Arsip Kategori: Berita

6
Feb

Bulan Dana PMI Sleman Berhasil Kumpulkan 200 Juta

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2012 yang lalu Kabupaten Sleman kembali  menggelar bulan dana PMI. Pada Rabu, 6 Februari 2013 ini diselenggarakan penutupan bulan dana PMI yang telah diselenggarakan mulai 1 September – 31 Desember 2012 yang lalu. Hadir dalam acara ini Bupati Sleman Sri Purnomo, Ketua PMI Kabupaten Sleman, dr. Sunartono, M.Kes dan Kom.Pol Sudaryono mewakili Kapolres Sleman selaku Ketua Panitia Penyelenggara Bulan Dana PMI Tahun 2012.

Bertempat di Ruang Rapat Sekda B Kabupaten Sleman, dilaksanakan penandatanganan berita acara penyerahan hasil pengumpulan dana dalam bulan dana PMI dari Ketua Panitia Penyelenggara Bulan Dana PMI 2012 kepada Ketua PMI Kabupaten Sleman. Dalam laporannya, Kom.Pol Sudaryono menyampaikan bahwa pengumpulan dana tahun ini mencapai 68% dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 203.923.900,00. Dana ini dikumpulkan dari berbagai sumber diantaranya kawasan wisata Cangkringan sebesar Rp. 36.609.500,- , kawasan wisata Umbulharjo sebesar Rp. 8.510.000,-, Kantor Pelayanan Perijinan Sleman sebesar Rp. 6.000.000,-, Dinas Hubkominfo Sleman sebesar Rp. 12.924.000,-, Dipenda Sleman sebesar Rp. 12.500.000,- dan Samsat Sleman sebesar Rp. 140.716.000,-. Total perolehan dana pada tahun 2012 sebesar Rp. 203.923.900,-

Dana tersebut merupakan hasil pengumpulan dana dari para pemohon perpanjangan STNK, pemohon balik nama kendaraan, para wajib pajak, pengguna jembatan timbang, pemohon perijinan, dan para penumpang pesawat di Bandara Adi Sucipto Sleman. Diakui oleh Ketua Panitia Penyelenggara bahwa penyelenggaraan bulan dana PMI ini bukan tanpa kendala. Meskipun diselenggarakan mulai Spetember namun waktu efektif penyelenggaraan hanya berlangsung selama 2 bulan sehingga dana yang terkumpul belum memenuhi target. Selain itu terdapat kesulitan dalam mengumpulkan dana di Bandara Adi Sucipto karena adanya keberatan dari PT Angkasa Pura.

Bupati Sleman menyampaikan harapannya agar pada tahun-tahun mendatang panitia dapat mengevaluasi kembali penyelenggaraan tahun ini sehingga target pada penyelenggaraan selanjutnya dapat tercapai. Di samping itu, PMI juga perlu memberikan pertanggungjawaban atas penggunaan dana yang dikelolanya sehingga pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Menanggapi hal ini, Sunartono menyampaikan kemajuan yang dicapai PMI Sleman. Saat ini PMI Sleman telah memberikan layanan donor darah 24 jam, layanan ambulans 24 jam dan respon penanggulangan bencana 24 jam termasuk penanggulangan virus flu burung dan demam berdarah.


foto penutupan bulan dana PMI
5
Feb

1.164 Calon Haji Sleman Ikuti Ta’aruf

Calon jamaah haji Kabupaten Sleman melakukan taaruf di serambi Masjid Agung Dr. Wahidin Soedirohoesodo , Minggu 3 Februari 2013. Taaruf diikuti oleh 1.164 calon haji yang berasal dari Mlati ( 110 orang ), Sleman ( 104 orang ), Tempel ( 713 orang ), Seyegan ( 40 orang ), Minggir ( 44 orang ), Moyudan ( 33 orang ), Godean ( 44 orang ), Gamping ( 79 orang ), Ngaglik ( 147 orang ), Pakem ( 30 orang), Cangkringan ( 20 orang ), Ngemplak ( 90 orang ), Kalasan ( 94 orang ), Berbah ( 70 orang ), Prambanan ( 26 orang ), Depok ( 127 orang ), Turi ( 33 orang ).
Pada kesempatan tersebut Kepala  Bagian Kesra  Drs. Kuntadi melaporkan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya taaruf tersebut adalah untuk memberikan kesempatan kepada para calon Jama’ah Haji tahun 2013 untuk saling mengenal, memberikan informasi tentang kebijakan Pemerintah dalam bidang ibadah haji tahun 2013.  Setelah taaruf tersebut juga akan diselenggarakan pengajian pra manasik haji setiap hari minggu pukul 08.00 – 10.00 WIB yang akan dimulai pada Minggu 10 Februari 2013. 
Dilaporkan pula bahwa Pemkab Sleman berupaya meningkatkan pelayanan terhadap calon jamaah haji dengan menganggarkan : biaya ONH untuk petugas pendamping jama’ah haji, biaya sewa angkutan untuk transportasi pemberangkatan calon jama’ah haji dari Masjid Agung sampai dengan Asrama Haji Donohudan serta transportasi pemulangan jama’ah haji dari Donoduhan sampai dengan Masjid Agung dan penyelenggaraan pelepasan dan pemulangan jama’ah haji. Upaya ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mengurangi beban biaya yang ditanggung oleh para jama’ah haji.
Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutannya mengatakan bahwa ta’aruf ini merupakan suatu kesempatan bagi calon jamaah haji karena untuk pertama kalinya para calon jamaah haji Kabupaten Sleman tahun 1434 hijriyah dapat bertemu dan saling mengenal. Selain itu, ta’aruf ini juga merupakan momen untuk saling bertukar informasi mengenai haji yang akan bapak/ibu laksanakan di tahun ini. Kehadiran jamaah haji di Padang Arafah merupakan bukti kongkrit manusia menjadi hamba-Nya yang butuh bantuan dan ampunan-Nya. Maka tidaklah berlebihan jika calon jamaah haji yang akan berangkat haji diharapkan dapat mewarisi sifat seorang mukmin yang paripurna, yaitu mukmin sejati yang akan memperoleh ampunan Allah SWT. Sikap dan sifat seorang haji akan terlihat ketika telah kembali ke tanah air, pembuktiannya pasca ibadah haji. ***

4
Feb

RSA UGM Tambah Layanan Kesehatan di Sleman Barat

Fasilitas kesehatan di Kabupaten Sleman bertambah lengkap dengan keberadaan rawat inap dari Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM). Pada Sabtu, 2 Februari 2013 yang lalu rumah sakit ini mulai membuka layanan rawat inap. Pelayanan yang dibuka saat ini sejumlah 100 kamar dan akan dibuka selanjutnya sebanyak 250 kamar layanan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternative bagi masyarakat Yogyakarta untuk mendapatkan layanan kesehatan, terlebih lagi RSA UGM memiliki sejumlah 21 dokter spesialis, 5 dokter gigi dan 100 dokter umum, demikian seperti disampaikan oleh Prof. dr. Arif Faisal Sp. Rad (K).,DHSM, Direktur Utama RSA UGM dalam sambutannya.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, Bupati Sleman, Sri Purnomo yang turut hadir dalam kesempatan ini yakin bahwa Yogyakarta dapat memberikan pelayanan kesehatan tidak hanya bagi masyarakat di DIY namun juga di luar DIY. Bagi warga masayarakat Sleman khususnya, Sri Purnomo berharap RSA UGM dapat mempermudah masyarakat Sleman khususnya warga Sleman barat dalam mendapatkan layanan kesehatan, terlebih lagi karena warga kurang mampu juga tetap dapat mengakses Jamkesda Sleman di rumah sakit ini.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penyerahan bantuan hibah bina lingkungan dari Bank Mandiri sebesar Rp. 593. 57 juta yang diwujudkan dalam bentuk Mobil Ambulans untuk RSA UGM. Penyerahan hibah diserahkan dari Diresktur Treasury Financial Institutions and Special Asset Management Bank Mandiri, Royke Tumilar kepada Direktur Utama RSA UGM dan disaksikan oleh Rektor UGM Prof.Dr. Pratikno, M.Soc.Sc dan Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.