Arsip Kategori: Berita

24
Jul

Bupati Sleman Penuhi Undangan Walikota Kagoshima, Jepang

Selasa, 23 Juli 2013 yang lalu Bupati Sleman, Sri Purnomo melakukan pertemuan dengan Walikota Kagoshima Jepang, Hiroyuki Mori bertempat di Kantor Walikota Kagoshima Jepang. Pertemuan ini merupakan bagian dari IAVCEI 2013 (International Association of Volcanology and Chemistry of the Earth’s Interior) yang merupakan pertemuan asosiasi para ahli gunung api dari seluruh dunia.

Bupati Sleman yang dalam kesempatan ini didampingi oleh Kepala BPPTK Yogyakarta, Subandrio menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk kerjasama yang dilaksanakan terkait pertemuan COV 8: (Cities of Volcano), pertemuan para ahli Gunung Api Kota ke-8 dari seluruh dunia yang akan diselenggarakan tanggal 9 – 12 September 2014 di Sleman. Untuk itu Bupati secara khusus mengundang Walikota Kagoshima untuk turut hadir di Sleman.

Terdapat kemiripan antara Kagoshima dan Sleman. Kagoshima sebagai salah satu kota di Jepang juga memiliki gunung api yang sangat aktif yakni Gunung Sakurajima. Setiap harinya Gunung Sakurajima mengeluarkan letusan debu dan pasir lembut seperti yang terjadi di Sleman Senin pagi 22 Juli 2013 yang lalu. Oleh karena itu Bupati Sleman berharap pertemuan ini dapat menjadi media belajar bagi Sleman untuk meminimalisir resiko bencana akibat bencana kegunungapian.

24
Jul

PNS Sleman Tampil Beda dalam Fashion Show di Disperindagkop

Pada hari Selasa 23 Juli 2013 diadakan Lomba Fashion Show yang bertempat di halaman Dinas Perindagkop Sleman. Lomba Fashion Show tersebut diikuti oleh 28 peserta karyawan dan karyawati Pemkab Sleman dan RSUD Sleman. Acara ini merupakan salah satu dari rangkaian pasar lebaran yang diadakan oleh Pemkab Sleman. Dalam Fashion Show tersebut telah menampilkan koleksi busanan hasta karya para pengrajin daerah Sleman. Hasta Karya tersebut berupa busana batik, kebaya dan Kaftan dari Lian’t Griyo Batik and Bags Ethnic oleh M. Brilliant Hidayah, busana batik dari batik Fenny Abe oleh Ibu Lina, dan Busana Batik dari Java Queen House of Batik Wear oleh GiyaPeserta sebagian besar diikuti kaum wanita, karena dari 28 peserta tersebut peserta laki-lakinya hanya ada 3 peserta. Pada lomba tersebut bertindak sebagai dewan juri yaitu Oscar Abdul Aziz dari Oz Photography, Sri Lestari dari Batik Alusan dan Candra dari Peragawati Profesional. Dengan penjurian yang ketat dewan juri sampai bingung menilai, karena hampir semuanya baik, namun demikian dewan juri menentukan sebagai juara I Purwanti, SH, MM/Ipunk dari Bagian Hukum dengan nilai total 1.045 memakai baju koleksi Lian’t Griyo batik and Bags Ethnic oleh M. Brilliant Hidayah. Juara II Ardianto Baskoro Setyawan dari Badan KB, PM dan PP dengan nilai 1.035 dengan baju koleksi Lian’t Griyo batik and BagsEthnic oleh M. Brilliant Hidayah dan Juara III Slamet Aminanto, A.Mk dengan nilai 1.015 dari RSUD Sleman dengan busana koleksi Lian’t Griyo Batik and Bags Ethnic oleh M. Brilliant Hidayah. Juara I mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp. 500.000,- juara II uang pembinaan Rp. 400.000,- dan juara III mendapat uang pembinaan Rp. 300.000,-. Sementara peserta favorit jatuh pada T. Martina Oktadiana dari Kantor Pelayanan Perizinan dan mendapatkan bingkisan dari Bank BPD Cabang Sleman dan Wardah. Sementara itu sebagai peserta terunik jatuh pada Irawati Palupi Dewi dari DPKAD. Terunik dimaksud dalam lomba tersebutmenurut dewan juri karna dengan postur tubuh yang besar atau gemuk, ternyata memakai gaun batik dapat tampil cukup baik dan cantik.

Selanjutnya hadiah lomba Fashion Show tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Sleman Pranowo, SH.MM.
22
Jul

Dari Safari Tarling di Minggir : Wabup Ajak Cintai Lingkungan

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu, SS. M.Hum mengajak warga Sleman untuk mencintai lingkungan dengan tidak melukai pohon. Hal ini disampaikan mengingat saat ini banyak marak spanduk, poster, baliho yang dipasang dengan cara dipaku dipohon-pohon perindang dipinggir jalan. Terlebih lagi saat ini banyak bakal Caleg yang berupaya mengenalkan diri kepada masyarakat dengan sarana pemasangan atribut baik spanduk, poster maupun baliho.

Ajakan Wabup ini disampaikan ketika mengadakan kegiatan Safari Rhomadon Kelompok II Kabupaten Sleman di Masdjid Ainul Yaqin Minggir 3 Sendangagung Minggir, Sabtu, 20 Juli 2013. Wabub juga mengajak warga Minggir untuk mengantisipasi datangnya musim kemarau dengan pengaturan air sebaik-baiknya serta bersama-sama dengan komponen masyarakat bergotong-royong dalam menanggulangi hama tikus yang masih saja menyerang wilayah Sleman Barat.

Demikian juga potensi mendong yang banyak terdapat di Minggir mempunyai prospek yang cukup besar untuk itu agar terus dikembangkan dengan kreativitas produksi untuk meningkatkan nilai ekonomis mendong. Wakil Bupati juga menyoroti maraknya kriminalitas terhadap anak-anak maupun kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak yang terjadi akhir-akhir ini di Sleman. Hal ini tentu menjadi perhatian para orang tua untuk senantiasa melakukan kontrol sosial kepada anak-anaknya sehingga jangan sampai terjerumus melakukukan hal-hal yang negatif.

Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Sleman yang didampingi Sekda Sleman dan Camat Minggir juga mentasarufkan dana BAZDA Sleman kepada 7 anak sekolah kurang mampu di Wilayah Sendangagung Minggir serta menyampaikan bantuan untuk tersebut Takmir Masjid Ainul Yaqin Minggir 3 sebesar 3 juta dari APBD, 3 juta dana BAZDA,1 juta dana dari kecamatan Minggir, 500 ribu dana dari Desa Sendangung, BPR Bank Sleman 1 juta, P2A 200 ribu, DPU 500ribu serta infak, jadi total dana yang diserahkan mencapai 11,3 juta.serta bantuan Al Qur’an, Iqro dan Rukuh.

Sementara itu yang menarik dan mungkin ini baru pertama dilakukan di Minggir yakni yang dilaporkan oleh Ta’mir Masjin Ainul Yaqin Minggir 3 adanya kegiatan pengajian di masjid khusus bagi pasangan suami istri yang masih muda. Hal ini dilakukan untuk membentuk keluarga sakinah, mawadah dan warohmah. Kegiatan lain yakni TPA anak-anak dan TPA Bapak-bapak dan ibu-ibu, kesenian Sholawatan, PAUD serta pengajian lainnya.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.