Arsip Kategori: Berita

2
Dec

Wabup : Pensiunan PNS Bisa Bantu Program Pemerintah

Sebanyak 175 orang PNS yang memasuki masa pensiun per 1 Juli s/d 1 Desember 2014 menerima tali asih dari KORPRI Kabupaten Sleman @ Rp 1 juta. 143 di antaranya adalah dari tenaga pendidik/guru dan lainnya dari Instansi di Kabupaten Sleman. Tali asih tersebut merupakan hasil dari iuran anggota KORPRI tiap bulan Rp 5.000 per anggota yang disetor melalui rekening Bank Sleman.

Tali asih diberikan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu, SS.M.Hum di Pendopo Parasamya Sleman. Dalam sambutannya Wabup mengatakan pemberian tali asih ini merupakan wujud apresiasi KORPRI Kabupaten Sleman serta wujud kebersamaan seluruh keluarga besar KORPRI. Terwujudnya pemberian tali asih bagi purna tugas ini merupakan bentuk kepedulian  sesama anggota KORPRI dan merupakan salah satu bentuk penghargaan dalam kesatuan Korps. Tali asih tersebut diharapkan dapat dimaknai sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi diantara anggota KORPRI.

Wabup juga menyampaikan pensiunan PNS dapat mengabdikan diri dalam kegiatan masyarakat karena banyak program dari Pemerintah Daerah yang perlu dukungan masyarakat. Sehingga banyak tugas kemasyarakatan yang menanti dan perlu andil dari para pensiunan misalnya PKK, LPMD, Satgas Narkoba dll. Sebagai pensiunan PNS tentu sudah pengalaman dan familiar dalam melakukan kegiatan sehingga akan sangat membantu kegiatan pemerintah dalam melaksanakan program-program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

2
Dec

Kalapas Pakem Tes Darah Pada Peringatan Hari Aids Sedunia


Peringatan Hari Aids sedunia tahun 2014 dilaksanakan di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Yogyakarta di Pakem Senin 1 Desember 2014 yang bertepatan dengan Hari Aids sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan DIY dr. Arida Utami mewakili wakil Gubernur DIY yang dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa  peringatan hari Aids sedunia tersebut merupakan sebuah momentum untuk mengingatkan masyarakat akan suatu tugas yang amat penting dan mulia, yaitu pencegahan dan pemberantasan HIV/Aids. Peringatan Hari Aids Sedunia juga merupakan momentum penting bagi semua sektor yang bekerja dibidang penanggulangan HIV/Aids, sebagai pernyataan komitmen terhadap epidemi HIV, serta evaluasi terhadap upaya penanggulangan yang telah dilakukan selama ini.
Lebih lanjut disampaikan bahwa epidemi HIV/Aids sampai saat ini masih menjadi isu global, bahkan negara-negara di dunia telah berkomitmen untuk mengatasi persoalan HIV/Aids tersebut, dengan menjadikannya sebagai salah satu sasaran dalam Millennium Development Goals. Penyakit mematikan tersebut memang sudah selayaknya kita cegah dan kita lawan bersama, karena keberadaannya  tidak hanya membebani kehidupan orang seorang atau kehidupan dalam satu keluarga. Akan tetapi juga membebani serta menggerogoti seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Sementara itu berdasarkan data nasional dari kementerian kesehatan RI, jumlah kumulatif kasus HIV/Aids di Indonesia sampai dengan 30 September 2014 yaitu : 150.296 kasus HIV/Aids, 55.799 kasus Aids, dan 9.796 kasus kematian akibat HIV/Aids. Di DIY, hingga triwulan III tahun 2014 tercatat sebanyak 1.651 kasus HIV dan 1.158 kasus Aids, dengan 82,3 % diantaranya merupakan usia produktif. Pada kesempatan tersebut wakil gubernur melalui Kepala Dinas Kesehatan DIY maengajak kepada seluruh lapisan masyarakat dan semua stake holders  terkait, untuk berpartisipasi dalam penanggulangan HIV/Aids secara komprehensif, arif dan bijaksana dengan memperhatikan prinsip-prinsip perlindungan hak asasi manusia dari stigma negatif dan diskriminasi.
Sementara itu Kepala Divisi pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan Ham DIY  Eny Purwanti melaporkan bahwa tujuan peringatan Hari Aids sedunia secara umum untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian, dan komitmen seluruh unsur masyarakat dan sektor terkait di tingkat propinsi DIY maupun daerah berkaitan dengan pelaksanaan penanggulangan HIV/Aids di yogyakarta agar infeksi baru HIV Aids dapat diketahui daan diobati secara dini sehingga laju epideminya dapat ditekan. Sedangkan secara khusus bertujuan antara lain meningkatkan partisipasi aktif oleh instansi pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan seluruh unsur masyarakat melalui berbagai upaya pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan HIV Aids sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV Aids, Serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan tes HIV secara dini.

 


1
Dec

Ratusan PNS Sleman Susur Sungai di Pulesari



HUT KORPRI ke 43 di Kabupaten Sleman cukup meriah dengan diadakannya Family Gathering di Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman, Sabtu, 29 November 2014. Acara dihadiri sekitar 1000 PNS di lingkungan Pemkab Sleman yang diawali dengan senam sehat bersama dilanjutkan dengan gerak jalan santai mengitari wilayah Desa Wisata Pulesari.Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI, memimpin gerak jalan menyusuri sungai dan kebun salak pondoh diikuti Sekda Sleman, Ketua KORPRI Sleman dan pejabat Sleman lainnya.

Perjalanan susur sungai ini cukup menarik dan menantang karena sepanjang jalan yang dilewati terdapat aral rintangan seperti jembatan gantung dari tali, terowongan air dan tangga menyusuri air terjun. Peserta juga diajak menyusuri rimbunnya salak pondoh yang tampak buahnya begitu lebat sehingga bagi yang menginginkan makan buah salak pondoh tinggal memetik sendiri.

Sesampainya di tempat dipusatkannya acara peserta disuguhi dengan makanan tradisional setempat dan kesenian topeng ireng. Ditempat ini juga diadakan bazar pasar murah sembako bagi masyarakat sekitar, pemeriksaan kesehatan gratis dan penanaman pohon buah-buahan. Juga diserahkan bantuan tong sampah dari Bank Sleman, sumbangan lampu pijar dari GE Lighting dan sumbangan buku-buku bacaan.

Bupati Sleman dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana hiburan dan rekreasi bagi PNS Pemkab Sleman, setelah dalam kesehariannya disibukkan dalam pekerjaan yang cukup menyita waktu, tenaga dan pikiran. Dengan jalan kaki menyusuri sungai dan perkebunan yang pemandangannya cukup menarik dengan hawa yang masih sejuk diharapkan dapat menyegarkan para PNS untuk esok hari agar dapat bersemangat kembali dalam bekerja. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian KORPRI kepada masyarakat sekitar, sebagai sarana promosi wisata pedesaan serta sarana melestarikan kesenian tradisional masyarakat. Dengan ulang tahun KORPRI diharapkan kinerja aparat pemerintah semakin meningkat dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Acara semakin menarik karena panitia menyediakan banyak doorprize menarik dan mengundang Mbok Beruk dan Dalijo untuk menghibur peserta.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.