Arsip Kategori: Berita

21
Jan

Persentase Kemiskinan Sleman Menurun 2,04% di Tahun 2014

Sekda Sleman dr. Sunartono, M.Kes  membuka Forum Konsultasi Publik Dalam Rangka Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2016, di  Aula Bappeda Senin 19 Januari 2015. Dalam pembukaan tersebut Sunartono menyampaikan bahwa sampai dengan tahun 2016 mendatang masih terdapat hal yang krusial, dan menjadi isyu yang terus bergulir yaitu: masalah penanggulangan kemiskinan; pertumbuhan ekonomi; capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM); diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean pada akhir tahun 2015; dan Keistimewaan DIY.

Mengingat RPJM sudah memasuki tahun terakhir, maka untuk menyusun RKPD mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Pemerintah Daerah DIY. Sunartono menambahkan, kedepan tidak ada kegiatan yang tiba-tiba. dan dari evaluasi hasil kinerja di Sleman salah satu kelemahannya, yaitu sistimnya belum menyatu/ parsial.

Sedangkan Kepala Bappeda Drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes dalam paparannya menjelaskan banwa rumusan tema pembangunan tahun 2016  adalah Memantapkan Kondisi Perekonomian Daerah Menuju Kemandirian Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Umusan tersebut selaras dengan indikasi tema Pemerintah Daerah DIY dengan melihat 3 kata kunci (key word) utama tema yaitu: Memantapkan kondisi perekonomian daerah, Menuju kemandirian, dan Peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam Paparannya Intriati menjelaskan tentang beberapa capaian prioritas pembangunan tahun 2014, antara lain: Peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pendapatan masyarakat yang mampu tumbuh sebesar 5,81%; Penanggulangan kemiskinan dengan persentase kemiskinan menurun 2,04% menjadi 11,85% pada tahun 2014; Peningkatan kualitas kesehatan dengan rata-rata Usia Harapan Hidup mencapai 76,13 tahun; Peningkatan kualitas pendidikan dengan capaian Angka Melek Huruf 98,31% dan Angka rata-rata lama sekolah juga meningkat dari tahun 2013 menjadi 10,70. Sedangkan untuk rumusan prioritas pembangunan Kabupaten Sleman Tahun 2016 diselaraskan dengan 9 Agenda Prioritas Nasional (NAWACITA) yaitu: Meningkatkan produk dan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional; Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif; Meningkatkan kualitas pendidikan karakter; Meningkatkan kualitas hidup masyarakat; Mengembangkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi  Bebas dan Melayani (WBBM); Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi Lokal; Meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal; Meningkatkan keamanan dan ketertiban; dan Pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa.

Forum Konsultasi Publik dihadiri oleh seluruh OPD di lingkungan Kabupaten Sleman, DPRD Sleman,  dan pemangku kepentingan dari unsur akademisi, ormas, dan tokoh masyarakat. Hadir pada kesempatan tersebut Sofyan Setyo Darmawan unsur Pimpinan DPRD Sleman, Wahyudi Kumorotomo MAP-UGM, Firdaus, LPPM UII, Susharyadi Pusat Studi Wanita-UGM, Hendri LPPM UGM,  Yayasan Suara Anak, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Pencermatan materi oleh peserta forum memberi masukan tentang perlu dilakukan pencermatan tentang perubahan kontribusi sektor PDRB yang berpengaruh pada penyerapan tenaga kerja, isu daya dukung lingkungan hidup dan penanganan sampah, penyiapan SDM pertanian tradisional ke pengolahan, pertanahan, Gender. Kunto Riyadi, Staf Ahli Bidang Pembangunan dalam kesempatan tersebut juga memberi masukan untuk memperhatikan beberapa isu utama nasional yaitu: mengubah karakter masyarakat di sekitar obyek wisata, penurunan luas lahan pertanian, penanggulangan kemiskinan, penegakan hukum, dan pencapaian swasembada beras dalam waktu 3 tahun.***

19
Jan

TPK Berbah Terbaik dalam TPK Award Tahun 2014


Sebanyak 15 TPK (Tim Penanggulangan Kemiskinan) Kecamatan, Desa dan  Padukuhan menerima TPK Award tahun 2014 usai upacara 17 an di lapangan Pemda Senin 19 Januari 2015. Ke 15 TPK yang menerima TPK award 2014 tersebut  TPK Kecamatan Berbah sebagai terbaik I mendapat piala tetap dan uang pembinaan sebesar 8 juta rupiah, TPK Kecamtan Depok terbaik II mendapat piala tetap  dan uang pembinaan sebesar 6,5 juta rupiah, TPK Kecamatan  Kalasan  sebagai terbaik III mendapat piala tetap dan uang pembinaan 5 juta rupiah, TPK Kecamatan Sleman terbaik IV mendapat piala tetap dan uang pembinaan sebesar 3 juta rupiah dan TPK Kecamatan Tempel terbaik V mendapat piala tetap dan uang pembinaan sebesar 2,5 juta rupiah.
Sedangkan TPK award tingkat Desa juara I TPK Desa Merdikorejo Tempel sebagai terbaik I mendapat piala tetap dan uang pembinaan 9 juta rupiah, juara II TPK Desa Sendangtirto Berbah mendapat piala tetap dan uang pembinaan 7,5 juta rupiah, juara III TPK Desa Trimulyo Sleman mendapat piala tetap dan uang pembinaan 6 juta rupiah, juara IV TPK desa Caturtunggal Depok mendapat piala tetap dan uang pembinaan 3 juta dan TPK desa Wukirharjo Prambanan mendapat piala tetap dan uang pembinaan 2,5 juta.
Sementara untuk TPK Award tingkat Padukuhan sebagai juara I TPK Padukuhan Gowok Caturtunggal Depok mendapat piala tetap dan uang pembinaan 6 juta rupiah, juara II TPK Padukuhan Sokomartani Merdikorejo Tempal mendapat piala tetap dan uang pembinaan 5,5 juta rupiah, juara III TPK padukuhan Klelen Trimulyo Sleman mendapat piala tetap dan uang pembinaan  4 juta rupiah, juara IV padukuhan Karanggeneng  Purwobinangun Pakem mendapat piala tetap dan uang pembinaan 3 juta rupiah, juara V padukuhan Kemasan Sendangtirto Berbah mendapat piala tetap dan uang pembinaan 2,5 juta rupiah. Piala dan uang pembinaan diserahkan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo dan didampingi wakil bupati sleman Yuni Satia Rahayu, SS. M.Hum, Ketua DPRD kabupaten Sleman, Kepala Badan KBPMPP dr. Nurulhayah, M.Kes.
Bupati Sleman saat menjadi irup pada upacara tujuh belasan tersebut antara lain menyampaikan bahwa tahun 2015 ini merupakan akhir dari pencapaian target RPJMD, oleh karena itu bupati kembali mengingatkan agar setiap instansi mempunyai langkah strategis dalam mencapai kinerja yang ditetapkan. Kunci keberhasilan dalam mewujutkan tata kelola pemerintahan yang baik untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, salah satunya adaalah melaksanakan kegiatan dengan proses tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, secara tepat waktu. Oleh karena itu bupati berharap bulan Januari ini dapat memulai melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan untuk mengoptimalkan output dari kinerja yang telah ditetapkan.


19
Jan

Bupati Resmikan Proyek-Proyek PNPM di Cangkringan

Berbagai hasil kegiatan dan pembangunan di wilayah Kecamatan Cangkringan telah diresmikan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo dan Assekda Bidang Pembangunan Dra. Suyamsih, MSi,  Sabtu 16 Januari 2015. Hasil pembangunan yang diresmikan Assekda bidang  Pembangunan  tersebut   Gedung PAUD di Plosokerep Umbulharjo Cangkringan peresmiannya ditandai dengan pengguntingan pita dan dilanjutkan dengan peninjauan bangunan. Selanjutnya Assekda bidang pembangunan juga meresmikan pembangunan irigasi di dusun Dawung Wukirsari Cangkringan yang ditandai dengan pemecahan Kendi, dan dilanjutkan dengan peninjauan bangunan.

Sedang di pedukuhan Kebur Lor Argomulyo, Cangkringan  Bupati Sleman menyusul dengan meresmikan pembuatan Talud Jalan  yang menghubungkan padukuhan Kebur Lor dengan Tawangrenggo yang ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan dengan melintasi jalan tersebut. Sementara itu Kepala Desa Argomulyo Cangkringan Darjono pada kesempatan tersebut melaporkan bahwa  talud jalan yang baru diresmikan tersebut  sepanjang 600 meter kiri kanan jalan hingga taludnya mencapai 1200 meter. Lebar jalan yang semula hanya 1,5 – 3 meter diperlebar menjadi 4 meter dengan menggunaakan tanah warga. Atas kesadarannya warga yang terkena pelebaran jalan tidak minta ganti rugi maupun ganti untung, tambah Darjono. Lebih lanjut dilaporkan bahwa biaya untuk pembangunan Talud tersebut sebesar Rp. 212.208.000 yang terdiri daari Dana PNPM Mandiri Perdesaan Rp. 190.883.000 dan swadaya masyarakat Kebur Rp. 21.325.000,-

Untuk  bangunan gedung Serbaguna di Glagaharjo yang telah disempurnakan Bupati meresmikan ditandai dengan pengguntingan pita. Tidak ketinggalan di Dusun Batur Kepuharjo Cangkringan Bupati Sleman juga menyempatkan diri meresmikan Gedung Serbaguna yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Bangunan yang dibangun cukup megah tersebut menjadikan padukuhan Batur semakin  representatif dibanding dengan padukuhan yang lain. Untuk peresmian berbagaai hasil kegiatan di Cangkringan tersebut secara seremonial juga ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sleman .

Usai meresmikan berbagai hasil kegiatan pembangunan di wilayah kecamatan Bupati Sleman yang pada kesempatan tersebut didampingi antara lain Asekdaa bidang pembangunan, Muspika kecamatan Cangkringan , dan kepala desa seluruh kecamatan Cangkringan antara lain  menyampaikan bahwa dengan diresmikannya berbagai hasil kegiatan masyarakat tersebut bukan berarti telah selesai, tetapi justru makin berat karena harus merawat dan meningkatkan. Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah Cangkringan yang potensi untuk pariwisata tersebut perlu ditingkatkan, karena dengan meningkatnya potensi pariwisata maka akses jalan sebagai jalur perekonomian akan lebih baik.

Sedangkan Camat Cangkringan Edi Harmana, SH.M.Hum melaporkan bahwa semua hasil pembangunan di kecamatan Cangkringan  baik dari dana PNPM Mandiri Perdesaan maupun dari swadaya masyarakat telah dilaksanakan dengan baik, bahkan hasilnya melebihi 100 % dari target.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.