Arsip Kategori: Berita

10
May

Jajaran Pejabat Sleman Akrab Memancing Bersama Wartawan

Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-97, Paguyuban Wartawan Peliput Sleman (PWPS) bekerjasama dengan BDD DIY Cabang Sleman mengadakan acara mancing bareng pejabat Sleman bertempat di Dusun  Janturan, Mlati, Sleman. Acara ini selain sebagai upaya memeriahkan hari jadi Sleman juga sebagai ajang silaturahmi untuk mendekatkan para pejabat Sleman dengan para wartawan peliput. Diharapkan melalui ajang ini akan terjalin hubungan yang harmonis antara para pejabat dan wartawan sehingga publikasi yang dilakukan ke depannya dapat dilakukan dengan lebih baik.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan tenda dari BPD DIY kepada Pemkab Sleman yang diperuntukkan untuk para pedagang kaki lima di kawasan GOR Pangukan. Melalui bantuan ini diharapkan para pedagang di kawasan GOR Pangukan dapat menata usahanya lebih rapi untuk menjaga keindahan kota. Bantuan diserahkan oleh Kepala BPD DIY Cabang Sleman, Nur Iswantoro kepada Bupati Sleman.

Selain untuk menjalin hubungan baik dengan wartawan, acara ini juga bertujuan untuk mempopulerkan tradisi gemar makan ikan yang tenggah digalakkan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Dalam acara ini, para pemenang lomba memancing diberikan berbagai hadiah mulai dari Rp. 500.000,00 hingga Rp. 1.000.000,00. Hadiah lomba dimenangkan oleh Harto dari Dinas Nakersos, Irianto dari Bank BPD DIY dan Hari dari Global  FM.

Dalam acara ini BPD Sleman menyediakan berbagai hadiah doorprize diantaranya LED TV, kipas angin, setrika dan lain sebagainya. Hadiah utama berupa LED TV diperoleh Sekretaris Daerah Sleman, dr. Sunartono, M.Kes.

8
May

Mantan Pejabat dan Mantan PNS Sleman Bersatu Dalam Purna Bhakti Praja

Untuk menjalin tali silaturahmi antara pejabat Sleman dengan Mantan pejabat dan pensiunan PNS Pemakab Sleman, maka momen hari Jadi dijadikan sarana untuk mempertemukan mereka. Hal ini dilakukan melalui digelarnya Pertemuan Pejabat Sleman dengan Mantan Pejabat dan Pensiunan PNS Pemkab Sleman Rabu, 8 Mei 2013 di Pendopo Parasamya Sleman. Acara ini dihadiri pula oleh Komandan Kodim Sleman, Ketua DPRD Sleman, Sekda, Assekda, serta pejabat Sleman lainnya. Sementara mantan pejabat Sleman yang hadir yakni Drs. H. Samirin mantan Bupati Sleman, H. Zaelani, SPD. MPDI mantan Wakil Bupati Sleman, mantan Assek dll. Acara dimeriahkan dengan tari badui oleh 10 besar dimas diajeng cilik Sleman 2013 dan penampilan Sri Prihatin Juara I Lansia Idol tingkat DIY yang menyanyikan lagu Pelangi di Matamu, Penampilan Sholawat dari Kecamatan Ngemplak, peragaan busana kejawen oleh mantan Pejabat Sleman dan Fashion Show batik oleh model PNS Sleman.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk deklarasi pembentukan paguyuban mantan PNS Pemkab Sleman yang diberi nama Purna Bhakti Praja yang diketuai oleh Drs. P. Suyanto. Paguyuban ini memayungi bukan hanya mantan pejabat Sleman namun mantan PNS Pemkab Sleman. Dengan demikian paguyuban Mantan Pejabat Sleman yang dulu di ketuai Drs. H. Samirin dan sekarang ganti Ir. Sutrisno, MES. Masih tetap ada dan akan bersinergi dengan paguyuban Purna Bhakti Praja dalam ikut memberikan sumbangsih untuk memajukan Sleman.

Bupati Sleman dalam sambuatannya mengatakan bahwa  kehadiran bapak/Ibu dapat memberikan semangat untuk semakin memotivasi dalam melaksanakan pembangunan di KabupatenSleman. Bupati berharap berharap, mantan pejabat dapat memberikan saran serta nasehat dalam usaha mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sleman yaitu mewujudkan masyarakatSleman yang lebih sejahtera, berdaya saing dan berkeadilan gender. Lebih lanjut Bupati menyatakan bahwa pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sleman merupakan hasildari proses pembangunan yang berkesinambungan. Hasil pembangunan yang dirasakan saat ini adalah hasil jerih payah dan kerja keras pendahulu ketika masih verdinas dan tentu juga hasil kerja dari semua pihak.  Dikatakan oleh Bupati Pemerintah Kabupaten Sleman belum lama ini mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat yaitu berupa penghargaan Satyalancana KaryaBhakti Praja Nugraha kepada Bupati Sleman atas status terbaik Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2011, Anugerah Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) dalam bidang pelayananpublik dan pada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kabupaten Sleman masih masuk dalam 10 besar.

Tentu saja pencapaian bukan hanya dari keberhasilan dalam meraih penghargaan tetapi juga dari hasil-hasil pembangunan. Angka kemiskinan berkurang 0,72% dengan penurunanjumlah KK miskin sebanyak 1.132 KK, sehingga pada tahun 2012 terdapat 49.471 KK miskin dari 312.089 KK di Kabupaten Sleman atau 15,85%. Sedangkan kondisi IPM Sleman  pada tahun2011 mencapai 79.20 point dengan nilai komponen kesehatan 83,63, komponen pendidikan sebesar 85,65 serta komponen pendapatan sebesar 67,08. Nilai IPM tersebut meningkatdibandingkan perhitungan tahun 2010 sebesar 78,20.  Dan juga capaian masyarakat yang berkeadilan gender yang tergambarkan dari capaian indeks pembangunan gender 74,75. Namundemikian disadari bahwa masih banyak yang perlu dibenahi dan makin berat tantangan yakni perkembangan sosial budaya masyarakat, kondisi lingkungan dan juga perkembangan dan angka pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sleman yang cukup tinggi merupakan tantangan yang cukup berat.

8
May

Dubes Australia Turut Andil dalam Pemberantasan Demam Berdarah

Upaya pemberantasan wabah demam berdarah rupanya dapat dilakukan dengan berbagai cara tidak hanya membunuh nyamuk atau membuang media perkembangan jentik nyamuk. Salah satu cara lain yang cukup efektif adalah dengan mengembangkan bakteri Wolbachia yang terbukti ampuh menghilangkan virus deman berrdarah yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. Proses inilah yang kemudian dikembangkan oleh beberapa negara endemic demam berdarah melalui tim Eliminate Dengue Project (EDP).

Pada Selasa, 7 Mei 2013, Sri Purnomo menerima kunjungan dari perwakilan negara-negara pelaksana EDP seperti Australia, Brazil, China, Vietnam dan Singapore. Duta besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah eksperimen untuk memulai penyebaran nyamuk dengan bakteri Wolbachia di Desa Trihanggo Sleman dan beberapa daerah di Bantul dan Sleman yang lain.

Di Indonesia, proyek EDP dilaksanakan oleh Yayasan Tahija, melalui yayasan ini EDP telah banyak melakukan berbagai proyek seperti membangun laboratorium, survey data nyamuk dan aktivitas untuk melibatkan masyarakat dan pemerintah dalam mensukseskan program penurunan populasi nyamuk Aedes Aegypti.

Sri Purnomo menyambut baik pelaksanaan eksperimen ini, terkait tingkat kasus demam berdarah di Sleman yang meningkat selama tiga tahun terakhir. data kasus DBD di tahun 2011 dan 2012 di Sleman menunjukkan adanya peningkatan kasus. Pada tahun 2011 muncul 166 kasus DBD. Sedangkan, pada tahun 2012 lalu, kasus yang muncul meningkat  17,4% atau terjadi 236 kasus. Sementara di tahun 2013 ini sampai bulan Mei, berdasarkan laporan yang masuk di Dinas Kesehatan terdapat 374 kasus DBD dan yang meninggal ada 2 kasus. Peningkatan kasus DBD ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi serta mobilisasi penduduk yang semakin meningkat.

Oleh karena itu, Bupati berharap, masyarakat dapat mendukung dan membantu terselenggaranya penyebaran bakteri Wolbachia di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Disamping itu Bupati berharap masyarakat tetap menggalakkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan melakukan program 3M plus yaitu menutup, menguras, menimbun plus memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, menggunakan repellent, memasang obat nyamuk dan memeriksa jentik berkala.Dengan upaya bersama ini, Sri Purnomo yakin angka kasus DBD di Sleman dapat diminimalisir.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.