Arsip Kategori: Berita

20
Jul

Bupati dan Jajaran Pejabat Silaturahmi ke Kyai dan Alim Ulama Kabupaten Sleman.

Bupati dan Wakil Bupati Sleman bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah  mengadakan silaturahmi di tiga tempat kediaman Kyai dan Alim Ulama pada Selasa (19/7). Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo mengawali silaturahmi di kediaman K.H. Abdul Chaliq Muchtar di Perum. Banteng, Sinduharjo, Ngaglik. Pada kesempatan tersebut  Abdul Chaliq berpesan pada jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman perlu adanya revolusi dalam pembangunan. Menurutnya ada tiga revolusi yang diperlukan yaitu revolusi sistem regulasi untuk mebangun pola pikir baru, kedua adalah revolusi Manajeman birokrasi antar lembaga untuk membangun pola sikap terpadu, dan ketiga adalah revolusi strategi eksekusi untuk membangun pola tindakan yang maju.

“Membangun Indonesia yang berkemajuan dengan cara membiasakan kebenaran, bukan dengan cara membenarkan kebiasaan,” ungkapnya.
Kunjungan silaturahmi kedua dilanjutkan di kediaman Ketua MUI Sleman, Drs. K.H.Ma‘mum M Muroi LML Klabanan Sinduharjo Ngaglik. Dalam Kesempatan tersebut K.H.Ma‘mum mengungkapkan keprihatinanya pada kondisi  kehalalan daging ayam potong dipasaran. K.H. Ma’mun berharap jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan sidak terkait dengan pemotongan ayam agar daging ayam yang beredar dipasaran dapat terjamin kehalalannya.  Terkait dengan masukan KH. Ma’mun, Bupati Sleman Sri Purnomo akan menindaklanjuti dan    berkoordinasi dengan Dinas Pasar dan instansi terkait.
Kunjungan silaturahmi ditutup di kediaman Alm. KH. Zamakhsyari Ponpes Mursyidulhadi Plosokuning, Minomartani. Rombongan diterima oleh istri  Alm. KH. Zamakhsyari beserta pengurus ponpes. Sri Purnomo menyampaikan bahwa maksud kunjungan silaturahmi dilakukan adalah agar  kedekatan jajaran pemerintah di Kabupaten Sleman dengan Kyai dan Alim Ulama di Sleman semakin terjalin dengan baik serta dapat meningkatkan Ukuwah Islamiyah. Silaturahmi yang dilakukan menurut Sri Purnomo dibagi menjadi du area yaitu area Sleman timur dan Sleman Barat.  Untuk area Sleman Barat dilaksanakan pada hari Kamis (20/7).
18
Jul

Sleman Gelar Fastival Jathilan

Sebanyak 17 grup kesenian jathilan dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berunjuk ketrampilan dan berlaga dalam event Festival Jathilan Sleman Tahun 2016, Kamis – Jumat, 14 – 15 Juli 2016 di Lapangan Parkir Utara Lapangan Denggung Beran Tridadi Sleman. Ajang festival jathilan ini untuk memperebutkan tropi kejuaraan dan uang pembinaan senilai Rp.25 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir. AA Ayu Laksmidewi mengatakan Festival Jathilan Kabupaten Sleman merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mengembangkan seni tradisional kerakyatan khusunya jathilan dalam bingkai kearifan lokal seni budaya dalam rangka mendukung konsep keistimewaan Yogyakarta di wilayah Kabupaten Sleman.

Selain itu juga untuk membangkitkan kembali grup-grup jathilan di wilayah Kabupaten Sleman dalam iklim kompetisi positif, serta memberikan ruang gerak dalam berekspresi bagi para seniman jathilan.

Festival Jathilan Kabupaten Sleman 2016 berlangsung selama dua hari yaitu Kamis dan Jumat, 15 – 16 Juli 2016 mulai jam 12.30 hingga selesai di parkir utara Lapangan Denggung Beran Tridadi Sleman. Festival Jathilan ini diikuti oleh 17 grup yang direkomendasikan oleh masing-masing kecamatan.

Pada hari Kamis 14 Juli 2016  tampil 9 grup jathilan, yaitu Kudho Nalendra dari Kecamatan Moyudan, Sekar Jati dari Ngalik, Kudho Muda Satriya dari Ngemplak, Kudho Prasetya dari Gamping, Suwito Raharjo dari Kecamatan Sleman, Turonggo Cahyo Mudo dari Seyegan, Mustiko Prasetyo dari Depok, Turangga Manis dari Pakem, dan Turonggo Mudho Satya dari Prambanan.

Sedangkan pada hari Jumat 15 Juli 2016 tampil 8 grup jathilan, yaitu Turonggo Mudo Budoya dari Godean, Kudho Wiromo dari Berbah, Ria Panji Kawedar dari Tempel, Bekso Satriyo Mudo dari Mlati, Puspito Bawono dari Minggir, Kudho Manunggal dari Turi, Kudho Bramuda dari Kalasan, Turonggo Wahyu Budoyo dari Cangkringan. Selain itu untuk memeriahkan acara tersebut sekaligus sebagai penutup kegiatan ditampilkan grup tamu Angguk Si Lestari Pripih dari Kulon Progo.
12
Jul

Bupati Gelar Syawalan Dengan PNS

Hari pertama masuk kerja Senin (11/7) bupati sleman menggelar syawalan bersama dengan PNS dilingkungan Pemkab, syawalan berlangsung di Pendopo Parasamya, dengan dihadiri ribuan PNS. Disamping bupati Sri Purnomo, juga mendampingi Ketua TP PKK Hj. Kustini Sri Purnomo, juga wakil bupati Sleman Hj. Sri Muslimatun beserta Suami H. Damanhuri yang juga Kepala Desa Sendangadi Mlati.

Disamping kedua pejabat tersebut hadir pula para direktur BUMD seperti Direktur Bank Sleman Muhammad Sigit, SE, Direktur BPD Cabang Sleman Nur Ismantoro, Direktur PDAM Sleman Dwi Nurwata, SE, Plt Saekda Sleman Drs. Iswoyo Hadiwarno,  serta para kepala SKPD se Kabupaten sleman.

Kegiatan syawalan tersebut tidak hanya diikuti oleh PNS di lingkungan Pemkab. Sleman tetapi juga diikuti oleh karyawan-karyawati Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan, BPN, dan Depag. Selain para PNS, hadir pula karyawan-karyawati BUMD seperti PDAM, Bank Sleman dan BPD Sleman, Bank Mandiri Sleman. Kegiatan Syawalan tersebut diikuti oleh sekitar 1500-an Pegawai.

Syawalan tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 s/d 09.30 WIB, bertempat di Pendopo Parasamya. Kegiatan tersebut diawali dengan jabat tangan Bupati Sleman dengan wakil bupati yang kemudian diikuti oleh pejabat-pejabat lainnya, serta karyawan yang telah berjajar antre dengan tertib. Para PNS tidak merasa berkeberatan untuk antri dan berjejalan untuk bersalaman dengan para pejabat, mengingat momen semacam tersebut hanya berlangsung setahun sekali dan hanya terjadi di Hari Raya Idul Fitri. Setelah berjabat tangan dengan para pejabat, karyawan-karyawati kemudian bersalam-salaman dengan para rekan kerja lainnya sambil menikmati hidangan yang telah disediakan di depan Pendopo Parasamya. Meliputi bakso, soto, Kupat tahu, dll serta aneka minuman baik panas maupun dingin.

Bupati mengatakan PNS di lingkungan Pemkab Sleman mulai hari pertama masuk kerja telah siap bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan moment hari pertama kerja secara rutin selalu diadakan halal bil halal/salam-salaman terlebih dahulu untuk memberikan kesempatan kepada PNS di lingkungan Pemkab Sleman berjabat tangan dan saling memaafkan dengan para pejabat maupun dengan sesama rekan kerja. Namun setelah selesai mereka siap untuk bekerja kembali. Usai syawalan bupati sleman melakukan pantauan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu dan RSUD Sleman.
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.