Arsip Kategori: Berita

8
Apr

Pemeriksaan Emisi Kendaraan Banyak Diminati Warga


Sebanyak 75 kendaraan dinas roda empat yang berbahan bakar Pertamax/premium  dan berbahan bakar Solar serta 166 kendaraan umum berbahan bakar Pertamax/Bensin  dan berbahan bakar Solar mengikuti Uji emisi dan uji petik di lapangan Parkir Denggung pada hari pertama Rabu (6-4). Dari jumlah kendaraan tersebut untuk plat hitam yang diutamakan yang berplat nomor AB terlebih yang AB Sleman. Namun di lapangan untuk menyeleksi yang AB sleman bukan pekerjaan mudah meskipun juga melibatkan personil satlantas dari Polres Sleman. Dari target sebanyak 600 kendaraan dinas dan plat hitam selama dua hari pelaksanaan optimis bisa terpenuhi bahkan bisa melebihi target. Ikut hadir dan memimpin dalam pelaksanaan Uji emisi tersebut Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Drs. Purwanto yang didampingi antara lain Sutiman yang juga Dosen UNY, Dr. Zaenal Arifin. MT juga dosen UNY dan personil dari PPEJ Kementarian Lingkungan Hidup.
Tidak ketinggalan  mobil dinas bupati juga mengikuti lomba, bahkan datang pertama kali. Sedang untuk mobil dinas SKPD yang lain pada hari pertama sudah mencapai 75 kendaraan dinas dari target 80. Dimungkinkan pada hari kedua  Kamis (7/4) jumlah yang mengikuti lomba uji emisi dan uji petik akan lebih banyak lagi.
Saat dijumpai sisela sela pelaksanaan Uji Emisi kepala BLH Drs. Purwanto antara lain menyampaikan bahwa tujuan dilakukannya Uji emisi tersebut untuk mengukur besarnya emisi gas buang kendaraan bermotor roda 4, untuk mengetahui tingkat pemenuhan ambang batas emisi gas buang pada setiap jenis kendaraan roda empat, juga untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil uji emisi sebagai masukan untuk penyusunan kebijakan, serta untuk mengetahui tingkat perawatan kendaraan bermotor roda empat. Sedang sasaran yang hendak dicapai adalah peningkatan perawatan kendaraan bermotor roda empat dan terpenuhinya ambang batas emisi gas buang pada setiap kendaraan bermotor roda empat.
Sedangkan sasaran yang hendak dicapai untuki peningkatan perawatan kendaraan bermotor roda 4 dan terpenuhinya  ambang batas emisi gas buang pada setiap jenis kendaraan bermotor roda empat. Ditambahkan Purwanto bahwa dalam lomba nanti pemenang akan diberikan Piagam Penghargaan bagi 12 mobil terbaik emisi gas buangnya ( 4 kendaraan kategori karburator, 4 kendaraan kategori injeksi dan 4 kendaraan kategori  Diesel). Piagam penghargaan bagi para pmenang akan diberikan nanti bertepatan dengan Hari jadi ke 100 kabupaten sleman tahun 2016 ini. Yang jelas dalan uji emisi nanti bagi mobil yang tidak lolos uji akan divasilitasi servis gratis oleh mekanik dari UNY, hal tersebut dilakukan semata agar kondisi kendaraan bermotor roda 4 dinas lebih terjaga dengan baik.

 


6
Apr

Belanja di Pasar Tradisional dan Raih Ratusan Hadiah Menarik


Kini belanja di Pasar Tradisional berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik. Hal ini dijelaskan dalam Jumpa Pers tentang “Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pasar Dra Tri Endah Yitnani, Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sleman Dra CC Ambarwati, Kabag Humas Dra Sri Winarti, Kepala Sub Bidang Perindustrian, perdagangan dan Koperasi BAPPEDA Nunuk Hartati, Kasi Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wasita, serta   sejumlah  Paguyuban Pedagang Pasar. Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Sleman yang ke-100 (1 Abad Kabupaten Sleman). Acara ini diselenggarakan agar pedagang dan pembeli dapat ikut memeriahkan moment  1 Abad Kabupaten Sleman, sekaligus mempromosikan pasar-pasar di Sleman agar tidak ketinggalan dengan toko-toko modern.
Tiga ratus kupon setiap harinya di tujuh pasar tradisional yaitu Pasar Cebongan, Pasar Tempel, Pasar Godean, Pasar Gamping, Pasar Prambanan, Pasar Pakem dan Pasar Sleman, dengan total pembagian kupan sejumlah 2.100 kupon perhari. Hadiah berupa 1 unit sepeda motor, 2 buah televisi 32”, 2 buah kulkas, 1 buah sepeda gunung, dan sejumlah peralatan rumah tangga berupa magic com, kipas angin dengan total hadiah 100 item hadiah. Menurut Endah program belanja berhadiah ini dilakukan pada 7 pasar di wilayah area perkotaan. Masyarakat pada wilayah tersebut mulai berkecenderungan untuk berbelanja pada toko-toko modern, dan program ini dimaksudkan untuk menarik kembali masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Lebih lanjut dijelaskan oleh Endah bahwa program ini akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun, sebagai upaya untuk lebih menggiatkan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.
Periode undian kali ini dari tanggal 1 April sampai dengan 16 Mei 2016. Pengundian akan dilakukan dengan mengumpulkan seluruh kupon dari ketujuh pasar dan akan diundi pada tanggal 29 Mei 2016 di Lapangan Denggung. Pemenang akan diumumkan di media massa cetak dan di papan pengumuman di ketujuh pasar tersebut. Tidak ada minimal pembelian untuk mendapatkan kupon. Untuk memudahkah pembeli di Pasar Godean dalam memasukkan kupon undian, akan ditambah kotak-kotak tempat memasukkan kupon di sejumlah pintu di pasar Godean.
Lebih lanjut Endah menjelaskan bahwa untuk menggiatkan kembali masyarakat untuk membeli di pasar tradisional, selain dengan program  Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pasar juga akan melakukan revitalisasi di sejumlah pasar tradisional  berupa pembangunan fisik pasar dan melakukan upaya peningkatan SDM Pasar Tradisional yaitu dengan perbaikan layanan dari pedagang pasar tradisional untuk bersikap lebih ramah kepada pembeli dan menjaga kualitas barang dagangannya.

 


4
Apr

UN SMA Paper Based Maupun Computer Based Berjalan Tanpa Kendala

Pelaksanaan Ujian Nasional 4-6 April 2016 mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Sleman Sri Purnomo. Pada hari pertama (4/4) Bupati beserta Kepala Disdikpora Sleman Arif Haryono SH, melakukan kunjungan untuk memantau langsung pelaksanaan UN di Sleman yaitu di SMAN 2 Sleman, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Ngemplak, SMAN 1 Cangkringan, SMA Sunan Kalijogo Cangkringan yang masih menggunakan sistem PBT (Paper Based Test) dan satu SMK yaitu SMKN 1 Cangkringan  yang sudah menggunakan sistim CBT (Computer Based Test)/Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Disela-sela kunjungannya, Bupati mengungkapakan bahwa di hari pertama pelaksanaan UN  terlihat lancar tanpa kendala. Dengan adanya sistem baru seperti CBT Bupati mengharapkan kemandirian dan kejujuran siswa dalam mengerjakan soal lebih baik. “Untuk distribusi ujian paper base test baik soal maupun lembar jawab berjalan lancar serta kualitas cetakan juga bagus”, ungkap Sri Purnomo. Dengan didukungnya kelancaran pendistribusian tersebut Bupati juga berharap siswa dapat fokus dan maksimal dalam pengerjaan soal ujian.
Ditemui secara terpisah Drs. Eri Widaryana MM. selaku Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Disdikpora menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan ujian dengan sistim CBT pihak Disdikpora Sleman sudah mengantisipasi untuk menghindari kendala seperti listrik padam dan lambatnya akses internet dengan bekerjasama dengan PLN dan Telkom.
Eri juga mengungkapkan bahwa dalam pelaksanan UN 2016 di Sleman terdapat 2 siswa difabel berasal dari MAN Maguwoharjo. Menurutnya Disdikpora sudah menyiapkan langkah antisipatif sehingga hal tersebut tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan UN tahun ini. “Sebulan sebelum pelaksanaan UN, pihak sekolah sudah melaporkan pada dinas bahwa ada  dua siswanya berkebutuhan khusus, kami sudah berkoordinasi untuk melakukan pendampingan maupun penyediaan braile dalam ujian ini”, ungkap Eri.
Arif Haryono mengungkapkan bahwa pelaksanaan UN tahun 2016 di Kabupaten Sleman diikuti oleh 61 SMA/MA dengan peserta 4.946 serta 57 SMK dengan peserta sebanyak 6.787. “Sebanyak 53 SMA melaksanakan UN secara mandiri namun 8 SMA menggabung karena belum terakreditasi”, ungkap Arif.
Sedangkan dari 6 SMA/SMK yang dikunjungi Sri Purnomo tersebut pelaksanaan UN di SMAN 2 Sleman diikuti 124 siswa, SMAN 1 Ngaglik 175 siswa, SMAN 1 Ngemplak 121 siswa, SMA Sunan Kalijaga 34 siswa, SMAN Cangkringan 137 siswa, serta SMKN 1 Cangkringan 183 siswa.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.