Arsip Kategori: Berita

18
Dec

Paduan Suara Gereja Paroki Gamping Juarai Lomba Paduan Suara Gereja

Bertempat di Gedung Serbaguna Kab. Sleman Sabtu, 15 Desember 2012 diselenggarakan Lomba Paduan Suara Gerejawi. Lomba ini diselenggarakan oleh Panitia Perayaan Hari Besar Kristiani Kabupaten Sleman tahun 2012. Lomba dibuka langsung oleh Ketua Panitia Hari Besar Krsitiani, B. Endang Kusmawati, S.Sos. Alosius Sudiro selaku penyelenggara lomba paduan suara menyatakan bahwa tujuan penyelenggaraan lomba ini untuk memberikan kesempatan kepada para warga gerja untuk berapresiasi terhadap kegiatan gerejawi di Kabupaten Sleman.
Penyelenggaraan lomba tahun ini diikuti oleh 11 kelompok. Jumlah ini menurun disbanding penyelenggaraan lomba tahun lalu. Panitia berharap lomba ini dapat menyambut datangnya Hari Natal mendatang yang penuh rahmat. Hal ini dimungkinkan karena penyelenggaraan lomba yang berdekatan dengan tanggal penyebarluasan pengumuman lomba. Dalam lomba ini diperlombakan lagu wajib ‘Puji dan Hormat bagi Tuhan’ dan beberapa lagu pilihan.
Sejumlah Dosen Universitas Negeri Yogyakarta bertindak sebagai juri dalam perlombaan ini. Lomba paduan suara ini dimenangkan oleh Gereja Paroki Gamping sebagai juara I, Gereja Paroki Banteng, Ngaglik selaku juara kedua dan GKI Gejayan sebagai juara ketiga. Para pemenang lomba akan menerima uang pembinaan dan trophy yang akan diserahkan pada acara Natal bersama Keluarga Besar Umat Kristiani Kabupaten Sleman pada tanggal 28 Desember 2012 mendatang. Pemenang pertama nantinya akan menjadi pengisi acara dalam acara natal bersama tersebut.

17
Dec

25 KK dari Sleman Berangkat Transmigrasi

Pemkab Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman pada hari Minggu tanggal 16 Desember 2012 pukul 19.00 WIB telah memberangkatkan 25 kepala keluarga yang terdiri dari 58 jiwa. Calon transmigran tersebut diberangkatkan dari Balai Besar Latian Ketransmigrasian, Jl Parasamya Beran menuju pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Calon transmigran merupakan warga kecamatan Cangkringan, Turi (16 KK, 39 jiwa), Ngemplak (3 KK, 10 jiwa) serta warga kecamatan Tempel, Berbah, Prambanan dan Depok. 25 KK 58 jiwa tersebut telah memenuhi syarat dan sehat untuk berangkat.

Pemberangkatan calon transmigran ini adalah tindak lanjut dari kerjasama Pemkab Sleman dengan Pemkab Tana Tidung yang tertuang dalam perjanjian kerjasama Nomor 475/01/MOU/HUK/VI/2012 dan Nomor 20/PK.KDH/A/2012, tanggal 14 Juni 2012 tentang perubahan kedua perjanjian kerjasama antara Pemkab Tana Tidung dengan Pemkab Sleman tentang penyelenggaraan program transmigrasi di desa Menjelutung, Kabupaten Tana Tidung. Pemberangkatan ini dilakukan setelah adanya peninjauan langsung kesiapan lokasi transmigrasi.

Bagi para calon transmigran ini, Pemkab Sleman membekalinya dengan alat pertukangan/pertanian  (cangkul, paju, arit, gergaji, kikir, pasah dll) serta uang modal kerja sebesar Rp 5 juta per KK yang dialokasikan melalui kegiatan penanganan darurat pasca bencana yang bersifat hibah. Sedangkan Pemkab Tana Tidung telah menyiapkan rumah layak huni, lahan pekarangan, lahan usaha serta jadup selama satu tahun beserta bantuan bibit, obat-obatan, pupuk dan perlengkapan lainnya. Fasilitas umum berupa gudang, puskesmas pembantu, kantor KUPT, masjid dan sekolah dasar telah ada di dekat balai desa Menjelutung. Biaya pemberangkatan, pengawalan, makanana dan angkutan transmigran serta barang bawaannya juga telah disiapkan Pemkab Tana Tidung bahkan kepala desa Menjelutung melakukan penjemputan calon transmigran. Bantuan modal kerja secara langsung diserahkan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo yang didampingi Kepala dinas Nakersos Drs. H. Julisetiono Dwi Wasito, SH. MM. Para transmigran  berangkat dengan naik Bus ke Surabaya, selanjutnya naik kapal UMSINI menuju Tarakan, dan diperkirakan sampai di lokasi hari Jumat 21 Desember 2012. Ikut mendampingi para transmigran kepala desa Glagaharjo Suroto, staf transmigrasi dan Ketua BPD Glagaharjo Tugiman. Juga dijemput petugas teknis dari kabupaten Tana Tidung yang telah menunggu di Surabaya.

Sedangkan Bupati Sleman dalam kesempatan tersebut manyampaikan perhatian bupati Tana Tidung sangat baik, terbukti sampai menjemput ke Sleman dan Surabaya, untuk itulah bupati minta agar para transmigran memanfaatkan kesempatan bertransmigrasi tersebut dengan baik. Dengan konsep utama adalah rumah tangga dibina dengan kompak dan rukun untuk bekerja denga tekun dan baik. Ketika ditempat yang baru adalah tanggung jawab bersama, dan semua transmigrasi adalah keluarga. Lebih lanjut disampaikan bahwa ditempat yang baru harus mengikuti ketentuan dan peraturan yang baru. Biasanya, tambah bupati bahwa tiga bulan pertama biasanya berat tetapi kalau bisa bertahan maka akan bisa bertahan dengan baik  dan Insya Allah akan berhasil. Yang jelas dengan transmigrasi tersebut masa depan akan lebih baik daripada sekarang

14
Dec

Sekdes se-Kabupaten Sleman Ikuti Forum Jaringan Informasi Desa

Sejumlah 86 orang sekretaris desa se Kabupaten Sleman nampak antusias mengikuti paparan yang diberikan oleh dua orang narasumber yang mengisi forum jaringan informasi desa. Pada forum jaringan informasi kali ini diisi dengan pengembangan kepribadian bagi sekretaris desa.  Acara ini dibuka oleh Asisten Sekda Bidang Pembangunan, Dra. Suyamsih, MPd dan Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. 
Penyelenggaraan forum ini dilatarbelakangi perlunya pemerintahan desa yang mampu memberdayakan diri dan mempromosikan potensi yang dimiliki oleh desa. Demikian disampaikan Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Dra. Endah Sri Widiastuti, MPA dalam laporan penyelenggaraan. Menurut Endah selama ini meskipun masyarakat menilai pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah desa telah cukup memuaskan namun demikian berdasar kajian opini yang dibuat oleh Bagian Humas, masyarakat masih mengeluhkan beberapa hal seperti kurangnya ketepatan waktu pelayanan dan transparansi komunikasi antara internal pemerintahan dan publik eksternal. Dengan demikian diperlukan pembenahan guna meningkatkan profesionalisme pegawai pemerintah desa melalui upaya forum pengembangan kepribadian yang tenggah dilaksanakan. 
Sedangkan Asisten Sekda Bidang Pembangunan dalam sambutannya menyampaikan bahwa guna menciptakan citra positif Pemda Sleman dimulai dari pembentukan citra positif dari setiap bagian pemerintahan mulai dari level desa hingga kabupaten. Hal inilah yang perlu diperhatikan oleh para sekretaris desa sebagai wakil dari penyelenggara pemerintahan. Seorang sekretaris desa diharapkan mampu menjembatani kebijakan yang disampaikan oleh Kepala Desa dan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu diperlukan pelatihan pengembangan kepribadian untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi para perangkat desa. Melalui kemampuan komunikasi yang baik, diharapkan para Sekdes mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.