Arsip Kategori: Berita

3
Jul

Warga Gamping Diharapkan Gunakan Hak Pilihnya Dalam Pilkades

Tarawih Keliling kelompok 4 di Masjid Al Furqon Watulangkah Ambarketawang Gamping Selasa 30 Juni 2015 dihadiri Bupati Sleman Sri Purnomo. Sebagai koordinator kelompok 4, Nurbandi yang juga kepala Dinas PUP Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa Tarling kelompok 4 diikuti banyak Kepala SKPD termasuk perangkat Kecamatan Gamping dan perangkat desa se Kecamatan Gamping.

Tarling yang berlangsung di Masjis Al Furqon tersebut total berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp. 11.600.000 yang terdiri dari bantuan APBD, Baz, juga dari tim Kecamatan dan Desa Ambarketawang. Bantuan diserahkan Bupati Sleman Purnomo dan beberapa bantuan yang berupa Al Qur’an, mukena dll.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Wilayah Kecamatan Gamping yang  memiliki luas wilayah 29,25 KM², dengan kepadatan penduduk mencapai 102.125 jiwa, memiliki permasalahan yang relatif sama dengan kecamatan lain yaitu penanggulangan kemiskinan.  Menurut data BPS tahun 2014 jumlah KK miskin Kec. Gamping mencapai 3.175 KK miskin dan 3.613 KK rentan miskin. Diharapkan tim Penanggulangan Kemiskinan baik di tingkat Kecamatan, desa, dan dusun harus bekerja lebih keras.  TPK harus mampu merangkul pihak-pihak lain seperti pihak swasta.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan perumahan di wilayah Kabupaten Sleman sangat cepat pertumbuhannya, konversi lahan-lahan pertanian menjadi hunian menyebabkan banyak berkurangnya ruang terbuka, terutama lahan pertanian di Kecamatan Gamping, yang berpengaruh terhadap produksi pertanian.  Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama melakukan pengawasan terhadap para pengembang pemukiman yang melakukan  kegiatan di Kecamatan Gamping, apabila terjadi pelanggaran segera dilaporkan agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan. Efek dari bertambahnya jumlah pemukiman menyebabkan permasalahan lingkungan berupa pencemaran dari limbah padat dan cair Rumah Tangga.  Oleh karena itu warga Gamping harus ikut peduli dengan pengelolaan sampah. Jika ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya, masyarakat dihimbau untuk tidak segan memperingatkan atau menegur warga tersebut.

Diingatkan pula bahwa pada tanggal 9 Agustus 2015 mendatang desa Ambarketawang Kec. Gamping dan wilayah di Kab. Sleman yang lain akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa.  Oleh karena  itu saya berharap agar tahapan-tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa tersebut dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga pemilihan kepala desa mendatang dapat berjalan lancar.  Bupati berharap agar semua warga yang memiliki hak pilih agar dapat menggunakan hak pilihnya didalam pemilihan kepala desa nanti.

Yang jelas pemkab Sleman berkomitmen untuk selalu meningkatkan citra pelayanan publik guna memenuhi tuntutan masyarakat yang semakin kritis dalam menyikapi pelayanan pemerintah. Dalam SK Bupati Nomor 13/Kep.KDH/A/2015 tentang pelimpahan kewenangan bupati kepada camat. Perizinan yang dapat diurus di tingkat kecamatan dalam skala kecil meliputi Surat Keterangan Tata Bangunan dan Lingkungan (SKTBL),  Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Gangguan, dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup.***

2
Jul

Dirjen Hubdar : Kondisi Sarana Transportasi di Sleman Banyak yang Harus Dibenahi

Hasil penilaian oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI yang dipimpin Felix Iryantomo, ATD dan didampingi Triana Nurria Pawening, Lisvina Tejowati dan AD.Widyantoro mengungkapkan bahwa ternyata kondisi sarana transportasi yang ada di kabupaten Sleman masih banyak yang harus dibenahi. Sebagian sarana transportasi dan sarana pendukung lainnya misalnya rambu lalu lintas yang pemasangannya belum tepat, termasuk kondisi rambu tersebut yang perlu dibenahi. Misalnya kondisi rambu yang sudah usang catnya, belum lagi rambu tersebut terhalang oleh beberapa pohon dan dahan yang mengganggu penglihatan pengguna jalan. Hal tersebut disampaikan Felix Iryantomo saat pemaparan hasil penilaian di beberapa ruas jalan di Kabupaten Sleman. Dalaam paparan tersebut dtim diterima Bupati Sleman Sri Purnomo di ruang pertemuan rumah dinas bupati.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tahap penilaian yang telah dilakukan tersebut melalui tiga tahap , tahap pertama penilaian dokumentasi administrasi yang meliputi perencanaan, pendanaan, kelembagaan dll. Sedang tahap kedua survei teknis dan operasional yang meliputi saraana, praasarana, laalu lintas , pelayanan pada masyarakat, dll dan yang ketiga adalah meliputi penilaian lapangan kemitraan. Disampaikan pula bahwa di beberapa ruas jalan, misalnya di Ringroad utara rambu lalu lintas tampilannya kalah jauh dengan beberapa iklan hingga pengguna jalan lebih memperhatikan iklan daripada rambu lalu lintas. Termasuk adanya spanduk Pos Ojek yang merupakan angkutan yang tidak resmi. “Pemerintah daerah perlu lebih menertibkan angkutan umum termasuk keberadaan ojek”‘ tambah Felix.

Sedang evaluasi yang dilakukan di beberapa ruas jalan sekitar kabupaten sleman, secara umum cukup baik seperti di jalan Parasamya jalannya cukup lebar, marka jalannya masih cukup baik dan beberapa trotoarnya sesuai dengan peruntukannya. Hanya saja Felix menyoroti trotoar yang beralih fungsi, misalnya untuk jualan pedagang kaki lima seperti di jalan bawah pengaadilan negeri sleman, termasuk beralihnya trotoar sebagai lahan parkir, untuk itu pemerintah daerah perlu menertibkannya.

Satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dengan banyaknya reklame di beberapa ruas jalan seolah beberapa  ruas jalan tersebut sudah menjadi metropolitan iklan. Kalau hal tersebut tidak saegera dibenahi daan diatur dikawatirkan semua ruas jalan akan dipenuhi papan reklame, tentu pemandangan tersebut menjadi tidak indah. Yang tidak kalah pentingnya dan seolah kurang penting yaitu adanya beberapa trotoar yang potongan jalannya terlalu tinggi, mestinya yang landai agar pengguna jalan lebih nyaman, terlebih lagi bagi kaum difabel.

Menyinggung keberadaan terminal Jombor yang tidak lepas dari pengamatan tim penilai, secara umum cukup baik hanya saja perlu ada pembenahan di beberapa ruaas dan fasilitas, misalnya fasilitas penunggu calon penumpang, dan beberapa petuntuk papan yang perlu dicat ulang dan penempataanya perlu disempurnakan, termasuk papan informasi yang memuat  jalur tujuan, termasuk tarif yang harus dibayar penumpang.***

30
Jun

PPDB RTO Jenjang SMA Mulai 1 Juli 2015

Sleman, 30 Juni 2015, PPDB RTO untuk SMAN di Sleman akan dimulai pada tanggal 1 Juli 2015-3 Juli 2015, seluruh SMAN di Sleman telah menggunakan sistem RTO.  Sedangkan untuk SMK Negeri di Sleman di mulai pada tanggal 1 Juli 2015 dan berakhir pada tanggal 4 Juli 2015 dan tidak menggunakan sistem RTO.

Untuk daya tampung SMAN di Sleman adalah 2683 kursi sedangkan untuk total daya tampung SMAN dan SMA swasta adalah 4544 kursi.  Sedangkan untuk kuota pendaftar SMK diseluruh Sleman adalah 8112 kursi.

Prosedur Sistem PPDB RTO Sleman,
a. Calon peserta didik mengambil dan mengisi formulir pendaftaran di salah satu sekolah tujuan
b. Calon peserta didik menyerahkan berkas pendaftaran
c. Operator sekolah melakukan entri data pendaftaran calon peserta didik tersebut
d. Calon peserta didik baru akan mendapatkan tanda bukti pendaftaran yang merupakan bukti sah sebagai peserta penerimaan peserta didik baru sistem RTO
e. Setiap calon peserta didik baru memiliki satu kali kesempatan melakukan pendaftaran dengan 2 pilihan sekolah
Berikut kami tampilkan hasil PPDB RTO SMA Negeri tahun ajaran 2014/2015 :

1 SMAN 1 SLEMAN daya tampung  192, nilai terendah 34.85, tertinggi 38.35
2 SMAN 2 SLEMAN daya tampung 128 nilai terendah 28.95 tertinggi 35.90
3 SMAN 1 MLATI daya tampung 128 nilai terendah 33.30 tertinggi 37.40
4 SMAN 1 GAMPING daya tampung 128 nilai terendah 26.40 tertinggi 35.60
5 SMAN 1 GODEAN daya tampung 192 nilai terendah 34.20 tertinggi 37.55
6 SMAN 1 MINGGIR daya tampung 127 nilai terendah 20.30 tertinggi 34.25
7 SMAN 1 SEYEGAN daya tampung 192 nilai terendah 30.65 tertinggi 35.75
8 SMAN 1 TEMPEL daya tampung 94 nilai terendah 24.95 tertinggi 34.85
9 SMAN 1 TURI daya tampung 128 nilai terendah 23.40 tertinggi 35.05
10 SMAN 1 PAKEM daya tampung 160 nilai terendah 31.75 tertinggi 37.55
11 SMAN 1 CANGKRINGAN  daya tampung 96 nilai terendah 23.60 tertinggi 35.05
12 SMAN 1 NGEMPLAK daya tampung 126 nilai terendah 27.05 tertinggi 34.30
13 SMAN 1 DEPOK daya tampung 192 nilai terendah 34.05 tertinggi 37.75
14 SMAN 1 KALASAN daya tampung 224 nilai terendah 33.35 tertinggi 37.95
15 SMAN 1 NGAGLIK daya tampung 192 nilai terendah 25.00 tertinggi 34.75
16 SMAN 2 NGAGLIK daya tampung 192 nilai terendah 30.60 tertinggi 38.00
17 SMAN 1 PRAMBANAN daya tampung 192 nilai terendah 29.25 tertinggi 35.80


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.