Arsip Kategori: Berita

17
Jun

275 Orang PNS Terima SK Pensiun

Bupati Sleman Sri Purnomo serahkan Surat Keputusan Pensiun bagi  Calon Purna Tugas per 1 Juli sampai dengan 1 Desember tahun 2019. Penyerahan keputusan pensiun dilaksanakan di Pendopo Parasamyan, Komplek Setda Sleman, Jum’at (14/6). Adapun jumlah PNS purna tugas di lingkukangan Pemkab Sleman pada periode tersebut sebanyak 275 orang.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutannya mengatakan masa pensiun bukan berarti berhenti dalam mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya para purna tugas juga masih bisa berprestasi diluar tugas kedinasannya.

“Dengan terus memberikan kontribusi positif atau melakukan  pengabdian kepada masyarakat. Terlebih para calon purna tugas sudah dibekali keahlian wirausahan oleh BKPP,” katanya.

Sri Purnomo mengatakan Penyerahan SK tersebut merupakan bentuk penghargaan dan ucapan terimakasih dari Kabupaten Sleman kepada PNS yang memasuki masa purna tugas dalam hal pelayanan atas pengabdian karena telah melaksanakan amanah berupa tugas dan tanggung jawab dengan baik sebagai abdi negara dan masyarakat.

Berkenaan dengan hal tersebut, Bupati Sri Purnomo berharap adanya pengalaman yang telah diperoleh dapat menjadi modal untuk berkarya di tengah masyarakat, juga dapat melakukan kegiatan yang produktif dan juga menjaga kesehatan fisik serta dapat menikmati kehidupan yang berkualitas.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Suyono menyampaikan bahwa purna tugas ini berdasarkan peraturan pemerintah No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, pemberhentian PNS dengan hak pensiun atau tanpa hak pensiun selain meninggal dunia, cacat karena dinas, atau mencapai Batas Usia Maksimum (BUM) di lingkungan instansi.

Lebih lanjut, Suyono mengatakan BKPP Kab Sleman bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), TASPEN, BKAD Kab. Sleman, telah komitmen dengan  memberikan pelayanan satu pintu dalam hal kepengurusan SK pensiun dan dokumen pendukungnya. Hal tersebut untuk mempermudah calon purna untuk mengurus dokumennya.

14
Jun

Bupati Sleman Hadiri Halal bi Halal Suryo Ndadari

Sleman – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan kerjasama antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Sleman, Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Sleman (Suryo Ndadari) menyelenggarakan Halal bi Halal bersama dengan Bupati Sleman-Sri Purnomo dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sleman di Malika Mall Room Sleman City Hall, Kamis (13/6).

Kegiatan yang diikuti oleh 9 paguyuban terdiri dari 86 Desa ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya dengan melibatkan Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Ketua Paguyuban Suryo Ndadari, Letka Manuri dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan dinilai bisa menjadi forum atau wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. “Dengan adanya forum ini juga sebagai wadah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” jelasnya.

Letka Manuri menilai, saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman tengah mempertahankan kinerja baik yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Selain itu, beliau juga menuturkan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Sleman terus memberi dukungan terhadap Desa. “Dukungan dari kabupaten sudah banyak sekali di desa diantaranya, komunikasi aktif dalam hal membuat keputusan regulasi – regulasi yang berkaitan dengan Desa. Saat ini Kabupaten Sleman, satu – satunya Kabupaten yang responnya paling cepat dalam menanggapi terkait dengan kenaikan penghasilan tetap (SILTAP) perangkat Desa, kabupaten yang lain belum,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama Perangkat Desa dengan Pemerintah Kabupaten dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sri Purnomo menilai, koordinasi dan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Sleman dan Perangkat Desa merupakan hal yang perlu dipertahankan, pasalnya Perangkat Daerah merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Sleman.

Dalam kesempatan tersebut juga, Sri Purnomo menuturkan bahwa sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam pendampingan terkait dana desa, Pemerintah Kabupaten Sleman telah melakukan MoU bersama dengan Pemerintah Pusat mengenai pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) Pencegahan, Pengawasan, dan Penanganan Permasalahan Dana Desa yang dibentuk melalui Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 18.1/Kep.KDH/A/2019 tentang Sekretariat Bersama Pencegahan, Pengawasan, dam Penanganan Permasalahan Dana Desa.

Keanggotaan sekber ini terdiri dari kepolisian dan Pemda Kabupaten Sleman yang terdiri dari beberapa perangkat daerah terkait termasuk seluruh Camat. Melalui pembentukan Seker tersebut, Sri Purnomo  berharap pengelolaan dana desa dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan perundang–undangan yang berlaku dan menghidari adanya penyimpangan.

12
Jun

Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Hadiri Syawalan Di Sleman

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menghadiri silaturahmi dan syawalan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (11/6/2019). Rombongan Sultan tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun di halaman pendopo.

Sleman menjadi kabupaten pertama di DIY yang menyelenggarakan syawalan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Dalam syawalan tersebut Sultan didampingi istri GKR Hemas dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam (PA) X dan istrinya, GKBRAy Pakualam beserta pejabat di jajaran Pemda DIY. Sejumlah pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan jajaran pejabat Pemkab Sleman juga hadir dalam kegiatan ini. Selain dihadiri para pejabat pemerintah, syawalan ini juga dihadiri segenap elemen masyarakat.

Didampingi istrinya, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengawali acara tersebut menyampaikan sungkem pangabekten mewakil pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sleman pada Gubernur DIY. “Selain menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri dan permohonan maaf lahir batin, kami juga mendoakan semoga Sultan senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan agar selalu dapat memimpin DIY dengan baik dan amanah,” jelasnya.

Dalam syawalan yang dihadiri lebih dari 2.500 orang tamu undangan tersebut tersebut Bupati Sleman juga menyampaikan bahwa Pemkab Sleman terus berupaya mendukung keistimewaan DIY. Hal ini tercermin dari aktualisasi aktivitas masyarakat Kabupaten Sleman. Pada tahun 2019, Pemkab Sleman memperoleh alokasi Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp 25,2 Milyar.

“Berkaitan dengan dana Danais tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan kebudayaan di Kabupaten Sleman dengan gerakan Sleman berbudaya,” tambah Sri Purnomo.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.