Arsip Kategori: Berita

10
Apr

600 Mobil Ikuti Uji Emisi

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman kembali mengadakan Uji Emisi bagi kendaraan dinas dan umum secara gratis, Selasa (9/4). Kegiatan yang digelar di Lapangan Denggung Kabupaten Sleman tersebut adalah upaya untuk menciptakan lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat.

Dwi Anta Sudibya selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman mengatakan ada sebanyak 600 mobil yang diuji emisi. Jumlah tersebut terdiri dari 100 mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Sleman dan sisanya adalah kendaraan umum milik masyarakat. Selanjutnya hasil uji emisi tersebut menurut Dwi akan dilaporkan kepada bupati sebagai bahan masukan untuk menentukan kebijakan selanjutnya.

“Untuk mobilnya bapak bupati sendiri tadi sudah dicek pertama kali. Hasilnya memuaskan, HC-nya hanya 0,04, dengan batas kelulusan HC-nya 200. Harapan kami mobil-mobil dinas ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat”, ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan, Mardiyana, yang juga hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Dinas DLH Kabupaten Sleman. Menurutnya dengan kegiatan tersebut akan diketahui gambaran kondisi kendaraan dinas yang ada di Kabupaten Sleman. Dia juga berharap setiap instansi yang memiliki mobil dinas untuk selalu merawat mobilnya secara rutin.

“Sarana dan prasarana ini harus kita pelihara, harus kita rawat agar bisa menjadi contoh dan tidak mencemari lingkungan hidup”, ujar Mardiyana.

Uji Emisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-103 yang jatuh pada tanggal 15 Mei 2019 nanti. Dalam kegiatan tersebut turut melibatkan puluhan mahasiswa serta sejumlah dosen dari Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta.

10
Apr

DPMPPT Sleman Adakan Forum Komunikasi Investasi Perusahaan

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (DPMPPT) Kabupaten Sleman selenggarakan Forum Komunikasi Investasi Perusahaan bertempat di The Rich Hotel, Sinduadi, Mlati pada Selasa (9/4/19). Kegiatan ini diikuti oleh 85 perusahaan yang ada di Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (DPMPPT) Kabupaten Sleman, Sutadi Gunarto dalam sambutannya yang diwakil Sekretaris Dinas DPMPPT, Triana Wahyuningsih mengatakan bahwa investasi mempunyai peranan sangat strategis bagi upaya peningkatan perekonomian daerah.

Melalui kegiatan investasi akan dihasilkan produk barang dan jasa serta tersedianya lapangan kerja. Selain itu juga membawa dampak pada alih teknologi, keterampilan manajemen dan nilai tambah ekonomis bagi daerah sekaligus meningkatkan income perkapita masyarakat.

Forum komunikasi yang diikuti oleh 85 perusahaan di Kabupaten Sleman ini dilakukan untuk memfasilitasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) agar dapat menyampaikan laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online dan pelaku usaha juga diharapkan mengetahui arah dan kebijakan penanaman modal Kabupaten Sleman.

“Dalam forum ini pelaku usaha juga diharapkan mengetahui bagaimana melengkapi salah satu pemenuhan komitmen permohonan izin usaha melalui Layanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS) yaitu Sertifikat Laik Fungsi (LSF),” jelas Sutadi.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo yang membuka acara tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Sleman sangat berpotensi bagi pengembangan usaha-usaha kreatif. Kabupaten Sleman juga memiliki berbagai potensi ekonomi yang masih terbuka lebar dan menarik imvestor untuk mengembangkan investasi di berbagai bidang usaha.

Terkait investasi, Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2018 jumlah unit usaha PMA mencapai 80 unit usaha dengan nilai investasi mencapai US$ 193,83 juta. Penyerapan tenaga kerja mengalami kenaikan sebesar 3,38% yaitu sebanyak 8.834 tenaga kerja pada tahun 2018 naik dari tahun sebelumnyta yaitu 8.504 tenaga kerja pada tahun 2017.

Jumlah unit usaha PMDN ditahun 2018 mencapai 88 unit usaha dengan nilai investasi mencapai Rp 5,58 Triliun. Angka ini meningkat 43,43% dibandingkan dengan nilai investasi pada tahun 2017 sebesar Rp 3,89 trilyun. “PMDN pada tahun 2018 menyerap 16.569 tenaga kerja, meningkat sebesar 13,13% dibandingkan tahun 2017 sebanyak 14.646 tenaga kerja,” kata Sri Purnomo.

Ia berharap melalui Forum Komunikasi Investasi Perusahaan tersebut dapat meningkatkan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha serta fasilitasi penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha. “Saya juga mengajak para pelaku usaha untuk semakin mengenal potensi di Sleman yang masih belum tergali secara optimal, dengan harapan potensi tersebut memperoleh kesempatan untuk berkembang,” tambah Sri Purnomo.

8
Apr

Kafilah DIY Berlomba Dalam Seleksi Tilawatil Quran


Kabupaten Sleman menjadi tempat penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat  DIY tahun 2019. Kegiatan yang berlangsung tanggal 4-6 April 2019 ini dibuka oleh Sekda DIY,  Gatot Saptadi dengan pemukulan bedug di Pendopo Parasamya Kantor Setda Kabupaten Sleman, Jumat malam (5/4/19).
Kabiro Bina Mental Spiritual Setda DIY, Puji Astuti menjelaskan bahwa kegiatan STQ 2019 tingkat DIY diawali dengan Rakerda Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an di Kantor Setda Kabupaten Sleman pada hari Kamis 4 April 2019. Acara kemudian dilanjutkan dengan Pawai Ta’aruf para kafilah (peserta) yang dibuka langsung oleh Bupati Sleman di depan Kantor Setda Kabupaten Sleman,  Jumat siang 5 April 2019.
“Kegiatan STQ sendiri dilaksanakan pada hari ketiga yaitu Sabtu, 6 April 2019,sekaligus dilaksanakan acara penutupan dan pembacaan hasil kejuaraan pada sore harinya,” jelas Puji.
Menurutnya, tiap kabupaten/kota mengirimkan 16  kafilah dalam ajang STQ ini. Namun ada satu hal yang baru dalam penyelenggaraan STQ kali ini, yaitu peserta juga diikuti dari perwakilan LPTQ DIY yang sebelumnya menjadi kafilah DIY dalam Mushabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional 2018.  “Dengan sistem baru ini diharapkan nantinya akan muncul bibit-bibit baru,” kata Puji.
Ada delapan cabang yang dilombakan dalam ajang ini. Yaitu tilawah dewasa, tilawah anak-anak, tahfidz 1 juz dan tilawah, tahfidz 5 juz dan tilawah, tahfidz 10 juz dan tilawah, tahfidz 20 juz dan tilawah, tahfidz 30 juz dan tilawah dan  tafsir bahasa Arab.
“Sebenarnya ada cabang baru yang dilombakan di tingkat nasional yaitu cabang hafalan hadist Nabi. Tetapi karena satu dan lain hal, untuk tahun ini belum kami lombakan, ” tambahnya.
Bupati Sleman,  Sri Purnomo berharap pada para kafilah yang mengikuti  kegiatan STQ ini tidak hanya bertanding untuk memperebutkan kejuaraan semata, akan tetapi harus mampu mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al Qur’an serta menyebarkannya di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita  buktikan dengan upaya dan langkah perbaikan secara nyata.  Upaya untuk mengaplikasikan nilai-nilai  tilawah, memahami dan menginternalisasi, maka pemahaman terhadap Al Quran akan dapat di aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, ” kata Sri Purnomo.
Sementara itu Sekda DIY, Gatot Saptadi mewakili sambutan Gubernur DIY mengatakan bahwa penyelenggaraan STQ ini dilaksanakan untuk berikhtiar agar Al Qur’an senantiasa dipelajari, dipahami dan diamalkan.
” Mudah-mudahan kegiatan ini akan membawa manfaat dan mampu meningkatkan motivasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk membangun DIY ke arah yang lebih religius, ” katanya

 


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.