Arsip Kategori: Berita

25
Jun

Pemkab Sleman Terbitkan Aturan Penyembelihan Hewan Kurban Di Tengah Pandemi Covid-19

Sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid 19 di wilayah Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman terbitkan aturan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di tengah pandemic Covid 19.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman, Heru Saptono mengatakan bahwa aturan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga merujuk kepada surat edaran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non-alam Corona Virus Disease (Covid-19).

“Berkenaan dengan pelaksanaan Idul Adha tahun 2020, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban  di tengah pandemic Covid 19 ini, ada 5 (lima) hal yang perlu diperhatikan,” katanya saat melakukan jumpa pers di Pendopo Parasamya, Kantor Setda Kabupaten Sleman pada Rabu (24/6/2020).

Lebih lanjut, Heru menjelaskan  beberapa hal tersebut yaitu meliputi penjualan hewan kurban dan pemotongan hewan kurban, memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu, kegiatan penjualan hewan ternak melakukan pemberitahuan kepada Pemerintah Desa setempat.

“Langkah lain dalam aturan pelaksanaan penyembelihan hewn kurban yaitu kegiatan pemotongan hewan kurban menyesuaikan dengan zona pandemic Covid 19 di Kabupaten Sleman sesuai dengan data dari Dinas Kesehatan Sleman,” jelasnya.

Selain itu, Heru juga mengatakan bahwa pelaksanaan penyembelihan dihimbau agar diselenggarakan serempak pada hari raya Idul Adha dan selanjutnya di hari tasyrik.

“Jadi untuk wilayah Sleman, yang terbagi ke dalam beberapa zona, ada yang masuk dalam zona merah, ada yang masuk dalam wilayah zona orange, zona kuning dan ada yang termasuk dalam wilayah zona hijau,” tutur Heru.

Penetapan zona pada beberapa wilayah di Kabupaten Sleman mengacu kepada data yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Sleman.

Scara spesifik, masing – masing kategori zona memiliki aturan yang ditentukan. Heru Saptono mencontohkan bagi wilayah yang termasuk ke dalam kategori zona merah, aturan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban nantinya akan diatur oleh surat edaran Bupati Sleman.

“Sementara untuk ketentuan spesifik pada wilayah zona merah yaitu disarankan menyembelih hewn kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) kurban. Namun, karena jumlah RPH di Sleman terbatas, maka pemotongan di luar RPH dapat dilaksanakan dengan syarat.” Katanya.

Heru Saptono menuturkan, syarat untuk pelaksanaan kurban bagi wilayah zona merah tersebut yaitu perlu adanya rekomendasi pemotongan hewan kurban di luar RPH oleh atau dari DPPP Sleman mulai tanggal 1 Juli 2020. Sementara untuk pelaksanaan teknis, protokol kesehatan tetap diberlakukan yaitu dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, faceshield, baju dengan lengan panjang, dan menyediakan sarana cuci tangan.

“Memang untuk wilayah yang masuk ke dalam zona merah, protokol kesehatannya lebih ketat dibanding zona lainnya. Termasuk bagi panitia penyelenggara.” Kata Heru.

Selain itu, Heru menyebut bahwa DPPP Sleman akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mengetahui bagaimana aturan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dengan menyesuaikan zona wilayahnya masing – masing.

23
Jun

Kwarcab Pramuka Sleman Adakan Aksi Donor Darah

Kwartir Cabang Pramuka Sleman melakukan kegiatan aksi donor darah di GOR Pangukan Tridadi Sleman, Sabtu, 20 Juni 2020. Kegiatan yang melibatkan 150 anggota Pramuka Sleman ini dihadiri oleh Ketua PMI DIY , Wakil Bupati Sleman, Ketua Kwarcab Pramuka Sleman dan Ketua PMI Sleman.

Ketua Kwarcab Pramuka Sleman, Arif Haryono menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini dalam rangka aksi kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan darah.  Kerjasama dengan PMI Sleman untuk melakukkan aksi donor darah akan dilakukan untuk waktu yang akan datang secara rutin dan Kwarcab Pramuka Sleman mendorong kegiatan donor darah dimasukkan dalam program-program kegiatan rutin Pramuka Sleman.

“Kegiatan ini adalah pengamalan Tri Satya Pramuka, dimana sebagai anggota Pramuka punya kepedulian dan  hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan darah untuk menolong sesama manusia,” jelas Arif.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, menyampaikan akan selalu mendampingi PMI Sleman untuk menjemput  para pendonoruntuk mencukupi kebutuhan darah di PMI Sleman  di masa pandemic covid-19. Inovasi penjemputan pendonor ini megingat adanya kepatuhan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan tidak berani keluar rumah walaupun untuk mendonorkan darahnya. Kegiatan jemput bola yang dilakukan PMI Sleman ini merupaian kerja keras yang perlu didukung oleh semua pihak dan ini terbukti dengan aksi donor darah yang dilakukan Kwarcab Pramuka Sleman,” kata Muslimatun

Ketua PMI DIY, Gusti Prabu mengapresiasi langkah PMI Sleman yang telah melakukan aksi jemput bola yang mendapat sambutan positif dengan munculnya organisasi masyarakat, karang taruna dan Pramuka yang ikut peduli dalam kegiatan donor darah. “Ini merupakan kerja cerdas yang luar biasa ditengah pandemi Covid-19. Semoga aksi ini diikuti oleh institusi lainnya dengan kesadaran kelompok masyarakat dan institusi lainnya,” jelas Prabukusumo.

23
Jun

Satpol PP Sleman Lakukan Operasi Masker

Satpol PP Kabupatern Sleman melakukan opersi simpatik dengan melaksanakan kegiatan membagikan 1000 masker bagi masyarakat, Sabtu, 20/6/2020. Kegiatan dilaksanakan di Jl. Rajimin Depan GOR Pangukan Tridadi Sleman dan dihadiri oleh Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si beserta istri.

Dari pantauan operasi ini, kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker sudah baik meskipun masih ditemukan beberapa warga yang tidak menggunakan masker. “Masyarakat pengguna jalan masih ada sekitar 20 % yang tidak menggunakan masker dengan alasan ketinggalan, tidak punya, maupun merasa tidak nyaman menggunakan masker dan lainnya,” ujar Sri Purnomo.

Bupati Sleman dalam kesempatan tersebut juga membagikan masker bagi pengendara yang telah menggunakan maupun belum menggunakan. Khusus untuk warga yang belum menggunakan masker diberi edukasi oleh Bupati Sleman agar selalu menggunakan masker untuk mencegah penularan Covid-19.

. Bagi yang sudah memakai masker pengendara sepeda motor, sepeda, maupun pengendara mobil tetap diberikan masker sementara yang belum memakai masker diberikan masker juga diberi edukasi oleh Bupati agar selalu memakai masker bila keluar rumah untuk menjaga penularan

“Covid-19 yang tidak terlihat oleh mata namun masih ada disekitar kita, virus ini penularannya sangat cepat. Untuk itu warga tetap harus waspada dan mematuhi protokol kesehatan salah satunya dengan menggunakan masker,” jelas Bupati.

Sementara itu Plt Kasat Pol PP Kabupaten Sleman, Arip Pramana menjelaskan opersi simpati pakai masker ini dilakukan mengingat dalam setiap operasi yang dilakukan Sat Pol PP masih juga ditemui warga yang tidak memakai masker. “Dengan pembagian masker gratis ini diharapkan menjadi budaya bagi warga untuk selalu memakai masker bila diluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain,” jelas Arip.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.