Arsip Kategori: Berita

10
Apr

KPH Indro Kusumo Melantik Pengurus KONI Sleman

Pengurus KONI Kabupaten Sleman periode 2013-2017 telah dilantik oleh Sekretaris Umum  KPH. Indro Kusumo mewakili  ketua umum KONI propinsi DIY GBPH. Prabukusumo yang berhalangann hadir. Pelantikan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sleman Rabu 10 April 2013 dengan dihadiri semua pengurus. Sedang susunan pengurus KONI Kabupaten Sleman periode 2013-2017  Ketua Umum  Ir. Pramana, Wakil Ketua Umum I Sukiman Hadiwijoyo, Wakil Ketua Umum II  Drs. AM. Bandi Utama, M.Pd, Sekretaris Umum Ediyanta, S.Pd, Wakil Sekretaris Umum  Aris Suryanto, Bendahara umum Drs. Endardjo Hadisaputro, Wakil Bendahara Umum Risdiyanto, SE, Badan Audit Internal Iwan Setyadi, SE.AK, Nenci Wulandari, A.Md dan Drs. Suparno dan dilengkapi  beberapa bidang.

Sedangkan Bupati Sleman dalam sambutannya antara lain berharap, sebagai pengurus KONI, mampu mengemban amanah yang telah diberikan Kabupaten Sleman ini. Melalui pelantikan ini berarti saudara-saudara telah memiliki payung hukum untuk melakukan upaya-upaya meningkatkan prestasi olah raga dan memajukan perkembangan olahraga di Kabupaten Sleman. Peningkatan prestasi olahraga Kabupaten Sleman inilah yang seharusnya menjadi fokus utama para pengurus. Diharapkan pula, dari pelantikan ini para pengurus dapat memahami dan mentaati peraturan yang telah ditetapkan baik dalam anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga KONI. Dengan demikian perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Sleman dapat dikelola secara profesional. Para pengurus KONI juga diharapkan tidak memiliki jabatan rangkap agar kinerjanya juga semakin terfokus.

Lebih lanjut disampaikan bahwa prestasi olahrga hanya akan maju bila fondasinya kokoh dan keseluruhan komponen bisa bersinergi. Oleh karena itu, tantangan yang kita hadapi sekarang adalah bagaimana melakukan pembinaan olah raga yang efektif sehingga akan membawa hasil yang positif bagi peningkatan prestasi keolahragaan di Kabupaten Sleman ini. Berkenaan dengan hal tersebut, Bupati berharap agar pengurus periode ini banyak belajar dari pengalaman dan peristiwa-peristiwa tahun lalu. Hal ini dimaksudkan agar kedepannya, KONI Kabupaten Sleman bisa menjadi organisasi yang memiliki komitmen untuk maju dan memajukan olahraga di Kabupaten Sleman.

Visi pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Sleman adalah Terwujudnya masyarakat Kabupaten Sleman yang  sejahtera, demokratis,  dan berdaya saing. Guna mewujudkan visi tersebut, salah satu prasyarat yang harus dipenuhi adalah masyarakat yang sehat. Oleh karena itu, olah raga harus menjadi gaya hidup dan budaya masyarakat. Saya berharap, KONI turut berperan menanamkan budaya berolahraga pada masyarakat Sleman. Terlebih saat ini, sebagian masyarakat telah menjadikan olah raga sebagai hobby. Tentunya hal ini sangat positif bagi meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

Keberhasilan pembinaan bidang olahraga tidak hanya ditentukan oleh KONI saja, tetapi oleh seluruh komponen masyarakat termasuk di dalamnya pemerintah dan pihak swasta. Dalam hal ini KONI merupakan motor penggerak kegiatan olah raga karena berwenang mengkoordinasikan dan membina seluruh kegiatan olah raga. Disamping itu KONI juga merupakan partner pemerintah dalam pembinaan dan pembangunan olah raga. Pemerintah Kabupaten Sleman sendiri menempatkan pembangunan keolahragaan sebagai bidang yang harus ditangani secara serius. Komitmen pemerintah ini, salah satunya diwujudkan dengan dibentuknya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, yang salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah melakukan pembinaan olah raga terutama kepada genersai muda. Pada kesempatan ini saya juga berharap agar Pengurus KONI Kabupaten Sle­man harus selalu meningkatkan kemampuan dan profesio­nalis­­menya. Pe­ngu­rus KONI Sleman harus menyusun program-program kerja yang benar-benar berorientasi pada kemajuan perkembangan olah raga di Sleman. Dengan mengaca pada pengalaman-pengalaman masa lalu, permasalahan yang dite­mui hendaknya diupayakan untuk dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya dengan mengop­timal­kan kemampuan yang ada.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain   ketua DPRD Kabupaten Sleman Koeswanto, SIP, Sekda Sleman dr. Sunartono, M.Kes, Kapolres Sleman, Dandim Sleman, para Asekda kabupaten sleman.

10
Apr

180 siswa SMA/ SMK Ikuti Seleksi Paskibra Sleman

Paskibraka Kabupaten Sleman selama 3 hari berlangsung dari tanggal 9 April sampai dengan tanggal 11 April 2013, dengan jumlah  peserta tingkat Kabupaten yang lolos seleksi tingkat Wilayah  180 Orang yang terdiri dari Putra 92 Orang dan Putri 88 Orang. Pemilihan Calon Paskibraka tahun 2013 di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah raga Kabupaten Sleman yang dalam kesempatan tersebut Kadinas Dikpora Arif Haryono.SH  melaporkan maksud dan tujuan diselenggarakan pemilian calon anggota Paskibraka yaitu salah satu bentuk kegiatan pembinaan dan pengembangan pemuda, penanaman nilai-nilai ketertiban, kedisiplinan wawasan kebangsaan, nasionalisme dan kepemimpinan. Serta memilih 4 orang peserta putra dan 4 peserta putri untuk di kirim mewakili Kabupaten Sleman mengikuti pemilihan calon paskibraka tingkat Nasional di DIY tahun 2013. Memilih 18 orang putra dan 18 orang putri untuk di latih menjadi paskibraka Kabupaten Sleman tahun 2013 dengan cadangan masing-masing 3 putra dan 3 putri.
Selain itu juga untuk menyemarakkan peringatan hari Pendidikan Nasional dan Hari Jadi ke 97 Pemerintah Kabupaten Sleman, dan sekaligus persiapan penyelenggaraan upacara peringatan Detik-detik proklamasi ke 68 Negara kesatuan Republik Indonesia tahun 2013.

Acara tersebut di buka oleh Asisten II Bidang Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Dra.Hj Suyamsih. Mpd.  Dalam sambutannya mengatakan bahwa Penyelenggaraan pemilihan Calon Paskibraka ini merupakan salah satu upaya kita untuk mendapatkan Paskibraka yang memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan upacara 17 Agustus nanti berjalan lancar, khidmat dan tertib. Selain itu, melalui pemilihan calon Paskibraka ini, diharapkan akan terpilih calon Paskibraka yang dapat membawa nama harum Kab. Sleman, sebagai Paskibraka tingkat Propinsi bahkan terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Terlebih, hampir setiap tahun, calon Paskibraka Kab. Sleman senantiasa terpilih menjadi wakil DIY, untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Istana Merdeka.  Selain harus didukung dengan kondisi fisik dan kesehatan yang prima, seorang anggota Paskibraka juga harus memiliki rasa nasionalisme, wawasan, pengetahuan, ketrampilan dan kedisiplinan yang tinggi. kibraka juga . Ketatnya persyaratan ini karena Pas akan menjadi wakil sekolah dan wakil daerah. Hanya Calon Paskibraka yang memenuhi semua persyaratan saja yang nantinya akan bisa mewakili Kabupaten Sleman di tingkat propinsi dan bahkan mewakili  DI. Yogyakarta di upacara 17 Agustus tingkat nasional di Jakarta.  Dengan demikian kegiatan Paski­bra­ka ini merupakan salah satu kegiatan yang bermanfaat baik untuk menambah wawasan,  meningkat­kan kedisiplinan, serta memperkuat rasa patriotisme dan nasionalisme. Oleh karena itu, mengingat sedemikian pentingnya seleksi ini,  mengharapkan agar kegiatan seleksi Calon Paskibraka ini dilakukan dengan penuh kesungguhan dan senantiasa mengutamakan obyektivitas. Kepada Tim Penyeleksi saya berpesan untuk melakukan penilaian seobjektif mungkin, agar hasil yang didapat nanti benar-benar berkualitas. Kita harap­kan para anggota Paskibraka yang terpilih nanti sukses membawa misi sebagai anggota Paskibraka dan ikut mengharum­kan nama sekolah, nama daerah bahkan nama bangsa.
Dra.Hj.Suyamsih. Mpd  juga mengharapkan  anggota Paskibraka yang lolos seleksi nantinya,  benar-benar memiliki kemam­puan intelektual, kepribadian, kedisiplin­an, pengetahuan serta keterampilan dalam berba­hasa asing yang memadai. Untuk itu seorang anggota Paskibraka harus mampu berkomunikasi dalam bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Meng­ingat seorang anggota Paski­braka yang terpilih mewakil Propinsi DI. Yogyakarta juga akan mejadi duta belia bangsa.  Seorang anggota Paskibraka, juga dituntut untuk memiliki wawasan kebangsaan, memegang teguh nilai-nilai Pancasila, termasuk pemahaman terhadap UUD 1945. Diharapkan dengan memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi, para anggota Paskibraka dapat menjadi agen pemersatu bangsa.
Disamping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah, seorang anggota Paskibraka harus berani dan mampu berbicara di depan publik dengan baik, sopan dan santun. Seorang anggota Paskibraka harus memiliki idealisme dan berani mengutarakan pendapatnya.Selain untuk membentuk pasukan pengibar bendera pada apel peringatan HUT RI 17 Agustus mendatang, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya mengembangkan wawasan dan sikap kepemimpinan gene­rasi muda. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita untuk memupuk rasa kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda melalui peran aktif mereka dalam perayaan hari besar nasional. Untuk itu saya berharap dari kegiatan ini mampu menciptakan generasi muda yang dapat melestarikan komitmen berbangsa dan bernegara sebagai wujud rasa cinta terhadap negara kesatuan Republik Indonesia.

8
Apr

Kafilah STQ Sleman Pamitan Untuk Bertanding Di Bantul

Jumat, 5 April 2013 Bupati Sleman melepas kontingen seleksi tilawatul Quran dari Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas. Hadir dalam acara ini, Asisten Sekda Bidang Pembangunan, Suyamsih, MPd, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sleman, Arif Haryono,SH, dan Kepala Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sleman, Drs. H.M. Lutfi Hamid, M.Ag. 
Pada kesempatan ini, Kabupaten Sleman mengirimkan sejumlah 16 Kafilah yang akan bertanding di Kabupaten Bantul.

Bupati Sleman berharap kontingen ini dapat membawa nama baik Kabupaten Sleman dengan menorehkan prestasi dalam seleksi tilawatil Quran tingkat Provinsi DIY, yang akan diselenggarakan mulai 5 April hingga 6 April 2013 di Kabupaten Bantul. Disamping itu, Bupati menyampaikan agar para seleksi ini dapat menjadi wadah dakwah yang baik bagi masyarakat. 
Disampaikan oleh Kepala LPTQ Sleman Drs. H.M. Lutfi Hamid, M.Ag, kegiatan STQ ini merupakan silaturahmi dengan basis kegiatan keagamaan di lingkup DIY. Ditambahkan pula tentang sejumlah kegiatan yang telah dilakukan LPTQ Sleman sepanjang tahun 2013 ini diantaranya sosialisasi rencana pembinaan kafilah MTQ tingkat Sleman, kunjungan pembinaan dan sosialisasi di LPTQ se-Kabupaten Sleman, penyelenggaraan orientasi dewan hakim, petugas panitera dan pewara. Kegiatan-kegiatan tersebut di atas dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan mensukseskan kegiatan-kegiatan LPTQ Kecamatan hingga tingkat Kabupaten Sleman***

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.