Arsip Kategori: Berita

9
Nov

Desa dan Padukuhan Menerima Penghargaan Atas Perolehan PBB Tahun 2011

Bupati Sleman menyampaikan penghargaan bagi desa dan padukuhan atas pembayaran PBB tahun 2011. Penyampaian penghargaan tersebut berlangsung  Kamis 8 Nopember 2012 bertempat di aula lantai III Sekretariat Kabupaten Sleman.

Menurut Plh Kabag Pemdes Jazim Sumirat. SH.MSi dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan diadakannya penyampaian penghargaan dana penghargaan bagi Desa dan Padukuhan atas pembayaran PBB Th anggaran 2011 ini adalah untuk meningkatkan pendapatan Desa, Meningkatkan kemampuan Desa dalam penyelenggaraan tugas-tuigas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan serta untuk memotivasi Desa dan Padukuhan untuk dapat memenuhi target PBB.

Berdasarkan Keputusan Bupati Sleman nomor 327/Kep.KDH/A/2012 tentang penghargaan bagi Desa dan Padukuhan atas pembayaran PBB tahun anggaran 2011 Alokasi pembagian dana penghargaan ini adalah sebagai berikut: Penghargaan bagi Desa atas pembayaran PBB tahun 2011 sebanyak 49 Desa dan Penghargaan bagi Padukuhan sejumlah 86 Padukuhan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman dalam sambutannya mengatakan bahwa, berkat dukungan dan kerja keras para kades, dukuh dan aparat desa dalam memotivasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan, alhamdulillah pada tahun 2011 yang lalu, realisasi penerimaan PBB mencapai 108,95% dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 41,67 Milyar. Sedangkan realisasi penerimaan PBB tahun 2012, sampai dengan awal Bulan November ini, sebesar Rp. 48,189 Milyar atau 104,04% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 46,31 Milyar. Walaupun realisasi PBB telah melampui target, namun demikian kesadaran masyarakat terhadap penunaian kewajiban membayar PBB masih perlu ditingkatkan lagi.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja keras padukuhan, Pemkab Sleman menyerahkan penghargaan bagi desa dan padukuhan yang telah berhasil melampui terget dalam pembayaran PBB. Jika dilihat dari nilai nominal, mungkin penghargaan ini kecil jika dibandikan dengan kerja keras para kepala desa. Oleh karena itu Bupati minta agar penghargaan ini dilihat sebagai simbul jalinan kerjasama dan sinergi , untuk memotivasi dan memberikan pelayanan pada masyarakat dalam mem­bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Terlebih, mulai tahun 2013 mendatang pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan, sepenuhnya dikelola oleh Pemkab. Sleman.

Pengalihan PBB menjadi Pajak Daerah ini menjadi suatu tantangan bagi kita semua. Oleh karena itu, bupati meminta dukungan dan keseriusan para aparat pelaksana dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Aparat desa yang menjadi ujung tombak pelayanan PBB, agar bersikap lebih proaktif, bertanggung jawab, dan tertib dalam kelekting PBB dari masyarakat. Dengan pengalihan ini, diharapkan akan menunjang bagi bertambahnya PAD, sebagai modal dalam pembangunan daerah guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Pada kesempatan ini bupati mengharapkan kepada seluruh pejabat atau pegawai serta kepala desa dan perangkat desa untuk membayar PBB tepat waktu, sehingga dapat menjadi panutan bagi masyarakat dalam membayar PBB.


8
Nov

Sinergitas SKPD Sleman Berhasil Raih Penghargaan Media Humas Tingkat Nasional

Pemkab Sleman telah memperoleh penghargaan anugrah media humas tahun 2012 sebagai juara 2 untuk kategori laporan Kerja Humas Pemerintah Daerah Provinsi/ Kabupaten dari Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas).  Sedangkan Juara I diraih oleh Provinsi Jawa Barat dan Juara III diraih oleh Kabupaten Kutai Kartanegara. Penghargaan diberikan pada malam penganugrahan media humas (AMH) di Hotel Aston Makasar bersamaan dengan pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional tgl 6 dan 7 Nop 2012.  Menurut Ketua penyelenggara Anugrah Media Humas (AMH)  yang juga menjabat sebagai Ketua Bakohumas dan Dirjen Informasu Komunikasi Publik (IKP) Kementrian Kominfo Freddy H.Tulung,  penganugrahan media humas  merupakan salah satu bentuk upaya memberikan  apresiasi  dan sekaligus merangsang, mendidik dan meningkatkan ketrampilan desiminasi dan kemampuan humas pemerintah sehingga mewujudkan kinerja yg optimal dalam reformasi kehumasan.

Ketua Bakohumas menerangkan peserta dibagi 3 kategori yakni kementrian/LPNK  Dan Perguruan Tinggi,  Kategori Pemerintah Daerah  Provinsi, kab/ kota, dan Kategori BUMN.
Pada kesempatan tersebut koordinator Tim Juri kategori pelaporan kinerja humas DR Heny S. Widianingsih, M.Si menjelaskan bahwa tahun kedua penganugrahan media humas kategori laporan kinerja humas terdapat peningkatan kualitas pengemasan dan juga kegiatan yang dilaksanakan. Penilaian dilakukan pada aspek  indikator keterbukaan informasi, penilaian substansi program kehumasan yang dilaksanakan selama th 2011, perspektif dan strategi kehumasan yg dikembangkan serta capaian outputnya, sistematika dan pengemasan pelaporan.

Pemkab Sleman baru tahun ini memasukkan  laporan kinerja humas pada kegiatan lomba tersebut. Bagi Pemkab Sleman Prestasi tersebut merupakan hasil sinergitas semua SKPD, Pimpinan dan aparat humas dalam mengimplemetasikan fungsi kehumasan. Namun demikian di sisi lain penghargaan tersebut juga memberikan   sebuah tantangan bagi Pemkab Sleman untuk dapat meningkatkan peran yang tidak hanya memberikan informasi, melakukan desiminasi informasi dan penjaringan aspirasi masyarakat tetapi juga mampu  mengedukasi publik, sehingga mampu wujudkan kondisi yang koondusif untuk pelaksanaan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman.

8
Nov

BNK Kota Solok Berbagi Pengalaman Dengan BNK Sleman

Dengan jumlah penduduk yang cukup besar Kabupaten Sleman memang rawan peredaran narkoba, terlebih dengan penduduk musiman mahasiswa dan pelajar yang kos di wilayah Sleman yang jumlahnya mencapai sekitar 200.000  orang. Kalau hal tersebut tidak diantisipasi sejak dini maka dikawatirkan peredaran narkoba akan meluas yang berakibat pada generasi muda. Hal tersebut disampaikan kepala Bagian Kesra Drs. Kuntadi saat menerima kunjungan kerja BNK Kota Solok Sumatera Barat di ruang rapat Bupati Sleman, Rabu 7 Nopember 2012. Dengan banyaknya perguruan tinggi yang ada di wilayah Sleman maka kerawanan peredaran narkoba akan lebih besar. Disamping itu dengan banyaknya tempat hiburan di Sleman maka kemungkinannya peredaran narkoba juga lebih besar.
Ditambahkan oleh Kuntadi bahwa upaya untuk mencegah peredaran narkoba di sleman antara lain pembentukan Satgas Narkoba di desa-desa, juga dengan seringnya sambungrasa yang melibatkan RT-RW  dan karang taruna. Peredaran narkoba yang paling tahu sebetulnya masyarakat setempat maka peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah peredaran narkoba. Disamping itu dengan penyuluhan-penyuluhan misalnya saat upacara bendera di sekolah Wakil Bupati sebagai Ketua BNK Kabupaten Sleman sering menyambangi sekolah dengan memberi pengarahan.
Dalam kesempatan tersebut dr. Novi dari Dinkes Sleman yang ikut mendampingi Kabag Kesra menambahkan bahwa di Puskesmas seluruh Kabupaten Sleman sudah ada psykolog, dan bila ada remaja yang bermasalah dianjurkan untuk datang ke puskesmas untuk dilakikan konsultasi. Juga dilakukan penyuluhan narkona di sekolah-sekolah, disamping itu juga dilakukan tes urine pada saat tertentu. Misalnya  bagi anggota paskibraka dilakukan tes urine, apabila terbukti positip  maka tidak akan menjadi anggota paskibra. Tetapi sampai saat ini tidak ada anggota paskibra yang positip terkena narkoba.
Hadir mendampingi kabag Kesra antara lain Drs. Sumarna dari Dikpora, dr. Novi, dari sat narkoba Polres Sleman Saerisma Juniak. Sedangkan dari BNK Kota Solok antara lain Kompol Hadi Winarno, SIK selaku ketua harian BNK Kota Solok yang juga Wakapolres Kota Solok yang didampingi antara lain Ade Irma Suryani, Aci Candra, Jasmir dll.
Dalam kesempatan tersebut ketua harian BNK Solok Kompol Hadi Winarno antara lain menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kunjungannya di Kabupaten Sleman antara lain untuk sharing dan tukar pengalaman tentang pencegahan dan penanganan narkoba yang dilakukan BNK Kabupaten Sleman yang bisa diterapkan di BNK kota Solok. Hal ini dilakukan karena di kota Solok kasus narkoba cukup banyak, dengan belajar dan sharing dengan Sleman nanti yang cocok bisa diaplikasikan di Kota Solok. Ditambahkan pula memang ada rencana tes urine bagi siswa dan PNS  Pemda di Kota Solok, tetapi itu masih wacana.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.