Arsip Kategori: Berita

21
Jan

Sejak 14 Januari 2013, Dipenda Layani Pembayaran PBB-P2

Terhitung sejak Senin 14 Januari 2013, Dinas Pendapatan Kabupaten Sleman mulai melaksanakan pelayanan PBB perdesaan dan perkotaan (PBB P2), yang telah dilimpahkan dari Direktorat Jendral Pajak Kanwil DIY pada tanggal 2 Januari 2013 yang lalu. Kantor pelayanan PBB Dinas Pendapat Kabupaten Sleman mengambil tempat di gedung ex op room, utara lapangan Pemda, yang rencananya  Gedung tersebut menjadi ruang perkantoran Dinas pendapatan Daerah Kabupaten Sleman. Untuk pelayanan PBB telah disediakan 9 loket.  Sementara untuk pelayanan  pengurusan bea peralihan hak tanah dan bangunan serta pajak pajak daerah masih berada di kompleks gedung Dinas Pengelolaan Keuangan dan aset daerah disebelah barat lapangan Pemda (lokasi lama).
Untuk menjaga kesinambungan pelayanan PBB, Dinas pendapatan akan menerbitkan keterangan NJOP bagi masyarakat yang akan bertransaksi pada saat ini, karena penerbitan NJOP massal akan dilaksanakan  bulan maret. Penerbitan keterangan NJOP didasarkan pada peta NJOP yang sudah dimiliki Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sleman. Dengan langkah ini maka, bagi masyarakat yg akan membayar tunggakan PBB tahun 2012 dan tahun sebelumnya telah dapat dilayani.
Pelayanan PBB dilaksanakan setiap hari Senin – Kamis dari pukul 08.00 – 15.00 dan hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga pukul 14.00
Pada tahun 2013 target perolehan PBB direncanakan Rp 40 M, sedangkan realisasi perolehan PBB tahun 2012 sebesar Rp 50,7 M atau 126,75% dari target yang ditetapkan.

21
Jan

Kecamatan Kalasan, Penyelenggara Pemerintahan Terbaik

Kecamatan  Kalasan menjadi penyelenggara pemerintahan terbaik selama tahun 2012, dengan nilai 50.2025, juara kedua adalah Kecamatan Gamping dengan nilai 49.7076 dan juara ke 3 adalah Kecamatan  Pakem dengan nilai 49.6388. Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh Pemkab Sleman. Evaluasi tersebut merupakan penilaian terkait dengan pelaksanaan administrasi dan kinerja  pemerintahan kecamatan sebagai perangkat daerah yang memiliki kedudukan, tugas dan fungsi yang khusus. Penilaian difokuskan pada aspek pelaksanaan tugas umum pemerintahan kecamatan mulai dari aspek pelaksanaan perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan koordinasi di tingkat kecamatan, ketatalaksanaan, pengelolaan arsip, kepegawaian, keuangan, pemberdayaaan masyarakat dan pelayanan administrasi umum. Tim penilai terdiri dari instansi yang memiliki kewenangan sesuai dengan materi penilaian selama bulan januari hingga desember, selain juga dilakukan melalui data sekunder pelaksanaan rutin dan senyatanya.

Hadiah diserahkan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dalam rangkaian rapat kerja pimpinan yang dilaksanakan tgl 18 Januari 2013  di lantai 3 Setda Sleman. Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan bahwa evaluasi tersebut lebih didasarkan kinerja seluruh camat dan para aparat di kecamatan, bukan hanya pada kinerja pribadi camat. Diharapkan dengan evaluasi tersebut  dapat memacu peningkatan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan kecamatan.

Untuk peringkat terbaik mendapatkan piala bergilir, piagam penghargaan dan TV plasma 42 inch, juara 2 memperoleh penghargaan dan TV LED 32 inch dan peringkat ke 3 mendapatkan piagam penghargaan dan TV LCD 32 inch.  Hadiah diterima langsung oleh camat . Piala bergilir akan menjadi piala tetap jika kecamatan  dapat meraih juara 1 sebanyak 3 kali berturut turut.

17
Jan

Pemkab Bekerjasama Dengan PT Unilever Merenovasi Pasar Pakem

Pasar Pakem kini makin bertambah bersih dan sehat, hal ini dengan dilakukannya renovasi pasar yang bekerjasama dengan PT Unilever Tbk yakni berupa perbaikan atap, talang dan pemasangan keramik los sayur, pemasangan solar tuff pada los emas untuk menambah pencahayaan, perbaikan sarana cuci tangan dan pemasangan gapura.

Peresmian renovasi Pasar Pakem dilaksanakan Kamis, 17 Januari 2013 oleh Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Dwi Supriyatna, MS., mewakili Bupati Sleman. Peresmian ditandai dengan pengguntingan buntal dan peninjauan ke dalam pasar oleh Staf ahli Bupati disertai Kepala Dinas Pasar, Camat Pakem dan jajaran PT Unilever. Dalam sambutan yang dibacakan Dwi Supriyatna Bupati Sleman mengatakan dengan renovasi ini, diharapkan Pasar Pakem menjadi lebih kondusif, bersih, rapi, sehat, tertib dan aman, sehingga mampu menarik pembeli dan memberikan keuntungan lebih bagi para pedagang serta menambah laju perputaran roda perekonomian di wilayah Kecamatan Pakem. Terlebih untuk mempercepat recovery pasca musibah erupsi Merapi, membutuhkan sarana bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi produktif. Tentunya keberadaan pasar Pakem ini, bisa menjadi sarana masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi produktif, bahkan dapat mendukung keberadaan wilayah Pakem sebagai kawasan wisata di Kab. Sleman.

Seluruh pedagang di pasar ini memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menciptakan Pasar Pakem ini menjadi pasar yang sehat. Bahkan Pasar Pakem ini bisa menjadi contoh bagi pasar-pasar lainnya. Juga kepada semua pihak, baik pembeli, pedagang, dan masyarakat untuk merawat pasar ini, sehingga senantiasa bersih dan sehat.

Pasar Pakem ini memiliki lokasi yang sangat strategis. Mengingat letak pasar yang berada di jalur utama ke kawasan wisata Kaliurang. Posisi lokasi pasar ini, harus dimanfatkan sebagai keunggulan tersendiri, dan masyarakat sekitar harus memanfaatkannya. Masyarakat bisa memasarkan atau menjual makanan khas atau souvenir khas Pakem, yang tentunya juga bisa menambah daya tarik bagi wistawan untuk berkunjung ke Kaliurang dan ke Pakem pada umumnya. Sangat tepat jika pasar Pakem menjadi pusat atau sentraoleh-olehkhas Pakem. Bahkan Pasar Pakem bisa menjadi ikon wisata baru bagi wisatawan. Di masa depan, mungkin akan ada anggapan dari wisatawan, merasa kurang lengkap berkunjung ke Obyek wisata Kaliurang jika belum menikmati wisata belanja ke Pasar Pakem.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.