Arsip Kategori: Berita

24
Jan

LKS Wiyata Dharma 50 Tahun, Konsisten Didik dan Asuh Anak Berkebutuhan Khusus

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mengunjungi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Wiyati Dharma Sleman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahunnya yang ke-50, Rabu (22/01), di SLB Wiyata Dharma 1 Sleman. Hadir pula pada acara tersebut Dinas Pemudan dan Olahrga serta Dinas Pendidikan DIY.

Sri Muslimatun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap pengurus LKS Wiyati Dharma Sleman yang telah berkontribusi dalam pendidikan dan pengasuhan anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Sleman. Menurutnya hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar anak tersebut bisa mendapatkan hak-haknya dan mampu mengembangkan potensinya. “Anak-anak berhak mendapatkan asah,asih dan asuh”, ucapnya.

Sementara Slamet Raharjo selaku penasehat Yayasan LKS Wiyata Dharma menyebutkan tema yang diangkat dalam peringatan HUT ke-50 kali ini adalah “Dengan Ulang Tahun Emas, Kita Wujudkan Sekolah Unggul Berbasis Vokasi”. Diharapkan nantinya pendidikan di tempat tersebut akan lebih maju dan responsif terhadap permasalahan vokasi.

“Dahulu hampir tidak ada perhatian masyarakat terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Padahal, sebenarnya mereka juga memiliki potensi. Potensi itulah yang akan dikembangkan”, jelas Slamet.

Ia juga menyampaikan saat ini LKS Wiyata Dharma mempunya empat sekolah di lokasi berbeda, yakni SLB Wiyata Dhama 1 Sleman, SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, SLB Wiyata Dharma 3 Sleman, dan SLB Wiyata Dharma 4 Godean. Tidak hanya itu, LKS Wiyata Dharma juga mengelola Panti Asuhan 1 Wiyata Dharma 1 dan Panti Asuhan Wiyata Dharma 2.

23
Jan

BPK DIY Serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi DIY serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepatuhan atas belanja daerah tahun anggaran 2019 kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, Rabu (22/1).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK DIY, Andri Yogama kepada Bupati Sleman, Sri Purnomo yang diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima di ruang Auditorium Kantor BPK DIY.

Kepala Perwakilan BPK DIY, Andri Yogama mengatakan LHP yang diserahkan dalam kesempatan tersebut merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan standar pemeriksaan keuangan negara (SPKN).

“Standar tersebut (SPKN) mengharuskan BPK merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan agar memperoleh keyakinan memadai mengenai kepatuhan terhada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut, Andri Yogama memaparkan hasil pemeriksaan kepatuhan pada entitas tersebut, diketahui bahwa belanja daerah pada Pemerintah Kabupaten Sleman telah sesuai kriteria dengan pengecualian yang disampaikan dalam LHP.

Andri menilai, dari LHP yang diserahkan dapat diartikan bahwa belanja daerah telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa Pemerintah serta peraturan perundangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPK DIY juga menyerahkan LHP kepada Pemerintah Daerah lainnya yaitu Pemda DIY, Pemerintah Kota Yogyakarta serta, PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kesimpulan belanja daerah yang telah sesuai kriteria dengan pengecualian yang disampaikan dalam LHP.

Namun demikian, dalam LHP yang telah diserahkan oleh BPK DIY tersebut, telah diberikan beberapa rekomendasi BPK yang perlu ditindaklanjuti selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.


22
Jan

Bulan Dana PMI Sleman Tahun 2019 Terkumpul Rp1,574 Miliar

Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman periode 1 Juli-31 Desember 2019 berhasil kumpulkan dana sebesar Rp 1.574.957.500,-. Hal tersebut disampaikan Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman, Sri Muslimatun dalam acara Penutupan Bulan Dana PMI Tahun 2019 dan Pembukaan Bulan Dana Tahun 2020 di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Selasa (21/1/2020). “Alhamdulillah berdasarkan data yang masuk sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 beberapa lembaga mengalami peningkatan dalam Bulan Dana PMI ini,” kata Muslimatun.

Muslimatun menuturkan bahwa lembaga yang mengalami peningkatan dalam pengumpulan dana diantaranya Samsat Sleman sebesar 49%, perguruan tinggi 305%, dinas 30% dan lainnya sebesar 320%. Sasaran Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman 2019 dan 2020 adalah masyarakat Kabupaten Sleman, dimana dalam Bulan Dana PMI tahun 2019 pihak PMI menyediakan besaran kupon dari Rp 2.000,- sampai dengan Rp 50.000,- bagi 24 sasaran.

Ia menambahkan bahwa pada pelaksanaan kegiatan bulan dana PMI tahun 2020, PMI Kabupaten Sleman tidak menentukan target jumlah penerimaan sumbangan namun fokus pada target waktu pelaksanaan dengan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan penarikan sumbangan. “Kegiatan ini bertujuan untuk pengumpulan dana kemanusiaan dari masyarakat untuk mendukung pelayanan kepalangmerahan yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Sleman,” tambahnya.

Ketua PMI DIY, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo menyampaikan bahwa dana yang telah terkumpul merupakan dana dari masyarakat. Maka dari itu, PMI Kabupaten Sleman menyadari sepenuhnya bahwa penggunaan dana ini adalah kewajiban yang perlu dipertanggung jawabkan secara terpercaya dan melaporkannya kepada masyarakat. “Dengan adanya acara ini serta bantuan dari pihak media, PMI Sleman dapat melaporkan kembali kepada masyarakat mengenai penggunaan dana tersebut,” ujar Prabukusumo.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo yang hadir menutup bulan dana PMI 2019 sekaligus membuka Bulan Dana PMI 2020 berharap pelaksanaan Bulan Dana PMI 2020 yang dikumpulkan dapat semakin meningkat dan lebih baik lagi dalam pelaksanaannya. Terlebih pada tahun 2020 ini Pemkab Sleman akan menyelenggarakan program Goes to Campus, dimana harapannya Sleman yang merupakan pusatnya perguruan tinggi di Yogjakarta diharapkan mendapatkan partisipasi yang baik dari mahasiswa.  ”Oleh karena itu, melalui program ini diharapkan mahasiswa juga dapat merasakan pelayanan PMI dan mencermati bahwa PMI melayani dengan baik bagi semua orang, siapapun itu tidak membeda-bedakan,” kata Sri Purnomo.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.