Arsip Kategori: Berita

11
Jan

Alami Kecelakaan Kerja, Bupati Sleman Jenguk Staf PHL BPBD

Supriyadi salah satu staf Pekerja Harian Lepas (PHL) BPBD Kabupaten Sleman mengalami kecelakaan kerja ketika mengevakuasi pohon roboh di belakang Rumah Dinas Wakil Bupati Sleman pada Selasa (10/1) imbas dari angin kencang yang terjadi pada Senin (9/1) lalu.

Antok salah satu anggota Tagana Sleman yang menjadi saksi di lokasi kejadian ketika ditemui di IGD RSUD Sleman menjelaskan bahwa kecelakaan kerja terjadi saat Supriyadi bersama 20 rekan dari BPBD dan Tagana Sleman mengevakuasi pohon tumbang di belakang Rumah Dinas Wakil Bupati Sleman. Menurutnya saat itu korban sedang memotong pohon Randu yang roboh menggunakan gergaji mesin.

“Kejadian persisnya saya kurang tahu, tapi berdasarkan informasi dari rekan-rekan ketika korban memotong pohon tersebut gergajinya mental dan mengenai bagian bawah lutut mengakibatkan luka robek cukup dalam. Seketika itu kami bawa ke RSUD Sleman”, jelas Antok.

Bupati Sleman yang kebetulan saat itu berada di RSUD Sleman menghadiri acara hibah ambulance langsung menuju ruang IGD untuk melihat kondisi Supriyadi. Bupati menginstrusikan pada pihak RSUD agar biaya perawatan Supriyadi sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Sleman.

“Saya berharap Mas Supriyadi bisa segera pulih kembali. Tadi saya tanya dokter di IGD katanya tidak perlu rawat inap dan cukup rawat jalan saja. Untuk biaya kami siap menanggungnya”, kata Bupati Sleman

Bupati menghimbau pada relawan yang sedang menjalankan tugasnya untuk lebih berhati-hati. Bupati juga menghimbau pada masyarakat agar selalu waspada sekaligus siaga, bila terjadi hujan hendaknya berlindung ditempat yang aman dan jangan dibawah pohon terlebih beberapa hari ini terjadi cuaca ekstrim yang mengakibatkan angin kencang melanda sebagian wilayah Sleman.

11
Jan

Dukung Layanan SES, RSUD Sleman Terima Hibah Ambulance

Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan pada masyarakat khusunya di Kabupaten Sleman, RSUD Sleman perkuat satu unit armada ambulance gawat darurat yang merupakan hibah dari PT. Bank Mandiri (Persero). Bantuan hibah tersebut secara simbolis diberikan oleh Area Head PT. Bank Mandiri (Persero) Yogyakarta Atta Alva Wanggai pada Bupati Sleman yang kemudian diserahkan pada Direktur RSUD Sleman  dr. Joko Hastaryo M.Kes di Auditorium lt. 5 Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman pada Selasa (10/1).

Direktur RSUD Sleman  Joko Hastaryo  menyampaikan bahwa saat ini RSUD Sleman memiliki 9 unit ambulance. Namun hanya 6 unit yang masih beroperasi yaitu 1 unit ambulance gawat darurat, 2 unit ambulance transport, 2 unit ambulance jenazah, dan 1 unit ambulance lapangan. Sedangkan 3 unit ambulance lainnya sudah tidak layak pakai dan tahun ini dalam proses pemutihan.

“Kebutuhan ambulance sangat tinggi karena akhir 2016 lalu Pemkab Sleman melaunching Sleman Emergency Services (SES), sehingga dengan penambahan ambulance ini diharapkan apabila sewaktu-waktu dihubungi operator SES maupun masyarakat kami selalu siap dalam memberikan pelayanan”, jelas Joko.

Bupati Sleman Sri Purnomo sangat mengapresiasi bantuan hibah tersebut. Menurutnya layananan kegiatan SES membutuhkan sarana prasarana yang memadai salah satunya ambulance. Sri Purnomo berharap kerjasama semacam ini dapat terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan pada  masyarakat.

Sementara itu Area Head PT. Bank Mandiri (Persero) Yogyakarta Atta Alva Wanggai berharap mobil ambulance gawat darurat jenis Nissan Evalia 1500cc tersebut dapat membantu RSUD Sleman baik dalam ketugasan pelayanan SES maupun melayani masyarakat yang membutuhkan.

10
Jan

BPBD Sleman Gandeng PMI dan TNI Tanggulangi Bencana Angin Puting Beliung

Angin puting beliung kembali melanda wilayah Sleman tepatnya di Kecamatan Gamping bagian Utara, dan Sleman, membuat pohon bertumbangan dan menimpa sebagian rumah warga. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Joko Supriyanto bersama Bupati Sleman dan Dandim Sleman langsung meninjau di Pertigaan Kronggahan dimana pohon beringin besar tumbang menimpa warung di sebelah selatan bahkan motor pembeli sempat tertimpa pohon. Sementara seorang penjual dan seorang pembeli yang luka-luka langsung dilarikan ke RSA UGM.

Pusat perkantoran Sleman di Beran tak luput dari terjangan angin puting beliung yang menumbangkan  pohon-pohon yakni pohon beringin Denggung di depan Perpustakaan, pohon depan Rumah Dinas Bupati, Pohon depan Kantor Perhubungan dan pohon di samping Bappeda tumbang sempat menimpa mobil yang diparkir, pohon jalan Gito-Gati juga tumbang sempat memacetkan lalu lintas. Pepohonan jalan Kabupaten serta genting-genting rumah penduduk juga ikut diterjang angin puting beliung. Pohon disamping Mushola Kantor Bupati juga roboh, serta pohon dilingkungan Rumah Dinas Bupati maupun Wakil Bupati juga roboh. Bahkan ditengah suasana resepsi pernikahan salah satu staf Bagian Kesra Tutik Erniyati yang dilaksanakan di Dusun Berkisan Pandowoharjo Sleman juga sempat diterjang puting beliung yang menerbangkan tenda-tenda seng dan tempat pelaminan pengantin tak luput dari terjangan angin. Namun pengantin dan tamu undangan segera berlindung ditempat yang aman sehingga tidak terjadi korban.

Joko Supriyanto mengatakan untuk menangani wilayah terdampak  puting beliung, BPBD telah menggerakkan relawan dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan membersihkan pohon-pohon yang menutupi jalan, diteruskan dengan membersihkan pohon yang menimpa rumah. Sementara terdata ada 5 rumah yang tertimpa pohon serta 4 orang luka-luka. Bupati Sleman Sri Purnomo yang langsung mendatangi tempat evakuasi pohon beringin di Kronggahan menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada sekaligus siaga, bila terjadi hujan hendaknya berlindung di tempat yang aman jangan dibawah pohon. Disamping itu, dihimbau agar masyarakat secepatnya memotong ranting-ranting pohon besar yang dekat dengan rumah. Kepada tim BPPD dan PMI agar selalu siap karena hujan masih akan terus berlangsung untuk menangani akibat buruk yang ditimbulkan. Pemkab Sleman juga dibantu oleh Tim dari TNI dan POLRI dalam melakukan evakuasi. Dengan kerjasama yang harmonis ini diharapkan cepat dalam mengatasi situasi.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.