Arsip Kategori: Berita

27
Jun

Sleman Mensuplai 70% Kebutuhan Ikan DIY

“Di DIY, Slemanlah sebagai penyangga kebutuhan ikan konsumsi selama ini, yaitu 70%. Selain itu Sleman juga sebagai penyedia bibit terbesar juga di DIY sekitar 70%. Untuk saat ini keberadaan Gurami ada di peringkat kedua setelah ikan lele yang di konsumsi di DIY, sedangkan yang ketiga Nila. Lebih lanjut secara jumlah untuk konsumsi ikan lele setiap harinya di DIY mencapai 18 ton perhari, kemudian gurami 17 ton untuk perhari, dan ikan nila 14 ton untuk setiap harinya.”, demikian disampaikan  Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang diwakili oleh Dr. Suwarman, pada pertemuan kelompok ikan 3 bulanan di Dusun Pete Margodadi Seyegan Sleman. Pertemuan tersebut berlangsung selama sehari dalam bentuk diskusi antar kelompok. Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Sleman Drs.H. Sri Purnomo.Msi, Kadinas Pertanian perikanan dan perkebunan Kabupaten Sleman Ir.Widi Sutikno MSi, Camat Seyegan Drs.H. Achmad Yuno Nurkaryadi,MM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang di wakili oleh Dr. Suwarman Partosuwiryo, serta Kepala Desa Se-kecamatan Seyegan dan pamong desa Desa Margodadi Seyegan serta tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut Camat Seyegan memberikan apresiasi yang setinggi-tinginya terhadap penyelenggaraan pertemuan tiga bulanan ini yang diadakan oleh asosiasi Gurami Sejahtera. Usaha perikanan kususnya ikan gurami yang di kelola oleh Asosiasi Gurami Sejahtera tersebut  benar-benar membawa manfaat dan hasil yang luar biasa. Dengan adanya asosiasi tersebut, masyarakat Seyegan yang sebelumnya berstatus miskin kini sudah berubah menjadi masyarakat sejahtera. Sampai saat ini sudah ada 41 KK miskin yang mengentaskan diri dari keluarga miskin. Dengan adanya asosiasi Gurami di Seyegan diharapkan masyarakat akan semakin sejahtera dan tidak ada lagi masyarakat miskin di Kecamatan Seyegan khususnya, dan Sleman pada umumnya. Lebih lanjut Camat Seyegan berharap pada tahun 2015 Kecamatan Seyegan menjadi penyedia produsen ikan gurami  utama di DIY. Untuk itu diharapkan kepada para kelompok petani ikan harus semangat karena kerja panjenengan sudah tepat, kerja di tempat basah dan banyak manfaatnya untuk itu manfaatkan kesempatan yang baik ini dengan se baik-baiknya.

Kepala Dinas Kelautan dan perikanan DIY yang diwakili Dr. Suwarman Parto Suwiryo berharap agar pengusaha atau pengembang usaha perikanan khususnya di Sleman dan di DIY pada umumnya harus berani mengambil terobosan-terobosan untuk mensiasati biaya produksi yang selama ini cukup tinggi. Terobosan itu bisa dilakukan secara kelompok atau perseorangan. Saat ini ternyata pertemuan tiga bulanan yang di adakan oleh asosiasi perikanan ini sudah berjalan lebih kurang 15 tahunan, maka dari itu ini sangatlah baik untuk dipertahankan. Di daerah lain tidak ada yang bisa menjalankan pertemuan rutin seperti yang telah dilakukan oleh Asosiasi Gurami Sejahtera. Dengan intensitas pertemuan seperti ini nantinya bisa menemukan atau menyelesaikan masalah yang ada secara tepat guna.

Dalam pertemuan tiga bulanan tersebut Bupati memberikan sambutan yang intinya adalah Bupati memberikan apresiasi yang tinggi atas pertemuan para kelompok petani ikan ini. Pertemuan semacam ini merupakan ajang komunikasi dan silaturahmi baik antar petani maupun antar kelompok, yang dapat menghasilkan sesuatu yang baik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.


26
Jun

Peringati HANI, Sleman Serahkan Hadiah Lomba Sekolah dan Kampung Bersih Narkoba

Dalam rangka memperingati hari narkoba internasional tahun 2013 Badan Narkoba Kabupaten Sleman menyelenggarakan rangkaian kegiatan yaitu kampanye simpatik anti narkoba dengan membagikan 1000 souvenir yang memiliki pesan anti narkoba di beberapa titik keramaian seperti di perempatan Prambanan dan perempatan ring road Condong catur di pagi harinya, kemudian dilakukan acara puncak peringatan hari anti narkoba internasional yang diadakan di lapangan Denggung Sleman, Selasa, 25 Juni 2013.

Dalam laporannya ketua penyelenggara peringatan hari narkoba internasional, Drs. Kuntadi menyatakan bahwa kegiatan hari Selasa tersebut adalah puncak kegiatan peringatan hari anti narkoba internasional yang sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu, lomba sekolah bersih narkoba tingkat SLTP, dan Lomba Kampung Bersih Narkoba (LKBN) bagi desa yang telah dibentuk Satgas Anti Narkoba. Untuk memperkuat dasar hukum pemberantasan narkoba, pemerintah mengeluarkan inpres RI no. 12 tahun 2011 tentang kebijakan dan strategi Nasional P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba) untuk memperkuat Undang-Undang no. 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika.  Maksud diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk mendukung kebijakan dan strategi nasional P4GN “Drug Free ASEAN 2015” yaitu, menjadikan masyarakat imun, menyembuhkan pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, dan terus menerus memberantas jaringan sindikat narkoba.  Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba, meningkatkan informasi tentang P4GN baik melalui pendidikan, lingkungan kerja, intansi, media massa, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun lingkungan keluarga, menguatkan komitmen kepada seluruh lapisan masyarakat untuk anti/menolak terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, dan penyegaran bagi atgas anti narkoba tingkat Desa dalam melaksanakan kegiatannya.  Sasaran kegiatan ini adalah pelajar, satgas narkoba, dan masyarakat umum.  Anggaran kegiatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Sleman 2013.

Dalam sambutannya, Asisten Bidang Pembangunan Dra.Suyamsih, M.Pd menyatakan bahwa Kabupaten Sleman menduduki peringkat ke 2 di wilayah DIY dalam hal penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, hal ini menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Sleman. Setiap tahunnya wilayah Kabupaten Sleman menjadi tujuan bagi para pelajar khususnya calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta, karena sebagian besar perguruan tinggi Negeri dan Swasta yang ada di DIY berada di Kabupaten Sleman, tidak kurang dari 200 ribu mahasiswa baru setiap tahunnya masuk ke wilayah Kabupaten Sleman.  Hal ini menjadikan Kabupaten Sleman sebagai target bagi bandar-bandar narkoba untuk melaksanakan aksinya, karena sebagaian besar pengguna narkoba banyak terdapat dikalangan kaum muda khususnya pelajar dan mahasiswa.  Untuk itu bagi kecamatan dan desa yang wilayahnya banyak terdapat kos-kosan, asrama mahasiswa, dan kampus untuk selalu melakukan pengawasan yang intensif sehingga P4GN dapat di minimalisisir dan ditekan.  Pemerintah terus berupaya melakukan berbagai strategi dan kebijakan untuk menekan dan mengurangi P4GN khususnya pada generasi muda dengan memberikan fasilitasi kegiatan-kegiatan yang positif, seperti kegiatan ekstra kulikuler Pramuka, Dra. Suyamsih, M.Pd berharap agar materi tentang P4GN dapat di masukkan dalam kegiatan Pramuka.

Pada kesempatan tersebut, Dra. Suyamsih, M.Pd didampingi Drs. Kuntadi berkenan menyerahkan trophy dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba Sekolah Bersih Narkoba 2013 kepada, juara 1 SMPN 1 Godean, juara 2 SMPN 4 Pakem, juara 3 SMPN 1 Ngemplak, juara Harapan 1 SMPN 1 Mlati, Juara Harapan 2 SMPN 1 Sleman, dan Juara Harapan 3 SMPN 1 Prambanan.  Untuk juara Tim Lomba Kampung Bersih Narkoba 2013, Juara 1 Desa Sidoluhur Kec. Godean, Juara 2 Desa Sumeberadi, Kec. Mlati, Juara 3 Desa Selomartani, Kec. Kalasan, Juara Harapan 1 Desa Sinduharjo Kec. Ngaglik, dan Juara harapan 2 Desa Maguwoharjo Kec. Depok.
24
Jun

Sambut Hari Anti Narkoba, BNK Sleman Bagikan Merchandise Menarik

‘Aksi Global Untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat Tanpa Narkoba’ dipilih menjadi tema Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2013 pada  26 Juni besok, Selaras dengan tema tersebut, BNK Sleman dalam menyambut peringatan HANI mengagendakan kampanye simpatik akan membagikan seribu merchandise menarik berupa kipas bertuliskan pesan-pesan kampanye terhadap penyalahgunaan Narkoba.

Sekretaris BNK Sleman, Kuntadi menjelaskan, kampanye simpatik tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa 25 Juni, pada 6 titik ruas jalan strategis yaitu: perempatan Denggung, perempatan UPN Condongcatur, perempatan Demak Ijo, perempatan Seyegan, perempatan Pakem, dan perlimaan Prambanan. Kampanye simpatik direncanakan mulai pada pukul 06.30 WIB. Aksi ini melibatkan Satgas Anti Penyalahgunaan Narkoba, siswa sekolah, LSM, Dimas Diajeng Sleman, Forans, dan organisasi-organisasi kepemudaan yang peduli dengan gerakan kampanye anti penyalahgunaan Narkoba.

Untuk lebih memberikan makna bagi generasi muda, pada moment tersebut, secara maraton dilanjutkan dengan gelar panggung kesenian pada pukul 09.00 WIB di area parkir Lapangan Denggung Sleman. Acara dimeriahkan oleh berbagai kreasi seni panggung anak-anak muda Sleman, berupa band, acoustic, nasid, modern dance, flash dance bebas Narkoba. Band akan diisi oleh The Kage Band, Kopi Loewak Band, Heaven Angel Band, Hate Yesterday Band, dan sejumlah band anak muda lain. SM Light Dancer’s dan LABC (Lembaga Anak Bangsa Cerdas) akan menggelar aksi Flash Dance di panggung anak muda tersebut. Untuk memberi nuansa lain Nasid Riham juga berpartisipasi dalam event kali ini.

Pada kesempatan ini pula, akan diserahkan trophy dan uang pembinaan bagi prestator LKBN (Lomba Kampung Bersih Narkoba) dan LSBN (Lomba Sekolah Bebas Narkoba) oleh Bupati Sleman.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.