Arsip Kategori: Berita

10
Oct

Bupati Sambut Peserta Konferensi SEAAIR Di Candi Boko

Sleman,8 Oktober, bertempat di komplek candi Ratu Boko berlangsung jamuan makan malam dalam rangka Konfrensi Internasional SEAAIR (South East Asian Association for Institional Research 2013) dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman, Sri Purnomo beserta jajarannya berkesempatan menghadiri acara tersebut.  Dalam sambutannya Bupati Sleman mengatakan bahwa kegiatan konferensi SEAAIR ini adalah kegiatan yang sangat positif, karena diharapkan dari hasil penelitian akademisi tersebut dapat dijadikan referensi bagi pemerintah daerah untuk dapat menggali potensi-potensi yang ada di wilayahnya.  Terlebih lagi tema besar kegiatan ini adalah untuk menggalakkan entrepreneur (kewirausahaan).  Menurut Sri Purnomo, kewirausahaan adalah salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam sambutannya, rektor Universitas Ciputra, Toni Antonio menyatakan bahwa tujuan konfrensi SEAAIR adalah, meningkatkan kualitas penelitian institusi pendidikan tinggi, diseminasi informasi dan pertukaran ide tentang permasalahan dan topik penelitian Institusi, meningkatkan profesionalisme individu yang terlibat dalam penelitian, meningkatkan kesatuan kerjasama antar peneliti, meningkatkan kualitas outcome institusi pendidikan tinggi dan menyempurnakan pelaksanaan entrepreneurship di lembaga pendidikan tingkat lanjut.  Toni Antonio mengatakan bahwa di wilayah DI. Yogyakarta khususnya Sleman, banyak sekali obyek-obyek pariwisata yang sangat menarik, oleh karena itu para peserta diharapkan tetap fokus pada penelitian yang dilakukan. Toni Antonio juga mengingatkan agar para peserta dapat kembali ke Sleman untuk melakukan penelitian atau melakukan kunjungan wisata di wilayah Sleman, karena dengan keterbatasan waktu yang ada tentunya para peserta tidak mungkin bisa mengunjungi semua potensi pariwisata yang ada.
Universitas Ciputra selaku panitia penyelenggaraan South East Asian Association for Institional Research 2013 (SEAAIR) yang berlangsung pada tanggal 7-10 Oktober 2013.  SEAAIR adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan untuk mengumpulkan para akademisi di pendidikan tinggi diberbagai negara-negara Asia Tenggara untuk melakukan diseminasi hasil penelitian institusi dari berbagai bidang ilmu pendidikan.  Universitas Ciputra pada tahun ini ditunjuk menjadi komite lokal dan memilih DI. Yogyakarta sebagai lokasi pelaksanaan acara tersebut sekaligus mempromosikan Indonesia, khususnya D.I Yogyakarta ke dunia luar.
Pada hari Rabu, 9 Oktober Bupati Sleman, Sri Purnomo menjadi keynote speaker bersama Antonius Tanan, Presiden Direktur Universitas Ciputra.  Bupati Sleman memberikan paparan mengenai kondisi Kabupaten Sleman saat ini dan perkembangan kewirausahaan Sleman sebagai salah satu solusi pengentasan kemiskinan di Sleman.
10
Oct

Metode SRI Mampu Tingkatkan 50% Panen

Kelompok Tani Ngudi Mekar Sorogedug Lor Madurejo Prambanan Panen perdana padi Pengembangan System of Rice Intensification (SRI), Rabu, 9 Oktober 2013. Kelompok Tani mengundang Bupati Sleman, Kepala Dinas Pertanian Sleman dan Kepala Dinas Pertanian DIY serta Camat dan Kades untuk mengawali panen perdana di Bulak Sorogedug Lor. Dijelaskan oleh Hartono, Ketua Kelompok Tani Ngudi Mekar bahwa untuk tahun 2013 kegiatan yang dilakukan yaitu SL PTT padi pemantapan seluas 450 ha meliputi 18 kelompok tani dan 1 kegitan SRI seluas 20 ha yang di laksanakan oleh Kelompok Tani Ngudi Mekar yang di panen perdana. Padi yang di tanam 8 Juli 2013 dengan benih inpari 11, sebesar 10 kg benih/ha, 2000 kg pupuk organik/ha, 200 kg NPK/ha. Hasil ubinan yang telah dilaksanakan oleh 7 lahan petani rata-rata produksi sebesar 7,8 kg sehingga hasil yang dicapai 12,54 ton/ha gabah kering panen. Dikemukakan oleh Hartono kelompoknya masih mengalami kendala kurangnya air dimusim kemarau, belum punya traktor dan belum punya alat peremuk pupuk organik padat, Namun berkat kerja keras petani dan dengan menaati pola tanam padi padi polowijo, tanam serempak dan benih unggul mampu meningkatkan produktivitas padi.

Sementara itu Bupati Sleman usai melakukan panen perdana mengatakan ikut merasakan kegembiraan dengan hasil panen yang dicapai oleh kelompok tani Ngudi Mekar. Karena upaya untuk mempertahankan produksi beras di Sleman menghadapi tantangan yang sangat berat. Terle­bih lagi luas lahan pertanian yang ada di Sleman ini dari tahun ke tahun semakin menyusut. De­ngan demikian pelak­­­sa­­na­an panen raya padi ini dapat memotivasi kelom­pok-kelompok tani lainnya untuk mengoptimalkan produk­sinya.

Metode SRI mampu meningkatkan produktifitas padi dengan cara mengubah pengelolaan tanaman, tanah, air dan unsur hara,dan telah terbukti berhasil meningkatkan produktifitas padi sebesar 50% , bahkan di beberapa tempat mencapai lebih dari 100%. Teknik SRI ini telah berkembang di banyak negara terutama di negara-negara Asia.

Ditambahkan oleh Sri Purnomo pada tahun 2012 Kabupaten Sleman masih mampu mempertahankan predikat sebagai lumbung beras di Provinsi DIY. Surplus beras tahun 2012 sebanyak 109.724 ton mengalami peningkatan 41,79% dibandingkan dengan surplus beras tahun 2011 sebanyak 63.865 ton. Kenaikan tersebut ditunjang oleh peningkatan produktivitas padi dari 56,93 kuintal/ha menjadi 67,94 kuintal/ha, sehingga mampu meningkatkan produksi beras dari 232.713 ton menjadi 312.815 ton.

Sementara sasaran tanam untuk tahun 2013 ini adalah 44.426 Ha, dengan sasaran produktivitas 64,18 Kw/Ha diharapkan produksi padi Sleman sebesar 279.798 ton dapat tercapai, namun demikian upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi Kabupaten Sleman terkendala beberapa hal yang pada saat ini terus diupayakan pengendaliannya seperti, serangan hama wereng dan tikus, alih fungsi lahan, dan menurunnya kesuburan tanah disebagian wilayah Kabupaten Sleman.

Pada akhir acara juga diadakan dialog antara para petani dengan Kabid Tanaman Pangan Sleman, Camat dan Kabid Tanaman Pangan DIY.

10
Oct

TNI Bersama Masyarakat Bangun Infrastruktur Desa

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung manunggal ke 91,Rabu tanggal 9 Oktober 2013 berlangsung di Lapangan Bulus I Candibinangun Pakem, Kabupaten Sleman DIY. Upacara tersebut di pimpin oleh Komandan Kodim 0732 Sleman Letkol INF.Bambang Yudi Kustiwa.S.Sos. Dalam kesempatan tersebut Pasiter Kodim 0732 Sleman Kaptn INF Kamdiyo melaporkan kesiapan operasi TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD) Sengkuyung ke 91 tahap II tahun 2013, dalam laporannya dikemukakan Lokasi TMMD berlangsung di Desa Candibinangun Pakem Kabupaten Sleman. Sasaran  fisik kegiatan TMMD yakni pengerasan jalan Panjang 1.200 M lebar 4 M, Pembuatan Tempat Wudhu 1 buah, Rehap Pos kamling 1 buah dan lantainisasi 4 rumah.  Sedangkan sasaran non fisik meliputi Penyuluhan PPBN/ Wawasan kebangsaan, Penyuluhan Kamtibmas dan NAPZA, Penyuluhan Kesehatan dan KB, Penyuluhan Pertanian dan penyuluhan bencana alam.  Waktu pelaksanaan selama 21 hari  dimulai 9 Oktober sampai dengan 29 Oktober 2013. Pengerahan tenaga  1 SST Kodim dibantu oleh warga Masyarakat Desa Candibinangun. Sumber dana berasal dari APBD DIY Rp 50 jt, APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp 80 jt, Jumlah Rp 130 jt,   sedangkan swadaya dari masyarkat berupa tenaga per hari 50 orang dengan nilai Rp 50 jt.

Selanjutnya Komandan Kodim 0732 Sleman dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan Kasad selaku penanggung jawab operasional TMMD, mengatakan bahwa program TMMD yang ke 91 ini akan berlangsung selama 21 hari dan secara serentak  di mulai ini di seluruh PKO TMMD. Dalam program TMMD kali ini TNI Angkatan Darat bekerjasama dengan Kemenpora  RI, yang memiliki salah satu program unggulan yaitu Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) Pengiriman 1000 sarjana masuk desa ke seluruh PKO TMMD ini telah dilatih di Ringdam Jaya Kodam Jaya Jakarta.

TNI Angkatan Darat berharap keterlibatan para sarjana pada TMMD ini dapat berperan sebagai motivator sekaligus pelopor pembangunan yang ada di daerah, sesuai dengan Visi Pemerintah dalam Pembangunan 2005-2025 yaitu Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur. Melalui TMMD  TNI bersama-sama Polri,Kementrian, Lembaga Pemerintah Non  Kementerian,Pemerintah Daerah  dan seluruh komponen yang lainnya, kita tingkatkan Integritas Guna Mendukung percepatan Pembangunan dalam rangka mewujudkan Kedamaian dan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan.  Disampaikan pula oleh Kasad beberapa hal untuk di pedomani oleh para prajurit : Pertama laksanakan kegiatan TMMD secara Profesional, penuh ketulusan, keiklasan dan tanggung jawab. Kedua hormati dan pahami adat istiadat dan budaya setempat, yang ketiga jadilah contoh sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat dalam membangun daerahnya menuju kemandirian yang ke empat Bangun soliditas dan sinergitas yang kokoh antar sesama prajurit TNI.

Upacara Pembukaan TMMD sengkuyung yang ke 91 tahap II tahun 2013 ini dihadiri olaeh Wakil Bupati Sleman Hj. Yuni Satiya Rahayu.SS.M.HUM. Asek II Bidang pembangunan Hj Dra.Suyamsih.MPD, pejabat yang lainnya dan  Muspika Kecamatan Pakem, Kades Candibinangun Siswantoro  perangkat desa Candi Binangun , Osis.Pramuka  serta masyarakat undangan lainnya.
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.