Arsip Kategori: Berita

28
Jul

Guru, Kepsek dan Pengawas Sekolah Berprestasi Pamitan Pada Bupati

Sleman, 27 Juli 2015 bertempat di Ruang Rapat Bupati Kab. Sleman dilaksanakan audiensi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah berprestasi Kab. Sleman 2015 yang akan maju seleksi ke tingkat Nasional.  Dalam kesempatan tersebut rombongan yang dipimpin oleh Ka. Dinas Dikpora Arif Haryono membawa 5 orang Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah berprestasi yang akan maju seleksi nasional. Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah yang akan maju di tingkat nasional telah diseleksi di tingkat Kabupaten dan di tingkat Provinsi dan memperoleh hasil yang terbaik.  Guru yang akan maju ke tingkat Nasional adalah Erna Yuli Agustin Guru TK Indriyasana Babadan Turi, Eni Norhidayati Guru SD Muhammadiyah Kadisoka Kalasan.  Untuk kepala sekolah yang akan maju seleksi tingkat nasional adalah Sri Maharjati Kepala TK ABA Sidoharjo Turi dan Mujiyono Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Cangkringan, sedangkan untuk pengawas sekolah adalah Sutarta, seorang pengawas SMA.

Rombongan tersebut diterima oleh Asisten Bidang Pembangunan, Suyamsih. Suyamsih berpesan kepada para nominator yang akan maju ke tingkat pusat agar dapat menjaga diri dan nama baik Sleman dan DIY.  Selain itu beliau juga mengingatkan bahwa penilaian ini tidak saja pada sisi administrasi tetapi juga pada performance baik prestasi maupun attitude. Suyamsih juga menghimbau agar selama seleksi di tingkat pusat nominator agar sebelumnya berkoordinasi dengan pihak sekolah agar selama ketugasan penilaian pihak sekolah dapat menunjuk guru lain untuk melaksanakan proses belajar mengajar.

Para nominator yang akan maju seleksi ditingkat nasional ini memperoleh bantuan transport masing-masing sebesar Rp. 1.600.000,-.  Hasil Seleksi nasional akan diumumkan bertepatan pada hari Guru yaitu di bulan November 2015.***

27
Jul

Kejari Sleman Launching SITIOS 2015

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sleman meluncurkan sistem tilang online bagi para pengendara yang melakukan pelanggaran. Sistem ini menerapkan pembayaran nontunai dengan menggunakan kartu ATM. Menurut Kajari sistem informasi tilang online Sleman (SITIOS) 2015 , dibuat untuk mengantisipasi penyimpangan dalam pembayaran tilang serta sarana transparansi terhadap denda bagi masyarakat.

Launching Sitios dilaksanakan di lantai dua Gedung Kejari Sleman, Kamis (23/7). dihadiri Kepala Kajati DIY, Wakajati DIY, Kajari Kota, Kapolres Sleman, Bupati Sleman Direktur BRI Sleman. Menurut Kajari Sleman, Nikolaus Kondomo, melalui SITIOS 2015 masyarakat dapat mengecek uang yang dibayarkan di HYPERLINK “http://www.tilang.info/“ , www.tilang.info.
Sistem ini menjawab pertanyaan masyarakat karena selama ini, masyarakat tidak mengetahui uang denda tilang disalurkan kemana. Dari web tersebut, akan terlihat nama, jenis pelanggaran,dan besaran denda, termasuk apakah uang tilang sudah diterima kas negara atau belum.



Nikolaus menyampaikan, pembayaran denda dilakukan setelah terdakwa mengikuti sidang tilang dan mendapatkan keputusan besaran denda yang harus ia keluarkan. Sementara bagi pelanggar yang belum memiliki kartu ATM, dendanya akan ditalangi Kejaksaan. Sampai mereka memiliki kartu sendiri.

Sekarang Kejari baru menyediakan satu mesin ATM. dengan menggandeng  Bank BRI untuk menjalankan sistem ini.


Kepala Kejati DIY, I Gede Sudiatmaja menyampaikan dukungannya terhadap sistem tersebut. Ia berharap, semua permasalahan pembayaran denda tilang yang selama ini terjadi tidak terulang kembali.  “Ini bisa jadi model percontohan untuk daerah lain. Bahkan bagi nasional,” ujar Gede.
Kepala Polres Sleman, AKBP  Faried Zulkarnaen mengatakan siap mendukung system pembayaran denda tilang online tersebut. Sebagai tindaklanjutnya kepolisian akan turut melakukan sosialisasi sistem tersebut pada masyarakat. 
Bupati Sleman Sri Purnomo yang turut hadir dalam agenda tersebut berharap dengan adanya sistem ini, pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih ditingkatkan. “Saya harap pelayanan kepada masyarakat dalam bidang transparansi publik dapat meningkat,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama Kajari Sleman, Kapolres Sleman dan Kepala Cabang BRI Sleman serta pembayaran denda oleh pelanggar menggunakan ATM BRI.***
27
Jul

Badan KBPMPP Gelar Temu Mitra

Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi diantara sesama mitra Badan KBPMPP, pemerintah dan stakeholder yang terus bersama-sama dan bekerja sama dalam pembangunan kependudukan dan KB di Kabupaten Sleman, Badan KB PMPP Sleman mengadakan acara temu mitra, Juma’at, 24 Juli 2015 di RM Pringsewu. Temu mitra ini diharapkan dapat menyamakan langkah dalam mengoptimalkan pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana di Kabupaten Sleman.  Acara melibatkan SKPD, Camat, Koordinator Penyuluh KB, Forum Anak, PIKR, Forum Motivator KB, Prestator tahun 2015 dll. Hal itu disampaikan Kepala Badan KB PMPP dr. Nurulhayah.

Sementara itu Bupati Sleman dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan di bidang kependudukan dan keluarga berencana memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas penduduk yang lebih sejahtera. Melalui program keluarga berencana dan keluarga sejahtera pemerintah kabupaten Sleman melakukan langkah-langkah strategis yaitu dengan mengendalikan pertumbuhan penduduk untuk mewujudkan keluarga kecil berkualitas; meningkatkan pemberdayaan dan ketahanan keluarga serta meningkatkan jaringan pelayanan dan partisipasi masyarakat dalam program Keluarga Berencana. Selama kurun 2010 – 2014 program dan kegiatan di bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera telah cukup optimal. Berdasarkan perhitungan kelahiran, kematian, kedatangan dan kepergian penduduk, laju pertumbuhan penduduk di Sleman relatif rendah dengan rata-rata selama lima tahun sebesar 1,42%. Sampai tahun 2014 prevalensi KB dapat dipertahankan di atas 97%. Pada akhir tahun 2014 jumlah peserta KB aktif sebanyak 121.901 peserta dengan jumlah peserta baru sebanyak 15.308 peserta dan jumlah pasangan usia subur (PUS) tercatat 151.572 pasangan. Perkembangan keikutsertaan KB pria dan wanita mengalami peningkatan. Jumlah KB pria pada tahun 2014 meningkat 16,19% dibandingkan kondisi tahun 2010. Sedangkan peserta KB wanita meningkat 11,74% dari 113.027 orang menjadi 126.303 pada tahun 2014.
Dikatakan lebih lanjut para mitra Badan KBPMPP diharapkan juga senantiasa aktif karena mitra Badan KBPMPP juga merupakan penyelia yang dapat menghubungkan warga masyarakat dengan instansi lainnya yang melakukan pemberdayaan masyarakat. Selain itu juga mitra Badan KBPMPP dapat menginformasikan segala kebijakan Pemkab Sleman kepada masyarakat agar masyarakat juga makin paham dan terlibat dalam setiap proses pembangunan. ***


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.