Arsip Kategori: Berita

23
Mar

Peringatan hari Air Dunia ke-25, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Peka Terhadap Lingkungan

Air adalah unsur terpenting bagi kehidupan. Air tidak hanya menjadi sumber konsumsi bagi masyarakat tetapi juga menjadi faktor pendukung pembangunan ekonomi, sosial dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.  Masalah air yang sedang dihadapi masyarakat saat ini adalah bagaimana caranya untuk memanfaatkan dan mengelola sumber air agar memiliki kualitas yang baik. Maka dari itu peringatan hari Air Dunia yang ke 25 pada tahun ini bertema “Water & Wastewater”  yang diharapkan dengan memperingati hari air dunia ini, dapat mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga, mengelola, dan memanfaatkan air disekitar sehingga memiliki kualitas yang baik seperti yang diungkapkan Bupati Kabupaten Sleman, Drs. H. Sri Purnomo M.Si, dalam sambutan pada acara peringatan  Hari Air Sedunia, di Embung  Gadung/Agro Wisata Salak Pondoh, Bangunkerto, Turi, Sleman (22/3).

Sri Purnomo mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam pengelolaan sumber daya air selalu berdasarkan 3 pilar utama sesuai dengan UUD Republik Indonesia No.7 Tahun 2004 tentang pengelolaan sumber daya air yaitu konservasi sumber daya air, pemberdayaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air.

Konservasi sumber daya air di Sleman diupayakan untuk menyimpan sumber daya air sebanyak mungkin.  Upaya penyimpanan tersebut melalui pembuatan embung di berbagai tempat di Sleman, membuat sumur resapan di Komplek Pembangunan yang besar dan membuat biopori di daerah yang memiliki lahan kecil.

Terkait permasalahan daya rusak air berlebihan seperti banjir yang terjadi di Sleman, Sri Purnomo mengajak masyarakat untuk peduli dan peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar, terutama ketika terjadi banjir. Sering terjadi nya banjir di Sleman diakibatkan ada nya selokan yang tersumbat. Jika terjadi banjir diharapkan masyarakat memiliki antusias sendiri untuk membersihkan selokan yang tersumbat tanpa harus menunggu tindakan dari pemerintah.

Untuk menyelesaikan permasalahan limbah air, pemerintah sudah mendorong pengelolaan limbah air ini dengan adanya IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) Komunal yang terletak di Sewon, Bantul. IPAL komunal adalah bagian agar limbah tidak mencemari tanah dan lingkungan melalui pengelolaan sehingga ketika air kembali ke sungai sudah daloam kondisi sehat. Serta sisa residu dari hasil pengelolaan limbah bisa dimanfaatkan sebagai pupuk.

“Dengan memperingati hari air ini, diharapkan kesadaran  masyarakat terhadap manajemen air sehingga air tersisa yang akan dibuang tidak mencemari lingkungan lain”, ungkap Sri Purnomo di akhir sambutannya.

Dalam acara tersebut Sri Purnomo bersama Forkopimda melepaskan bibit ikan nila di Embung Gadung sebagai wujud upaya pelestarian lingkungan.

22
Mar

Pelamar Pegawai non PNS di Lingkungan Pemkab Sleman Dihimbau Waspada Terhadap Penipuan

Berkenaan dengan antusias masyarakat dalam penerimaan pegawai non PNS di lingkungan Pemkab Sleman, Sri Winarti selaku Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sleman menghimbau kepada para pendaftar untuk berhati-hati dan mewaspadai terhadap adanya potensi tindak penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi dengan menjalankan modus menjanjikan sejumlah uang untuk diterima sebagai pegawai non PNS. Apabila ada orang yang menghubungi mengatasnamakan instansi atau pejabat yang menjanjikan akan diterima, agar diwaspadai.

“Para pelamar bisa langsung melakukan konfirmasi dengan menghubungi langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dimana pelamar mendaftar melalui sarana telepon kantor, dan juga melaporkan ke OPD terkait jika dihubungi pihak untuk dimintai sejumlah uang”, jelas Sri Winarti. Disamping itu para pelamar dapat memanfaatkan berbagai kanal media aduan Sleman baik melalui SMS hotline 08112595000, website www.slemankab.go.id, aplikasi android Lapor Sleman atau email langsung ke lapor@slemankab.go.id, Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menyelenggarakan rekruitmen pegawai yang murni dan bebas dari tindak KKN.

Menurutnya dalam penerimaan pegawai non PNS, Pemkab Sleman melakukan perekrutan melalui proses seleksi administrasi dan test tertulis serta test wawancara yang dilakukan oleh OPD terkait yang membuka pendaftaran. “Dalam proses penerimaan pegawai non PNS dilingkungan Pemkab Sleman tidak dipungut biaya”, tambahnya.

22
Mar

Bupati dan Wakil Bupati Sleman Serahkan LKPJ 2016.

Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Selasa (21/3) menyerahkan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sleman tahun anggaran 2016 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sleman.  Acara tersebut juga dihadiri  dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah juga hadir Kapolres Sleman, Dandim Sleman, Kajari Sleman dan Pengadilan Negeri Sleman serta dari jajaran Eksekutif Sekda, Assekda serta Pimpinan SKPD dan sidang paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharto didampingi Wakil ketuanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman bergantian dengan Wakil Bupati Sleman menyampaikan laporan LKPJ sebanyak 29 halaman. Dalam rangkumannya disampaikan arah pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan disesuaikan dengan program pembangunan pemerintah pusat agar selaras dengan agenda prioritas pembangunan nasional yang disebut nawacita. Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tahun 2016 diarahkan untuk melaksanakan 15 sasaran yaitu pertama, meningkatkan akuntabilitas kinerja keuangan daerah;kedua, meningkatkan kemandirian keuangan daerah; ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik; keempat, meningkatkan kesehatan masyarakat; kelima, meningkatkan kualitas pendidikan dan aksesbilitas pendidikan; keenam,meningkatkan pertumbuhan ekonomi; ketujuh, meningkatkan daya saing sector pariwisata, perindustrian, perdagangan dan pertanian; kedelapan, meningkatkan kesempatan kerja; kesembilan, meningkatkan sarana prasarana perekonomian; kesepuluh, menurunkan kemiskinan; kesebelas, meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana; kedua belas, meningkatkan kualitas lingkungan hidup; ketigabelas, meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak; keempat belas, meningkatkan kerukunan masyarakat; dan kelima belas, meningkatkan apresiasi dan peran serta masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya.

Diakhir sambutannya bupati menyampaikan hasil-hasil penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tahun 2016 secara keseluruhan telah disampaikan dalam dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2016 yang meliputi Buku I Laporan PencapaianKinerja Penyelenggaraan Pemerintahan, Buku II Laporan Pengukuran Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan, dan Buku III Data Perkembangan Hasil Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2012 – 2016. Berhasilnya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah menurut Bupati sesungguhnya merupakan hasil kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, maupun satuan kerja vertikal. Oleh karena itu kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini. Bupati berharap keberhasilan yang telah dicapai dapat dilanjutkan, bahkan lebih ditingkatkan lagi sehingga dapat mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera. Sedangkan hal-hal yang dianggap kurang berhasil menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pada masa mendatang.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.