Arsip Kategori: Berita

6
Apr

Belanja di Pasar Tradisional dan Raih Ratusan Hadiah Menarik


Kini belanja di Pasar Tradisional berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik. Hal ini dijelaskan dalam Jumpa Pers tentang “Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pasar Dra Tri Endah Yitnani, Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sleman Dra CC Ambarwati, Kabag Humas Dra Sri Winarti, Kepala Sub Bidang Perindustrian, perdagangan dan Koperasi BAPPEDA Nunuk Hartati, Kasi Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wasita, serta   sejumlah  Paguyuban Pedagang Pasar. Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Sleman yang ke-100 (1 Abad Kabupaten Sleman). Acara ini diselenggarakan agar pedagang dan pembeli dapat ikut memeriahkan moment  1 Abad Kabupaten Sleman, sekaligus mempromosikan pasar-pasar di Sleman agar tidak ketinggalan dengan toko-toko modern.
Tiga ratus kupon setiap harinya di tujuh pasar tradisional yaitu Pasar Cebongan, Pasar Tempel, Pasar Godean, Pasar Gamping, Pasar Prambanan, Pasar Pakem dan Pasar Sleman, dengan total pembagian kupan sejumlah 2.100 kupon perhari. Hadiah berupa 1 unit sepeda motor, 2 buah televisi 32”, 2 buah kulkas, 1 buah sepeda gunung, dan sejumlah peralatan rumah tangga berupa magic com, kipas angin dengan total hadiah 100 item hadiah. Menurut Endah program belanja berhadiah ini dilakukan pada 7 pasar di wilayah area perkotaan. Masyarakat pada wilayah tersebut mulai berkecenderungan untuk berbelanja pada toko-toko modern, dan program ini dimaksudkan untuk menarik kembali masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Lebih lanjut dijelaskan oleh Endah bahwa program ini akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun, sebagai upaya untuk lebih menggiatkan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.
Periode undian kali ini dari tanggal 1 April sampai dengan 16 Mei 2016. Pengundian akan dilakukan dengan mengumpulkan seluruh kupon dari ketujuh pasar dan akan diundi pada tanggal 29 Mei 2016 di Lapangan Denggung. Pemenang akan diumumkan di media massa cetak dan di papan pengumuman di ketujuh pasar tersebut. Tidak ada minimal pembelian untuk mendapatkan kupon. Untuk memudahkah pembeli di Pasar Godean dalam memasukkan kupon undian, akan ditambah kotak-kotak tempat memasukkan kupon di sejumlah pintu di pasar Godean.
Lebih lanjut Endah menjelaskan bahwa untuk menggiatkan kembali masyarakat untuk membeli di pasar tradisional, selain dengan program  Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pasar juga akan melakukan revitalisasi di sejumlah pasar tradisional  berupa pembangunan fisik pasar dan melakukan upaya peningkatan SDM Pasar Tradisional yaitu dengan perbaikan layanan dari pedagang pasar tradisional untuk bersikap lebih ramah kepada pembeli dan menjaga kualitas barang dagangannya.

 


4
Apr

UN SMA Paper Based Maupun Computer Based Berjalan Tanpa Kendala

Pelaksanaan Ujian Nasional 4-6 April 2016 mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Sleman Sri Purnomo. Pada hari pertama (4/4) Bupati beserta Kepala Disdikpora Sleman Arif Haryono SH, melakukan kunjungan untuk memantau langsung pelaksanaan UN di Sleman yaitu di SMAN 2 Sleman, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Ngemplak, SMAN 1 Cangkringan, SMA Sunan Kalijogo Cangkringan yang masih menggunakan sistem PBT (Paper Based Test) dan satu SMK yaitu SMKN 1 Cangkringan  yang sudah menggunakan sistim CBT (Computer Based Test)/Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Disela-sela kunjungannya, Bupati mengungkapakan bahwa di hari pertama pelaksanaan UN  terlihat lancar tanpa kendala. Dengan adanya sistem baru seperti CBT Bupati mengharapkan kemandirian dan kejujuran siswa dalam mengerjakan soal lebih baik. “Untuk distribusi ujian paper base test baik soal maupun lembar jawab berjalan lancar serta kualitas cetakan juga bagus”, ungkap Sri Purnomo. Dengan didukungnya kelancaran pendistribusian tersebut Bupati juga berharap siswa dapat fokus dan maksimal dalam pengerjaan soal ujian.
Ditemui secara terpisah Drs. Eri Widaryana MM. selaku Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Disdikpora menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan ujian dengan sistim CBT pihak Disdikpora Sleman sudah mengantisipasi untuk menghindari kendala seperti listrik padam dan lambatnya akses internet dengan bekerjasama dengan PLN dan Telkom.
Eri juga mengungkapkan bahwa dalam pelaksanan UN 2016 di Sleman terdapat 2 siswa difabel berasal dari MAN Maguwoharjo. Menurutnya Disdikpora sudah menyiapkan langkah antisipatif sehingga hal tersebut tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan UN tahun ini. “Sebulan sebelum pelaksanaan UN, pihak sekolah sudah melaporkan pada dinas bahwa ada  dua siswanya berkebutuhan khusus, kami sudah berkoordinasi untuk melakukan pendampingan maupun penyediaan braile dalam ujian ini”, ungkap Eri.
Arif Haryono mengungkapkan bahwa pelaksanaan UN tahun 2016 di Kabupaten Sleman diikuti oleh 61 SMA/MA dengan peserta 4.946 serta 57 SMK dengan peserta sebanyak 6.787. “Sebanyak 53 SMA melaksanakan UN secara mandiri namun 8 SMA menggabung karena belum terakreditasi”, ungkap Arif.
Sedangkan dari 6 SMA/SMK yang dikunjungi Sri Purnomo tersebut pelaksanaan UN di SMAN 2 Sleman diikuti 124 siswa, SMAN 1 Ngaglik 175 siswa, SMAN 1 Ngemplak 121 siswa, SMA Sunan Kalijaga 34 siswa, SMAN Cangkringan 137 siswa, serta SMKN 1 Cangkringan 183 siswa.


4
Apr

Segera Periksa Gas Buang Kendaraan Anda Besok Kamis di Lapangan Denggung

Pencemaran udara terutama di kota-kota besar maupun pada pusat-pusat pertumbuhan ekonomi sudah menjadi masalah serius sepuluh tahun terakhir ini. Sumbangan terbesar terhadap pencemaran adalah pencemaran yang berasal dari sektor transportasi utamanya dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Hal tersebut disampaikan kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Drs. Purwanto saat dijumpai di ruang kerjanya Jumat (1/4). Lebih lanjut disampaikan bahwa dari hasil penelitian dan pengukuran beban pencemaran udara diseluruh kota besar di Indonesia yang dilakukan oleh Kementrian Lingkungan Hidup bahwa pencemaran udara untuk tahun 2016 diprediksi mengalami kenaikan dibandingkan dengan kondisi sekarang apabila tidak ada upaya-upaya pengendalian pencemaran udara yang dilakukan. Pemakaian kendaraan bermotor sebagai salah satu pemanfaatan perkembangan teknologi selain mempunyai dampak positif juga berdampak negatif yakni berpotensi menurunkan derajat kesehatan manusia.

Sedangkan kondisi kualitas udara di Kabupaten Sleman masih relatif baik, namun ada kecenderungan terus mengalami penurunan. Sedangkan hasil pengujian sesaat terhadap kualitas udara ambient yang dilakukan di tahun sebelumnya yaitu tahun 2015 tidak memenuhi baku mutu udara ambient sesuai dengan keputusan Gubernur DIY, parameter sulfur dioksida dari waktu ke waktu menunjukan peningkatan meskipun masih dibawa baku mutu dan parameter nitrogen dioksida dan debu cenderung naik. Dari data tersebut tambah Kepala BLH Pemkab Sleman dalam rangka hari jadinya ke 100 (Satu Abad Sleman) akan mengadakan lomba emisi gas buang kendaraan bermotor roda empat untuk kendaraan operasional instansi Badan/Dinas/Kantor terkait dan konsultasi perawatan kendaraan bermotor bagi kendaraan yang tidak lolos uji yang akan berlangsung Rabu dan Kamis 6-7 April 2016 mulai jam 08.00 di Lapangan Denggung Sleman. Untuk hari pertama dikususkan kendaraan dinas, sebagai lomba uji emisi dan siangnya dilanjutkan uji petik kendaaraan umum, sedang hari berikutnya Kamis 7 April 2016 akan dilanjutkan uji petik emisi kendaraan bermotor roda 4 pribadi maupun kendaraan umum niaga.
Dalam pelaksanaannya akan didukung oleh Pusat Pengolahan Ekoregion Jawa (PPEJ) Kementrian Lingkungan Hidup dan UNY. Diharapkan peran masyarakat pemilik kendaraan roda 4 dan kendaraan niaga untuk ikut berpartisipasi mengikuti uji petik emisi kendaraan bermotor. Target dalam uji emisi maupun uji petik nantinya 80 untuk kendaraan dinas roda empat dan 520 kendaraan roda empat umum maupun niaga. Dari target tersebut diperkirakan pada pelaksaanaan nanti akan jauh melampaui target seperti pelaksanaan tahun sebelumnya.
Lomba emisi dan uji petik kendaraan bermotor dan roda 4 tersebut bertujuan untuk mengukur besarnya emisi gas buang kendaraan roda 4, mengetahui tingkat pemenuhan ambang batas emisi gas buang pada setiap jenis kendaraan roda 4, menganalisis dan mengevaluasi hasil uji emisi sebagai masukan untuk penyusunan kebijakan dan untuk mengetahui tingkat perawatan kendaraan bermotor roda 4.
Masyarakat pengguna jalan khususnya jalan Magelang yang melintasi perempatan Denggung tidak perlu khawatir karena tidak akan terlalu mengganggu arus lalu lintas , karena saat pelaksanaan uji emisi maupun uji petik nanti akan banyak melibatkan aparat baik dari Polri maupun Dishubkominfo. Perlu digawrisbawahi bahwa event ini tidak disertai  operasi penindakan pelanggaran lalu lintas seperti pemeriksaan surat-surat kendaraan.

 

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.