Arsip Kategori: Berita

29
Sep

Bank Sleman Buka Kantor Cabang Baru di Timur Pasar Godean

PD BPR Bank Sleman membuktikan dirinya untuk dekat dengan nasabahnya dengan membuka kantor Cabang Godean. Hal itu disampaikan Moh. Sigit SE, MSI Dirut PD BPR Bank Sleman saat peresmian Kantor Cabang Godean PD BPR Bank Sleman, Senin, 28 September 2015, akan tetap kerja keras, semangat dan fokus serta tidak galau dalam menyikapi kondisi perekonmian yang kurang kondusif. Moh Sigit juga menyampaikanperkembangan kinerja keuangan Bank Sleman sampai dengan Bulan Agustus 2015 untuk total Aset 578,6 M tumbuh 27,36 dibandingkan tahun lalu,  Dana masyarakat 413,13 M, tumbuh 30,71 dibanding tahun lalu,  kredit yang disalurkan M 472,5 M, tumbuh  22,79 dibanding tahun  lalu sedangkan laba mencapai 16,6 M, tumbuh 17,73 dibanding tahun lalu. Sementara untuk NPL kurang lebih 1 %.  Kantor Cabang Godean ini berada di Jalan Godean/ timur pasar Godean sekitar 500 m. Sigit juga menyampaikan Kantor Cabang Godean ini merupakan yang pertama dalam rangka meningkatkan jaringan pelayanan, yang dapat menjadi ujung tombak layanan Bank Sleman, khususnya di wilayah Sleman Barat. dalam penghimpunan dana dan penyaluran kredit kepada UMKM. Sampai dengan saat ini Bank Sleman telah memiliki 16 Kantor Kas yang tersebar hampir di setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Sleman. Ke depan akan disusul dengan adanya cabang-cabang selanjutnya dalam rangka peningkatan jaringan layanan di wilayah Kabupaten Sleman dan sekitarnya.

Peresmian dihadiri Penjabat Bupati Sleman Ir. Gatot Saptadi, Sekda Sleman dr. Sunartono Selaku Ketua Dewan Pengawas PD BPR Bank Sleman, serta anggotanya, Assek  & II, Perwakilan BI, OJK DIY dan tamu undangan lainnya. Sementara itu Penjabat Bupati Sleman Ir. Gatot Saptadi menyampaikan dengan perluasan jaringan yang dilakukan PD BPR Bank Sleman dapat mengukuhkan eksistensi PD BPR Bank Sleman sebagai Bank Perkreditan  Rakyat yang memiliki visi Mewujudkan Bank yang sehat, Profesional dan Berdaya Saing. Ekspansi jaringan ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan pelayanan prima secara luas dalam perbankan sehingga mampu menjangkau masyarakat di Kabupaten Sleman dengan merata. Diharapkan perluasan jaringan ini dapat meningkatkan produktifitas PD BPR Bank Sleman serta dapat memberikan kemudahan dan pelayanan bagi para nasabah.

PD BPR Bank Sleman yang pada awalnya berperan untuk memberikan pelayanan membantu kebutuhan pinjaman dana dari masyarakat golongan ekonomi menengah terutama  para pedagang pasar dan pegawai, seiring dengan perkembangan PD. Bank Perkreditan Rakyat Bank Sleman sebagai perusahaan perbankan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan operasional perusahaan. Berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Sleman berupaya agar PD BPR Bank Sleman menjadi lokomotif perekonomian daerah, khususnya dalam pemberdayaan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen dalam mengembangkan PD BPR Bank Sleman dengan cara penyertaan Modal Pemerintah Daerah yang anggarannya dialokasikan dalam APBD Kabupaten Sleman. Peresmian Kantor Cabang yang baru ini merupakan capaian dalam perluasan jaringan sekaligus tantangan bagi jajaran PD. BPR Bank Sleman untuk dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi dan kinerja dalam memberikan pelayanan perbankan  bagi nasabah. Pj Bupati juga mengingatkan pada seluruh jajaran keluarga besar PD. BPR Bank Sleman agar dapat mengutamakan kesolidan dan kekompakan dalam menjalankan tugas yang diemban dengan mengedepankan visi dan misi korporasi, sehingga tujuan korporasi dapat tercapai. Serta yang tidak kalah penting adalah terus berinovasi dalam penyediaan layanan perbankan sesuai dengan perkembangan dan tuntutan pasar saat ini, serta melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagi motor penggerak dalam penyelenggaraan pelayanan perbankan.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan buntal oleh Penjabat Bupati Sleman dan pembukaan selubung papan nama oleh Perwakilan BI dilanjutkan dengan peninjauan ke dalam ruangan pelayanan maupun kantor.

28
Sep

Turis Asing Asyik Menari Tayub Dalam Gebyar Pelangi Budaya 2015


Puncak Gebyar Pelangi Budaya Bumi Merapi yang berupa karnaval budaya dari berbagai komunitas seni, budaya, dan stakeholder pariwisata Minggu 27 September 2015 berlangsung meriah. Semua kontingen yang hadir selain melakukan kirab sepanjang 3 (tiga) kilometer juga melakukan display dihadapan dewan juri. Karnaval mengambil start dari Lapangan Pemda ke utara sampai perempatan Beran ke Timur, Perempatan Denggung kanan   melalui Jl. KRT Pringgodiningrat,dan finish di hadapan Penjabat Bupati, tamu undangan dan juri di jalan depan lapangan Tenis/kolam tridadi.
Setidaknya terdapat 17 wisatawan asing yang berasal dari 8 negara turut hadir menyaksikan rangkaian kirab tersebut. Mereka berasal dari Jepang, Thailand, Vietnam, Ukraina, Filipina, Meksiko, Singapura dan Perancis. Bahkan mereka turut menari tayub bersama dengan 18 penari tayub serta para pejabat di Kabupaten Sleman yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman dr. Sunartono, M.Kes dan Penjabat Bupati Sleman Ir. Gatot Saptadi.
Peserta kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi tersebut meliputi Drum Band dari Akademi Maritim Yogyakarta, Bregada Purna Paskibraka Indonesia, Bregada KRT Pringgodiningrat, Bregada Upacara Adat Bathok Bolu, Komunitas Paes Sekar Sedah, Desa Wisata Sidoakur, Batik Permata Bunda, Sadranan Agung Pangeran Purboyo, Desa Wisata Gabugan, Prodi Pariwisata UGM, Batik Sleman Mukti Manunggal, Bregada Waneng Caki Tempel, Ogoh-Ogoh Saparan Bekakan, Fakultas Teknik UNY, Desa Wisata Brayut.
Upacara Adat Labuhan Merapi, Bregada Sentana Budaya, Desa Wisata Pajangan, Upacara Adat Saparan Kwagon, Tradisi Merti dusun Sri Tanjung, Desa Wisata Grogol, Desa Wisata Pulesari, Desa Wisata Brajan, Museum Gunungapi Merapi, Museum Geoteknologi Mineral UPN, Poeri devata Resort, Hotel Royal Ambarukmo, Bank Sleman, Dimas Diajeng Sleman, Museum Sisa Hartaku, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA, SMKN 1 Tempel, Rwestoran Mr. Blangkon, Monumen Jogja Kembali, Museum TNI AU Dirgantara Mandala, Museum Gempa Prof Sarwidi, dan Bank Sleman.
Penjabat Bupati Sleman dalam Sambutan  mengatakan antusiasme peserta dalam  kegiatan ini ternyata tidak hanya dari DIY saja melainkan hingga dari luar DIY, dimana kirab budaya yang diikuti oleh 54 kelompok, 6 kelompok diantaranya berasal dari Propinsi Bali, Propinsi Kalimantan Barat, Propinsi Riau, Propinsi Sumatera Barat, Kota Surabaya dan Kabupaten Banjarnegara. Dikatakan lebih lanjut kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan seni dan budaya yang ada, dengan harapan setelah kegiatan ini, dapat timbul kecintaan bagi masyarakat khususnya generasi muda akan kekayaan seni dan budaya bangsa yang kita miliki. Apresiasi para peserta dan masyarakat dalam acara ini tentunya patut disyukuri karena merupakan bukti bahwa penyelenggaraan Gebyar Pelangi Budaya Bumi Merapi ini mendapatkan respon yang cukup positif dari masyarakat Sleman dan peserta. Penyelenggaraan Gebyar Pelangi Budaya Bumi Merapi dapat memotivasi para peserta untuk terus berkreasi dalam seni dan budaya sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk dapat terus menyelenggarakan kegiatan yang dapat menjadi tontonan yang sarat tuntunan bagi masyarakat, memberi ruang berkreasi bagi para pecinta seni dan budaya, sekaligus dapat berperan akftif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Sleman.

 


28
Sep

Tikus Koruptor Muncul Dalam Karnaval Ogoh-Ogoh Sleman


Kegiatan Pelangi Budaya Bumi Merapi berlangsung 25 s/d 27 September 2015 dipusatkan di Denggung Tridadi Sleman. Kirab Tiga Dimensi/ Ogoh-Ogoh Jum’at, 25 /9/2015 mengawali kegiatan Gebyar Pelangi Budaya Bumi Merapi 2015. Menurut Kepala Dinas Budpar Sleman AA. Ayu Laksmi Dewi untuk hari pertama ditampilkan ogoh-ogoh dari 17 kecamatan. Untuk kecamatan Depok menampilkan Ogoh-Ogoh patung Afandi, Kecamatan Kalasan menampilkan Ogoh-Ogoh Ayam goreng, Kecamatan Prambanan menampilkan Ogoh-Ogoh Candi, Kecamatan Cangkringan menampilkan Ogoh-Ogoh Raksasa Berantas Durjono, Kecamatan Ngemplak menampilkan Ogoh-Ogoh Buto, Kecamatan Berbah menampilkan Ogoh-Ogoh Ikan dan Jambu Dalhari, Kecamatan Mlati menampilkan Ogoh-Ogoh Semar, Kecamatan Ngaglik menampilkan Ogoh-Ogoh Baurekso, Kecamatan Sleman menampilkan Ogoh-Ogoh Buto Growong, Kecamatan Turi menampilkan Ogoh-Ogoh Orang-orangan sawah Gunung, Kecamatan Pakem menampilkan Ogoh-Ogoh Buto, Kecamatan Tempel menampilkan Ogoh-Ogoh Demit Krasak, Kecamatan Seyegan menampilkan Ogoh-Ogoh Buto, Kecamatan Minggir menampilkan Ogoh-Ogoh Kuda, Kecamatan Moyudan menampilkan Ogoh-Ogoh Buto, Kecamatan Godean menampilkan Ogoh-Ogoh Tikus/Koruptor yang harus dibasmi, Kecamatan Gamping menampilkan Ogoh-Ogoh Semar Pitutur. Kirab ini mengambil start dari Lapangan Denggung menuju Lapangan Pemda Sleman melalui Jl. KRT Pringgodiningrat.
Penjabat Bupati Sleman dalam Sambutan yang dibacakan Assekda III Dra. Suyamsih menagatakan kegiatan Pelangi Budaya Bumi Merapi ini merupakan salah satu upaya strategis, untuk melestarikan warisan budaya tradisional jangan sampai, warisan budaya yang kita  miliki ini punah. Apalagi, berbagai macam kesenian tradisional mengandung nilai-nilai dan pesan moral yang tinggi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Kita patut bersyukur dan bangga, bahwa kita memiliki potensi seni dan budaya yang sangat beragam. Dengan upaya regenerasi, diharapkan pelaku-pelaku kesenian dapat berlangsung secara berkesinambungan dan tidak terputus, sehingga kelestarian seni dan budaya dapat terus terjaga. Dan dengan pengemasan yang baik, potensi seni dan budaya yang kita miliki dapat menjadi nilai tambah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman.  Sementara itu pada malam harinya akan ditampilkan Ketoprak  dari PS Bayu Pajangan Sleman dan di panggung 2  Lapangan Tenis ditampilkan pentas Dimas Diajeng Sleman.
Untuk hari kedua Sabtu 26 September 2015 mulai pukul 11.00 WIB berupa Festival Bregada Prajurit yang melibatkan 32 kontingen dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman dengan start dari lapangan Pemda menuju Lapangan Denggung. melalui Jl. KRT Pringgodiningrat.  Pada malam harinya akan ditampilkan pentas sendratari Ramayana, pentas orkes pensil alis dari Anang Batas. Dan hari ketiga, Minggu 27 September 2015 pukul 13.00 – 17.00 WIB berupa acara puncak yaitu Karnaval Pelangi Budaya Bumi Merapi yang melibatkan lebih dari 50 kontingen dengan kekuatan lebih dari 1.700 personil dari berbagai elemen komunitas seni budaya dan stakeholder pariwisata  serta komunitas mahasiswa luar daerah diantaranya komunitas mahasiswa Bali, Banjarnegara dan Kalimantan Barat.

 

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.