Arsip Kategori: Berita

17
Jun

Pemkab Siap Dampingi Desa Jika Kesulitan Kelola Dana Desa

Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, MSI mengatakan agar semua desa tidak perlu khawatir dan takut dalam mengelola dana desa. Menurut Sri Purnomo dalam mengelola keuangan desa selama dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, BPD dan sesuai aturan bisa dipastikan akan aman. Hal ini disampaikan Bupati Sleman di hadapan para perangkat desa yang menjadi peserta Workshop Pengelolaan Keuangan Desa di Pendopo Rumah Dinas Bupati hari Selasa 16 Juni 2015.

Sri Purnomo mengatakan bahwa dalam pengelolaan keuangan Kabupaten Sleman sudah meraih hasil terbaik. Sleman telah empat kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Prestasi ini menunjukkan Sleman sudah berpengalaman dalam pengelolaan keuangan, sehingga bila desa mengalami kesulitan dalam pengelolaan dana desa Pemkab Sleman siap mendampingi dan membantu.  Bupati berharap pengelolaan dana desa dapat berjalan lancar sehingga pembangunan desa meningkat dengan pesat.

Sementara itu Sekda Sleman dr. Sunartono, M.Kes mengatakan Pemerintah Desa pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak hanya sebagai pelaksana kegiatan saja, dengan adanya dana desa sekarang Desa dituntut untuk membuat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi sampai mempertanggungjawabkannya. Sunartono berharap dengan adanya workshop Pengelolaan Keuangan Desa ini pemerintah Desa lebih menguasai dan tertib dalam administrasi keuangan. Sunartono berpesan bila sekarang masih ada yang belum tertib maka ke depan diharapkan menjadi tertib agar tidak menjadi permasalahan hukum di kemudian hari.

Sunartono juga mengingatkan bahwa desa memiliki peran yang besar dalam pembangunan. Desa merupakan pondasi pembangunan daerah dan lebih luas lagi pembangunan bangsa. Peran Desa dibutuhkan terutama  dalam pengentasan kemiskinan yang sampai saat ini belum terselesaikan.

Workshop Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar hari ini diikuti oleh perangkat desa yang terdiri dari Kepala Desa, Bendahara Desa, dan BPD. Pembicara workshop diantaranya menampilkan Arie Sujito MA dari UGM yang merupakan inisiator UU Desa, Drs. M. Ari Sumartana, M.Si dan Ir. Dwi Herawati, M.Si (Balai PMD) serta dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan DIY.***

17
Jun

BPD Sleman Berbagi Beasiswa Bagi Murid Berprestasi

Bank Pembangunan Daerah Cabang Sleman, Selasa 16 Juni 2015 mengadakan penarikan undian Tabungan Sutera dan Sutera Emas Periode I Tahun 2015,  di Grha Sarina Vidi Jl. Magelang Mulungan, Sendangadi, Mlati, Sleman, yang dihadiri Sri Purnomo Bupati Sleman, Hafizd Asrom DPD RI,  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Notaris Nuning dan disaksikan oleh Dinas Terkait serta mitra kerja BPD DIY.  Dalam sambutan pembukaan Pimpinan Cabang BPD Sleman Nur Iswantoro hadiah yang disediakan yakni untuk hadiah utama 1 buah Mobil Toyota Fortuner, 6 Buah Motor Mio, 24 Tablet samsung dan 24 buah TV LED 24 Ich, serta  memberikan bantuan bea siswa bagi 49 murid SMU dan SMK Yang Berprestasi dan Kurang Mampu di Kab.Sleman sebesar Rp, 1,5 Juta/anak.

Dalam sambutan Direktur Utama BPD Bambang Setiawan PT BPD DIY sampai dengan saat ini Kabupaten Sleman merupakan satu-satunya kabupaten yang telah  memenuhi kewajiban setoran modal 1 Triliun, sesuai dengan amanah RUPS PT Bank BPD DIY.
Modal tersebut akan  mendukung Usaha PT Bank BPD DIY dalam melakukan ekspansi Kredit Kepada Sektor UMKM, maupun dalam melakukan investasi  dalam rangka inovasi produk dan jasa layanan. Posisi dana masyarakat yang berhasil dihimpun oleh PT Bank BPD DIY  sampai akhir bulan Mei 2015 sebesar 7 Trillun meningkat hampir 10 %.
Sedangkan khusus di Cabang BPD Sleman total dana dari Giro,  Deposito dan  Tabungan sampai dengan akhir Mei 2015 mencapai Rp.1,67 Trillun dan dari jumlah tersebut, tabungan menunjukkan porsi terbesar yakni 973,69  Milyar atau hampir 58 % di DIY.
Bupati Sleman dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan bea siswa kepada Siswa berprestasi dan kurang mampu masing–masing mendapatkan tabungan sebesar Rp.1,5 juta dan menekan tombol pengudian hadiah utama berupa mobil Toyota Fortuner  disaksikan Direktur Utamaa BPD DIY, Pimpinan Cabang BPD Sleman serta Notaris dan Tamu undangan serta mitra kerja BPD, untuk Hadiah Utama Berupa Mobil Toyota Fortuner yang mendapatkan An. Siti Aminah Maryatun dari Cabang BPD Senopati.

 

15
Jun

Bank Sleman Kembali Menggelar Khitanan Massal


Sebanyak 78 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitanan masal yang diselenggarakan PD BPR Bank Sleman, Sabtu, 13 Juni 2015. Sebelumnya yang terdaftar ada 82 anak, namun 4 gagal karena 1 sakit panas, 1 tidak mendapat ijin orang tua dan 2 masih mengikuti kegiatan sekolah. Namun demikian bagi yang gagal ini masih bisa memanfaakan kegiatan tahun depan. Dalam kesempatan ini ikut hadir Sekda Sleman dr. Sunartono, Mkes. Selaku Ketua Dewan Pengawas Bank Sleman, Direktur Utama Bank Sleman Moh Sigit, Direktur Bank Sleman Yustinus Mahatma, perwakilan Bank Mandiri dan perwakilan Kagama Sleman.
Muh Sigit Direktur Utama Bank Sleman mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Bank Sleman kepada masyarakat kurang mampu di Sleman untuk meringankan beban mereka khususnya dalam bentuk bantuan khitanan masal. Kegiatan ini telah 3 kali dilaksanakan secara rutin  setiap tahun, sehingga bagi masyarakat Sleman dan sekitarnya dapat memanfaatkan kegiatan ini. Peserta selain mendapatkan sarung, baju koko, peci juga mendapatkan uang saku dan bingkisan lainnya. Anak-anak yang disunat paling muda umur 5.5 tahun dan paling tua berusia 13 tahun.
Sementara itu sebelum pelaksanaan khitanan masal anak-anak dikumpulkan di aula untuk mendapatkan motivasi dan menyaksikan  pemutaran film anak agar anak tidak terlalu tegang  menjelang dikhitan oleh dr. Kunto bersama tim medis yang berjumlah 14 terdiri 2 dokter dan 12 perawat ahli yang telah berpengalaman di rumah sakit bedah. Menurut dr. Kunto timnya dalam melakukan khitan telah menggunakan alat modern dengan sistem laser dengan kelebihan tidak ada darah yang keluar dan dalam waktu maksimal 3 hari sudah sembuh dan dapat beraktifitas normal. Usai khitan anak-anak selain dikasih obat juga dipakaikan celana dalam khusus khitan sehingga dapat nyaman dipakai serta terhindar dari gesekan.

 


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.