Arsip Kategori: Berita

11
Aug

Hari Ini 50 Orang Anggota DPRD Sleman 2014-2019 Diambil Sumpah

Sebanyak 50 orang anggota DPRD Sleman masa bakti 2014ª2019 hasil Pemilu legislatif akan dilantik dan diambil sumpahnya hari Selasa (12/8) ini. Pengambilan sumpah anggota Dewan tersebut akan berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sleman.

“Jumlah anggota DPRD Sleman mencapai 50 orang, karena jumlah penduduk Kabupaten Sleman lebih dari satu juta jiwa. Ketentuan ini sesuai Undang-undang Pemilu nomor 8 tahun 2010,” kata Kabag Informasi dan Pelayanan Aspirasi Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman, Errin Kasnarti dikantornya, Senin (11/8).

Menurut Errin, dari 50 anggota DPRD Sleman tersebut berasal dari sembilan partai politik (parpol) dari 12 parpol yang ikut dalam Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Sleman.

“Dari 50 anggota tersebut, jumlah laki-laki 37 orang dan perempuan 13 atau 26 persen. Tingkat pendidikan SMA ada 12 orang, Diploma satu orang, Sarjana 33 orang, dan pascasarjana (S2) ada
empat orang. Sementara anggota tertua berusia 71 tahun dan termuda berusia 23 tahun,” kata Errin.

Dijelakan pula bahwa pengambilan sumpah/janji ini berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta nomor 178/KEp/2014 tertanggal 25 Juli 2014 tentang Peresmian Keanggotaan DPRD Kabupaten Sleman masa jabatan 2014-2010.

“Pengambilan sumpah dan janji akan dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Sleman dan rohaniwan dari Kementerian Agama Kabupaten Sleman,” tambah Errin.

Errin mengatakan, dari 50 anggota DPRD Kabupaten Sleman yang akan dilantik tersebut, ada 19 orang “incumbent” dan 31 orang anggota baru. Dari 31 orang anggota baru tersebut terdapat dua orang yang sebelumnya juga pernah menjabat anggota DPRD Sleman yakni Suwarno yang pernah menjabat dua periode pada 1987-1992 dan 1999-2004 serta Surana periode 2004-2009.

Setelah diambil sumpahnya para anggota dewan tersebut langsung melaksanakan tugas yang telah menghadang yang dipimpin ketua dewan sementara dengan agenda pembentukan fraksi, pembentukan tim perumus tata tertib dewan, pemilihan ketua definitif dan pembentukan alat kelengkapan dewan, badan dan komisi.

Yang berkaitan dengan tugas Dewan yakni membahas Peraturan Daerah yaitu membahas APBD Perubahan 2014, APBD 2015 dan tunggakan program legislasi daerah (prolegda) 2014 yang belum terselesaikan Dewan sebelumnya. “Prolegda 2014 berjumlah 24 Raperda yang baru diselesaikan tujuh Raperda,” tutur Errin.

Sedangkan Raperda yang baru dibahas saat ini, lanjutnya, meliputi raperda inisiatif dewan tentang Ketertiban Umum, Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman, Pendidikan Keagamaan, Pengelolaan Jasa dan Usaha Warung Internet.

“Sementara yang siap dinotakan yakni Raperda Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Daerah dan Raperda Kawasan Tanpa Rokok yang masih mengambang dalam proses pengesahannya,” kata Errin.***

6
Aug

Waspadai Angin Kencang

Perubahan cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah Sleman dan sekitarnya beberapa hari ini, telah mengakibatkan angin kencang yang terjadi di wilayah Sleman.  Untuk menghindari jatuhnya korban dan juga kerugian materiil, Pemerintah Kabupaten Sleman, menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana angin kencang dengan memperhatikan hal-hal  ini:

1.    Jika siang cerah, suhu panas & daerah sekitar berawan, maka akan berpotensi terjadi angin kencang.
2.    Hindari daerah rawan pohon tumbang, terutama ketika parkir kendaraan.
3.    Jika dalam perjalanan, perhitungkan jalan-jalan yang rawan pohon tumbang.
4.     Peduli dengan keadaan/kondisi cuaca di sekitar anda, apalagi jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrim.
5.    Angin cenderung terkumpul di wilayah yang suhunya tinggi/panas.
6.    Masyarakat dihimbau memangkas cabang dan ranting pohon yang dianggap membahayakan ketika terjadi ada angin kencang, terutama rumah-rumah yang berada dibawah pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang.
7.    Tetap jaga kesehatan dan kewaspadaan.


4
Aug

Setelah Syawalan, Bupati Langsung Sidak Kantor Pelayanan

Setelah tidak masuk kerja  selama 9  hari karena libur dan  cuti bersama  Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Senin 4 Agustus 2014 PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman mulai aktif bekerja lagi seperti biasa. Hanya saja aktifitasnya berbeda dengan hari-hari biasanya, mereka datang lalu bersalam-salaman bersilaturahmi dengan sesama teman saling meminta maaf. Setelah itu para PNS bekerja seperti biasa lagi mengerjakan pekerjaan yang sudah menumpuk karena ditinggal liburan. Terlebih untuk kantor pelayanan sudah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini mendapat perhatian dari Bupati Sleman yang mengadakan sidak ke Kantor Perijinan Satu Atap, Dinas Kependudukan dan Capil dan  Dinas Pengendalian Pertanahan Sleman. Sidak Bupati didampingi Inspektur Kabupaten Sleman Suyono, SH, dan Kepala BKD Drs. Iswoyo Hadiwarno.

Sidak di Kantor Perijinan Satu atap disambut Kepala Kantor I Wayan Gundana SH, dan seluruh staf telah siap di meja masing-masing untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat juga belum banyak yang datang kalau hari biasa melayani sekitar 5 pemohon namun hari petama baru ada satu dua yang datang untuk mengurus perijinan. Begitu pula dengan pelayanan Catatan Sipil yang pada hari biasa melayani 100 sampai 200 orang nampak masih sepi pengunjung. Dan sidak diakhiri di Dinas Pengendalian Pertanahan Bupati masuk di ruang informasi yang belum ada pengunjung. Biasanya masyarakat sebelum mengajukan permohonan diterimadi ruang informasi untuk menanyakan seputar tata ruang dan syarat-syarat perijinan. Dalam ruangan ini juga sudah dilengkapi komputer on line sehingga apabila ada yang menanyakatn tentang tata ruang yang akan dimohon sudah dapat diketahui sesuai dengan perutnukannya.
Bupati juga meninjau ruang pengawasan perijinan di lantai II yang bertugas untuk melakukan pengawasan bidang perijinan di Kabupaten Sleman termasuk yang menangani perijinan sewa tanah kas desa yang saat ini banyak permohonan, baik itu untuk perorangan, lembaga maupun untuk bisnis. Bupati menaruh perhatian dalam bidang ini mengingat begitu komplektnya permasalahan tanah kas desa sehingga harus benar-benar cermat dalam memberikan perijinan.
Usai melakukan sidak Bupati menyampaikan bahwa instansi pelayanan di Sleman hari pertama masuk kerja telah siap memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat dan PNS sudah aktif bekerja seperti biasa. Sidak juga dilakukan oleh Inspektorat dan BKD untuk memantau kehadiran PNS dan nanti akan ada laporan PNS yang tidak masuk bekerja pada hari pertama. Bagi PNS yang tidak masuk bekerja tanpa ada alasan yang jelas akan dikenai sanksi tegas sesuai dengan aturan. Apabila ada PNS yang beralasan karena tidak mendapatkan tiket itu bukan alasan yang dapat diterima karena bila bepergian tentu sudah diperhitungkan sekalian dengan kembalinya sehingga sudah direncanakan sejak awal.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.