Arsip Kategori: Berita

24
Aug

Merti Dusun Tlogowono-Blendangan Dimeriahkan Drumband Gita Dirgantara AAU

Warga masyarakat dusun Blendangan dan Tlogowono mengungkapkan rasa syukurnya dengan menyelenggarakan kirab budaya dan merti dusun, Sabtu 23 Agustus 2014. Rasa syukur tersebut karena telah diberi hasil panen yang melimpah dan kondisi damai, aman dan tenteram. Kirab dan merti dusun melibatkan segenap unsur dan potensi. Iring-iringan kirab diawali oleh drumband Gita Dirgantara AAU Yogyakarta, kemudian diikuti oleh bregodo pajurit tlogo sandang, bregodo prajurit manunggaling kawulo, bregodo prajurit Purbaya, punokawan, punggawa prajadan bregodo prajurit Tegaltirto. Tidak ketinggalan berbagai potensi seni seperti gejog lesung Ngudi Lestari, kelompok othek ogleng, kelompok seni Jatilan Turonggo Seto Jagalan. Gunungan yang berisi hasil bumi dan kelompok paskiraka juga kelompok pemuda AKRAB unit anti NAPZA (GAMAN). Kirab dilepas oleh Camat Berbah, Tina Hastani. Kirab dimulai dari Lapangan desa Tegaltirto menuju dusun Tlogowono-Blendangan. Bregodo kiab kemudian diterima di Tlogowono dengan inspektur Bupati Sleman, Sri Purnomo. Kirab disaksikan oleh warga masyarakat di sepanjang jalan yang dialui kirab, dan yang menjadi pusat perhatian adalah drumband AAU Gita Dirgantara yang memukau warga yang jarang melihat aksi drumband AAU tersebut.

Menurut Kades Tegaltirto, Susilo Nugroho bahwa merti dusun tersebut telah dilakukan sejak tahun 2004 yang dimaksudkan selain sebagai wujud rasa syukur juga untuk menggalang segenap potensi masyarakat dan mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan dan gotong royong diantara warga masyarakat. Dijelaskan pula oleh ketua panitia, Ferry Siswanto bahwa segenap masyarakat terlibat dalam persiapan kirab sampai pelaksanaan, penyediaan nasi konsumsi, penggalangan dana dan kerjabakti. Susilo menambahkan bahwa acara tersebut juga merupakan pelaksanaan pencanangan Desa Budaya dan kantong budaya Tegaltirto dengan bantuan dana dari Danais melalui Dinas Budpar Sleman. Juga merupakan bagian dari pengembangan desa wisata BUMI JELITA (Budaya Mina Jelajah Wisata)

24
Aug

924 Calhaj Sleman Ikuti Manasik

Proses pelaksanaan Haji Kabupaten Sleman tahun 1435 H tahun 2014 telah dimulai dengan Manasik Calon Jamaah Haji yang dilaksanakan Sabtu 23 Agustus 2014 di komplek Stadion Tridadi Sleman. Manasik Haji itu sendiri dimulai dengan berkumpulnya calon jamaah haji di Stadion Tridadi yang diibaratkan sebagai Mekah, sedangkan miniatur Arafah ditempatkan di lapangan Denggung, Muzdalifah ditempatkan di depan Gedung Kesenian, sementara miniatur Mina ada di depan Puskesmas Pembantu Sleman, juga sebagai tempat jamarot. Jalannya manasik Haji diibartakan layaknya pelaksanaan ibadah Haji yang sebenarnya. Dengan pelaksanaan manasik Haji tersebut diharapkan calon jamaah Haji tidak mengalami kesulitan saat pelaksanaan haji nanti. Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo saat memberi pengarahan saat manasik Haji antara lain menyampaikan bahwa bimbingan dalam manasik haji merupakan salah satu persiapan penting bagi calon haji karena dengan manasik, para calon jamaah haji dapat mengetahui sekaligus mempraktekkan tata cara ibadah haji, sehingga rukun dan syarat sahnya ibadah haji dapat dilakukan dengan baik dan benar. Manasik melatih kita agar mengetahui apa saja yang harus dilakukan selama menunaikan ibadah disana serta sebagai penyesuaian dengan segala hal yang akan dilakukan selama berada di tanah suci. Bimbingan manasik haji merupakan kunci penyelenggaraan ibadah haji yang juga ikut menentukan kemabruran haji seseorang.

Berbagai persiapan harus dilakukan calon haji. Niat yang ikhlas semata-mata karena ridhoNya, kualitas dan kuantitas ibadahnya yang semakin meningkat serta pengetahuan akan tatacara melaksanakan rukun haji sesuai tuntunan Rasullullah merupakan beberapa hal yang harus dipersiapkan dengan baik.  Dengan adanya manasik haji, maka kita semua dapat melakukan rukun haji yang sama sesuai dengan ajaran Rasullah. Selain itu, manasik haji pun bermanfaat untuk mempelajari doa-doa sunah mulai dari keluar rumah untuk melaksanakan ibadah haji sampai kembali ke Indonesia dari Makkah. Calon jamaah haji juga menjadi tahu dan paham mana yang wajib, rukun, sunah, dan haram saat melaksanakan ibadah haji. Calon jamaah haji juga harus mengetahui kondisi Makkah dan Madinah yang akan berguna untuk persiapan ibadah haji nantinya.

Sedangkan Kepala Bagian Kesra Drs. Hery Sutapa, MM melaporkan bahwa maksud dan tujuan manasik Haji tersebut antara lain untuk memberikan bekal pengetahuan dan praktik pelaksanaan ibadah haji kepada jamaah calon haji kabupaten sleman, juga memberikan gambaran tata cara pelaksanaan ibadah haji secara langsung kepada jamaah calon haji, disamping itu untuk melatih ketahanan fisik jamaah. Peserta praktik manasik haji kabupaten sleman diikuti sebanyak 924 orang yang terbagi dalam 6 kloter, dengan rincian Kloter 23 SOC dengan jumlah jamaah 368 orang, kloter 24 SOC dengan 154 orang, kloter 25 SOC jumlah jamaah 2 orang, kloter 26 SOC jumlah jamaah 190 orang, kloter 27 SOC jumlah jamaah 157 orang dan kloter 29 SOC dengan jumlah jamaah 53 orang.***
22
Aug

TK Budi Mulia Dua Juarai Lomba Sekolah Sehat Kategori Best Performance

Tepat  pada  Hari  Sabtu  16  Agustus  2014  menjelang  PeringatanKemerdekaan RI ke 69, TP UKS Kabupaten Sleman memperoleh “hadiah”yang  spesial.  TK  Budi  Mulia  Dua  Pandean  Sari  Condong  Catur  Depok mendapatkan apresiasi tertinggi pada Lomba Sekolah Sehat dari TP UKS Pusat  berupa  Juara  I  Kategori  Best  Performance.  Penganugerahan pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) tahun 2014 dilaksanakan mulai tanggal 16 s/d 19 Agustus 2014 di Hotel Lor In Sentul, Citeureup Bogor Jawa Barat. Kegiatan Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2014 tersebut diikuti oleh 84 sekolah di 72 Kab/Kota dari 22 provinsi di Indonesia. Sehingga merupakan pencapaian yang prestisiusbaik bagi TK Budi Mulia Dua  namun juga bagi TP UKS Kabupaten Sleman.“Penghargaan tersebut merupakan kerja keras dari TK beserta elemen didalamnya,  TP  UKS  Tingkat  Kecamatan  Depok,  serta  TP  UKS  tingkat Kabupaten Sleman yang tiada henti melakukan pembinaan dan fasilitasi”tutur Jakfar selaku Kepala TK Budi Mulia Dua Pandean Sari Depok.

Disamping memperoleh penghargaan dari TP UKS Pusat, pemenang yang juga  didampingi  oleh  TP  UKS  Kabupaten  Sleman  berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan meliputi Pengarahan para Pejabat dari Kemendikbud terkait UKS, Penganugerahan Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2014, Audiensi  dengan  4  Kementerian  (Kemendikbud,  Kemenkes, Kemendagri, dan Kemenag) dan Mengikuti Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara
Sesaat  sebelum penyerahan  penganugerahan  LSS,  Dr.  Thamrin  selakuSesDitjen Dikdas Kemendikbud, memaparkan pentingnya peran sekolahbaik  bagi  siswa  maupun.  Dr.  Thamrin  menekankan  bahwa tujuan  dari Lomba Sekolah Sehat yakni untuk memberikan motivasi kepada motivasi kepada sekolah dalam program UKS dan mewujudkan lingkungan sekolah sehat  dan  pembudayaan  Perilaku  Hidup  Bersih  dan  Sehat  (PHBS). Disamping iu, Dr. Thamrin juga berpesan agar sekolah yang telah mampumemenangi kejuaraan diharapkan mampu menjadi contoh bagi sekolah-sekolah  lain.  Agar  tercipta  komunitas  sekolah  yang  sehat  denganpembiasaan perilaku yang disiplin sejak dini.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.