Arsip Kategori: Berita

21
Dec

Pengembalian Pajak Hotel dan Restoran Dorong Peningkatan Kesadaran Wajib Pajak

Pengembalian sebagian pemungutan pajak merupakan salah satu bentuk penghargaan dan perhatian dari Pemkab Sleman kepada para wajib pajak yang taat melaksanakan administrasi perpajakan, patuh melaksanakan Perda serta memiliki tanggung jawab atas kewajiban yang harus dilaksanakan. Meskipun pengembalian sebagian pungutan pajak ini jumlahnya tidak besar, hendaknya jangan dilihat dari jumlahnya namun hal ini merupakan ungkapan rasa terima kasih atas terjalinnya kerja sama selama ini. Demikian dikatakan oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo dalam acara Pemberian Piagam Penghargaan dan Pengembalian sebagian Pemungutan Pajak Hotel dan Restoran Tahun 2011 Rabu 19 Desember 2012 di Aula DPKAD Sleman.
Bupati berharap agar pengembalian pajak hotel dan restoran ini dapat memberikan motivasi kepada para wajib pajak untuk senantiasa membayarkan pajaknya dengan tertib administrasi dan tepat waktu. Hal ini merupakan teladan bagi para wajib pajak lainnya dalam membayar pajak. Mengingat, bahwa belum semua anggota masyarakat kita, termasuk para pengusaha hotel dan restoran memiliki kesadaran penuh untuk membayar pajak, apalagi membayar tepat pada waktunya dan tertib administrasi.
Bupati menambahkan bahwa selama tahun 2011 lalu perolehan PAD Kabupaten Sleman mencapai 226.686 Milyar rupiah lebih atau mencapai 103,05% dari target total perolehan PAD. Dari jumlah ini  Pajak daerah mencapai Rp 142,698 Milyar lebih atau 116,30% dari target. Retribusi daerah mencapai Rp 33,163 Milyar lebih atau 110,29% dari target dan pendapatan lain-lain yang sah total mencapai Rp 39,787 Milyar lebih atau 100,42% dari target.
Sedangkan pada tahun 2012 ini, realisasi penerimaan daerah sampai dengan bulan Oktober yang lalu, sebesar     Rp. 235,48 Milyar atau 97,71 % dari target PAD sebesar Rp. 241 Milyar. Dari perolehan PAD tersebut, pajak hotel mencapai Rp. 29,38 Milyar atau 117,52% dari target, pajak restoran mencapai Rp. 15,86 Milyar atau 113,31% dari target.
Dari hasil pembayaran pajak ini Pemkab Sleman dapat membiayai berbagai kegiatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat.  Namun demikian, kata Bupati Sleman, bukan berarti bahwa Pemkab Sleman hanya akan menarik pajak dari masyarakat tanpa diimbangi dengan peningkatan pelayanan pada masyarakat. Pemkab Sleman juga senantiasa berupaya untuk mengembangkan potensi kepariwisataan yang ada di wilayah Sleman yaitu wisata pendidikan, wisata agro, wisata atraksi dan wisata sejarah. Pemkab Sleman akan melakukan berbagai upaya untuk kembali menggairahkan dunia pariwisata yang menjadi salah satu tumpuan perekonomian di Kabupaten Sleman.
Adapun nama-nama wajib pajak restoran yang menerima piagam dan pengembalian sebagian pemungutan pajak secara simbolis adalah (5 berturut-turut dari yang terbesar): PT. Sari Melati/Pizza Hut, PT Sari Melati Kencana, Hoka-Hoka Bento PT. Ekaboga inti, PT Fast Foot Indonesia (KFC), RM. AG.NY. Suharti. Sedangkan nama-nama wajib pajak hotel yang menerima piagam dan pengembalian sebagian pemungutan pajak secara simbolis (5 berturut-turut dari yang terbesar):Hotel Hyatt Regency Yogya, PT. Mustika Princes Hotel, PT. Griya Asri Hidup Abadi, Jogjakarta Plaza Hotel, Hotel Royal Ambarukmo.

21
Dec

96 Pejabat Sleman Dilantik

Bupati Sleman, Kamis 20 Desember 2012 melantik pejabat eselon III , IV dan kepala sekolah SD, SMP dan SLTA di lingkungan Pemkab Sleman. Pejabat yang dilantik berjumlah 96 orang diantaranya Retno Susiati, SH,MM sebagai Kepala Kantor Penanaman Penguatan dan Penyertaan Modal, Drs Susmiyarto, MM sebagai Kepala Bagian Organisasi,Dra. F.retno Wisudowati sebagai Sekretaris Dinas Pengendalian Pertanahan Daerah,  Wildan Solichin,SIP sebagai Camat Tempel, Dra. Sumiyarsih sebagai kepala Tata Usaha Sekretariat DPRD, Dra.Puji Astuti, sebagai Sekretaris Badan KB PM dan PP dsb.
Dalam sambutan pengarahanya Bupati Sleman Sri Purnomo antara lain mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah, yang menandai perubahan dan pengisihan pejabat ini, juga dimaksudkan untuk mewujudkan kinerja pemerintahan yang lebih baik. Sekaligus memantapkan pelaksanaan program kerja tahun 2013 yang sebentar lagi akan di laksanakan, sehingga akan menghasilkan out put maupun out come yang lebih baik dalam merealisasikan visi kita bersama yaitu terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya saing dan berkeadilan gender.

Dikatakan juga bahwa sebagai pejabat eselon III, IV, maupun Kepala Sekolah, juga dituntut memiliki jiwa kepeminpinan atau leadership yang kuat. Seorang pemimpin, harus punya visi untuk mengarahkan segenap sumber daya organisasi mencapai tujuan organisasi. Seorang pemimpin emiliki tanggungjawab menjamin organisasi berkinerja dengan baik. Oleh karena itu, seorang pemimpin harus dapat membuat perintah dan keputusan tentunya sesuai dengan bidang kewenangannya, tidak hanya sekedar berlaku sebagai koordinator kerja organisasi.
Ditambahkan oleh Sri Purnomo bahwa berdasarkan Peraturan Bupati No. 42 tahun 2009 tentang Uraian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Kantor Penanaman, Penguatan, dan Penyertaan Modal, Kantor P3M memiliki Tupoksi merumuskan kebijakan teknis, melaksanakan tugas, menyelenggarakan pelayanan umum, dan pembinaan bidang penanaman, penguatan, dan penyertaan modal. Saya berharap Kepala kantor yang baru saja dilantik, bisa membawa Kantor P3M melaksanakan tupoksinya secara efektif dan efisien. Masih banyak permasalahan investasi dan penguatan modal yang harus diselesaikan. Kita harus terus berupaya mengembangkan investasi, serta menguatakan kapasitas UMKM sebagai sokoguru perekonomian daerah.
Demikian juga dengan para Camat sebagai kepala wilayah kecamatan. Bupati mengharapkan keberadaan Camat diwilayah  didalam melaksanakan tugasnya tidak  hanya didominasi tugas kemasyarakatan atau  menjalankan tugas seremonial saja. Seorang camat harus mampu menjalankan tugas manajerial yang mensinergikan berbagai kebijakan teknis operasional berbagai SKPD teknis dengan kondisi dan potensi di masyarakat dan wilayahnya. Dengan kata lain keberadaan camat dituntut mampu mengembangkan konseptual dalam menjalankan fungsi sebagai fasilitator, motivator bahkan motor penggerak  pelaksanaan sebagian urusan otonomi daerah, tugas umum pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerjanya.
Bupati  juga mengharapkan agar para camat dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat sesuai kewenangannya. Didalam penyelesaian tentu saja harus berkoordinasi secara lintas SKPD. Dengan demikian tidak semua  permaslaahan masyarakat harus diselesaikan di tingkat Kabupaten. Oleh karena itu, saudara harus bisa menerapkan gaya kepemimpinan dan komunikasi yang tepat, sesuai dengan kondisi sosilogis, psikologis masyarakat serta situasi yang dihadapi.
Kepada sekretaris dinas Bupati berharap bahwa seorang sekretaris dinas/badan memiliki tugas menyelengarakan urusan umum, kepegawean, keuangan, perencanaan, evaluasi, dan mengoordinasikan pelaksanaan tugas satuan organisasi. Oleh karena itu, Seorang Sekretaris harus, tidak hanya memiliki kemampuan manajemen administratif perkantoran saja. Sebagai orang kedua di SKPD, seorang sekretaris juga harus paham terhadap kebijakan tekhnis operasional dan mengkoordinasikan seluruh sumberdaya organisasi dalam mewujudkan visi dan misi organisasi serta tugas pokok instansi.
Khusus kepada para kepala sekolah yang baru saja dilantik, Sri Purnomo  mengingatkan bahwa menjadi kepala sekolah juga berarti menjadi manajer di sekolahnya, artinya saudara harus mampu mengelola sekolah secara keseluruhan, baik tugas meningkatkan kualitas pendidikan maupun dalam menyelenggarakan ketertiban administrasi keuangan, aset maupun pembelajaran.
Saat ini dan kedepan, Kepala sekolah dituntut dapat mengelola administrasi keuangan dan asset  dengan baik. Kepala sekolah harus memahami dan mengerti seluruh peraturan perundang-undagan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan asset sekolah. Jangan sampai karena ketidak-pahamannya, kepala sekolah menemuhi masalah, terlebih masalah hukum.  Oleh karena itu, seluruh kepala sekolah harus memahami serta senantiasa berpedoman pada aturan hukum yang berlaku dalam setiap tindakannya. Jangan sungkan-sungkan untuk berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan atau instansi tehnis, jika menemui kesulitan.

20
Dec

Sleman Borong Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dan Ketahanan Pangan Tahun 2012

Masyarakat Sleman kembali menorehkan prestasi yang luar biasa tingkat nasional, karena mampu memperoleh penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2012 paling banyak ( 5 penghargaan )  se Indonesia tahun 2012 dibandingkan kabupaten lainnya di Indonesia. Sleman juga meraih 1 penghargaan ketahanan pangan Tahun 2012 untuk kategori kelompok ketahanan pangan. Penerima penghargaan AdhiKarya Pangan Nusantara  tersebut terdiri dari wakil-wakil petani/kelompok tani, kelompok masyarakat, pejabat fungsional, gubernur,bupati, dan kepala desa sebanyak 75 orang dan berasal dari 27 propinsi. 
Dalam Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara tersebut Kabupaten sleman menerima  5  penghargaan  yang terdiri beberapa kategori . Kelima penerima penghargaan Adilarya  Pangan Nusantara tersebut adalah :  Joko Purnomo, S.P. ( pengawas/POPT UPT BP3K Prambanan)  untuk kategori pelayanan ketahanan  pangan,   Dr.Ir. Eni Harmayani, M.Sc (peneliti UGM-pengusul Kabupaten sleman) untuk kategori peneliti teladan,  Gapoktan Ngudi Kamulyan-ketua Joko Purnomo, SE (Desa Sindumartani, Ngemplak Sleman) untuk kategori pemberdayaan masyarakat, Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni-ketua Ratna Prawira dari Desa Sendangtirto Berbah untuk kategori pengembangan industri dan perakit teknologi, dan Sriyono, penyuluh pertanian penyedia UPT BP3K Prambanan. Sedangkan Gapoktan LDPM Hastoredjo dari Desa Sendangrejo, Minggir Sleman meraih penghargaan ketahanan pangan.
Penghargaan tersebut langsung diserahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di hotel ed Top Jakarta jumat 14 Desember 2012. Penerima penghargaan memperoleh Trophy, piagam,dan hadiah berupa tabungan yang disediakan oleh Sekretariat Dewaan Ketahanan Pangan.
Pada senin tanggal 17 Desember 2012 para penerima penghargaan Adhikarya pangan nusantara tersebut beraudensi dengan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan kabupaten sleman  yang diterima sekretaris dinas Ir. CC. Ambarwati yang didampingi Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Ir. Perintis. Dalam kesempatan tersebut  CC Ambarwati  antara lain menyampaikan bahwa pemberian penghargaan tersebut untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi petani/kelompok tani, pelaku usaha pangan, maasyarakat umum dan aparat dalam mewujutkan ketahanan pangan. Lebih lanjut disampaikan bahwa penghargaan tersebut mengharumkan kabupaten sleman. Yang jelas  penghargaan tersebut akan memotivasi yang lain yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat akan tercapai.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.