Arsip Kategori: Berita

30
Nov

Wabup, “Haji Harus Jadi Panutan Bagi Masyarakat”

Menunaikan rukun Islam yang ke-5 bagi umat Islam adalah hal yang spesial, ibadah haji adalah ibadah yang  istimewa karena tidak semua umat Islam dapat melaksanakannya. Untuk melaksnanakan ibadah haji tidak hanya memiliki kesiapan materi semata tapi juga harus memiliki kesiapan mental dan spiritual, agar jemaah haji bisa menjadi haji yang mabrur.

Jema’ah Haji kabupaten Sleman yang telah kembali ke tanah air diundang pada acara Mangayubagya Jamaah Haji Kabupaten Sleman yang dilaksanakan hari Jumat 30 Nopember 2012 dipendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.  Sebagian besar Jama’ah Haji Kabupaten Sleman hadir dalam acara tersebut.  Turut hadir pada cara tersebut Wakil Bupati Sleman Hj. Yuni Satia Rahayu, S.S.,M.Hum., forum pimpinan daerah, dan Drs. H. Edy Gunawan, M.Pd dari Kementrian Agama Kabupaten Sleman.

Dalam laporan penyelenggaraan haji oleh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sleman yang dibacakan oleh  Drs. H. Edy Gunawan, M.Pd, bahwa penyelanggaraan Haji di Kabupaten Sleman pada tahun 1434H/2012M berjalan dengan lancar, jama’ah Haji Kabupaten Sleman yang diberangkatkan berjumlah 1190 orang terdiri dari 6 kloter, dan pada saat kembali ke kabupaten Sleman berjumlah 1189 orang, 1 orang meninggal di tanah suci karena sakit dan dimakamkan disana yaitu Supri Hadiwiyoto bin Partoharjo, yang beralamat Bimomartani, Ngemplak Sleman. Beliau berharap mendapat masukan dari para jemaah haji yang sudah kembali ke tanah air, agar penyelenggaraan haji ditahun-tahun mendatang bisa menjadi lebih baik.

Sambutan Bupati Sleman yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sleman  Hj. Yuni Satia Rahayu, S.S.,M.Hum berharap kepada jama’ah haji yang telah kembali untuk terus menjaga kemabrurannya dengan cara meningkatkan ibadahnya, sedekahnya dan juga menjadikan para jema’ah haji ini menjadi panutan dan tauladan di masyarakat.  Para jema’ah Haji diharapkan untuk memupuk toleransi dan solidaritas didalam masyarakat baik yang seiman atau dengan masyarakat yang memiliki kepercayaan lain sehingga dapat tercipta stabilitas keamanan dan perdamian di kabupaten Sleman.  Wakil Bupati Sleman mengingatkan bahwa Kabupaten Sleman ini adalah miniatur Indonesia karena banyak sekali terdapat perguruan tinggi di Kabupaten Sleman, sehingga menjadi tujuan dari seluruh masyarakat Indonesia yang berbeda suku, bahasa, agama dan warna kulit yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Kabupaten Sleman ini.  Wakil Bupati Sleman berharap para jama’ah Haji agar bisa menjadi pionir dalam
melaksanakan toleransi di dalam masyarakat.

29
Nov

UKM Sleman Bantu Pertumbuhan Perekonomian Sleman

Perdagangan, restoran dan hotel diwilayah Kabupaten Sleman memiliki kontribusi yang tinggi bagi perekonomian di Kabupaten Sleman yaitu 22,87% dari total distribusi prosentase perekonomian sektor unggulan Kabupaten Sleman. Kunjungan wisatawan domestik dan manca Negara yag terus mengalami kenaikan menyebabkan pertumbuhan hotel dan restoran yang sangat cepat di Kabupaten Sleman.   Peluang investasi dari sektor tersebut sangat menggiurkan bagi pengusaha mikro maupun pengusaha makro.
Melihat kondisi dilapangan yang sedemikian rupa, Pemerintah Kabupaten Sleman berusaha membuka seluas-luasnya peluang tersebut agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.  Pemerintah Kabupaten Sleman lewat Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengadakan acara yang bertajuk Temu Kemitraan UKM yang bergerak dibidang kerajinan, makanan dan minuman dengan pihak pengelola dan pengusaha Hotel yang ada di Kabupaten Sleman.
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, M.Si ini dihadiri oleh 25 UKM, 12 bergerak dibidang makanan dan minuman dan 13 UKM dibidang kerajinan.  Dalam sambutannya Bupati Sleman mengharapkan kepada pelaku UKM agar bisa memanfaatkan kegiatan-kegiatan yang diberikan oleh Pemkab. Sleman, terlebih lagi even seperti pertemuan antara pelaku UKM dengan pengelola dan pengusaha hotel, karena UKM kebanyakan memiliki kendala dalam pemasaran produk-produk mereka, dengan bertemunya pihak pengelola dan pengusaha hotel dengan UKM, tentunya tidak hanya menguntungkan UKM saja, pihak Hotel juga diuntungkan, karena pihak Hotel bisa langsung membeli lewat produsen, sehingga harga dapat ditekan karena tidak lewat perantara.  Bupati Sleman juga berharap kepada pihak pengusaha dan pengelola Hotel untuk memberikan masukan kepada UKM agar produknya dapat diserap oleh pihak Hotel, karena menurut beliau UKM terkadang belum mengerti tentang standar-standar
yang diterapkan oleh Hotel.  Di akhir sambutannya Bupati Sleman berharap kepada dinas instansi terkait agar kegiatan yang positif ini bisa dilaksanakan secara rutin, dan juga terdapat transaksi diantara kedua belah pihak, kalau Hotelnya laris, UKMnya laris, perekonomian kuat, daerahnya menjadi aman, kunjungan wisata menjadi lebih banyak dan lebih lama.

29
Nov

450 PNS Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Sebanyak 450 PNS dilingkungan Pemkab Sleman menerima penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya, dengan perincian 153 orang tanda kehormatan 30 tahun dan 297 orang tanda kehormatan 20 tahun. Penganugerahan oleh Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI, di Pendopo Parasamya Sleman, Kamis, 29 Nopember 2012 bertepatan dengan HUT KORPRI ke 41 tahun 2012. Acara dihadiri pula oleh Ketua DPRD Sleman, serta pejabat instansi yang stafnya menerima penghargaan.
Dalam kesempatan ini Bupati Sleman menyampaikan pemberian penghargaan ini tidak berarti sebuah puncak didalam pengabdian. Namun harus diletakkan sebagai sebuah pemacu untuk terus maju dengan sebuah tekad agar hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik lagi dari hari ini. Sebagai bagian dari dinamika kehidupan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, PNS dituntut untuk senantiasa  untuk senantiaa perbaiki diri dan meningkatkan pelayanan.
Penghargaan yang diberikan ini diharapkan dapat menguatkan komitmen dan memotivasi para PNS sebagai aparatur negara untuk selalu haus akan prestasi. Keinginan untuk berprestasi akan mendorong seseorang untuk melaku­kan pekerjaan dengan baik. Pencapaian prestasi atau achievement dalam melakukan pekerjaan akan mengge­rakan  untuk melakukan tugas-tugas berikutnya dengan lebih baik lagi. Dengan demikian prestasi yang dicapai dalam pekerjaan akan menimbulkan sikap positif, sikap yang selalu ingin melakukan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu sebagai PNS hendaknya selalu mengupayakan perkem­bangan dan kemajuan dirinya dari waktu ke waktu tidak bersifat statis atau beku, tetapi harus menghendaki adanya perubahan ke arah yang lebih baik.
Terlebih lagi di era global saat ini PNS dituntut terus meningkatkan kualitas diri dalam berbagai aspek kehidupan sehingga mampu melayani masyarakat sesuai kebutuhannya.Dengan senantiasa meningkatkan kemampuan dan kulitas diri, maka setiap PNS akan  mampu mengikuti dinamika dan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Juga dalam era reformasi birokrasi, semua  PNS Kabupaten Sleman harus merubah mindset, sebagai PNS yang  proaktif memberikan pelayanan, mampu berpikir kedepan dan bekerja secara profesional.  Image kurang baik yang sering ditujukan kepada PNS, hanya akan hilang jika para PNS mampu memperlihatkan kinerja yang baik, bekerja secara profesional dan pribadi yang mengedepankan  etika profesi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.