Arsip Kategori: Berita

8
Oct

Desa Mororejo Akan Gelar Grasstrack Bupati Cup I

Dalam rangka menyemarakkan dunia balap motor dan memasyarakatkan olah raga otomotif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah,  masyarakat Desa Mororejo bekerjasama dengan Bonjrot Racing akan menyelenggarakan kejuaraan terbuka Grasstrack Bupati Cup I Tahun 2014.  Kejuaraan terbuka tersebut  akan dilaksanakan pada hari : Sabtu dan Minggu tanggal 25 dan 26 Oktober 2014 dimulai jam 09.00 sampai dengan selesai bertempat di Mororejo Circuit Park, Karanggawang Mororejo, Tempel, Sleman.

Kejuaraan terbuka diselenggarakan untuk menandai launching Mororejo Circuit Park yang berlokasi di dusun Karanggawang Mororejo. Circuit dibangun diatas tanah kas desa,  bengkok perangkat desa seluas 1,5 ha.  Keberadaan Cirkuit tersebut  menurut Kepala desa Roni Nurdiyantoro untuk mengembangkan perekonomian dan potensi masyarakat Desa mororejo. Cirkuit saat ini sudah bisda dipakai untuk latihan para crosser DIY dan jateng setiap hari  Rabu, Sabtu dan Minggu pukul 14.00 -16.00 WIB.  Circuit memiliki fasilitas yang  memadai yakni lahan parkir yang luas,  kemanan dan kenyamanan penonoton. Karen area circuit berada di lembah dan penonton melihat dari atas, terdapat fasilitas Mushola dan Toilet.  Kedepan untuk memberikan kemudahan para croser yang sebagian besar dari luar kabupaten Sleman akan dikembangkan homestay dengan memanfaatkan rumah penduduk, sehingga dapat memberikan nilai tambah masyarakat.
Kejuaraan terbuka Grasstrack akan melombakan 14 kelas,  mulai dari pemula hingga veteran  dengan total hadiah 45 Juta. Kelas yang dilombakan meliputi : 1. Bebek Standard Pemula DIY, 2. Bebek Standard Pemula Jateng, 3. Bebek Standar Pelajar pemula, 4. Mini Motor  6-12  Non SE,  5.Mini Moto 12-15 Non SE,6. Mini MOTO SE. 65, 7, Bebek Modife Pemula, 8. FFA Pemula, 9 Modif Open. 10. FFA Open, 11. KLX Open, 12. Veteran 35 Th Non Pembalap Non.SE, 13. Trabas Non Pembalap Non SE.Non Enduro, 14. SE Open.
Lintasan yang digunakan untuk lomba sepanjang 850 meter dengan lebar 6 meter. Tujuan kegiatan antara lain Untuk mengevaluasi para pembalap motor di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Untuk menggali potensi minat dan bakat pembalap generasi muda di Yogyakarta agar dapat penyaluran bakat dan hobinya dengan positif serta untuk menghibur masyarakat di sekitarnya. Sedangkan sasaran dalam kegiatan tersebuit adalah untuk mencari bibit-bibit yang unggul dan tangguh di Yogyakarta khususnya di Kabupaten Sleman agar nantinya menjadi pembalap yang tangguh dan handal yang bisa membanggakan masyarakat Sleman kususnya dan Indonesia pada Umumnya.
Tempat  Pendaftaran dilaksanakan di Sekretariat  Bp Dahlan Suprojo Jl. Gendol Tempel Gadingan Sumberrejo, Tempel Sleman Yogyakarta CP 08122943188, 02746551881 dan di cirkuit.   Peserta ditargetkan 200 orang, hingga saat ini sudah terdaftar  100 orang yang siap mengikuti lomba. Peserta  minimal berumur 5 tahun dan maksimal Veteran 60 tahun .Biaya pendaftaran rRp. 250.000,- sudah termasuk asuransi.
6
Oct

Warga Gondanglegi Menerima Daging Kurban dari ACT

Salah satu ciri khas ketakwaan yang dijanjikan akan masuk surga Allah, adalah berinfak baik dalam keadaan suka maupun duka. Pengorbanan vertikal dalam rangka beribadah kepada Allah SWT berarti pula pengorbanan horizontal menjadi ibadah insalah dan alamiah. Daging merupakan sesuatu yang paling disukai oleh masyarakat Arab, yang hingga sekarang masih belum bisa dilepaskan dari karakteristiknya sebagai masyarakat agraris. Dengan memberi daging kepada masyarakat, melalui Qurban, berarti  memberikan yang terbaik yang disukai oleh seseorang. Hal tersebut disampaikan Prof. Drs. Yudian Wahyudi, MA,Ph.D saat khotbah Idul Adha di Masjid Agung Dr. Sudirohusodo Sleman Minggu 5 Oktober 2014.

Lebih lanjut disampaikan bahwa boleh menjadikan hewan sebagai simbol keikhlasan, tetapi jangan sampai merusak keseimbangan apalagi memusnahkan alam. Itulah  sebabnya mengapa hewan yang akan disembelih harus jantan dan sudah layak menjadi hewan kurban, sebab jika hewan yang disembelih betina, apalagi masih muda maka dikhawatirkan akan memusnahkan hewan tersebut. Jadi salah satu hikmah dari larangan menyembelih hewan betina, apalagi masih muda, adalah dalam rangka menjaga kelestarian hewan itu sendiri. Karena yang disembelih hewan jantan, apalagi sudah layak maka reproduksi hewan dapat terjaga.

Sedangkan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, MSI bertempat di Dusun Gondanglegi,  Hargobinangun Pakem pada Minggu 5 Oktober 2014 melakukan serah terima distribusi daging Qurban kepada 2500 KK bagi penerima manfaat . Daging tersebut dari  Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang meluncurkan Program Global Qurban 2014. Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman menyambut baik partisipasi ACT yang telah peduli pada sesama yang perlu mendapat bantuan. Apapun bantuannya yang jelas akan bermanfaat terutama bagi mereka yang kurang mampu. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Cabang ACT Yogyakarta Awal Purnama, ST dan diterima Bupati Sleman  selanjutnya diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
3
Oct

39 Formasi CPNS Sleman Diperebutkan 740 Orang

Sebanyak 740 pendaftar CPNS memperebutkan 39 formasi Guru  dan  penyuluh Keeliuarga Berencana kabupaten Sleman, dari 39 formasi tersebut 2 diantaranya untuk formasi Penyuluh KB dan selebihnya formasi guru kelas. Hingga perbandingan kebutuhan dan perndaftar sangat jomplang , artinya perbandingan tenaga yang dibutuhkan jauh. Untuk tenaga guru jumlah yang dibuthkan 37 dan pendaftarnya ada 470 hingga perbandingannya 1 banding hampir 13, sedang tenaga penyuluh KB pendaftar 270 yang dibutuhkan hanya 2 hingga perbandingannnya 1 banding 135. Jadi persaingan untuk menjadi CPNS di kabupaten slemaan sangat berat.Hal tersebut disampaikan bupati sleman Drs. Sri Purnomo saat memantau pelaksanaan tes CPNS dengan sistim CAT ( Computer Assisted Test) di BKN Kamis 2 Oktober 2014. Lebih lanjut disampaikan  bahwa untuk bisa diterima menjadi CPNS di kabupaten sleman memang sangat berat dibutuhkan kemampuan intelektual yang tinggi mengingat persaingannya sangat ketat.

Disampaikan pula bahwa pendaftar CPNS di kabupaten sleman bukan hanya dari warga Sleman sajaan, tetapi banyak dari luar slmaan juga seperti dari Klaten, Bantul, Magelang, bahkan ada yang dari Bandung. Sayangnya saat pelaksanaan test sesi pertama ada salah satu pendaftar yang terlambat masuk, hingga panitia tidak memperbolehkan masuk mengikuti test , itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ikut mendampingi bupati sleman pada kesempatan tersebut antara lain Sekda Sleman dr. Sunartono,M.Kes, Asekda bidang Pemerintahan Sunaryo, SH,Mkn, Asekda bidang Pembangunan Dra. Suyamsih, juga Asekda bidang Adminsitrasi R. Djoko Handoyo, SH. Termasuk Kabag Humas Dra. Endah SW, MPA.

Yang jelas tambah Sri Purnomo bahwa untuk mencadi CPNS di kabupaten sleman dibutuhkan intelektual yang tinggi, dan dalam pelaksanaan test tersebut langsung bisa diketahui berapa nilai yang diperoleh masing-masing peserta test, hingga untuk merekayasa tidak mungkin bisa karena semuanya sistem komputerisasi. Kepada peserta test bupati minta untuk sungguh-sungguh dalam mengerjakan soal, termasuk agar tidak terlambat, mengingat perjalanan dari rumah sampai tempat test sulit diprediksi karena kepadatan lalu lintas di jalan yang sulit diprediksi. Saat melakukan pantauan bupati sempat berdialog dengan peserta, yang ternyata jumlah peserta test lebih banyak dari luar sleman daan mayoritas perempuan, dari sejumlah 740 peserta tersebut 569 diantaranya perempuan dan sisanya laki-laki.

Sementara untuk hari pertama pelaksanaan test yaitu Kamis 2 Oktober 2014 akan dilakukan  untuk 5 shif/angkatan dan hari Jumat 3 Oktober 3 shif, yang dimulai jam 08.00 Wib. Sedang saat pelaksanaan test hari Kamis berjalan lancar tidak ada kendala, hanya saja sayangnya ada satu peserta yang terlambat, akhirnya tidak bisa masu pada shif pertama.

Sedangkan Kepala BKN wilayah I Yogyakarta Dr. Purwanto menambahkan bahwa peserta yang terlambat datang tidak diperkenankan masuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sayang sekali padaa shif pertama adaa calon peserta karena kecelakaan dan samapi padaa BKN Yogyakarta sudah terlambat hingga tidak bisa mengikuti test
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.