Arsip Kategori: Berita

2
Jan

Perayaan Natal Mengingatkan Kembali Arti Penting Keluarga

Perayaan Natal Bersama PNS, TNI, POLRI & BUMD Kabupaten Sleman dilaksanakan Rabu, 31 Desember 2014 di Gedung Serbaguna Sleman. Perayaan natal diawali dengan Hikmah Natal yang disampaikan Pendeta DR. Nur Anggraito yang mengupas tema natal yakni “Berjumpa Dengan Allah Dalam Keluarga” (bdk. Imamat 16:12). Tema ini menurut Pendeta Anggraito dpillih mengingat keluarga sangat penting dalam kehidupan dan merupakan lembaga yang terpenting di mata Tuhan. Keluarga itu sangat bernilai sangat berharga dan sangat dekat dengan kehendak baik Tuhan. Ironisnya kondisi kehidupan kemasyarakatan saat ini dengan banyaknya kasus KDRT, tidak menghargai kehidupan keluarga dan terlupakannya keluarga dengan tuntutan pekerjaan sehingga memisahkan keluarga,  Dengan tema itu diharapkan dapat menciptakan kembali kehidupan keluarga yang harmonis dengan adanya campur tangan dari Tuhan dalam keluarga.

Sementara Doa pembukaan disampaikan Suster Maria Yosina CIJ dan doa safaat oleh Romo Tri dan laporan pelaksanaan natal bersama oleh Dra. Retno Wisudawati selaku ketua panitia. Dalam laporannya disampaikan bahwa dalam rangka Perayaan Natal 2014, Panitia Peringatan Hari Besar Kristiani Kabupaten Sleman telah mengadakan beberapa kegiatan, yaitu bakti sosial berupa bantuan air bersih dan Pembinaan Rohani bagi PNS Kabupaten Sleman. Pemberian bantuan air bersih dilaksanakan pada pertengahan September 2014 di Dusun Klumprit, Wukirharjo, Prambanan, Sleman, yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Panitia, Dra. F. Retno Wisudawati dan dihadiri pula oleh Penasihat Panitia, R. Djoko Handoyo, S.H. Sedangkan Pembinaan Rohani telah dilaksanakan pada hari Jumat, 28 November 2014 lalu. Pembinaan Rohani dengan tema “Revolusi Mental” ini diselenggarakan di Gereja Aletheia, Jl. Magelang 141 – 143 Yogyakarta, dengan pendeta Drs. Wiji Utomo.

Dalam perayaan natal ini juga disampaikan bantuan kepada Panti Asuhan Griya Kasih Victory di Kadirojo, Purwomartani, Kalasan dan Panti Asuhan Yesus Kristus Kali Kuning Umbulharjo, Cangkringan yang disampaikan oleh Bupati Sleman.

Bupati Sleman dalam sambutannya berharap dengan perayaan natal ini dapat tercipta keluarga yang bahagia, sejahtera dan damai. Seluruh masyarakat diharapkan sadar akan pentingya kehidupan agama yang damai dan dinamis dalam masyarakat, karena kondisi yang demikian dapat memperlancar peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. dan dapat mempercepat keberhasilannya. Diharapkan semua dapat mengasihi semua manusia tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras terlebih lagi dalam pergaulan kehidupan kemasyarakatan sehingga akan tercipta kehidupan yang damai dan dinamis di Kabupaten Sleman.

Hadir dalam perayaan natal ini Wakil Bupati Sleman, Ketua Tim Penggerak PKK Sleman, Assekda II,  Assekda III, pejabat SKPD dan Camat Se Kabupaten Sleman. Acara dimeriahkan dengan tarian golek ayun-ayun, paduan suara serta  Ketoprak Humor dari Seniman Sleman.***

31
Dec

Festival dan Lomba Masak Belut Untuk Dukung Ikon Kuliner Sleman

Kepala Dinas Pasar, Tri Endah Yitnani pada kesempatan jumpa pers dengan wartawan Rabu 31 Desember 2014 menyampaikan bahwa untuk mempromosikan pusat belut Godean, akan diselenggarakan Festival dan Lomba Masak Belut di Pasar Belut Godean pada tanggal 4 Januari 2015. Pasar belut Godean yang beroperasi sejak September tahun 2013 merupakan salah satu upaya untuk menata PKL pasar Godean yang sebagian besar adalah penjual belut.

Selama ini di pasar belut Godean sudah terdapat 30 lapak penjual kripik belut dan 5 lapak ditempati oleh penjual kuliner belut. Nantinya menurut Tri Endah, 5 orang pemenang festival dan lomba masak belut ini akan menempati 5 lapak/kios di pasar belut. Dengan diselenggarakannya festival dan lomba masak  ini diharapkan dapat menjadi salah satu ikon kuliner di Sleman dan mengangkat perekonomian masyarakat Godean. Jenis kuliner yang akan dilombakan meliputi tongseng belut, sambel belut, burger belut, rica-rica belut dll. Saat ini telah terdaftar sebanyak 23 peserta lomba dan akan bertambah lagi. Tri Yitnani menjanjikan bahwa lomba ini akan diadakan setahun sekali sedangkan festival kuliner belut akan diselenggarakan tiap 6 bulan sekali. Selain itu, guna semakin meningkatkan kualitas produk kripik belut, kedepan akan dilakukan grading kripik belut sehingga pembeli dapat membedakan kualitas kripik belut.
Menurut Agus Subagyo, pengelola Omah Belut, di Godean tiap hari di drop 1 ton belut yang harganya saat ini mencapai Rp 28.000/kilonya sedangkan untuk masa-masa libur lebaran bisa meningkat hingga Rp 58.000 per kilo. Dengan harga tersebut dapat diperkirakan berapa perputaran uang di Godean hanya untuk produk kripik belut saja. Belut mentah tersebut didatangkan dari Jateng (Klaten) dan Jatim (Ngawi). Untuk itu sebagai pengelola Omah Belut, Agus mencoba untuk beternak belut dengan menggunakan kolam-kolam mini dan belajar membudidayakan belut dengan cara organik yaitu tidak diberi pakan pelet. Pakan yang diberikan pada belut budidayanya yaitu berupa bekicot dll. Agus juga mencoba memotivasi pengolah belut untuk membuat variasi rasa kripik belut misalnya pedas, manis dll.***


31
Dec

Mororejo Gelar Grasstrack Wakil Bupati Cup

Untuk menyemarakkan tahun baru 2015 dan memasyarakatkan dunia balap motor serta memasyarakatkan olah raga khususnya otomotif di wilayah DIY dan Jateng. Panitia pesta Rakyat Mororejo melaksanakan pesta kembang api dan kejuaraan terbuka Grasstrack Wakil Bupati Sleman Cup tahun 2014. Kejuaraan berlangsung Rabu 31 Desember 2014 mulai jam 15.00 sampai selesai di Mororejo Circuit Park Karanggawang Mororejo Tempel Sleman Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan Purwanto selaku ketua panita Grasstrack wakil bupati sleman cup disela sela persiapan kejuaraan. Lebih lanjut disampaikan bahwa  lintasan untuk kejuaraan Grasstrack tersebut sepanjang 850 meter dengan lebar lintasan 6 meter. Setelah acara grasstrack selesai maka malam harinya pada jam 24.00 wib akan dilaksanakan pesta kembang api selama satu jam.

Pada kejuaraan Grastrack tersebut bertujuan mengevaluasi  para pembalaap motor di wilayaah Yogyakarta dan sekitarnya, juga untuk menggali potensi, minat dan bakat pembalap generasi muda yogyakarta agar  mendapatkan penyaluran hobinya dengan positif. Sedangkan sasaran untuk menjaring dan mencari bibit-bibit pembalap di wilayah yogyakarta, khususnya  sleman untuk menjadi pembalaap yang handal tangguh dan membaanggakaan masyarakaat sleman dan sekitarnya, juga untuk memberikan hiburaan bagi masyarakaat Mororejo Tempel.
Kelas yang dilombakan dalaam Grasstrack tersebut kelas Bebek standar pemula DIY, bebek staandar pemula Jateng, bebek standar pemula Jateng dan DIY, bebek standar pemula pelajar, bebek standar pemula Open,bebek modif pemula, bebek modif Open, FFA Pemula, OMR KLX, Kelas Trapas non pembalap non SE non enduro, Veteran 35 tahun non pembalap non SE non enduro dan kelas Mini Moto.
Ditambahkan Purwanto bahwa kejuaraan Grasstrack wakil bupati sleman Cup tersebut memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan total Rp. 31.750.000,- dan piala senilai @ Rp. 200.000,- dan malam harinya pada pukul 24.00 wib dilanjutkan pesta kembang api selama satu jam dengan anggaran 15 juta rupiah dalam menyambut pergantian tahun baru 2015.***


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.