Arsip Kategori: Berita

22
Feb

SMKN 1 Godean Wakil Indonesia Di Ajang Asia Pacific Company of The Year Competition

Kamis, 20 Februari 2013 SMKN 1 Godean melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sleman, Yuni Satya Rahayu, SS, M.Hum, tujuan diadakannya audiensi ini adalah dalam  rangka pesrsiapan siswa-siswa SMKN 1 Godean yang akan berangkat ke Malaysia dalam rangka  untuk mengikuti lomba Asia Pasific Company of the Year Competition.  Lima orang siswa berprestasi tersebut adalah Tatih Wulan Saputri, Novia Purnamasari, Nur Khasanah, Isnani Sri Hartanti, rugayah Widayanah, ke lima orang siswa tersebut didampingi oleh, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sleman Arif Haryono, SH, Kepala Sekolah SMKN 1 Godean Drs. Eri Widaryaman, MM, dan 3 orang Guru pendamping dari SMKN1 Godean.  Beberapa waktu yang lalu PJI (Prestasi Junior Indonesia) melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman pada tanggal 12 Januari 2012, perwakilan PJI yang datang ke Pemerintah Kabupaten Sleman adalah Dr. Ir. Sarwono Kusuma Atmaja. Program kerja sama ini dalam bidang
Pendidikan Inovatif Perusahaan Swasta/ Student Company untuk siswa-siswa SMA di lima sekolah menengah atas di Kabupaten Sleman yaitu SMKN 1 Godean, SMAN 1 Sleman, SMKN 2 Depok, SMKN 1 Seyegan, SMKN 1 Kalasan, PJI adalah bagian dari organisasi Internasional Junior Achievement Worldwide yang berkantor di Colorado, Amerika Serikat.  Melalui program kemitraan antara pendidik, praktisi bisnis dan organisasi lainnya, PJI memberikan program pendidikan bisnis yang relevan dan disampaikan oleh staf PJI, dan untuk kabupaten Sleman bekerja sama dengan GE Lighting Indonesia.  Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa memiliki pengalaman untuk membangun sistem usaha mandiri, siswa belajar menjalankan bisnis mulai dari menyususn jenis usaha, mengumpulkan modal, mengelola usaha hingga liquidasi, dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para siswa agar memiliki jiwa leadership dan mampu melakukan teamwork, membangun rasa percaya diri, melatih siswa
untuk berani mengambil keputusan dan bertanggung  jawab terhadap keputusan yang diambil, mengembangkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.  Dari kelima Sekolah yang mendapatkan pembinaan dari PJI diambil 1 yang terbaik yaitu SMKN 1 Godean dengan nama Company Jasper yang kemudian mewakili kabupaten sleman untuk mewakili di tingkat provinsi DIY, ditingkat provinsi Company Jasper SMKN 1 Godean menjadi yang terbaik dan mewakili Provinsi DIY untuk berkompetisi di tingkat nasional, dan Company Jasper SMKN 1 Godean mendapat peringkat ke 2 nasional.  Dari pihak PJI Asia Pasifik company jasper SMKN1 Godean dipilih untuk mewakili lomba dalam Asia Pasifik  Company of the Year Competition yang berlangsung di kuala lumpur malaysia pada tanggal 25-27 Februari 2013.
Dalam arahannya Wakil Bupati Sleman, memberikan selamat kepada para siswa yang sudah mengukir prestasi hingga ditingkat nasional, beliau juga berharap agar para siswa tidak cepat puas terhadap apa yang telah didapatkan sekarang ini sehingga dikemudian hari dapat mengukir prestasi ditingkatan yang lebih tinggi, wakil bupati sleman juga menilai persiapan yang dilakukan oleh para siswa sudah cukup baik, tetapi wakil bupati Sleman juga memberikan usaran agar siswa-siswa yang akan berkompetisi ini bisa lebih menonjolkan identitas ke Indonesiaannya, salah satunya dengan membuka presentasinya nanti tidak hanya dengan salam saja, bisa ditambahkan ucapan selamat pagi/siang/sore dan lainn-lain, karena di negara Malaysia itu juga multi etnis, ras, dan agama, beliau juga berharap siswa-siswa yang berkompetisi di Malaysia ini bisa menunjukkan image positif sebagai Bangsa Indonesia.
Pada tahun 2012 Company Jasper SMKN 1 Godean diberikan beasiswa prestasi oleh Pemkab. Sleman.  Biaya seleksi Company Jasper SMKN1 Godean di tingkat Asia Pacific ditanggung oleh PJI dan SMKN1 Godean.  Dan untuk mendukungng Jasper Company SMKN 1 Godean yang akan berlaga di Asia Pasific Company Competition di Kuala Lumpur Malaysia, bias dengan mengakses Facebook, dengan menuliskan JA WORLDWIDE di kotak pencarian facebook, setelah muncul homepage JA WORLDWIDE klik like pada link video Jasper.

20
Feb

Jogotirto Panen Perdana Padi Pengembangan SRI

Panen perdana padi Pengembangan System of Rice Intensification atau SRI ini diharapkan mampu memotivasi para petani dalam memproduksi padi secara maksimal, sehingga Sleman mampu mempertahankan predikatnya sebagai gudang berasnya propinsi DIY. Dari waktu ke waktu upaya untuk mempertahankan produksi beras di Sleman menghadapi tantangan yang sangat berat. Terle­bih lagi luas lahan pertanian yang ada di Sleman ini dari tahun ke tahun semakin menyusut. De­ngan demikian pelak­­­sa­­na­an panen raya padi, sebagai hasil dari penerapan teknologi pertanian tepat guna, dan teknologi modern bercocok tanam ini dapat memotivasi kelom­pok-kelompok tani lainnya untuk mengoptimalkan produk­sinya. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman, Drs. Sri Purnomo saat melakukan panen raya padi Ciherang di bulak Rejosari Jogotirto Berbah, Selasa 19 Pebruari 2013. Lebih lanjut disampaikan bahwa Selama tahun 2007 sampai dengan 2012 Kabupaten Sleman masih mampu mempertahankan
predikat sebagai lumbung beras di Provinsi DIY. Surplus beras pada tahun 2012 sebanyak 109.724 ton dengan produksi padi sawah pada tahun 2012 mencapai 311.378 ton dan padi ladang mencapai 1.437 ton. Dari total produksi padi tersebut, Kecamatan Berbah memberikan kontribusi sebesar 13.342 ton atau 4,28%, dengan area tanam seluas 2.100 Ha. Panen raya tersebut dilakukan oleh bupati sleman, Ka Dinas pertanian, perikanan dan kehutanan kabupaten Sleman, perwakilan dinas pertanian DIY, perwakilan PT Petrokimia, dan camat Berbah .
Ditambahkan oleh bupati bahwa produktivitas padi di kecamatan Berbah selama tahun 2012 sebesar 68,21 kw/ha. Berdasarkan angka produktivitas ini, ia berharap, para petani di Kecamatan Berbah dapat semakin berkerja keras dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Petani harus semakin inovatif, dan dapat menggunakan padi varietas unggul, seperti padi pengembangan SRI ini. Selain itu, para petani bisa memanfaatkan tekhnologi tepat guna, serta tehnik atau metode tanam yang lebih berdaya guna sebagaimana model Tanam Jajar Legowo atau Tajarwo.
Sedangkan ketua kelompok tani Tekat Makmur Rejosari Hartono dalam kesempataan tersebut melaporkan bahwa program SRI tahun anggaran 2012/1013 dengan anggaran Rp.43.000.000 digunakaan untuk benih 300 kg, NPK Phonska 4 ton, pupuk organik 56 ton, obat 24 liter yang diperuntukkan bagi 112 petani dengan luas 20 ha. Pelaksanaan kegiatan tanam padaa tanggal 13 Nopember 2012 oleh kepala Dinas Pertanian DIY. Dosisi pemupukan per ha : urea 250 kg (swadaayaa) phonska 200 kg, organik 2 ton dan bibit 15 kg. Ditambahkan pulaa oleh Haryono bahwa permasalahan yang dihadapi petani bahwa pada waktu tanam adaa serangan keong, juaga seranmgan penyakit tanaamaan padi hamaa kresek daan busuk malai, dan itu sulit mengatasinya. Sementara hasil panen ubinan padi dengan model Tajarwo 2:1 hasil ubinan / Kg (2,5 m x 2,5 m) rata-rata 5,29 kg dan produktivitas (ton/ha) 8,46 ton. Dari hasil ubinan dapat disimpulkan produktivitas padi Demontrasi Usahatani di kelompok tani Tekat
Makmur hasilnya lebih baik dibanding hasil ubinan musim tanam yang lalu hanya 7,30 ton/ha.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain bupati sleman, perwakilan dinas pertanian DIY. Kepala dinas pertanian, perikanaan dan kehutanan kab. Sleman Ir. S, Riyadi Martoyo, MM, perwakilan dari PT. Petrokimia Gresik, dan Camat Berbah Drs. Iriansya . Pada kesempatan tersebut diresmikan pula bangunan Gapura dusun Rejosari yang ditandai daengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Sleman. Bangunan gapura tersebut menelan biaya Rp. 6.032.000,- dari bantuan dana gotong royong dan swadaya masyarakat


19
Feb

Bupati Ajak Tingkatkan Soliditas dan Sinergi Untuk Mitigasi Bencana

Senin, 18 Februari 2012 Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan upacara 17 an yang dilaksanakan di lapangan Pemda Sleman.  Upacara yang berlangsung dengan hikmat tersebut diikuti oleh jajaran pegawai  di lingkungan pemkab Sleman. Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Yacob Hendrik T, SH, MH. 
Dalam amanat tertulisnya yang dibacakan inspektur upacara Bupati Sleman antara lain mengintakan kepada masyarakat bahwa di Bulan Februari, Sleman menghadapi musim hujan yang semakin tinggi intensitasnya. Berbagai kemungkinan bencana alam, sewaktu-sewaktu dapat terjadi. Dampak tingginya curah hujan yang sangat perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat adalah pertama, potensi banjir lahar dingin terutama di sungai-sungai yang berhulu di Merapi seperti sungai Gendol, Opak, Boyong, Kuning, dan Krasak. Bahkan beberapa hari yang lalu, banjir lahar dingin telah menelan korban jiwa.
Kedua, banjir dan genangan luapan drainase kota. Ketiga, tanah Longsor terutama di wilayah Kec. Prambanan yang meliputi wilayah Desa Gayamharjo, Desa Sumberharjo, Desa Sambirejo, dan Desa Wukirharjo. Serta keempat, potensi terjadinya angin kencang atau Putting Beliung. Bahkan di awal musim hujan tahun ini, bencana angin telah mengakibatkan kerusakan sekitar 1247 rumah di Kab. Sleman. Bupati juga mengingatkan agar tidak lengah dan melupakan kesiapsiagaan seluruh masyarakat. “Tingkatkan dan solidkan, koordinasi, sinergi, jaringan informasi dan komunikasi, dengan demikian  semua dapat memaksimalkan diri membangun mitigasi bencana yang semakin baik, serta meminimalisir kerugian dan jatuhnya korban. ” demikian ajak Bupati.
Di samping ancaman bencana alam, masyarakat harus waspada dengan berbagai penyakit yang biasa muncul di saat musim hujan seperti flu ataupun deman berdarah. Kewaspadaan sangat diperlukan, agar Kejadian Luar Biasa Demam berdarah tidak terulang lagi di Sleman. Terlebih sebagian besar wilayah Kabupaten Sleman, merupakan daerah endemis penyakit DBD. Perlu saya sampikan bahwa jumlah kasus DBD pada tahun 2012 tercatat 236 kasus. Jumlah kasus ini meningkat dibandingkan tahun 2011, dengan jumlah kasus tercatat 166. Guna menekan angka kasus DBD, perlu dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat. Para aparat pemerintah diharapkan menjadi tauladan dan garda depan dalam gerakan memberantas DBD. Marilah kita ajak keluarga dan masyarakat di lingkungan kita untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. PHBS harus menjadi bagian dari gaya hidup dan budaya masyarakat dimanapun dan kapanpun.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.