Arsip Kategori: Berita

6
Aug

Waspadai Angin Kencang

Perubahan cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah Sleman dan sekitarnya beberapa hari ini, telah mengakibatkan angin kencang yang terjadi di wilayah Sleman.  Untuk menghindari jatuhnya korban dan juga kerugian materiil, Pemerintah Kabupaten Sleman, menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana angin kencang dengan memperhatikan hal-hal  ini:

1.    Jika siang cerah, suhu panas & daerah sekitar berawan, maka akan berpotensi terjadi angin kencang.
2.    Hindari daerah rawan pohon tumbang, terutama ketika parkir kendaraan.
3.    Jika dalam perjalanan, perhitungkan jalan-jalan yang rawan pohon tumbang.
4.     Peduli dengan keadaan/kondisi cuaca di sekitar anda, apalagi jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrim.
5.    Angin cenderung terkumpul di wilayah yang suhunya tinggi/panas.
6.    Masyarakat dihimbau memangkas cabang dan ranting pohon yang dianggap membahayakan ketika terjadi ada angin kencang, terutama rumah-rumah yang berada dibawah pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang.
7.    Tetap jaga kesehatan dan kewaspadaan.


4
Aug

Setelah Syawalan, Bupati Langsung Sidak Kantor Pelayanan

Setelah tidak masuk kerja  selama 9  hari karena libur dan  cuti bersama  Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Senin 4 Agustus 2014 PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman mulai aktif bekerja lagi seperti biasa. Hanya saja aktifitasnya berbeda dengan hari-hari biasanya, mereka datang lalu bersalam-salaman bersilaturahmi dengan sesama teman saling meminta maaf. Setelah itu para PNS bekerja seperti biasa lagi mengerjakan pekerjaan yang sudah menumpuk karena ditinggal liburan. Terlebih untuk kantor pelayanan sudah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini mendapat perhatian dari Bupati Sleman yang mengadakan sidak ke Kantor Perijinan Satu Atap, Dinas Kependudukan dan Capil dan  Dinas Pengendalian Pertanahan Sleman. Sidak Bupati didampingi Inspektur Kabupaten Sleman Suyono, SH, dan Kepala BKD Drs. Iswoyo Hadiwarno.

Sidak di Kantor Perijinan Satu atap disambut Kepala Kantor I Wayan Gundana SH, dan seluruh staf telah siap di meja masing-masing untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat juga belum banyak yang datang kalau hari biasa melayani sekitar 5 pemohon namun hari petama baru ada satu dua yang datang untuk mengurus perijinan. Begitu pula dengan pelayanan Catatan Sipil yang pada hari biasa melayani 100 sampai 200 orang nampak masih sepi pengunjung. Dan sidak diakhiri di Dinas Pengendalian Pertanahan Bupati masuk di ruang informasi yang belum ada pengunjung. Biasanya masyarakat sebelum mengajukan permohonan diterimadi ruang informasi untuk menanyakan seputar tata ruang dan syarat-syarat perijinan. Dalam ruangan ini juga sudah dilengkapi komputer on line sehingga apabila ada yang menanyakatn tentang tata ruang yang akan dimohon sudah dapat diketahui sesuai dengan perutnukannya.
Bupati juga meninjau ruang pengawasan perijinan di lantai II yang bertugas untuk melakukan pengawasan bidang perijinan di Kabupaten Sleman termasuk yang menangani perijinan sewa tanah kas desa yang saat ini banyak permohonan, baik itu untuk perorangan, lembaga maupun untuk bisnis. Bupati menaruh perhatian dalam bidang ini mengingat begitu komplektnya permasalahan tanah kas desa sehingga harus benar-benar cermat dalam memberikan perijinan.
Usai melakukan sidak Bupati menyampaikan bahwa instansi pelayanan di Sleman hari pertama masuk kerja telah siap memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat dan PNS sudah aktif bekerja seperti biasa. Sidak juga dilakukan oleh Inspektorat dan BKD untuk memantau kehadiran PNS dan nanti akan ada laporan PNS yang tidak masuk bekerja pada hari pertama. Bagi PNS yang tidak masuk bekerja tanpa ada alasan yang jelas akan dikenai sanksi tegas sesuai dengan aturan. Apabila ada PNS yang beralasan karena tidak mendapatkan tiket itu bukan alasan yang dapat diterima karena bila bepergian tentu sudah diperhitungkan sekalian dengan kembalinya sehingga sudah direncanakan sejak awal.


4
Aug

Halal Bi Halal PNS Di Lingkungan Pemkab Sleman Diikuti Sekitar 1500 PNS

Senin 4 Agustus 2014 bertepatan dengan hari pertama masuk kerja, PNS di lingkungan Pemkab Sleman mengadakan syawalan/halal bi halal dengan Bupati, Ketua & Wakil Ketua DPRD, Sekda, Assekda serta Kepala Dinas/Kantor/Badan di lingkungan Pemkab Sleman. Kegiatan syawalan ini tidak hanya diikuti oleh PNS di lingkungan Pemkab. Sleman tetapi juga diikuti oleh karyawan-karyawati Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan, BPN, dan Kemenag. Selain para PNS, hadir pula karyawan-karyawati BUMD seperti PDAM, Bank Pasar, BPD DIY Cabang Sleman dan Bank Mandiri Sleman. Kegiatan Syawalan ini diikuti oleh sekitar 1500-an Pegawai. Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI beserta istri, Ketua DPRD & Wakil DPRD serta para pejabat di lingkungan Pemkab Sleman.

Syawalan ini berlangsung mulai pukul 08.15 s/d 09.30 WIB, bertempat di Pendopo Parasamya. Kegiatan ini diawali dengan jabat tangan Bupati Sleman dengan para pejabat yang kemudian diikuti oleh  karyawan yang telah berjajar antre dengan tertib. Para PNS tidak merasa berkeberatan untuk antri dan berjejalan untuk bersalaman dengan para pejabat, mengingat momen semacam ini hanya berlangsung setahun sekali dan hanya terjadi di Hari Raya Idul Fitri. Setelah berjabat tangan dengan para pejabat, karyawan-karyawati kemudian bersalam-salaman dengan para rekan kerja lainnya sambil menikmati hidangan yang telah disediakan di depan Pendopo Parasamya meliputi bakso, soto, kupat tahu, dll serta aneka minuman.
Bupati mengatakan PNS di lingkungan Pemkab Sleman mulai hari pertama masuk kerja telah siap bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan momen hari pertama kerja secara rutin selalu diadakan halal bil halal/salam-salaman terlebih dahulu untuk memberikan kesempatan kepada PNS di lingkungan Pemkab Sleman berjabat tangan dan saling memaafkan dengan para pejabat maupun dengan sesama rekan kerja. Namun setelah selesai mereka siap untuk bekerja kembali.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.