani pengolah sawah pertanian namun  juga memelihara lembu sehingga bisa terjadi perputaran penghasilan  dengan demikian akan menjaga kelestarian lingkungan karena pupuk yang digunakan adalah pupuk yang alami.

17
Jan

Bupati Tabo Sumbang 2,5 Ton Beras

Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI  menerima kunjungan Bupati Tabo Propinsi Jambi di Rumah Dinas Bupati, Sabtu 15 Januari 2011

Turut serta bersama Bupati Tabo yaitu Ka Dinas Kesehatan, Kepala Sosial dan Transmigrasi, Bagian Humas,  Kepala Bagian Kesra, serta Kepala Dinas kehutanan Kabupaten Tabo. Bupati Tabo Drs. H. Madjid Muaz, MM  yang juga disertai istri mengatakan  bahwa maksud kunjungan selain silaturahmi juga ikut merasa  prihatin atas musibah yang dialami sebagian masyarakat Sleman akibat bencana alam erupsi Merapi. Bantuan beras yang diberikan sebanyak 2,5 ton diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang ditanggung oleh masyarakat korban erupsi merapi dan bisa segera bangkit dan semangat lagi menjalani kehidupan sehari-hari.

Sementara itu Bupati Sleman Drs.H.Sri Purnomo, MSI mengucapkan terima kasih atas kepedulian BUpati Tabo beserta jajarannya  terhadap masyarakat Sleman yang terkena erupsi Merapi.

Dijelaskan pula bahwa erupsi yang terjadi tahun 2011 adalah merupakan erupsi diluar kebiasaan dan merupakan siklus rutin serta menelan korban baik manusia maupun hewan yang besar. Bupati juga mendoakan mudah-mudahan bantuan tersebut dapat balasan dari Allah.

14
Jan

Pengprov DIY Gelar Lomba Custom Cycling Di Sleman

Customs Cycling Club Indonesia bekerja sama dengan
Pengprov ISSI DIY menggelar Lomba Customs Cycling (LCC) Seri
IV/2010 di komplek Pemkab Sleman dan kawasan wisata Kaliurang,
Sabtu (15/1) lusa hingga Minggu (16/1).
Sekretaris panitia, Ir Drajad Purwandono MT kepada wartawan di Pres Room Pemkab Sleman, Kamis (13/1) mengatakan,
perlombaan melibatkan 250 pebalap sepeda, baik senior, junior
maupun pemula putra dan putri dari berbagai daerah, terutama di
wilayah Jawa.
Sedangkan nomor yang dilombakan, terdiri atas Individual Time
Trial (ITT), Creterium dan Road Race atau jalan raya. Khusus untuk
nomor ITT dan Creterium digelar Sabtu (15/1) lusa, dipusatkan di
kawasan Jalan Parasamya, Beran Tridadi, Sleman hingga Tugu Sleman
Sembada. Selanjutnya, pada keesokan harinya, Minggu (16/1)
diselenggarakan perlombaan nomor road race atau jalan raya yang
menempuh jarak 114,5 KM, dengan start dari Jalan Parasamya, Beran
Tridadi, Sleman menuju kawasan wisata Kaliurang. Namun, khusus
untuk pebalap sepeda junior putra dan senior putri, hanya menempuh
jarak 93,8 KM.
Menurut Drajad, selain menjadi ajang untuk mencari bibit
pebalap sepeda baru, even yang telah menjadi agenda tetap PP ISSI
tersebut, juga dimaksudkan sebagai wahana percepatan proses
pemulihan kunjungan wisatawan, khususnya di kawasan Kaliurang yang
sempat terpuruk akibat terkena erupsi Gunung Merapi beberapa waktu
lalu.
Sementara salah seorang panitia lainnya Teguh menambahkan
bahwa kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan dan sekarang ini
merupakan seri ke 4. Tentang dipilihnya Sleman sebagai lokasi
kegiatan karena berkaitan dengan agenda Jogja Bangkit maka lomba
ini dipilih dilaksanakan di Sleman dengan harapan bisa menarik
wisatawan berkunjung ke Jogja khususnya Sleman.
Tujuan kegiatan ini selain untuk turut memulihkan pariwisata
dan mencari bibit atlet balap sepeda juga sebagai ajang pembinaan
olahraga balap sepeda sekaligus untuk uji coba pra PON dan PON.
“Event ini digelar untuk memperebutkan Piala Raja. Selain atlet
nasional yang akan ikut berlaga ada beberapa atlet balap sepeda
dari Malaysia yang sudah menyatakan akan ikut berpartisipasi dalam
kegiatan tersebut,” kata Teguh.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.