Arsip Kategori: Berita

1
Jul

Bangun Gedung Sekretariat, IBI Sleman Diharapkan Semakin Profesional

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekretariat  Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sleman, Selasa (30/6). Gedung tersebut dibangun di Jalan Pandowoharjo, Mancasaan, Pandowoharjo, Kec. Sleman.

Sri Muslimatun berharap dengan pembangunan gedung tersebut nantinya menjadi wadah untuk para anggota melahirkan karya besar dan melayani masyarakat.

“Dengan dibangunnya gedung sekretariat ini dapat menjadi pijakan awal dalam memberikan pelayanan yang semakin baik dan professional kepada masyarakat,” katanya.

Lanjutnya, mengingat keberadaan gedung sekretariat tidak hanya untuk memperlancar pelayanan dan kegiatan yang dilakukan oleh IBI, namun juga mencerminkan bahwa IBI Cabang Sleman ini merupakan organiasasi yang berkembang dan sehat.

“Ciri organisasi yang berkembang dan sehat adalah memiliki aset, transparan dalam mengelola keuangan, memiliki managerial skill dan dilakukan secara kolektif bersama sama didasari oleh keikhlasan,” katanya.

Keberadan IBI sebagai sebuah organisasi profesi, ia harapkan mampu meningkatkan peran dan kiprahnya dalam menekan angka kematian ibu di Sleman.

Berkenaan dengan hal tersebut, ia berpesan keberadaan IBI Cabang Sleman mampu memberikan edukasi kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan bagi masyarakat.

Sementara itu Ketua Pengurus IBI Sleman Siti Purwanti berharap dengan peletakan batu pertama tersebut tahap pelaksanaan pembangun dapat berjalan dengan lancar.


29
Jun

Peringati Harganas, Pemkab Sleman Laksanakan KB Serentak Sejuta Akseptor

Peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 27, Pemerintah Kabupaten Sleman laksanakan pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak di 149 faskes yang berada di wilayah Kabupaten Sleman, Senin (29/6).

Penyelenggaraan pelayanan KB serentak di Kabupaten Sleman tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) yaitu pelayanan KB sejuta akseptor.

Bupati Sleman Sri Purnono dalam pembukaan peringatan Harganas DIY melalui video teleconference melaporkan bahwa di wilayah Kabupaten Sleman, pelaksanaan KB tersebut dilaksanakan di 149 faskes yang terdiri dari 25 Puskesmas, 21 Klinik Pratama, 29 Dokter keluarga dengan jejaring bidan, 23 Rumah Sakit dan 34 praktik mandiri bidan.

“Dalam pelaksanaan KB serentak ini, Kabupaten Sleman telah menyiapkan target capaian yaitu sebanyak 1875 akseptor,” katanya.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya, dari data yang di dapat Pemerintah kabupaten Sleman, terdapat sebanyak 1950 akseptor yang mendaftar. Angka tersebut telah melebihi target yang ditentukan Pemerintah Kabupaten Sleman yaitu bertambah 75 akseptor.

“Berdasarkan dengan data tersebut, kami optimis dapat melampaui target yang telah ditetapkan,” kata Sri Purnomo.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga Bupati Sleman Sri Purnomo melakukan peninjauan secara langsung di Gedung Pelayanan Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi Instalasi Kesehatan Reproduksi Rumah Sakit Sardjito.

“Di RSUP dr Sardjito ini sedang dilakukan pelayanan pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) yaitu sebanyak 12 akseptor dan Metode Operasi Pria (MOP) sejumlah 3 akseptor. Pelayanan MOW dan MOP ini pertama kali dilakukan RS Sardjito saat pandemic Covid 19 dengan menerapkan standar protokol Kesehatan.”

25
Jun

Bupati Sleman Tinjau Pembangunan Gedung DPRD

Bupati Kabupaten Sleman Sri Purnomo didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta bersama dengan para Anggota Dewan DPRD Sleman pada Rabu (24/6) melakukan pemeriksaan tahap pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Sleman yang saat ini tengah berlangsung.

Dalam peninjauan tersebut pihaknya ingin memastikan tahap pembangunan sudah sesuai dengan yang direncanakan.

Sri Purnomo mengungkapkan pembangunan gedung baru yang menelan anggaran hingga Rp 91,9 miliar itu diklaim hingga bulan juni sudah mencapai 45 persen.

“Dari target 44 persen, ini sudah tercapai 55 persen, artinya sudah mencapai target, ini bagus,” kata Sri Purnomo

Ia berharap pembangunan dapat rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan yakni desember 2020.

Sementara itu, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta mengatakan gedung yang memiliki 3 lantai tersebut selain untuk aktifitas perkantoran Dewan DPRD SLeman, gedung tersebut juga nantinya akan memiliki ruang khusus untuk UMKM Sleman memajang produknya.

“Jadi jika ada temen  – temen DPRD daerah lain berkunjung dapat melihat produk UMKM Sleman,” ungkapnya

Haris mengungkapkan seusai dengan jadwal gedung tersebut akan rampung pada 31 Desember 2020 mendatang.

“Akhir Desember itu rampung baru siap konstruksi bangunan dan gedung paripurna, sedangkan perlengkapan mebeler (kursi, meja) belum, nanti akan dianggarkan pada 2021.” Tambahnya.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.