Arsip Kategori: Berita

26
Apr

Sri Sultan Buka Turnamen Golf Bupati Sleman Cup XV


Gubernur DIY Sri Sultan HB X memukul bola golf menandai dimulainya open golf Turnamen Bupati Sleman Cup XV, Minggu, 24 April 2016 di Merapi Golf Cangkringan Sleman. Selanjutnya diikuti oleh Bupati Sleman dan Muh. Sigit, SE selaku Ketua Panitia turnamen. Turnamen ini diikuti oleh 163 peserta yang datang dari lokal Sleman, DIY dan seluruh Indonesia dengan 18 hole yang harus dilalui.
Turnamen golf Bupati Sleman ini dibagi dalam sejumlah kategori. Dari 19 kategori tersebut dimenangkan oleh  yakni untuk Best Cross Overall Mr. Sudaryono dan Best Nett overall Mr. Priyono Raharjo. Untuk A Flight best cross Mr Budi Waluyo dan best nett Mr. Edy Hamulya. Untuk B Flight best cross Mr Ricki, best nett Mr. Yusak, R/U nett 1  Mr Ydi Yusan dan R/U nett 2 Mr. Joko Sunarko. Untuk C flight  best cross Mr. Andi Novianto, best nett Mr. D Rendra , R/U nett 1Mr Raihan , R/U nett 2 Mr Bandoe. Untuk Ladies Flight, best cross Mrs Poppy, best nett Mrs Ainun, R/U nett 1, Golfita. Untuk Ketrampilan nearest to the pin 16 Mr Yusak, nearest to the line 9 Mr Thomas Santoso, Longest drive man 18 Mr Agus Saptanto dan longest drive ladies 18 Golfita Dinar. Sementara untuk hole in one tidak ada yang berhasil.
Bupati  Sleman Turnament Golf ini secara rutin digelar setiap tahun ini bertepatan sebagai upaya memeriahkan Hari jadi ke 100 (Satu Abad) Kabupaten Sleman, 15 Mei 2016. Turnamen ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk mencari pegolf andal di Indonesia sekaligus juga sebagai sarana untuk ajang silaturahmi diantara para pegolf karena peserta terdiri dari berbagai kalangan baik swasta maupun para pejabat baik di diy maupun di luar DIY sehingga Sleman akan lebih luas lagi dikenal dari segi  potensi wisata maupun potensi unggulan lainnya.
Dipaparkan oleh Muh. Sigit, SE, selaku Ketua Panitia Turnamen, hadiah hole in one yang disediakan berupa mobil Fortuner, CRV, Mercedes, kondotel tidak ada yang behasil diraih oleh para pegolf. Namun panitia juga menyediakan berbagai dorprice menarik yang diantaranya  Daihatsu  Ayla , 2 unit sepeda motor, serta barang elektronik.

 


25
Apr

Hemat Air Mendesak Dilakukan

Penghematan pemakaian air saat ini mendesak untuk dilakukan. Hal ini diungkapkan Assekda Bidang Pembangunan, Dra. Suyamsih saat membacakan sambutan Bupati dalam Kampanye/ Gerakan Hemat Air yang diselenggarakan di Embung Jetis Suruh, Donoharjo, Ngaglik pada hari Sabtu (23-4). Penghematan air perlu dilakukan mengingat ketersediaan air baik secara kualitas maupun kuantitas  mengalami penurunan.

Dalam sambutan tertulisnya  yang dibacakan Asekda Bidang Pembangunan bupati sleman antara lain menyampaikan bahwa saat ini secara kuantitas, air hujan yang tersimpan dalam tanah cenderung semakin berkurang dan sebagian besar menjadi aliran permukaan yang akan beresiko terjadinya banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Kondisi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya semakin banyaknya permukaan tanah yang ditutup dan perubahan fungsi daerah tangkapan air.Sedangkan secara kualitatif, air yang tersedia juga telah mengalami pencemaran, sehingga semakin menurunkan tingkat ketersediaan air bagi masyarakat. Penurunan kualitas air ini diantaranya disebabkan Perilaku tidak bertanggung jawab dari masyarakat seperti membuang sampah dan limbah rumah tangga di sungai.

Lebih lanjut disampaikan bahwa gerakan/ kampanye Hemat Air merupakan salah satu jawaban tepat atas kondisi ketersediaan air baik secara kualitas maupun kuantitas yang mengalami penurunan. Penghematan air menjadi hal yang mendesak karena tidak hanya ketersediaannya yang semakin berkurang tetapi juga terkait dengan kebutuhan air yang semakin meningkat. Air menjadi kebutuhan dasar manusia sehingga pertumbuhan jumlah penduduk akan berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan air. Air tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, namun juga digunakan untuk berbagai sektor seperti pertanian, industri dan Jasa. Oleh karena itu pemakaian air sudah selayaknya dilakukan secara bijak agar kebutuhan air terpenuhi secara merata.

Pada kesempatan tersebut bupati  berharap dengan adanya gerakan tersebut kesadaran dan kesungguhan semua pihak dalam menghemat pemakaian air semakin meningkat. Seluruh lapisan masyarakat harus disadarkan untuk turut menjaga sumber air dengan cara merubah perilaku kebiasaan sehari-hari. Beberapa kebiasaan di masyarakat kita yang sangat merugikan diantaranya adalah perilaku membuang sampah dan limbah sembarangan. Sampah yang tergenang di sungai-sungai, selain mengakibatkan banjir, sudah pasti juga akan mencemari air. Demikian juga dengan limbah kotoran manusia yang tidak dikelola dengan baik, akan merembes pada tanah, kemudian mencemari air tanah.

Selain itu kebiasaan boros air juga masih banyak ditemukan di masyarakat kita. Sering masyarakat kita tanpa sadar membuang-buang air bersih begitu saja. Seperti misalnya membiarkan keran mengalir hingga luber, mengambil segelas penuh air putih baru sedikit diminum sudah ditinggalkan lalu dibuang. Untuk itu mari kita mulai dari diri sendiri untuk merubah kebiasaan-kebiasaan boros air tersebut demi keberlanjutan sumber daya air kita sehingga kelak dapat dimanfaatkan oleh anak cucu .

Ditambahkan Suyamsih bahwa Air merupakan kekayaan negara dan digunakan untuk hajat hidup orang banyak, oleh karena itu perorangan tidak berhak memiliki air untuk dinikmati saendiri, misalnya air yang ada di wilayahnya menjadi miliknya itu tidak boleh, karena air harus bisa dinikmati orang banyak.

Sedangkan kepala Dinas SDAEM Sapto Winarno melaporkan bahwa latar belakang diadakannya kampanye hemat air tersebut karena semakin banykanya aduan dari masyarakat kepada Dinas SDAEM tentang konflik penggunaan air di kabupataen Sleman.
25
Apr

Sleman Adakan Operasi Katarak Gratis Dalam Rangka Hari Jadi

Wakil Bupati Sleman Dra. H. Sri Muslimatun, M. Kes, mebuka secara resmi bhakti sosial operasi Katarak Gratis, Minggu, 24 April 2016, di RSUD Sleman. Kegiatan ini didukung oleh PERDAMI DIY dan Sido Muncul sebagai bagian dari kegiatan menyongsong Hari Jadi Ke 100 (satu Abad) Sleman tahun 2016. Kegiatan operasi katarak diikuti oleh 43 peserta yang lolos seleksi dari 100 pendaftar,

Menurut dr. Muh Bayu Sasongko, SPM, PSD dari Perdami DIY operasi katarak dipilih mengingat penderita di DIY cukup banyak dan penyebab utama kebutaan. Penderita masih mencapai 0,1 % di Sleman bila jumlah penduduk Sleman 1,3 juta maka penderita mencapai 1.300 orang pertahun. Sedangkan kemampuan RSUD Sleman hanya 30 penderita dan DIY 150 orang sehingga bila tidak ada kepedulian dari berbagai pihak penderita akan semakin banyak.

Wakil Bupati Sleman dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dari tahun ke tahun, karena kegiatan ini sangatlah positif dapat membantu dan mengurangi penderita katarak di wilayah Sleman terutama pada masyarakat yang kurang mampu untuk melaksanakan operasi katarak.

Dengan adanya kegiatan operasi katarak, maka diharapkan penderita katarak akan lebih maksimal dan optimal dalam melakukan kegiatan sehari-hari, bekerja dan berkarya mewujudkan kesejahteraan diri dan keluarga. Yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Sleman. Oleh karena itu, kegiatan semacam ini harus terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat penderita katarak. Sehingga Wakil Bupati berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,   agar   tercipta   kondisi   yang   lebih   prima.  Mengingat penyakit  buta  katarak  semakin  banyak menyerang  masyarakat,  seiring dengan   bertambahnya   warga   lansia. Untuk   itu, jangan   terlambat memeriksakan mata dan lakukan operasi jika mengalami katarak, sebelum menjadi buta. Penyakit katarak bisa disembuhkan.

Selanjutnya Wakil Bupati didampingi Direktur RSUD Sleman, Kepala Dinas Kesehatan Sleman dan Perwakilan Perdami DIY meninjau ke ruang operasi katarak yang tengah dilaksanakan.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.