Arsip Kategori: Berita

5
Sep

UPK Kecamatan Berbah Me-launching Kegiatan Sosial

UPK (Unit Pengelola Kegiatan) kecamatan Berbah melakukan launching kegiatan sosial dan syawalan Forum UPK PNPM Mandiri Pedesaan di Pendopo Kepanjen, Kecamatan Berbah, Rabu 4 September 2013. Sebelum acara launching tersebut, dilakukan peletakan pertama cor lantainisasi oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo di dusun Plembangan, Bulu, Jogotirto. Peletakan cor lantainisasi dilakukan di rumah Ny. Anita Suci, anggota SPP Plembangan. Kepala Desa Jogotirto, Guntur Yoga mengungkapkan kebahagiaan masyarakat Jogotirto karena kehadiran dan kunjungan Bupati di dusun Plembangan. Diharapkan kunjungan dalam rangka cor lantainisasi tersebut dapat memotivasi masyarakat dalam membangun desanya. Dalam sambutannya Bupati mengharapkan lantainisasi dapat dilanjutkan dan dikerjakan dengan baik oleh para penerima bantuan serta dapat meningkatkan kebersihan dan kesehatan pemilik rumah.

Jumlah total dana sosial yang digunakan untuk kegiatan tersebut sejumlah Rp 40 juta. Lantainisasi diprioritaskan bagi anggota SPP (Simpan Pinjam kelompok Perempuan) UPK yang termasuk dalam keluarga miskin. Sebanyak 16% anggota SPP UPK Berbah berasal dari keluarga miskin absolut. Menurut Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) PNPM MPd, Drs. H Tulus Yasir, dalam laporannya menjelaskan bahwa penerima bantuan lantainisasi harus memenuhi kriteria anggota SPP aktif, lahan milik dan dipergunakan sendiri, lokasi 0% berupa tanah atau lantai semen rusak, bersedia mengerjakan sendiri sebagai bentuk swadaya dan tidak boleh mengubah peruntukan bantuan. Rumah tangga miskin yang mengajukan bantuan sejumlah 55 RTM yang kemudian terseleksi oleh tim verifikasi independen sebanyak 44 RTM. Wujud bantuan berupa semen dan pasir dengan maksimal luas bantuan 36 meter persegi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sri Purnomo menyampaikan UPK award kepada 4 kelompok SPP terbaik yang tertib administrasi, aktif berkegiatan dan tidak bermasalah dalam angsuran yaitu SPP Munggon I Sendangtirto, SPP Anggrek II Jagalan Tegaltirto, SPP Berbah Kalitirto dan SPP Srikandi Bangkit, Plembangan, Jogotirto. Selain itu juga diberikan penghargaan kepada 4 orang “perempuan inspiratif” yang merupakan anggota kelompok yang menginsipirasi sehingga menjadi kekuatan kelompoknya untuk bangkit dari permasalahan yang ada. Bupati juga menyampaikan bantuan cor lantainisasi secara simbolis kepada Ny. Siti Jazariah. Bupati berharap kegiatan PNPM MPd dapat meningkat dari tahun ke tahun sehingga dapat memberi manfaat yang maksimal kepada masyarakat sehingga meningkat kesejahteraannya. Acara diakhiri dengan tausyiah syawalan oleh Dr. Agung Budiyanto, dosen program doktor Pasca Sarjana UGM.

5
Sep

915 Calhaj Sleman Berpamitan

Sebanyak 915 calon haji dari Kabupaten Sleman berpamitan kepada Bupati Sleman, Sri Purnomo di Pendopo Parasamya, Rabu 4 Mei 2013. pada kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar semua calon jemaah haji untuk meningkatkan stamina guna menjaga kesehatan. Terlebih lagi setelah melihat hasil cek kesehatan tahap kedua kepada 909 calon haji, kondisi kesehatan Ibu/Bapak paling banyak mengalami gangguan saluran kencing 35%, gangguan jantung dan pembuluh darah 27%, hipertensi 11%, penyakit saluran pernafasan, ginjal, serta diabetes. Semua calon jemaah haji juga harus selalu disiplin, mengikuti aturan dan petunjuk yang telah ditetapkan oleh Pemerintah RI, demi kelancaran dan kemabruran ibadah haji. Ditambahkan bupati sleman agar calon jamaah haji yang sudah berusia diatas 65 tahun agar tidak terlalu ngoyo dan memaksakan kehendak, tetapi juga jangan seenaknya, tetapi mengutamakan yang wajibnya.

Jamaah calon haji Sleman terdiri dari pria sebanyak 437 orang dan wanita sebanyak 478 0rang. Usia calon haji didominasi usia 51-60 tahun sebanyak 354 orang dan paling sedikit diusia 81-90 tahun yang hanya 2 orang. Calon haji tertua pria yaitu Mardi Raharjo dari Ngebo, Sukoharjo Ngaglik yang berusia 81 tahun 9 bulan, dan calon haji wanita tertua yaitu  Tuminah binti Dariyo dari Krajan Wedomartani, Ngemplak  yang berusia 85 tahun 11 bulan, mereka mendapat tali asih dari bupati Sleman dan istri.

Sebelum pemberangkatan haji berlangsung para calon jamaah haji kabupaten Sleman telah diberi beberapa pembekalan antara lain pembimbingan pembinaan pra manasik haji sebanyak 18 kali, bimbingan klasikal (manasik Haji) sebanyak 7 kali, bimbingan klasikal massal selama 2 hari di Maasjid Agung dan praktik manasih haji massal bersama sebanyak 1 kali.

4
Sep

Festival Asia Tri Digelar 23-25 September 2013 di Ullen Sentalu

Festival Asia Tri merupakan sebuah festival seni pertunjukan keliling yang diprakarsai oleh seniman seniman tiga negara yaitu Korea, Jepang dan Indonesia (Yogyakarta). Pemrakarsa festival tahunan tersebut yaitu Yang Hye Jin dari Korea, Soga Masaru dari Jepang, dan Bimo Wiwohatmo serta Bambang Paningron dari Indonesia (Jogja). Festival diagendakan tanggal 23-25 September 2013 di Musium  Seni dan Budaya Jawa Ullen Sentalu, Kaliurang. Hal tersebut disampaikan BPPS saat melakukan audiensi dengan bupati Sleman, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Asekda bidang Pembangunan Dra. Suyamsih , Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ir. AA. Ayu Laksmi Dewi. Dari BPPS hadir  Jono Lesmana, Bambang  Paningron, KRT. Thomas Haryono, dan Puji Kuswanda.

Baik Jono Lesmana maupun Bambang Paningron pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Festival Asi Tri yang sudah berlangsung ke 8 kali tahun 2013 tersebut akan diikuti berbagai seniman dari berbagai negara antara lain Indonesia sendiri, Jepang, Korea, Tahiland, Canada, Spanyol, juga dari Asia Meet Asia ( Hongkong, India, Korea, Japan dan China). Mereka akan menampilkan berbagai kesenian dari negara masing-masing, antara lain tari, musik, performance art. Seniman-seniman tersebut antara lain Kazco Takemoto,Japan Contemporary Dance,Jun Amanto, Jocelyne Montpetit (Canada), Waewdao Sirisook (Thailand), akan hadir dan tampil pula seniman dari Belanda, Australia, Jerman, Libanan dll. Disamping seniman dari mancanegara , akan tampil pula komunitas-komunitas seni tradisi yang hidup  disekitar kabupaten sleman misalnya komunitas Kaliurang, sanggar tari Ullen Sentalu. Penonton tidak dipungut biaya/gratis.
Sementara itu Asekda bidang pembangunan Dra. Suyamsih menyampaikan bahwa dengan tampilnya seniman dari berbagai mancanegara akan menggugah kreasi bagi seniman Indonesia/Yogyakarta dalam mengembangkan kesenian. Lebih lanjut disampaikan bahwa daalan dunia kesenian juga bisa berkembang dalam dunia indsutri, misalnya seni dan tari yang menggunakan kipas akan tidak lepas dari Bambu. Dari seni tari yang menggunakan kipas tersebut tidak bisa lepas dari penggunaan komoditas bambu. Taerutama di sleman keberadaan Bambu ,memang masih cukup, namun belum semuanya memenuhi kualifikasi. Untuk itu sleman sebagai pilot pengembangan Bambu dengan target 30 Ha dan sudah menjadi program. Kegunaan Bambu itu sendiri menurut Suyamsih sangat luar biasa, karena bisa menjadi 25 manfaat.
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.