Arsip Kategori: Berita

27
May

103 Anak Yatim Buka Bersama Bupati dan Bank Sleman

PD BPR Bank Sleman gelar buka puasa bersama Bupati Sleman bersama 103 anak yatim,  Jumat (24/5/19) di gedung pertemuan Hotel Prima SR, Beran, Tridadi, Sleman. Direktur PD BPR Bank Sleman,  Muhammad Sigit mengatakan bahwa sengaja mengundang sejumlah 103 anak yatim sesuai Hari Jadi Kabupaten Sleman ke 103 yang diperingati pada tanggal 15 Mei 2019 lalu.
Anak-anak yatim tersebut diundang dari empat panti asuhan di Kabupaten Sleman, yaitu Panti Asuhan Al Hikmah dari Wukirsari Cangkringan,  Bina Insani dari Sumbersari Moyudan, LKAK Hj. Sarwati PDHI dari Margoluwih Seyegan dan Panti Asuhan Ghifari dari Girikerto Turi.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur Bank Sleman pada Allah SWT yang telah memberikan anugerahNya, sehingga saat ini Bank Sleman  masih dapat eksis di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan,” kata Sigit. Sigit menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PD BPR Bank Sleman yang diselenggarakan rutin setiap tahun. Selain buka bersama, pihaknya juga memberikan santunan dan bingkisan pada anak-anak yatim tersebut serta bantuan sebesar Rp 5.000.000,- untuk masing-masing panti asuhan.
Ia juga menambahkan bahwa selain buka bersama, bank yang dipimpinnya juga telah menyelenggarakan Bank Sleman berbagi 1.000 takjil bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar pada tanggal 14 dan 21 Mei 2019 bertempat di Kantor Pusat Bank Sleman. Pada tanggal 22 Mei 2019 bagi takjil diselenggarakan di Kantor Cabang Godean dan Kalasan.
Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo yang hadir langsung dalam acara tersebut menyambut baik penyelenggaraan buka bersama anak yatim yang diadakan oleh PD BPR Bank Sleman. Menurutnya acara ini merupakan wujud kepedulian Bank Sleman untuk saling berbagi kebahagiaan bersama anak yatim di Bulan Ramadhan. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat  membawa berkah dan barokah bagi kita semua khususnya Bank Sleman. Selain itu Bank Sleman bisa semakin maju dan mensejahterakan karyawannya serta memberikan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Sleman,” ujar Sri Purnomo.

 

24
May

Tridadi Wakili Sleman Maju Lomba Desa Tingkat DIY

Tim Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (EPDESKEL) Tingkat DIY kunjungi Desa Tridadi, Sleman pada Kamis (23/5/19).  Kegiatan tersebut dalam rangka verifikasi lapangan lomba desa dan kelurahan di Desa Tridadi sebagai wakil Kabupaten Sleman. Pimpinan rombongan, Jarot Budiharjo mewakili sambutan Gubernur DIY mengatakan bahwa lomba desa dan kelurahan merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan aparatur desa dan kelurahan bersama masyarakat dalam membangun wilayahnya. “Kehadiran tim disini sebagai tindak lanjut ekspos dari Kades Tridadi mengenai aspek pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, penguatan ekonomi, otonomi, kelembagaan, kesehatan, kegotongroyongan dan lainnya,” jelasnya.

Menurutnya lomba ini sebagai tolak ukur sejauh mana keberhasilan program pembangunan yang dilakukan desa. Selain itu melalui lomba ini juga akan diperoleh pembanding untuk mengukur sebuah kemajuan dari proses yang dijalankan dan mengidentifikasi aspek yang perlu didorong dan diperbaiki. Sementara Bupati Sleman dalam sambutannya yang diwakili oleh Asekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Purwatno Widodo berharap melalui proses evaluasi dan verifikasi ini diharapkan dapat memacu untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan kinerja pemerintahan desa. Selain itu juga untuk mengetahui kekurangan yang ada sebagai bahan evaluasi kedepan.

“Saya berharap prestasi Desa Tridadi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan karena pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi misi Pemkab Sleman,” tuturnya. Dalam lomba ini, verifikasi lapangan dilakukan pada tiga dusun sampel yaitu Dukuh, Benteng dan Jaban serta kunjungan ke BUMDes Tridadi Makmur ‘Puri Mataram’ sekaligus sebagai lokasi pelepasan tim evaluasi.

24
May

Bupati Sleman Lantik 34 Pejabat

Bupati Sleman, Sri Purnomo lantik 34 Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman bertempat di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Kamis (23/5). Pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah oleh Bupati Sleman serta penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 34 orang Pejabat.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah diharapkan lebih mengoptimalkan pelaksanaan program kerja Pemkab Sleman  pada tahun-tahun mendatang, sehingga akan menghasilkan out put maupun out come yang optimal dalam merealisasikan visi Kabupaten Sleman bersama yaitu terwujudnya Masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency pada tahun 2021.

“Berkenaan dengan hal tersebut saya mengharapkan kepada saudara-saudara yang baru dilantik untuk senantiasa meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri agar mampu memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat. Jangan sampai setelah dilantik kinerja saudara justru stagnan apalagi menurun.” Katanya.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut juga Sri Purnomo menjelaskan akan pentingnya komunikasi dan kerjasama yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, seorang pejabat struktural juga dituntut untuk bisa membina disiplin, integritas, dan profesionalitas aparat yang menjadi stafnya.

“Oleh karena itu, jadilah tauladan dan contoh dalam kedisiplinan, integritas dan profesionalitas,” ujar Sri Purnomo.

Sementara bagi para kepala sekolah yang dilantik pada kesempatan tersebut, Sri Purnomo menhimbau agar dapat menyesuaikan tuntutan masyarakat saat ini yaitu terkait kualitas guru yang semakin tinggi. “Harus diingat bahwa para guru mempunyai tanggung jawab moral untuk meningkatkan kualitas kapasitas dan kompetensi diri dan anak didiknya. Oleh karena itu para guru jangan sampai berhenti untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dirinya baik secara pribadi maupun kolektif,” pungkasnya.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.