Arsip Kategori: Berita

3
Aug

Sleman Siap Hadapi Arus Mudik

Bupati Sleman disertai Wakil Bupati Sleman, Wakapolres Sleman, Kepala Dinas HUBKOMINFO, Kepala Dinas BUDPAR, serta pejabat teknis terkait mengadakan pemantauan kesiapan menyambut arus mudik di Kabupaten Sleman. Kunjungan diawali peninjauan jalan dilingkungan Pasar Sleman yang pada saat menjelang lebaran selalu ramai dengan kendaraan yang berbelanja dipasar Sleman, dilanjutkan ke terminal Jombor. Di terminal Jombor telah dipersiapkan pos informasi jalur mudik, sarana kesehatan dan Pos Orari serta di samping pintu keluar terminal juga dipersiapkan pos kesehatan, pos informasi dan tenda untuk beristirahat bagi para pemudik yang kelelahan maupun yang sakit untuk dapat diberikan layanan kesehatan secukupnya.

Pantauan dilanjutkan ke pos Timur Monjali, ditempat ini Polres Sleman menyiapkan monitor CCTV yang dapat memantau lalulintas di seputar DIY Jateng sehingga dapat memberikan informasi bagi para pemudik untuk memilih jalur yang lancar maupun bagi petugas lalu lintas untuk dapat segera mengatasi kemacetan maupun hambatan lainnya.

Sementara itu untuk jalur tambang dan jalur wisata yang terpantau yakni jalan di seputaran depan Balai Desa Argomulyo Cangkringan. Di jalan ini masih dijumpai ada beberapa truk yang masih mau mengangkut pasir maupun yang berisi muatan. Bupati Sleman langsung memberikan pengarahan kepada sopir truk tentang larangan truk-truk untuk beroperasi mulai h – 7 s/d h + 7 lebaran. Selanjutnya oleh petugas truk-truk ini segera dihentikan, bagi yang masih kosong diminta untuk kembali dan bagi yang sudah terisi material diminta untuk diturunkan ditempat semula mengambil material. Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan jalan digunakan untuk arus mudik lebaran.

Pantauan masih dilanjutkan menuju kawasan wisata Kinahrejo Umbulharjo Cangkringan, ditempat ini banyak jeep-jeep yang dipersiapkan untuk melayani wisatawan yang ingin menikmati keindahan lava tour. Jeep-jeep yang ada saat ini telah dilengkapi dengan helm dan sabuk pengaman yang dapat mengurangi resiko apabila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan. Bupati dan wakil Bupati ditempat ini juga berkesempatan untuk memakai helm dan menaiki jeep lava tour, dan memberikan pengarahan kepada sopir jeep untuk memberikan pelayanan terbaik dan mengambil rute yang aman bagi wisatawan.

Usai mengadakan pantauan Bupati mengatakan kepuasannya karena semua telah dipersiapkan dengan baik mulai dari lingkungan pasar tradisional, terminal, pos-pos yang didirikan di tempat-tempat yang ramai arus mudik kerjasama DisHUBKOMINFO, Polres, ORARI, Pramuka serta Dinas Kesehatan. Kesemuanya untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan bagi arus mudik. Sementara untuk tempat-tempat wisata juga Sleman siap melayani kunjungan wisatawan selama musim lebaran dengan sebaik-baiknya. Sehinggga wisatawan dapat menikmati liburan ditempat wisata yang tersebar di Kabupaten Sleman.
2
Aug

Panitia HUT ke 68 RI Di Kabupaten Sleman Selenggarakan Baksos dan Penjualan Sembako Murah

Panitia HUT ke 68 RI di Kabupaten Sleman menyelenggarakan pasar murah dalam  rangka Bhakti Sosial untuk menghadapi Idul Fitri 1234 H dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Pasar Murah berlangsung di Balai Desa Gayamharjo Prambanan, Kamis 1 Agustus 2013. Dalam kesempatan tersebut Ketua umum HUT RI Ke 68 DRS H. Mardiyana,MSi.menyampaikan bahwa diadakannya kegiatan semacam ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban yang selama ini dialami menjelang lebaran. Diharapkan pula agar momen tersebut benar-benar  bermanfaat khususnya bagi masyarakat di sebagian wilayah Desa Gayamharjo, Prambanan ini.

Lebih lanjut Drs.H. Mardiyana, MSi mengatakan bahwa dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI dapat meningkatkan kebersamaan, rasa kekeluargaan, solidaritas dan saling hormat-menghormati sehingga akan tercipta suasana yang sangat menyejukkan  khususnya di Desa Gayamharjo dan umumnya di Kabupaten Sleman.

Dalam pasar murah ini, warga dapat membeli sembako dengan harga murah sebagai pengganti membayar pajak kepada pemerintah. Untuk sementara baru 4 Dusun yang tercover dalam baksos tersebut, mengingat dana yang tersedia baru mampu untuk sebagian warga penduduk yang di prioritaskan bagi keluarga miskin di Gayamharjo yaitu Dusun Kalinongko Lor, Dusun Nawung, Dusun Kalinongko Kidul dan dusun Jontro yang semuanya berjumlah 150 KK Miskin. Selain mengadakan pasar murah berupa sembako juga diadakan pasar murah pakaian  layak pakai.

Sembako tersebut dalam satu paketnya serharga Rp.90.000 di jual hanya Rp.9.000 ditambah teh secara cuma-cuma. Paket sembako  berisi 7 jenis sembako antara lain berisi beras kwalitas tinggi 2.5 Kg, gula satu kilo gram , Sirup ABC, 1 liter minyak goreng dan biskuit satu toples dan i kaleng susu.

Ketua umum HUT RI ke 68 disamping mengadakan bhaktisosial dan pasar murah juga memberikan bantuan bendera merah putih kepada keluarga miskin yang juga menerima sembako tersebut untuk dikibarkan pada waktu Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang ke 68 diharapkan dikibarkan secara benar, tidak dikibarkan di sembarang tempat juga dibuatkan tiang bendera yang baik dan dikibarkan mulai tanggal 14 Agustus 2013 sampai dengan 18 Agustus 2013 sore hari jam 18.00WIB.
1
Aug

Kesadaran Masyarakat Akan Produk Kadaluwarsa Makin Tinggi

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu, SS. M.Hum, memimpin operasi makanan kadaluwarsa yang dilaksanakan oleh Dinas Perindagkop Sleman di wilayah Godean dan Moyudan, Rabu, 31  Juli 2013. Ikut mendampingi Kadin Perindagkop Ir. Pranowo, Camat Godean dan Kabid perdagangan serta tim yang terdiri dari instansi Dinperindagkop, Badan POM, Pol PP dan Dinas Kesehatan Sleman.

Operasi makanan dan minuman kedaluwarsa dengan sasaran toko-toko dan pasar ini menurut Ir. Pranowo (Kadin Perindagkop) Sleman, merupakan sarana untuk melindungi konsumen terhadap produk makanan dan minuman kadaluwarso yang masih di jual oleh para pedagang. Ha ini karena menjelang lebaran ini biasaya permintaan barang besar dan bagi pedagang ini kesempatan untuk menghabiskan stok dan apabila pembeli tidak teliti maka akan membeli barang-barang yang sudah kadaluwarsa. Selain itu juga memberikan pembinaan kepada para pedagang agar dengan kesadarannya tidak menjual barang yang sudah kadaluwarsa dan memperhatikan produk-produk makanan dan minuman yang benar-benar telah terdaftar kesehatannya.

Setelah mengikuti tim mengadakan pantauan ke sejumlah toko makanan dan minuman, Wakil Bupati Sleman mengatakan bahwa pada dasarnya kesadaran para pedagang dalam menjual dagangan dengan tidak menjual  produk yang kadaluwarsa sudah cukup baik dan meningkat dibandingkan dengan tahun lalu walaupun masih dijumpai adanya produk kadaluwarsa namun segera ditarik dari peredaran. Juga kesadaran masyarakat juga semakin tinggi untuk memeriksa/meneliti barang yang akan dibeli apabila menjumpai ada barang yang sudah kadaluwarsa tidak jadi di beli dan segera diberitahukan kepada pedagang.

Namun demikian masih juga ada barang yang tidak mencantumkan kapan barang itu kadaluwarso, barang dengan tidak menyertakan kode produksi dan Nomor dari Dinas Kesehatan dan bahkan ada yang memalsukan nomor Dinas Kesehatan. Produk ini banyak dijumpai dalam makanan kemasan plastik ataupun toples baik yang mencantumkan nama perusahaan maupun Produk Olahan Rumah Tangga yang dikemas sendiri oleh pedagang.  Padahal menurut Badan POM, untuk memperoleh produk makanan dan minuman sehat dari Dinas Kesehatan sangat mudah cukup membawa contoh tanpa dipungut biaya alias gratis.

Pantauan dilakukan untuk wilayah Godean di sekitar pasar Godean dan juga masuk ke lingkungan pasar dan untuk wilayah Moyudan di seputaran pasar Ngijon dan di dalam pasar. Pantuan masih akan dianjutkan Kamis, 1 Agustus 2013 di wilayah Mlati dan Seyegan.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.