Arsip Kategori: Berita

12
Nov

Gelar Husada, Puncak Peringatan HKN Di Sleman

Kegiatan Gelar Husada, menjadi Puncak kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-48 tahun 2012 di Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan Jum’at, 8 Nopember 2012 di Lapangan Pemkab Sleman. Menurut dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes. (Kepala Dinas Kesehatan Sleman) tema peringatan HKN yakni Sleman Cinta Sehat : Ibu Selamat, Anak Sehat. Kegiatan HKN meliputi gelar senam yang diikuti sekitar 1000 orang dari instansi maupun masyarakat umum dilanjutkan dengan gerak jalan santai.

Di sekitar lapangan Pemkab juga diadakan lomba lukis dan mewarnai, gerakan cuci tangan dengan sabun massal, tes kebugaran bagi lansia, Bazar produk industri rumah tangga hasil binaan Dinas Kesehatan dan pemeriksaan jentik di lingkungan kantor oleh anak-anak yang tergabung dalam Tanggap Bocah dari wilayah Kecamatan Sleman dan penyerahan tali kasih bagi PNS di lingkungan Dinas Kesehatan yang telah purna tugas.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, MSI juga berkenan melepas bendera star gerak jalan santai dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi bazaar, gerakan cuci tangan dengan sabun massal dan melepas sekitar 100 anak tanggap bocah yang  akan memantau jentik di lingkungan kantor-kantor.
Lebih lanjut Mafilinda menyampaikan bahwa kegitan dalam rangkaian peringatan HKN ke-48 tahun 2012 yakni Ziarah ke makam mantan Kepala Dinas Kesehatan, pertandingan futsal yang diikuti UPT Puskesmas, lomba paduan suara oleh kader kesehatan, lomba kebersihan Puskesmas, Seminar Kesehatan dan Upacara Bendera bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan.

10
Nov

Seluruh Karyawan Pemkab Sleman Peringati Hari Pahlawan dengan Khidmat

Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 2012, seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Sleman tampak hadir memperingati Hari Pahlawan di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman. Tampak hadir dalam upacara ini Dandim 0732 Sleman, Satrijo Pinandojo yang juga bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Sleman, Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, dr. Sunartono, M.Kes dan sejumlah pejabat di lingkungan Kabupaten Sleman.

Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Sabtu rupanya tidak mengurangi kekhidmatan para peserta upacara untuk memperingati perjuangan para pahlawan sebelum kemerdekaan. Dalam sambutannya Bupati Sleman menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dirasakan hari ini merupakan hasil  dari perjuangan dan pengorbanan jangka panjang dari para pendahulu negeri. Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus wajib meneruskan perjuangan para pahlawan dengan terus membangun Indonesia.

Sesuai dengan tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini yaitu, Semangat Kepahlawanan Untuk Indonesia Sejahtera, Dandim 0732 Sleman, Satrijo Pinandojo dalam amanatnya menyampaikan harapannya agar Hari Pahlawan ini menjadi momentum yang tepat untuk kembali memotivasi seluruh komponen NKRI untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial yang banyak bermunculan pada saat ini seperti tawuran, bencana alam dan kesenjangan sosial. Diperlukan partisipasi dari semua kalangan untuk bersama-sama mencari solusi dari berbagai masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan bangsa.

9
Nov

Kecamatan Ngaglik Selenggarakan Pentas Budaya

Perkembangan teknologi mempengaruhi banyak sisi kehidupan manusia di zaman modern ini. Dengan  teknologi, segalanya dianggap mudah. Jarak dirasa semakin pendek. Waktu dirasa semakin cepat. Satu lagi hal yang penting untuk diperhatikan dari segala perubahan akibat kemajuan zaman ini adalah mulai terkikisnya kekayaan budaya lokal yang pada hakikatnya mengajarkan nilai luhur kehidupan.
Dengan terkikisnya eksistensi seni budaya lokal tersebut, sadar atau tidak sebenarnya masyarakat sedang ikut berpartisipasi menghapus nilai-nilai luhur ajaran nenek moyang bangsa Indonesia. Oleh karena itu, tidaklah diherankan mengapa semakin tinggi angka kriminalitas di kalangan para remaja kita, semakin rendah pula angka kejujuran di masyarakat kita sekarang ini dan lain sebagainya. Hal ini tentu  sangat disayangkan. Tayangan-tayangan televisi, media-media yang ada telah didominasi tampilan-tampilan yang terkadang sama sekali tidak mendidik dan justru menjauhkan masyarakat Indonesia dari norma dan nilai yang selama ini membuat Indonesia “kaya”. Sedangkan keberadaan tembang-tembang daerah, permainan-permainan anak tradisional, hasil kerajinan lokal semakin hari semakin dianggap hanya sebagai peninggalan etnik dari nenek moyang saja.
Melihat fenomena-fenomena yang ditemukan di lapangan tersebut, Komunitas Rumah Pelangi, Ngaglik dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, ikut serta berpartisipasi mengembalikan eksistensi budaya luhur Indonesia agar tidak menghilang digantikan budaya ‘instant’ asing dengan cara melaksanakan program PENTAS BUDAYA di Kecamatan Ngaglik Sleman.
Melalui pentas budaya anak ini, diharapkan masyarakat Yogyakarta pada khususnya tergugah hatinya untuk tetap menjaga kearifan budaya lokal yang sebetulnya membuat Indonesia kaya. Bukan hanya kaya secara fisik, melainkan juga kaya secara mental. Acara ini akan berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2012, bertempat di Lapangan Kantor Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
Menurut Ketua Pelaksana Iva Wulandari, kegiatan yang bernama “Pentas Budaya Rakyat” ini bertujuan untuk Membentuk karakter budaya masyarakat, Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap masyarakat lereng gunung Merapi, Melestarikan dan menumbuhkembangkan kesenian yang ada di Ngaglik, khususnya di Sardonoharjo, sekaligus memperkenalkannya kepada dunia, serta memancing pertumbuhan ekonomi masyarakat Ngaglik melalui sektor kesenian dan kebudayaan.
Adapun rangkaian acara pada Pentas Budaya Rakyat ini adalah sbb:
16.00-17.30 Jathilan    
19.00-19.30 Musik etnis dan tari
19.30-20.00 sambutan-sambutan
20.15-20.30 Santi swara
20.30-21.00 Pentas SPM
21.00-21.15 Mocopatan
21.15-21.45 Badui
21.45-22.00 Hadroh
22.00-22.30 Kiding n friends
22.30       Penutupan acara

Peserta event adalah anak-anak, warga masyarakat Sardonoharjo, warga Ngaglik, komunitas-komunitas seni budaya di Yogyakarta.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.