Arsip Kategori: Berita

17
Jan

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman

PENGUMUMAN

Nomor :06/PANSEL/I/SLM/2020

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI
SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN SLEMAN

Bahwa sesuai dengan Keputusan Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Nomor : 05/PANSEL/I/SLM/2020 tanggal 17 Januari 2020 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, dengan ini diumumkan bahwa :

17
Jan

Bupati Sleman Launching Program Rehabilitasi bagi Warga Binaan di Lapas Narkotika

Bupati Sleman Sri Purnomo menghadiri Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 sekaligus meluncurkan Program Rehabilitasi Bagi Warga Binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, Kamis (16 /1).  Kegiatan Deklarasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Tahun 2020 ini juga dilaksanakan secara relay oleh kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM di seluruh Indonesia melalui video conference. Tujuan dari kegiatan Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 ini untuk memberikan target yang jelas bagi pelaksana sehingga mudah untuk dilakukan pemantauan.

Dalam pendeklarasian resolusi tersebut terdapat 15 poin yang dijadikan target selama pelaksanaan tahun 2020 nanti, diantaranya pemberian remisi kepada 288.530 narapidana, pemberian rehabilitasi sosial dan rehabilitasi medis kepada 21.540 narapidana, pencegahan dan pengendalian penyakit menular diseluruh lapas/rutan, mewujudkan zero overstaying, serta menghantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman juga berkesempatan untuk menandatangani MoU kerjasama dengan Kepala Divisi Pemasyarakatan DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani. Dalam sambutannya, Bupati Sleman sangat berharap dengan bentuk kerjasama ini nantinya warga binaan yang sedang menjalani hukuman di lapas narkotika Kelas IIA Yogyakarta tersebut bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi dan tidak mengulangi kesalahan dimasa lalunya.

“Saya berharap kepada seluruh warga binaan nanti kalau sudah keluar bisa diterima dengan baik di masyarakat, serta memiliki kemampuan yang berguna bagi diri mereka sendiri, keluarga, maupun bagi masyarakat sekitarnya”, katanya.

Di akhir acara Sri Purnomo berkesempatan untuk berkeliling mengunjungi unit unit usaha yang dijalankan oleh para narapidana di dalam Lapas. Di antara bentuk usaha yang dipamerkan adalah usaha membatik, sablon kaos, kerajinan dari kayu hingga kerajinan dari kulit.

16
Jan

Pemkab Sleman Selenggarakan Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2020

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan forum konsultasi publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman tahun 2021, Rabu (15/1).

Penyelenggaraan forum konsultasi RKPD Kabupaten Sleman 2021 berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman dengan menghadirkan sebanyak 175 orang peserta yang terdiri dari kalangan birokrasi, Pemerintah Kabupaten Sleman, DPRD Sleman, akademisi, tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemangku kepentingan lainnya.

Sekretaris Bappeda Sleman, Arif Setio Laksito dalam laporannya mengatakan bahwa penyelenggaraan forum konsultasi publik RKPD Kabupaten Sleman tahun 2021 bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran.

“Forum ini (konsultasi publik) diselenggarakan dengan tujuan untuk memperoleh masukan dan saran peserta yang mewakili berbagai unsur, dalam draft rancangan awal RKPD tahun 2021 Kabupaten Sleman,” katanya.

Lebih lanjut, Arif menuturkan bahwa dengan berpedoman pada arah pembangunan berdasarkan RPJPD Kabupaten Sleman, RPJMD Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021, Rancangan RKP, Rancangan RKPD DIY, permasalahan di Kabupaten Sleman, serta kerangka ekonomi daerah dan pendanaan, maka tema perencanaan pembangunan Kabupaten Sleman tahun 2021 adalah ‘Mengoptimalkan potensi daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya’.

Adapun prioritas dalam pembangunan Kabupaten Sleman terdapat 7 indikasi antara lain, memperkuat ketahanan ekonomi, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur, membangun lingkungan hidup dan meningkatkan ketahanan bencana (perubahan iklim, serta memperkuat ketentraman, ketertiban adn transformasi pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Suyono yang sekaligus berkesempatan membuka secara resmi kegiatan forum konsultasi publik RKPD Kabupaten Sleman tahun 2021.

Dalam sambutannya, Suyono menyampaikan bahwa Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman tahun 2021 tersebut merupakan momen yang sangat strategis bagi perencanaan pembangunan di Sleman pada tahun 2021.

“Melalui forum ini kita mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan yang mampu menjawab permasalahan dan isu-isu strategis yang ada di Kabupaten Sleman serta mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat Sleman.” Ujar Suyono.

Menurut Suyono, forum konsultasi publik merupakan suatu keharusan untuk diselenggarakan karena menjadi wadah dan momentum pertemuan langsung antara pimpinan daerah dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Suyono juga menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman selama ini telah menunjukkan hasil yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari angka kemiskinan pada tahun 2019 di Kabupaten Sleman mengalami penurunan sebesar 29.161 KK miskin atau sebesar 8,08 % KK miskin.

“Pengentasan keluarga miskin tersebut sudah barang tentu tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan dukungan partisipasi, kebersamaan serta empati semua pihak.” Katanya.

Selain jumlah kemiskinan, penurunan juga terjadi pada jumlah pengangguran di Sleman. Pada tahun 2018, jumlah pengangguran mencapai 34.679 orang atau sekitar 5,76 %, sementara pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 23.234 orang atau sekitar 3.69 %.


“Dalam proses menyusun RKPD tahun 2021 ini, saya minta semua pimpinan dan aparatur di SKPD serta seluruh pemangku kepentingan untuk berpikiran terbuka, memiliki visi kedepan, terintegratif dan inovatif. Sehingga pelaksanaan pembangunan di Sleman pada tahun 2021 dapat dilakukan secara lebih terencana, efektif dan efisien serta memberikan mafaat yang optimal,” ujar Suyono.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.