Arsip Kategori: Berita

5
Jun

Bupati Sleman Terima Bantuan APD dari Ikatan Alumni UNY

Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menerima bantuan APD (Alat Pelindung Diri) untuk penanganan Covid-19 dari Ikatan Alumni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kamis (4/6), di Pendopo Parasamya, Komplek Pemda Sleman. Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Yogyakarta (DPP IKA UNY) Prof. Suyanto dan diterima langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Prof. Suyanto mengatakan bantuan tersebut merupakan upaya IK Alumni UNY untuk membantu dalam menanggulangi penyebaran Virus Covid-19. Adapun bantuan yang diserahkan berupa hazmat 125 buah, face shield 125 buah dan masker 250 buah. “Kami berharap semoga bantuan ini dapat bermanfaat Pemerintah Kabupaten Sleman”, ungkapnya.

Sementara itu Sri Purnomo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IK alumni UNY yang telah memberikan sumbangsih terhadap penanganan Covid-19 di Kabupaten Sleman. Menurutnya penanganan wabah Corona ini akan berhasil salah satunya dengan adanya sinergitas dari berbagai pihak untuk bersama-sama melawan wabah tersebut. “Kami sangat menghargai bantuan dari Ikatan Alumni UNY ini, dan kami berharap semoga wabah ini segera berlalu”, kata Sri Purnomo.

Ia pun melanjutkan dengan memaparkan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sleman. Bantuan tersebut nantinya akan diserahkan kepada Dinkes agar disalurkan kepada Tenaga Kesehatan di Kabupaten Sleman. “Dengan APD yang lengkap semoga para tenaga medis kita terhindar dari penyebaran virus ini,” katanya. Hadir pula pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr. Joko Hastaryo, M.Kes dan Dewan Pengawas IK Alumni UNY Prof. dr. Sumaryanto.

5
Jun

Pemkab Sleman Kembangkan Aplikasi Pengadaan Barang dan Jasa e-Kontrak

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Sleman bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Sleman menggelar sosialisasi dan Bimtek terkait pengembangan aplikasi e-Kontrak. Kegiatan yang diikuti oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) se-Kabupaten Sleman  ini digelar selama dua hari, yakni tanggal 3 dan 4 Juni 2020, bertempat di laboratorium Kominfo Sleman.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa, Mirza Anfansury, ST,M.T., menjelaskan bahwa aplikasi tersebut berguna untuk mewujudkan layanan pengadaan yang terintegrasi sejak proses perencanaan hingga pembayaran pengadaan barsang/jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Ia juga menjelaskan bahwa aplikasi e-Kontrak tersebut terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi pendukung eprocurement yang sudah ada, yaitu EPRODA, SIRUP dan SPSE, bahkan nantinya juga akan diintegrasikan dengan aplikasi pembayaran SIMBAJA.

“Aplikasi e-Kontrak telah selesai dikembangkan dan telah terinstal di server slemankab.go.id dengan alamat domain ekontrak.slemankab.go.id yang dapat diakses oleh pejabat berkontrak maupun penyedia”, ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan keberadaan aplikasi e-Kontrak memiliki beberapa kelebihan, diantaranya meningkatkan tertib administrasi pengadaan barang/jasa secara elektronik, mempermudah dan mempercepat prosedur pengadaan barang/jasa secara elektronik, mempermudah pengelolaan data pengadaan barang/jasa secara elektronik, mempermudah monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa, dan terakhir menyajikan informasi pengadaan barang/jasa yang tepat dan akurat untuk pengambilan kebijakan di Kabupaten Sleman.

“Aplikasi e-Kontrak dapat digunakan untuk semua jenis dan metode pengadaan barang/jasa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, baik pengadaan barang/jasa regular, pencatatan maupun darurat”, jelas Mirza.

Total ada sebanyak 46 PPK dari berbagai OPD se-Kabupaten Sleman yang mengikuti sosialisasi dan Bimtek tersebut. Kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi kepadatan dengan membagi peserta menjadi dua, yakni 23 peserta pada tanggal 3 dan 23 peserta pada tanggal 4 Juni 2020.

3
Jun

Bupati Intruksikan OPD Siapkan Langkah Antisipasi Paska Masa Tanggap Darurat

Bupati Sleman intruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) persiapkan langkah – langkah antisipasi situasi setelah masa tanggap darurat. Intruksi disampaikan dalam video conference di Smart Room Dinas Kominfo Sleman, Jumat (29/5).



Dalam video conference tersebut, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan bahwa saat ini Pemerintah DIY memperpanjang status tanggap darurat sampai 30 Juni 2020. Sesuai dengan kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman memberlakukan kebijakan yang sama.


Namun demikian, dalam masa perpanjangan tanggap darurat ini, Sri Purnomo mengintruksikan jajaran Perangkat Daerah untuk menyiapkan berbagai langkah sebagai antisipasi situasi ke depan. Langkah tersebut diantaranya menyiapkan prosedur tetap (Protap) kesehatan di seluruh sektor. Misalnya sektor pariwisata maka perlu disiapkan protap dan sarpras pendukung protokol kesehatan di destinasi wisata dan semua usaha pariwisata

Selain itu, Sri Purnomo menuturkan terkait persiapan tahun ajaran baru dan masa perkuliahan, telah dilakukan koordinasi dengan pimpinan perguruan tinggi yang ada di wilayah Sleman.


Dalam koordinasi tersebut telah dibahas persiapan yang perlu dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi.

“Terkait hal tersebut (masa perkuliahan), agar mahasiswa lama yang masuk kembali dan mahasiswa baru yang akan masuk harus melakukan RDT dengan batas satu minggu sebelum masuk Sleman. Kemudian bisa melakukan koordinasi dengan Lurah, Dukuh, RT/RW dan pemilik pondokan untuk memastikan telah melakukan rapid test.” Jelasnya.


Sri Purnomo juga mengintruksikan masing-masing Kepala Desa dan Camat yang turut serta dalam video conference tersebut untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga tidak ada penolakan bagi mahasiswa yang datang dan telah melakukan prosedur yang ditetapkan.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.