Arsip Kategori: Berita

7
Mar

BLK Sleman Beri Kesempatan Pelatihan Bagi Pencaker

UPT Balai Latihan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman kembali membuka kesempatan bagi masyarakat pencari kerja khususnya di wilayah Kabupaten Sleman untuk mengikuti pelatihan keterampilan gratis di berbagai bidang kejuruan. Pelatihan yang dibuka akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang I meliputi sembilan sub kejuruan yaitu Teknisi HP, Teknisi Komputer, Sepeda Motor, Mesin Logam, Las Listrik, Tata Boga, Bordir, Teknik Pendingin, dan Operator Komputer. Sedangkan Gelombang II meliputi 4 sub kejuruan yaitu Gulung Dinamo, Tata Rias, Operator Komputer, dan Las Listrik.

Pendaftaran peserta dilayani setiap setiap hari kerja (Senin sd. Sabtu) di BLK Sleman. Berikut syarat pendaftaran bagi calon peserta pelatihan :

1. Usia calon peserta 18-45 tahun

2. Foto copy KTP Sleman 1 lembar

3. Foto copy ijazah terakhir 1 lembar

4. Pas foto berwarna 3×4, 3 lembar

5. Mengisi formulir pendaftaran

Formulir pendaftaran dapat diperoleh di BLK Sleman atau dapat diunduh di halaman download. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dilayani di Balai Latihan Kerja Sleman yang beralamat di Jl. Palagan Tentara Pelajar Km. 15, Bunder, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Telepon 0274-895956 atau melalui email blk.sleman@gmail.com.

6
Mar

BAPPEDA Sleman Gelar Lomba Penelitian Berbasis Pertanian

Dalam rangka mewadahi para peneliti melakukan penelitian, menemukan dan mengembangkan karyanya secara nyata dalam mengoptimalkan potensi dan kemampuan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sleman mengadakan lomba dengan tema PENELITIAN KREATIF DAN INOVATIF BERBASIS PERTANIAN UNTUK MEMBANGUN KEDIGDAYAAN KABUPATEN SLEMAN.

Lomba Ini meliputi bidang Infrasruktur, Teknologi Informasi, Pariwisata, Lingkungan Hidup, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial dan Budaya, Tenaga Kerja (termasuk enterpreneurship) berbasis PERTANIAN.

Wujud penelitian berupa; 1.tools pertanian (penemuan alat-alat pertanian, alat-alat yang membantu pertanian), 2. Seed (penemuan benih unggul pertanian), 3. Media yang mendukung budaya pertanian; bidang Infrasruktur, Teknologi Informasi, Pariwisata, Lingkungan Hidup, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial dan Budaya, Tenaga Kerja (termasuk enterpreneurship) yang mendukung pertanian.

PERTANIAN yang dimaksud dalam lomba ini adalah dalam arti luas yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan. Produk hasil pertanian diharapkan mampu berdaya saing,  yang digarap dari hulu sampai hilir. Pelaku hulu juga mendapatkan keuntungan dari kegiatan hilir, sehingga terbangun ekonomi kreatif di masyarakat, dan berkesinambungan.

Pendaftaran dimulai 7 Maret s.d. 14 Mei 2014 di Sekretariat DRD (Dewan Riset Daerah) d/a Bidang Pengendalian dan Evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman. Jl. Parasamya No. 1 Beran Sleman atau lewat email bappeda@slemankab.go.id

Peminat dapat mengajukan proposal penelitian yang dilengkapi dengan biodata peneliti dan Surat pernyataan akan melaksanakan sendiri penelitiannya dibuktikan dengan tandatangan di atas meterai Rp.6000,-.

Lomba ini berlaku bagi WNI baik perorangan atau Tim beranggotakan maksimal 3 orang. Ketentuan dan persyaratan lomba adalah 1) Lokus penelitian di wilayah Kabupaten Sleman, 2) Penelitian merupakan karya orisinal peserta, 3) Penelitian belum pernah dipublikasikan dan disayembarakan sebelumnya, 4) Proposal penelitian dalam bentuk softcopy dan hardcopy, 5) Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu penelitian, 6) Hasil penelitian akan dipublikasikan dengan penyesuaian media.

Disediakan hadiah total Rp. 100 juta (seratus juta) yang akan diberikan pada 10 pemenang dan sertifikat. (hadiah bagi masing-masing pemenang bergantung pada keluasan dan kedalaman penelitian).

5
Mar

Sleman Turut Jaga Lingkungan dengan Uji Emisi

Sebanyak 95  kendaraan dinas roda empat yang terdiri 80 berbahan bakar Pertamax  dan 15 berbahan bakar Solar serta 360 kendaraan umum berbahan bakar Pertamax/Bensin  dan 60 berbahan bakar Solar     mengikuti Uji emisi dan uji petik di lapangan Parkir Denggung Rabu 2014. Dari jumlah kendaraan tersebut untuk plat hitam yang diutamakan yang berplat nomor AB terlebih yang AB Sleman, Namun di lapangan untuk menyeleksi mobil dengan plat nomor sleman bukan pekerjaan mudah meskipun juga melibatkan personil satlantas dari Polres Sleman. Disamping itu kalau hanya yang diuji berplat AB Sleman untuk target 600 an kendaraan baik plat merah maupun hitam selama dua hari mungkin tidak cukup. Ikut hadir dan memimpin dalam pelaksanaan Uji emisi tersebut Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Dra. Ephipana Kristiyani, MM yang didampingi antara lain Sutiman yang juga Dosen UNY, Dr. Zaenal Arifin. MT juga dosen UNY dan personil dari PPEJ Kementarian Lingkungan Hidup.

Saat dijumpai sisela sela pelaksanaan Uji Emisi kepala KLH Dra. Ephipana Kristiyani, MM antara lain menyampaikan bahwa tujuan dilakukannya Uji emisi tersebut untuk mengukur besarnya emisi gas buang kendaraan bermotor roda 4, untuk mengetahui tingkat pemenuhan ambang batas emisi gas buang padaa setiap jenis kendaraan roda empat, juga untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil uji emisi sebagai masukan untuk penyusunan kebijakan , serta untuk mengetahui tingkat perawatan kendaraan bermotor roda empat. Sedang sasaran yang hendak dicapai adalah peningkaatan perawatan kendaraan bermotor rodaa empat dan terpenuhinya ambang batas emisi gas buang pada setiap kendaraan bermotor roda empat.

Ditambahkan Ephipana bahwa dalam lomba nanti pemenang akan diberikan Trophy dan piagam penghargaan baik yangt berbahan bakar bensin  maupun solar. Penghargaan akan diberikan nanti bertepatan dengan Hari jadi ke 98 kabupaten sleman tahun 2014 ini. Yang jelas dalan uji emisi nanti bagi mobil yang tidak lolos uji akan divasilitasi servis gratis oleh mekanik dari UNY, hal tersebut dilakukan semata agar kondisi kendaraan bermotor roda 4 dinas lebih terjaga dengan baik.
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.