Arsip Kategori: Berita

3
Jun

PMI Sleman Targetkan 500 Juta Dalam Bulan Dana PMI 2014

Bertempat di Aula Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Senin, 2 Juni 2014, telah berlangsung Pencanangan Bulan Dana PMI oleh Wakil Bupati Sleman Yuni Satiya Rahayu dan dalam kesempatan tersebut Ketua panitia bulan dana PMI R.Djoko Handoyo.S.H dalam laporannya  menyampaikan bahwa tujuan diadakannya bulan dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2014 ini adalah:sebagai pengumpulan dana kemanusiaan dari masyarakat untuk mendukung pelayanan kepalangmerahan yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Sleman serta untuk memupuk jiwa kesetiakawanan masyarkat Kebupaten Sleman.

Sasaran Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2014 ini adalah pemohon perpanjangan STNK yang di koordinir Samsat Sleman, pemohon balik nama atas sertipikat tanah dikoordinir oleh Dipenda, pemohon perijinan dikoordinir oleh Kantor perijinan Sleman, pemohon Sim di koordinir oleh Polres Sleman, PNS serta Pegawai Swasta dikoordinir oleh masing-masing instansi/lembaga, Anggota DPRD di koordinir oleh Ketua DPRD Sleman, Perangkat Desa di koordinir oleh BKD Sleman, Pemohon uji KIR kendaraan dikoordinir oleh Dishubkominfo. Pengunjung tempat wisata di koordinir oleh Dinas Budpar,Pengunjung wisata volkano tour dikoordinir oleh Kepala desa Umbulharjo, Rumah Makan dan Restoran dikoordinir oleh Budpar, Hotel dan penginapan dikoordinir oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Perusahaan-perusahaan dikordinir oleh Nakersos dan Transmigrasi, Pengguna jembaatan Timbang dikoordinir oleh Dis Hub Kominfo DIY, Perbankkan dan lembaga keuangan non bank di wilayah Kabupaten Sleman  dan Masyarakat umum . Sedangkan target yang akan dicapai Rp 500.000.000,00(Lima ratus juta rupiah).

Sedangkan Sambutan Ketua PMI yang disampaikan oleh Agus Susila Indiarto Ka Dinas DisHubKominfo Kabupaten Sleman bahwa PMI Kabupaten Sleman sebagai organisasi kemanusiaan senantiasa akan menjadi mitra bagi Pemerintah kabupaten Sleman dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Sebagai mana Visi PMI untuk mewujudkan PMI sebagai Organisasi Kemanusiaan yang Profesional, tanggap dan dicintai masyarakat, maka PMI Kabupaten Sleman akan berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan kegiatan untuk masyarakat baik yang berupa : Pelayanan Donor Darah, pelayanan ambulance Emergency 24 jam, pelayanan/ Respon saat terjadi bencana, Kegiatan kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana dan penguatan kapasitas relawan dan Organisasi.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman Yuni Satiya Rahayu dalam sambutannya mengatakan bahwa:  Kegiatan bulan dana PMI secara rutin tiap tahun dimaksudkan untuk menggali dana dan sekaligus untuk  meningkatkan kepedulian masyarakat kepada sesama.  Kegiatan PMI perlu kita dukung bersama dan kesuksesan bulan dana PMI merupakan tanggung jawab kita semua sebagai mahluk sosial, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

PMI Kabupaten Sleman memiliki peran dan tantangan yang tidak ringan, terkait dengan wilayah Sleman merupakan daerah rawan bencana alam, baik bencana gunung api, gempa, angin puting beliung, tanah longsor, maupun kekeringan. Hal tersebut sudah barang tentu memerlukan antisipasi penanganan pra maupun pasca bencana secara komprehensif. Peran dan kontribusi PMI, sangatlah besar sehingga sangat wajar jika masyarakat dapat menyisihkan sedikit dari hartanya untuk disumbangkan guna membantu warga masyarakat yang membutuhkan.

Wabub lebih lanjut berpesan masyarakat yang menjadi sasaran penggalangan dana perlu diberi pemahaman dan pelayanan yang baik, sehingga dapat lebih menumbuhkan kepercayaan masyarakat akan kinerja PMI. Dengan demikian, komunikasi seluruh jajaran pengururs PMI Sleman dengan para pelaku usaha untuk menjadikannya sebagai mitra PMI akan menjadi lebih efektif. Sistem kemitraan perlu ditingkatkan untuk menghindari adanya mispersepsi dalam menciptakan kepedulian dan kepercayaan. Para pemberi layanan di tempat-tempat sasaran penggalangan dana juga hendaknya dapat bersikap lebih bijaksana dalam menjelaskan penggalangan dana ini kepada pelanggannya.

Selain itu, jika nantinya target penggalangan dana tersebut telah tercapai, Wakil Bupati berharap  agar PMI dapat pula mempertanggungjawabkannya secara transparan dan akuntabel. Dengan transparansi, kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat seiring dengan pemanfaatan dana PMI  yang tepat sasaran.

Pencanangan Bulan Dana PMI tersebut dihadiri pula oleh Ketua DPRD Sleman, POLRES Sleman, Kodim Sleman serta instansi terkait lainnya.
2
Jun

DKS Gelar Wayang dengan Lakon “Kalimataya”

Pagelaran wayang dengan lakon Kalimataya (Pendowo boyong) digelar dalam rangka Mangayubagya Hari Jadi ke-98 kabupaten Sleman di Dusun Nyamplung, Margokaton, Seyegan, Sabtu 31 Mei. Drs Sumaryadi MPd sebagai ketua Dewan Kebudayaan Sleman menyampaikan laporan dalam bahasa jawa, bahwa pagelaran tersebut untuk memberikan hiburan sekaligus tuntunan bagi masyarakat. Pertunjukan wayang dipentaskan oleh dalang Ki Edy Suwondo yang diawaki sejumlah wiyaga dan sinden yang masih muda-muda untuk menyuguhkan pagelaran yang lebih dinamis.

Wayang Puntadewa secara simbolis diserahkan oleh Ketua Dewan Kebudayaan kepada Ki Edy Suwondo untuk dimulainya pagelaran wayang kulit semalam suntuk.  Ki Edy Suwondo dalam melakonkan cerita Kalimataya menyampaikan pesan persatuan dan kesatuan harus dijaga, selayaknya pengiring gamelan dengan filosofi kebersamaan dan keselarasan untuk hasil yang baik. Pagelaran dihadiri oleh  camat Seyegan, Kepala BNN Sleman, seluruh kepala desa dan dukuh kecamatan seyegan, pejabat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta tokoh -tokoh masyarakat. Pagelaran mendapat apresiasi yang sangat baik oleh warga masyarakat seyegan dan sekitar dengan dipadatinya pertunjukan wayang semalam suntuk.***

2
Jun

Karyawan Dinkes Sleman Turut Dalam Simulasi Kebakaran

Sebanyak 4 orang pegawai Dinas Kesehatan kabupaten Sleman mengalami luka bakar dan patah tulang saat terjadi kebakaran yang diakibatkan konsleting arus pendek listrik. Kejadian  hari Jumat  30 Mei 2014 tersebut disaat semua pegawai beraktivitas  karena terjadi pada jam kerja. Dalam kejadian tersebut juga membakar sebagian ruangan kantor.  Empat korban luka bakar dan patah tulang tersebut langsung dievakuali ke rumah sakit terdekat. Empat korban tersebut dua laki-laki dan dua perempuan, dua korban dapat menyelamatkan diri keluar dari ruangan meskipun tetap kena luka bakar dan patah tulang. Sementara dua korban lainnya ditemukan setelah api padam dan disisir petugas , satu korban ditemukan di kamar mandi dan satunya lagi ditemukan di gudang belakang. Meskipun mereka terluka cukup parah namun massih beruntung bisa ditemukan dan diselamatkan oleh tim evakuasi.

Kejadian yang terjaadi secara tiba-tiba tersebut membuat semua pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman panic dan berhamburan keluar untuk meyelamatkan diri.  Beruntung ditempat tersebut tersedia APAR (alat pemadam kebakaaran) dan langsung digunakan oleh Satpam setempat hingga kabakaran yang lebih parah bisa terhindarkan. Naamun demikian sebagian ruangan tetaap terbakar. Setelah diselidiki, ternyata kebakaran tersebut diakibatkan hubungan arus pendek listrik yang diakibatkan beberpa kabel computer yang saling tumpang tindik dan sudah agak aus.

Hal tersebut terjadi saat simulasi pemadaman kebakaran yang diadakan Dinas Kesehatan kabupaten Sleman yang bekerjasaama dengan UPT Damkar kabupaten Sleman yang dipimpin kepala UPT Drs. Ismu Acmad Widodo. Simulasi yang melibatkan pegawai Dinas kesehatan kabupaten Sleman, utusan dari Puskesmas se kabupaten Sleman yang jumlahnya mencapai tiga raatusan orang tersebut layaknya kejadian beneran, hal tersebut dapat dilihat dengan paniknya paara pegawai  yang mengetahui kebakaran secaraa mendadak.

Saat dijumpai ditengah-tengah simulasi Kepala Dinas kesehatan kabupaten Sleman dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes menyampaikan bahwa simulasi tersebut dilakukan agar pegawai Dinas kesehatan kabupaten Sleman dan semua Puskesmas paling tidak sudah tahu apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran ditempatnya bekerja maupun dilingkungan masyarakat. Meskipun kejadian tersebut tidak diharapkan, namun akan lebih baik bila personil dinas kesehatan mengetahui apa yang haarus diperbuat bila terjadi kebakaran sungguhan , meskipun kejadiannya tidak diharapkan. Lebih lanjut disampaikan bahwa  kebakaran biasanyaa terjadi sekonyong-konyong yang tidaak bisaa diduga sebelumnya.
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.