Arsip Kategori: Berita

12
Feb

20 SSB Ikuti Liga Dispora Sleman U-11

Sebagai ajang pembibitan dan pembinaan bakat olahraga sepakbola usia dini, Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman gelar kejuaraan sepakbola usia dini U-11 antar SSB ‘Liga Dispora Kabupaten Sleman Tahun 2019’. Kejuaraan yang dilaksanakan Senin (11/2/19) hingga Rabu (13/2/19) di Stadion Tridadi, Sleman ini diikuti oleh 20 tim SSB dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam pembukaan kejuaraan tersebut menyampaikan bahwa  penyelenggaraan liga Dispora ini sangat strategis untuk memberikan motivasi dan mencetak bibit-bibit atlet sepakbola di Kabupaten Sleman. Menurutnya keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya dipengaruhi faktor latihan dan sarana-prasarana. Namun juga kesempatan untuk bertanding untuk menambah pengalaman dan mematangkan tekhnik strategi. “Oleh karena itu saya berharap melalui kejuaraan ini masing-masing tim dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Sri Purnomo.

Sri Purnomo menjelaskan bahwa penyelenggaraan liga ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada tahun 2018. ” Liga Dispora U-11  berkesinmambungan dengan penyelenggaraan U-15 bagi pelajar SMP.  Sehingga peserta liga ini juga saya harapakan terus berlatih dan bekerja keras untuk dapat berlanjut hingga ke level berikutnya,” tambah Sri Purnomo.

Kepala Dispora Kabupaten Sleman, Agung Armawanta menuturkan bahwa selain untuk pembibitan, gelaran liga ini juga sebagai ajang penanaman karakter.  Melalui sepakbola dapat menanamkan nilai-nilai karakter keolahragaan pada generasi muda. Seperti sportifitas, kerjasama, kejujuran tanggungjawab dan sebagainya,” tutur Agung. Menurutnya penyelenggaraan liga ini merupakan kerjasama Pemkab Sleman dengan Askab PSSi dan Paguyuban SSB. Adapun 20 SSB yang mengikuti liga Dispora U-11 ini adalah  TMS, AMS Seyegan, BSA Tma, Pesat, KKK, Gelora Muda, Badi, Seyegan United, Abba Yr, RMF UNY, Matra, BPJ, BPM, Satrio Utomo, Minomartani, Kalasan, Bangunkerto, AM3, Nokid dan Satria Pandawa.

11
Feb

RS PKU Muhammadiyah Sleman Segera Dibangun

Bupati Sleman, Sri Purnomo, melakukan peletakan batu pertama Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Sleman, Sabtu (9/2), bertempat di Dusun Sawahan, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Sleman. Ini adalah salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat di Kabupaten Sleman. “Selain masalah pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sleman juga memprioritaskan masalah Kesehatan”, ucap Sri Purnomo pada acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, tersebut.

Menurutnya disamping dikenal sebagai kota pelajar, Sleman juga dikenal sebagai kota kesehatan. Pasalnya di Kabupaten Sleman saat ini ada sebanyak 28 Rumah Sakit Umum baik milik pemerintah ataupun swasta. Maka dengan adanya RS PKU Muhammadiyah Sleman ini, Sri Purnomo berharap dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sleman. “Semoga pembangunannya cepat selesai dan segera dapat melayani masyarakat Sleman”, ujarnya.

Sementara Abdul Kadir selaku Ketua Pembangunan RS PKU Muhammadiyah Sleman optimis pihaknya dapat menyelesaikan pembangunan rumah sakit tersebut dalam waktu satu tahun. Ia berharap seluruh warga Muhammadiyah mendukung program tersebut sehingga dapat selesai tepat waktu dan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama. Ia juga mengatakan RS PKU Muhammadiyah Sleman tersebut nantinya akan bertipe D. Berdiri di atas tanah seluas 6.650 meter dengan luas bangunan 2.000 meter dengan total biaya 17 M, Bangunan berkapasitas 9 klinik di antaranya klinik layanan kesehatan ibu dan anak, syaraf, bedah dan penyakit dalam.

“Seluruh rumah sakit Muhammadiyah se-Indonesia siap memberi masukan terkait teknik-teknik pembangunan termasuk juga sarana prasarana”, kata Abdul.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana pembangunan RS PKU Muhammadiyah Sleman. Penggalangan dana yang dikumpulkan dari peserta yang hadir tersebut berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 594.433.500. Dengan rincian infaq Rp 83.623,500 dan kesanggupan RP 490.510.000. Selain itu juga dibagikan celengan kepada setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabuapten Sleman. Celengan tersebut sebagai simbol penggalangan infaq dari seluruh warga Muhammadiyah se-kabupaten Sleman. Celengan diberikan secara simbolis oleh Bupati Sleman serta dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua Panitia Pembangunan.

Acara tersebut juga menghadirkan pembicara KH. Muslim Rahmadi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal yang mengajak undangan yang hadir untuk memberikan infaknya untuk pembangunan RS dan sebagai jalan menuju surga.

11
Feb

Sri Purnomo Dianugerahi Bupati Peduli Olah Raga

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menganugerahkan Bupati Sleman sebagai ‘Bupati Peduli Olahraga’. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum  PWI, Atal Sembiring Depari pada Bupati Sleman yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Sleman, Agung Armawanta dalam acara Golden Award Anugerah Olahraga SIWO di Gedung Grahadi, Surabaya pada Jumat Malam (8/2/19).

Penganugerahan  penghargaan yang dilaksanakan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ini diberikan pada kepala daerah yang dinilai berprestasi terbaik, memiliki kepedulian  dan mengabdikan diri untuk kemajuan di bidang olahraga. Untuk 2019 tercatat 25 kepala daerah tingkat II kabupaten  dan kotamadya serta 7 kepala daerah tingkat I yang menerima penghargaan tersebut.
Kepala Dispora Kabupaten Sleman, Agung Armawanta selepas acara mengucap syukur atas penganugerahan penghargaan tersebut. Menurutnya, Bupati Sleman Sri Purnomo  sebenarnya  ingin menghadiri langsung acara tersebut.“Namun karena ada tugas bersamaan, beliau mewakilkan pada saya,” jelas Agung
Agung mengatakan bahwa Bupati Sleman mengapresiasi penganugerahaan penghargaan ini dan berharap dapat menjadikan pemicu semangat untuk terus memajukan olah raga di Kabupaten Sleman. Bupati Sleman juga mengapresiasi hubungan baik dan kinerja pers khususnya pemberitaan yang membantu mensosialisasikan kegiatan olahraga. “Pemberitaan media tentunya membantu menginformasikan kegiatan olah raga, mendorong pemasaran dan meningkatkan pembinaan prestasi. Pak Sri Purnomo sangat mengapresiasi ini,” kata Agung. Agung juga menuturkan, penghargaan Golden Award kategori ‘Bupati Peduli Olah Raga’  ini diraih berdasarkan dari usulan SIWO daerah pada SIWO pusat. “Masing-masing provinsi dipilih satu kepala daerah tingkat II berdasarkan usulan SIWO daerah,” tambahnya.
Sementara itu Ketua SIWO DIY, Janu Riyanto menjelaskan bahwa pada bulan Desember lalu SIWO pusat mengirimi formulir yang didalamnya terdapat indikator-indikator untuk memilih kepala daerah tingkat II Peduli Olah Raga. Pihaknya kemudian meninda lanjuti  dengan menggelar pertemuan pengurus SIWO DIY pada awal Januari 2019. “Disitu banyak masukan dari teman-teman dan mengusulkan Bupati Sleman, Bapak Sri Purnomo yang berhak mendapat Golden Award. Usulan tersebut kemudian diverifikasi pengurus pusat dan mereka menyetujui,” jelas Janu.
Bukan tanpa sebab, dipilihnya Bupati Sleman menurutnya karena beberapa pertimbangan. Diantaranya Kabupaten Sleman mampu meraih juara umum Porda tahun 2017 ,atlit panjat tebing Sleman meraih medali emas dalam Asian Games dan terakhir keberhasilan tim PSS Sleman promosi ke liga I.Selain itu poin penghargaan Golden Award  juga didapatkan karena sinergitas antara Bupati Sleman dengan SIWO daerah dinilai baik. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan Rakernas SIWO DIY tahun 2018. “Dukungan dan penyambutan dari Pak Sri Purnomo sangat luar biasa. Peserta rakernas sangat respek dan kagum dengan sambutan waktu itu,” tambah Janu.

 

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.