Arsip Kategori: Berita

17
Jul

Sleman Akan Bentuk Tim Pengawas Bahan Makanan dan Minuman

Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI bersama Kepala Balai POM DIY Ir. Abdul Rahim, MES, MPT, didampingi Assek II, Kepala Dinas Pasar, Kepala Dinas Pertanian & Kehutanan Sleman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau pasar Sleman dan Pasar Pakem. Peninjauan ini dimaksudkan untuk memantau stok kebutuhan bahan pokok, memantau harga dan memantau produk makanan yang berbahaya.

Dalam kunjungan di kedua pasar ini masih dijumpai mie basah dengan bahan pengawet formalin, krupuk dan makanan kering dengan pewarna yang mengandung Rodamin B yang biasa dipergunakan untuk pewarna tektil dan kertas. Pedagang mengakui mendapatkan stok dagangan dari luar daerah. Dalam kesempatan ini Balai POM DIY juga membawa serta petugas Laboratorium yang langsung dapat memeriksa makanan yang mengandung zat berbahaya sehingga dalam waktu 5 menit langsung dapat diketahui hasilnya. Sementara untuk daging sapi dan ayam semua dalam kondisi segar dan tidak diketemukan daging sapi gelonggongan. Namun masih dijumpai ikan bandeng dalam keranjang kecil-kecil menggunakan kertas koran sebagai alasnya, padahal tinta dari kertas koran ini juga mengandung zat berbahaya yang langsung menempel pada ikan.
Bupati dalam kesempatan ini menghimbau kepada para pedagang untuk selalu memperhatikan barang dagangannya dan menjual makanan yang bersih dan sehat untuk menjamin kesehatan bagi konsumennya. Untuk stok bahan pokok menjelang lebaran ini juga cukup sehingga masyarakat apabila belanja secukupnya saja tidak perlu stok barang yang berlebihan, karena kenaikan harga juga tidak terlalu tinggi sehingga masih bisa terjangkau masyarakat. Dalam waktu dekat Bupati akan membentuk Tim Pengawasan bahan makanan dan  minuman, yang akan memutus mata rantai penggunaan zat berbahaya pada bahan makanan dan minuman untuk menjamin agar yang dikonsumsi masyarakat makanan dan minuman yang sehat.***


16
Jul

Bupati Mengajak Masyarakat Bantu Doa dan Materi Untuk Palestina

Untuk memberikan pembinaan rohani dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pegawai dilingkungan Pemkab Sleman sesuai dengan pedoman kitab suci Al Qur’an dalam menggapai kebahagiaan hidup dunia dan akherat, Pemkab Sleman menggelar pengajian peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Dr, Wahidin Sudirohusodo Sleman, Senin, 14 Juli 2014. Pengajian diikuti Bupati, wakil bupati, sekda, DPRD, PNS Pemkab Sleman juga dari pegawai BUMD, anggota TNI dan Polri serta masyarakat dilingkungan Masjid Agung Sleman. Hal itu disampaikan  Drs.Hery Sutopo, MM. MSC (Kepala Bagian Kesra) selaku penyelenggara. Peringatan Nuzulul Quran ini juga sebagai sarana silaturahmi antara bupati dan pejabat pemerintah kab.Sleman dengan masyarakat dan jamaah masjid agung dr.Wahidin Soedirohusodo.

Dalam kesempatan peringatan Nuzulul Qur’an  ini Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI meyampaikan sambutannya bahwa kegiatan Pem.Kab.Sleman sudah rutin mengadakaan Safari Sholat Jumat setiap 2 minggu,   dan selama bulan ramadhan mengadakan safari Tarawih Keliling yang diikuti pejabat Pemkab Sleman di 17 Kecamatan. Bupati juga menyampaikan keprihatinnya atas penyerangan dan pengeboman yang dilakukan tentara Israel kepada rakyat Palestina  yang menyebabkan korban jiwa anak-anak dan penduduk sipil serta berbagai bangunan rumah-rumah, masjid dan fasilitas lainnya. Kemudian Bupati mengajak umat Muslim untuk mendoakan bagi keselamatan bagi yang sedang tertimpa musibah maupun dalam bentuk bantuan materiil untuk disumbangkan. Dalam kesempatan ini Bupati juga memberikan / menyalurkan  bantuan dana BAZ kepada Panitia Pembangunan masjid, Paguyuban Mualaf, Kaum/Rois dan kaum fakir dan miskin di Kab.Sleman
Pengajian diisi dengan tausyi’ah oleh Ustadz K.H. Abdul Rasyid, SPDI dari Magelang dengan inti pengajian yang disampaikan bahwa jamaah dalam melaksanakan Tadarus Al Qur’an di bulan Ramadhan tidak hanya membaca Alquran dan  menyimak tetapi tadarus itu juga mempelajari isi kandungan makna Alquran,  Juga bagi yang sudah lancar membaca Alquran bisa mengajarkan kepada orang lain yang belum bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar.
16
Jul

Pasar Lebaran Digelar Selama Enam Hari

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Sleman kembali akan  menggelar Pasar Lebaran. Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan Dinas Perindagkop Kabupaten Sleman dalam rangka menyambut Hari Raya Idhul Fitri. Pelaksanaan Pasar Lebaran yang rencananya digelar dari tanggal 14 sampai dengan 19 Juli 2014 ini di dukung oleh Bank BPD DIY Cabang Sleman. Pameran akan menempati Halaman Disperindagkop Jl. Parasamya No. 8 Sleman, mulai jam 09.00 WIB dan tutup pada jam 15.00 WIB.

Maksud diselenggarakannya kegiatan Pasar Lebaran ini selain untuk membantu UKM dan Koperasi binaan Disperindagkop dalam memasarkan produknya, juga untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang mana harga kebutuhan saat lebaran cenderung mengalami kenaikan.  Disamping itu  sekaligus sebagai ajang kegiatan sosial berupa penjualan paket sembako murah kepada masyarakat kurang mampu. Dengan pembelian Rp. 10.000 mendapatkan paket sembako senilai Rp. 50.000 yang terdiri dari, beras 2 kg, gula pasir 1kg, minyak goreng 1 pouch, kecap 1 botol.  Paket sembako murah ini ditujukan kepada 1225 orang warga kurang mampu di sekitar Pemda Sleman, dengan sasaran Desa Tridadi, Triharjo, Pendowoharjo, Sinduadi, Sendangadi, Tlogoadi, Tirtoadi dan Sumberadi. Pembelian harus menunjukan voucher yang telah dibagikan sebelum pelaksanaan Pasar Lebaran.
Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 70 UKM dan koperasi yang berada di Kabupaten Sleman. Adapun barang-barang yang akan ditampilkan selama pasar lebaran antara lain : aneka snack, aneka minuman, gula, minyak, makanan  siap saji, pakaian, assesoris, batik, dll.
Guna menarik perhatian pengunjung, beberapa atraksi kesenian akan ditampilkan seperti misalnya : juara nasyid tingkat SLTA se-Kab. Sleman, Juara I Penyanyi Tingkat SD, Juara menyanyi PNS dalam Pasar Lebaran tahun 2013,  orkes keroncong dari Dinas Perhubungan, lomba peragaan busana antar instansi, penampilan fashion show anak-anak dengan menampilkan hasil karya UKM Sleman, lomba menyanyi tunggal PNS Sleman, demo kreasi jilbab, demo rajut dan sulam pita, serta Organ Tunggal Disperindagkop Kab. Sleman.
Dalam kegiatan ini juga diselenggarakan pasar murah yang nantinya dapat diakses oleh seluruh pengunjung pasar lebaran.
Pameran pasar lebaran ini  merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam membantu warganya untuk mendapatkan kebutuhan pada saat lebaran dengan mempertemukan para pelaku usaha seperti Usaha Kecil Mikro dan Koperasi dengan warga masyarakat yang berada di sekitar Kantor Perindagkop maupun sebagai langkah dari pemerintah untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah kepada masyarakat kurang mampu melalui pembagian paket sembako.
Sementara penjualan sembako murah untuk pengunjung pasar lebaran juga akan dilaksanakan selama 6 hari. Barang yang dijual murah adalah minyak goreng Sania Rp11.000, gula pasir Rp 7.500 per kg, beras 64 dijual Rp 7.500 per kg dan telur. Untuk keseluruhan barang yang dijual murah selama 6 hari tersebut, minyak goreng sebanyak 1.000 liter,  gula pasir 800 kg, beras 600 kg, dan telur 300 kg, “Bagi pengunjung pasar lebaran bisa membelinya, tetapi harus mengambil kupon untuk antri, karena setiap hari  barang yang dijual jumlahnya dibatasi.Dengan ketentuan pembelian untuk masing-masing barang perorang dibatasi maksimal 2 kg kecuali minyak goreng 1 kg.
Untuk persyaratan lomba fashion show antara lain : PNS Pemda Sleman dengan menunjukan no NIP , sedangkan untuk  lomba menyanyi antar PNS Pemkab Sleman lagu yang dapat dipilih antar lain : Tuhan (Bimbo) , Demi Masa (Raihan), Kemuning (Hety Koes Endang), Aku Jatuh Cinta (broery M), Gubahanku (Broery M), Dia dia dia (Fathin), Ayat-ayat Cinta (Rossa), Andaikan Kau Datang (Koes Plus), Kekasih Gelapku (Ungu),

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Sleman kembali akan  menggelar Pasar Lebaran. Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan Dinas Perindagkop Kabupaten Sleman dalam rangka menyambut Hari Raya Idhul Fitri. Pelaksanaan Pasar Lebaran yang rencananya akan di gelar dari tanggal 14 sampai dengan 19 Juli 2014 ini di dukung oleh Bank BPD DIY Cabang Sleman. Pameran akan menempati Halaman Disperindagkop Jl. Parasamya No. 8 Sleman, mulai jam 09.00 WIB dan tutup pada jam 15.00 WIB.Maksud diselenggarakannya kegiatan Pasar Lebaran ini selain untuk membantu UKM dan Koperasi binaan Disperindagkop dalam memasarkan produknya, juga untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika harga kebutuhan saat lebaran cenderung mengalami kenaikan.  Disamping itu  sekaligus sebagai ajang kegiatan sosial berupa penjualan paket sembako murah kepada masyarakat kurang mampu. Dengan pembelian Rp. 10.000 mendapatkan paket sembako senilai Rp. 50.000 yang terdiri dari, beras 2 kg, gula pasir 1kg, minyak goreng 1 pouch, kecap 1 botol.  Paket sembako murah ini ditujukan kepada 1225 orang warga kurang mampu di sekitar Pemda Sleman, dengan sasaran Desa Tridadi, Triharjo, Pendowoharjo, Sinduadi, Sendangadi, Tlogoadi, Tirtoadi dan Sumberadi. Pembelian harus menunjukan voucher yang telah dibagikan sebelum pelaksanaan Pasar Lebaran.Kegiatan ini rencananya akan melibatkan kurang lebih 70 UKM dan koperasi yang berada di Kabupaten Sleman.  Adapun barang-barang yang akan ditampilkan selama pasar lebaran antara lain : aneka snack, aneka minuman, gula, minyak, makanan  siap saji, pakaian, assesoris, batik, dll.  Guna menarik perhatian pengunjung, beberapa atraksi kesenian akan ditampilkan seperti misalnya : juara nasyid tingkat SLTA se Kab. Sleman, Juara I Penyanyi Tingkat SD, Juara menyanyi PNS dalam Pasar Lebaran tahun 2013,  orkes keroncong dari Dinas Perhubungan, lomba peragaan busana antar instansi, penampilan fashion show anak-anak dengan menampilkan hasil karya UKM Sleman, lomba menyanyi tunggal PNS Sleman, demo kreasi jilbab, demo rajut dan sulam pita, serta Organ Tunggal Disperindagkop Kab. Sleman. Dalam kegiatan ini juga akan diselenggarakan pasar murah yang nantinya dapat diakses oleh seluruh pengunjung pasar lebaran.Pameran pasar lebaran ini  merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam membantu warganya untuk mendapatkan kebutuhan pada saat lebaran dengan mempertemukan para pelaku usaha seperti Usaha Kecil Mikro dan Koperasi dengan warga masyarakat yang berada di sekitar Kantor Perindagkop maupun sebagai langkah dari pemerintah untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah kepada masyarakat kurang mampu melalui pembagian paket sembako.Sementara penjualan sembako murah untuk pengunjung pasar lebaran juga akan dilaksanakan selama 6 hari. Adapun barang yang dijual murah adalah minyak goreng Sania Rp11.000, gula pasir Rp 7.500 per kg, beras 64 dijual Rp 7.500 per kg dan telur. Untuk keseluruhan barang yang dijual muranh selama 6 hari tersebut, minyak goreng sebanyak 1.000 liter,  gula pasir 800 kg, beras 600 kg, dan telur 300 kg, “Bagi pengunjung pasar lebaran bisa membelinya, tetapi harus mengambil kupon untuk antri, karena setiap hari  barang yang dijual jumlahnya dibatasi.Dengan ketentuan pembelian untuk masing2 barang perorang dibatasi maksimal 2 kg kecuali minyak goring 1 kg. Untuk persyaratan lomba fashion show antara lain : PNS Pemda Sleman dengan menunjukan no NIP , sedangkan untuk  lomba menyanyi antar PNS Pemkab Sleman lagu yang dapat dipilih antar lain : Tuhan (Bimbo) , Demi Masa (Raihan), Kemuning (Hety Koes Endang), Aku Jatuh Cinta (broery M), Gubahanku (Broery M), Dia dia dia (Fathin), Ayat-ayat Cinta (Rossa), Andaikan Kau Datang (Koes Plus), Kekasih Gelapku (Ungu),

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.