Arsip Kategori: Berita

22
Dec

Sleman Terima Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menerima Penghargaan Zona Intergitas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Senin, (21/12).  Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Plt. Assisten Sekretaris Daerah (Asekda) Kabupaten Sleman Bidang Administrasi dan Umum, Kunto Riyadi bertempat di Smart Room, Dinas Kominfo Pemkab Sleman.

Sebanyak 3.691 unit kerja layanan dari 70 kementerian/lembaga, 20 pemerintah provinsi, dan 161 pemerintah kabupaten/kota yang diusulkan dalam zona integritas (ZI), telah dievaluasi. Evaluasi tersebut menghasilkan unit kerja yang menerima predikat WBK serta WBBM. Adapun Unit Kerja di Wilayah Kabupaten Sleman yang menerima penghargaan adalah Dinas Perpusatakaan Dan Keasripan Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman yang diwakili oleh Plt. Assisten Sekretariat Daerah (Asekda) Kabupaten Sleman Bidang Administrasi dan Umum, Kunto Riyadi menuturkan bahwa Penghargaan tersebut menjadi pendorong bagi Unit Kerja lainnya di Pemkab Sleman.

“Semoga penghargaan ini bisa mendorong unit kerja di Pemkab Sleman lainnya yang bekerja langsung melayani masyarakat Sleman” ujarnya.

Kedepannya Kunto menuturkan akan mendorong OPD Pemkab Sleman untuk mengikuti langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman yakni mengukuhkan Zona Integritas Bebas Korupsi.

Sementara itu Wakil Presiden, Ma’ruf Amin secara virtual memberikan arahan bagi para penerima penghargaan meminta zona integritas pelayanan publik di kementerian dan lembaga terus diperluas, terutama di tempat yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat seperti perizinan dan administrasi kependudukan.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar momentum Hari Anti Korupsi Sedunia bisa menjadi pemicu bagi seluruh Instansi Pemerintah untuk melakukan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi secara konkrit, sistematis, dan berkelanjutan, melalui penerapan program reformasi birokrasi yang telah di tetapkan,” ujar Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.

 


22
Dec

Pemkab Sleman Luncurkan Buku Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar Di Masa Pandemi

Senin (21/12), Pemerintah Kabupaten Sleman meluncurkan buku berjudul  “Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar se-Kabupaten Sleman Selama Pandemi Covid-19 dan Mendesain Strategi Pembelajaran Efektif dan Aman Pada Tahun 2021”. Peluncuran buku yang disusun oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Sleman ini dilakukan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo secara virtual bertempat di Dinas Kominfo Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman menyebutkan keberadaan buku ini begitu penting. Sebab, dengan terbitnya buku ini, menurutnya generasi yang akan datang dapat mengetahui bagaimana Pemerintah Kabupaten Sleman menyikapi aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar selama masa pandemi Covid-19. Ia berharap buku ini mampu meberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan belajar mengajar pada masa pandemi Covid-19.

“Ini merupakan sumbangsih Pemerintah kabupaten Sleman dalam dunia pendidikan di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua Umum Dewan Pendidikan Kabupaten Sleman, Sudiyo, menjelaskan acara peluncuran buku sekaligus dilanjutkan dengan webinar secara virtual. Menurutnya ada sebanyak 603 peserta yang mengikuti kegiata tersebut mulai dari jenjang TK hingga Perguruan Tinggi .

“Pesertanya berasal dari berbagai wilayah, diantaranya Dewan Pendidikan se-DIY, dari Kabupaten Magelang, dari provinsi Nusa Tenggara Barat, Makassar Sulawesi Selatan”, kata Sudiyo.

Ia mengaku pihaknya telah melakukan riset terkait kondisi kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi, khususnya di Kabupaten Sleman. Hal ini menurutnya demi merumuskan sikap dan strategi yang efektif untuk dunia pendidikan ke depannya. Namun begitu, ia menyadari masih banyak hal yang perlu dievaluasi serta diperbaiki dalam penulisan buku tersebut.

“Tentu buku ini jauh dari kata sempurna. Maka kita berharap saran dan masukan dari teman-teman semuanya”, ucapnya.

21
Dec

Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Pelaksanaan Pemilihan Lurah E-voting

Bupati Sleman, Sri Purnomo bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung penyelenggaraan Pemilihan Lurah (Pillurah) di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu (20/12).

Peninjauan tersebut dilakukan di tiga lokasi yaitu Tempat Pemungutan Suara (TPS) Karang Malang, Caturtunggal, Depok, TPS Kalurahan SInduadi, Mlati dan TPS Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam tinjauan tersebut mengatakan bahwa adanya peninjauan langsung oleh Forkopimda Sleman merupakan upaya untuk memastikan efektivitas metode yang digunakan dalam Pillurah di Kabupaten Sleman (e-voting).

“Ini (peninjauan) untuk melihat apakah ada kendala dalam pelaksanaan (e-voting), sekaligus juga kami ingin meninjau bagaimana penerapan protokol kesehatan bagi semua yang terlibat dalam pelaksanaan Pillurah ini,”jelasnya.

Lebih lanjut, Sri Purnomo menuturkan dari hasil peninjauan tersebut tidak ditemukan kendala dalam pelaksanaan (e-voting), sementara penerapan protokol kesehatan juga dinilai sesuai dengan semestinya dan berlaku juga bagi para pemilik hak suara.

Sri Purnomo menilai, penggunaan metode e-voting dalam pelaksanaan Pillurah di Kabupaten Sleman jika dibandingan dengan metode biasanya, memiliki kecepatan yang lebih baik serta akurasi data yang lebih baik sehingga aman dari kemungkinan adanya data yang berulang atau data yang dipermainkan.

Dalam kesempatan tersebut juga Sri Purnomo menghimbau bagi calon lurah yang nantinya mendapat suara terbanyak atau dinyatakan menang dalam Pillurah 2020 ini, untuk merayakan kemenangannya dengan santun dan tidak berlebihan sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.