Arsip Kategori: Berita

3
Oct

Pemkab Sleman Apresiasi Prestasi Atlet PON Berprestasi

Usai PON XVIII di Riau yang lalu, KONI Sleman memberikan tali asih bagi atlet dan ofisial bagi kontingen PON XVIII yang telah berlangsung pada 7-20 September 2012 yang lalu dan penyerahan uang saku bagi Kontingen Peparnas ( Pekan Paralimpyk Nasional )  XIV yang akan berlangsung pada 7 – 13 Oktober 2012 mendatang. Hadir dalam acara ini Bupati Sleman, Sri Purnomo, Ketua DPRD, Koeswanto, Ketua KONI Sleman, Mujiman dan Ir. Andi Hirawan selalu Binpres.
Dalam laporannya, Ketua KONI Sleman Mujiman menyampaikan bahwa seluruh atlet Sleman yang mewakili dalam PON yang lalu  mendapatkan uang tali asih masing-masing sebesar Rp. 1.000.000,00. Sedangkan bagi atlet dan ofisial yang berprestasi  mendapatkan bonus. Bagi peraih emas memperoleh uang sebesar Rp. 10.000.000,00 sedangkan peraih medali perak mendapatkan Rp. 6.000.000,00 dan Rp.2.000.000,00 bagi peraih medali perunggu. Sedangkan  ofisial diberikan  tali asih sebesar Rp.5.000.000,00 bagi peraih medali emas, Rp. 3.000.000,00 bagi peraih medali perak dan Rp. 1.000.000,00 bagi peraih medali perunggu. KONI Juga memberikan uang kontribusi bagi atlet PON mandiri sebesar Rp. 5.600.000,00.
Pada PON XVIII tiga orang atlet Sleman berhasil memperoleh medali emas yang diwakili oleh Ivana Ardelia Irmanti dari cabang olahraga wushu. Empat medali perak juga berhasil diraih, yang salah satunya berasal dari cabang tenis lapangan oleh Rekyan Woro Mulaksito. Sedangkan medali perunggu diperoleh Lafitri Panca Wardhani dari cabang bilyard disamping 4 peraih medali perunggu yang lain.
Dalam acara ini sekaligus diserahkan bonus bagi Dadang Haris Purnomo oficial balap sepeda yang mewakili 6 orang ofisial peraih medali emas, Abdul Alim ofisial tenis lapangan yang mewakili 7 orang ofisial peraih medali perak dan Ambar Setiawan sebagai ofisial pencak silat yang mewakili 8 orang ofisial peraih medali perunggu.
Sedangkan bagi para atlet Peparnas, KONI juga menyerahkan uang saku sebesar Rp. 1.000.000,00 bagi setiap atlet dan ofisial yang mengikuti Peparnas.  Uang saku diserahkan Bupati Sleman secara simbolik pada Sudartatik dari cabang olahraga voly duduk mewakili 9 orang atlet Peparnas yang lain, dan  Sudarsono yang mewakili 10 orang perwakilan ofisial.
Disampaikan pula dalam acara ini bahwa KONI mulai Juli  hingga Desember 2012 akan mencanangkan Pusdiklat bagi atlet senior, junior dan atlet usia dini. Hal ini dilakukan agar regenerasi atlet di setiap cabang olahraga tidak terputus. Dalam pusdiklat ini atlet-atlet akan mengikuti latihan sebanyak 12 kali setiap bulannya yang didanai KONI Sleman.
Bupati Sleman dalam acara ini menyampaikan apresiasinya bagi seluruh atlet yang telah berupaya untuk memperjuangkan nama baik Sleman dalam event nasional. Ditambahkan oleh Sri Purnomo bahwa setelah PON, para atlet masih terus dituntut memberikan prestasi terbaiknya dalam event olahraga selanjutnya seperti misalnya di PORPROV tahun 2013 mendatang yang akan diselenggarakan di Kabupaten Gunung Kidul. Bupati berharap kontingen Sleman tetap akan menjadi juara umum seperti yang telah diraih pada tahun 2012 yang lalu ketika Sleman menjadi tuan rumah penyelenggara PON.

1
Oct

10 SMK di Sleman telah Bersertifikat ISO

Pada Sabtu, 29 September 2012 SMK Muhammadiyah I Turi menerima Serifikat ISO 9001-2008 dari PT TUV Rheinland sebagai sekolah yang sudah menerapkan sistem ISO. Kepala SMK Muhammadiyah I Turi Drs. Sutijo, MM mengatakan bahwa ISO yang diterapkan di sekolah ini diharapkan bisa memberi dampak positif besar bagi semua pihak. Karena dengan menerapkan itu sekolah dapat memeriksa kesesuaian secara independen, memastikan sistem manajemen mutu yang efektif, serta memperbaiki image oeganisasi agar lebih dikenal secara nasional maupun internasional. Dalam penyerahan sertifikat ISO ini PT TUV Rheinland kepada Bupati Drs. H Sri Purnomo, Msi selanjutnya diserahkan kepada Kepala SMK Muhammadiyah I Turi Drs. Sutijo, MM.
Bupati Sleman, Drs. H Sri Purnomo, MSI,  dalam sambutannya menyampaikan bahwa SMK Muhammadiyah I Turi ini yang telah berupaya secara maksimal secara total yang didukung oleh wali murid dan tentu saja anak-anak semuanya, sehingga apa yang kita cita-citakan bersama beberapa waktu yang lalu harapannya SMK Muhammadiyah Turi segera punya sertifikat dari ISO 9001 versi 2008. Dan saat inilah yang artinya meningkat maka SMK Muhammadiyah Turi benar-benar meningkat, kualitasnya dengan mendapatkan pengakuan sertifikat berupa ISO 9001 versi 2008.
Perlu disampaikan bahwa dengan SMK Muhammadiyah Turi ini mendapatkan sertifikat ISO berarti SMK-SMK yang berada di Kab. Sleman sudah ada 10 SMK yang 8 itu SMK Negeri di Kab. Sleman, tapi yang belum mendapatkan sertifikat tinggal 1 yaitu SMK Godean II, muda-mudahan segera berbenah dan menyusul. Sedangkan dari sekolah swasta yang pertama yaitu SMK Nasional Berbah, kemudian SMK Penerbangan di Komplek Adisucipto.
Bupati juga menyampaikan kepada Kepala SMK Muhammdiyah Turi bahwa penerimaan sertifikat ini merupakan a
wal dari keberhasilan yang harus ditunjukkan kepada dunia usaha industri ditunjukkan kepada wali murid, kepada publik semuanya bahwa sekolah ini sudah selayaknya mendapatkan sertifikat itu nanti bisa tunjukkan dengan proses kegiatan belajar mengajar yang ada di SMK Muhammadiyah Turi ini, dengan menunjukkan pelayanan dalam dunia pendidikan. Disamping itu, Bupati juga berharap outpur dari SMK Muhammadiyah Turi ini tidak hanya sekedar begitu lulus akan mengejar cari pekerjaan,  yang diharapkan para lulusan SMK ini dapat memperoleh pekerjaan yang kualifikasinya terpenuhi.   

1
Oct

Lima Kloter Jemaah Haji Sleman Diberangkatkan

Mengingat kondisi alam, iklim maupun cuaca di tanah suci berbeda dengan di tanah air, para jamaah haji harus menjaga kondisi fisik masing-masing walaupun sudah ada tenaga medis yang mendampingi. Terlebih pada saat ini, di tanah suci sedang mengalami  musim peralihan. Berdasarkan informasi, cuaca di tanah suci dalam keadaan panas, yaitu berkisar 38 hingga 44 derajat celsius. Sehingga seluruh jamaah harus menjaga kondisi fisik, menjaga stamina dan kesehatannya. Demikian dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman dr Sunartono M.Kes pada waktu melepas Calon Jamaah Haji Kabupaten Sleman tahun 1433 H/2012 M kloter 37 SOC di Masjid Agung Dr Wahidin Soediro Hoesodo Sleman.
Sekda Sleman berpesan agar para calon jamaah haji tidak memaksakan diri untuk mencari keafdholan ibadah jika kondisi fisik tidak memungkinkan. Selain itu hedaklah para calon jamaah haji mengutamakan ibadah-ibadah yang nilainya wajib terlebih dahulu dan tidak terlena dengan keasyikan belanja.
Sekda Sleman juga berharap agar calon haji tidak segan-segan dan malu untuk bertanya kepada petugas jika mengalami kesulitan atau kebingungan. Kepada petugas haji, sekda mengharapkan agar selalu tanggap dan proaktif dalam melayani jamaah haji. Apalagi jika ada jamaah haji yang mengalami kesulitan, segara berikan pertolongan.
Mengakhiri sambutannya Sekda Sleman mohon kepada Bapak/Ibu calon jema’ah haji, ketika berdo’a di tanah suci terutama di tempat-tempat mustajabah, agar mendo’akan keberhasilan pembangunan rakyat Sleman agar terwujud masyarakat Sleman yang sejahtera lahir dan batin. Sekda Sleman juga berdoa agar para jamaah haji mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan rukun haji dengan baik dan lancar dan nantinya kembali ke Tanah air dalam keadaan sehat dan dapat menjadi haji yang mabrur.
Jamaah haji yang dilepas pada hari Senin 1 Oktober 2012 ini adalah kloter 37 SOC (140 orang) oleh Sekretaris Daerah Kab Sleman dr Sunartono M.Kes, pada pukul 06.00-07.00 WIB, dengan pemandu talbiyah dan informasi Drs H Munawir M.P.DI. Kloter 37 SOC dijadwalkan akan tiba di Solo pukul 10.00 WIB, selain itu kloter 38 SOC (125 orang) yang dilepas oleh Assek I Sunaryo SH, pada pukul 09.00-10.00 WIB, dengan pemandu talbiyah dan informasi Drs. H. Sukirman, MA. Kloter 38 SOC dijadwalkan tiba di Solo pukul 13.00 WIB. Selain itu pada hari Senin 1 Oktober 2012 ini juga dilepas calon jamaah haji kloter 39 SOC (123 orang) oleh Assek II Bidang Pembangunan Dra H Suyamsih dengan pemandu talbiyah dan informasi Drs KH Bahak Udin, pada pukul 13.00-14.00 WIB, dijadwalkan tiba di Solo pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya, pada hari Sabtu 29 September 2012 pukul 09.00-10.00 WIB juga telah dilepas calon jamaah haji Kabupaten Sleman kloter 32 SOC (367 orang) oleh Bupati Sleman Drs Sri Purnomo, dengan pemandu talbiyah dan informasi Drs KH Adul Masjid M.Si dan dijadwalkan tiba di Solo pukul 13.00 WIB. Pada hari Minggu 30 September 2012 telah dilepas calon jamaah haji Kabupaten Sleman kloter 34 SOC (363 orang) oleh Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu S.S. M.Hum, dengan pemandu talbiyah dan informasi  KH Sukidi Cokrosuwignyo, pada pukul 06.00-07.00 WIB, dan dijadwalkan tiba di Solo pada pukul 10.00 WIB. Pada hari Minggu 30 September 2012 pukul 09.00-10.00 WIB juga telah dilepas calon jamaah haji kloter 35 SOC (59 orang) oleh Ketua DPRD Sleman Koeswanto SIP, dengan pemandu talbiyah dan informasi KH Chaerudin, dijadwalkan tiba di Solo pukul 13.00 WIB.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.