Arsip Kategori: Berita

18
Nov

Khitanan Massal Dan Lomba Nyanyi Meriahkan HUT Bank Sleman

Dalam rangka HUT PD BPR Bank Sleman ke 31, maka diadakan beberapa agenda kegiaran diantaranya sunatan massal yang diadakan Sabtu, 17 Nopember 2012 bertempat di Gedung PD BPR Bank Sleman Jalan Magelang. Peserta Sunatan massal 57 anak, terutama anak yatim piatu, fakir miskin dan masyarakat umum.
Menurut Direktur Utama PD BPR Bank Sleman Moh Sigit, SE, kegiatan sunatan massal sebagai bentuk kepedulian bank kepada masyarakat.
Setelah selesai disunat anak-anak mendapatkan uang saku, baju, sarung dan kopiah yang disambut gembira oleh mereka setelah suasana tegang akibat disunat. Sebagian besar anak-anak tidak menangis saat disunat namun ada pula yang menangis saat disunat, mengingat sistim yang digunakan dengan alat sunat yang modern sehingga hanya sedikit rasa sakit dan tidak ada darah yang keluar dan dalam waktu yang relatif singkat.
Sementara itu untuk kegiatan lain dalam rangka memeriahkan HUT Bank Sleman akan diadakan 24 Nopember, yakni Ajang mencari bakat bagi karyawan bank Sleman meliputi menyanyi, lawak, sulap dll, Untuk tanggal 25 Nopember akan diadakan jalan sehat bagi nasabah dan karyawan, sementara untuk acara puncak bertepatan dengan HUT PD BPR Bank Sleman 28 Nopember akan diadakan pembagian sembako bagi 200 orang, peletakan batu I pembangunan Mushola At Taqwa dan Deklarasi Budaya Perusahaan.

18
Nov

Wakil Kecamatan Berbah Juarai Lomba Sesorah Dalam Rangka HUT KORPRI

Pemerintah Kab. Sleman di hari Rabu, 14 Nopember 2012 bertempat di Pendopo Kantor Bupati Sleman telah diselenggarakan Lomba Sesorah Dalam Rangka HUT Ke 41 KORPRI dengan dasar Surat Keputusan Ketua Dewan KORPRI Kab. Sleman No. 100/DP.Kab.Slm/X/2012 tanggal 2 Oktober 2012 dan Rapat Pleno Panitia Tanggal 12 Oktober 2012.
Lomba Sesorah ini diikuti oleh 28 orang, terdiri atas wakil utusan dari  Pengurus KORPRI Unit se Kab. Sleman.
Maksud dan tujuan lomba sesorah ini adalah Untuk meningkatkan Persatuan dan Kesatuan sesama Anggota KORPRI dan Sebagai upaya pelestarian budaya khususnya budaya jawa, dengan Tim Juri yaitu Sancoko, SPd, Panggih, dan Awang Eka Hermawan.
Dalam lomba Sesorah Dalam Rangka HUT Ke 41 KORPRI ini akan diambil Juara I sampai JUara Harapan II dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada puncak acara Peringatan Ulang Tahun KORPRI, hari Jum’ at, 30 Nopember 2012 di Pendopo Parasamya. Demikian laporan yang disampaikan Koordinator Lomba Drs. Pustopo.

Selanjutnya Lomba Sesorah Dalam Rangka HUT Ke 41 KORPRI secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Dwi Supriyatno, MS. Juga memberi sambutan bahwa Lomba Sesorah Dalam Rangka HUT Ke 41 KORPRI ini supaya bisa menambah erat persaudaraan sesama anggota KORPRI, dan yang penting itu bukan menjadi juaranya, tetapi dalam lomba sesorah ini supaya bisa menambah spirit sehingga semua KORPRI di Sleman ini bisa bekerja dengan baik dan jujur dalam fungsinya sendiri-sendiri dan muda-mudahan masyarakat Sleman benar-benar mulya lahir dan batin, sehingga bisa mewujudkan visinya pembangunan daerah Kab. Sleman.

Dalam Lomba Sesorah Dalam Rangka HUT Ke 41 KORPRI dan setelah diseleksi dari para juri maka yang meraih juara I Layla Hera Mayasari No. Undian 14 dari Unit KORPRI Kec. Berbah dengan nilai 587, Juara II Ngadakana No. Undian 16 dari Unit Kec. Ngaglik dengan nilai 576, Juara III Sugaib No. undian 33 dari Unit KORPRI Kec. Sleman nilai 575, kemudian juara harapan I Sajiono, SPd No. undian 30 dari Unit KORPRI Disdikpora dengan nilai 572, dan Juara Harapan II Sa’ dullah No. undian 28 dari Unit KORPRI Setda dengan nilai 569.

18
Nov

Bupati Tinjau Berbagai Proyek

Pembangunan berbagai fasilitas umum yang dilakukan pemerintah  terutama di Kabupaten Sleman mendekati akhir tahun ini sebagian hampir selesai, namun tidak sedikit yang baru 58 % seperti rehab Puskesmas Mlati II, namun diharapkan sebelum akhir tahun ini sudah selesai 100 %. Hal tersebut disampaikan bupati sleman Drs. Sri Purnomo, MSI saat melakukan kunjungan kerja di berbagai proyek di kabupaten Sleman Rabu 14 Nopember 2012. Lebih lanjut disampaikan bahwa mumpung masih ada waktu dan kesempatan diharapkan pembangunan yang belum selesai segera diselesaikan, tentunya yang sesuai dengan kualitas dan tepat waktu. Sebab fasilitas umum tersebut tentu akan segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Disampaikan pula oleh bupati waktu meninjau pembangunan Rusunawa di Jongke yang kondisinya sudah 100 %, tetapi masih perlu pembenahan disana sini termasuk pembersihan ruangan dan lingkungan halaman. Tidak ketinggalan bupati minta agar dalam membangun fasilitas umum, terutama para pengembang harus memperhatikan ruang terbuka hijau. Terlebih saat ini lahan sudah semakin berkurang, untuk itulah perlunya pemikiran untuk mengembangkan rumah susun berlantai.

Sedangkan pembangunan 2 twin block Rusunawa Jongke yang kondisinya sudah 100 % tapi masih perlu pembenahan dan pembersihan terdiri dari 4 bangunan gedung, yang masing-masing gedung berlantai 5 dan terdiri  tipe 24, artinya perkamar luasnya 24 M2. Masing-masing gedung terdapat 98 kamar, khusus untuk landai bawah/dasar dioperuntukkan kaum difabel dengan jumlah kamar 10 unit di masing-masing twin blok.   Ikut mendampingi dalam kunjungan dan peninjauan pembengunan tersebut antara lain Asekda bidang pembangunan Drs. Suyamsih, Kepala Dinas PUP Nurbandi, Kepala Dinas Kesehatan dr. Mafilindati Nuraini, Kabag Adpem Agung Armawanto, juga Kabag Humas Dra. Endah Sri Widiastuti, MPA dll.

Sedangkan beberapa pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan anggaran APBD adalah Puskesmas Mlati II berupa rehap dengan dana APBD sebesar Rp. 1.052.349.000 dan saat ini realisasinya sudah mencapai 58 %.   Sementara di Rusunawa Jongke  Mlati bupati sleman meninjau pembangunan rusunawa yang pembangunannya sudah mencapai 100 % dari dana APBN.  Di Jembatan Pringgolayan Depok, bupati sleman dan rombongan  meninjau pembangunan jembatan yang sudah mencapai 98 % dengan nilai kontrak Rp. 6.973.373.000 dari dana APBD –DIY. Untuk pembangunan jembatan Gajahwong dengan nilai kontrak  Rp.7.144.748.000 sampai saat ini kondisinya sudah mencapai 81 %. Sedangkan untuk rehab kantor kecamatan Ngaglik  saat ini sudah selesai 100 % dengan nilai kontrak Rp.1.574.275.000

.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.