Arsip Kategori: Berita

13
Jan

Atasi Masalah Sampah, Sleman Tambah 7 Dump Truck

Bupati Sleman, Sri Purnomo serahkan 29 unit kendaraan operasional dinas kepada 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertempat di Lapangan Pemda Sleman, Kamis (9/1/2020). Penyerahan kendaraan doperasional dinas tersebut dalam rangka mengoptimalkan pelayanan Pemkab Sleman pada masyarakat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya menjelaskan bahwa 29 kendaraan operasional tersebut terdiri dari 3 sepeda motor Yamaha NMAX, 11 kendaraan roda empat (4 diantaranya ambulance), 9 dump truk,  1 unit truk tanki air, 1 unit truk Armroll, 1 unit truk aerial platform, 1 unit truk pemadam kebakaran, 1 unit bus dan 1 unit backhoe loader.

“Dana yang direalisasikan untuk pembelian sejumlah 29 unit kendaraan operasional dinas tersebut adalah Rp 11,6 Milyar yang bersumber dari APBD 2019,” jelas Harda. Menurutnya, untuk pengadaan kendaraan sepeda motor, minibus dan pickup dilaksanakan melalui mekanisme e-katalog. Sedangkan untuk pengadaan truk, bus dan backhoe loader melalui mekanisme tender. “Selain itu Pemkab Sleman akan segera mendistribusikan 92 unit sepeda motor dinas bagi pejabat struktural eselon IV maupun pejabat fungsional di lingkup Pemkab Sleman,” tambah Harda.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo menyampaikan bahwa pemberian kendaraan ini guna menunjang kemudahan dalam melayani masyarakat. “Kami berikan kendaraan ini di awal tahun 2020 ini agar bisa langsung digunakan dengan maksimal,” tuturnya. Sri Purnomo menuturkan bahwa dalam penyerahan kendaraan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup mendapat paling banyak bantuan kendaraan operasional berupa 7 unit Dump Truck untuk mengangkut sampah. Penambahan armada truk sampah ini diharapkan dapat membantu Pemkab Sleman dalam mengatasi permasalahan sampah.

“Kami berharap dengan penambahan armada truk sampah ini akan ada perbedaan dan tidak ada lagi tumpukan sampah di Kabupaten Sleman yang didominasi sampah plastik,” katanya.Ia juga beharap dengan penambahan armada kendaraan operasional dinas ini masyarakat akan semakin terbantu dan merasakan manfaat layanan yang diberikan oleh Pemkab Sleman.

Penyerahan kendaraan operasional dinas ini ditutup dengan parade kendaraan operasional dinas dan ditutup dengan pengecekan kendaraan oleh Bupati Sleman, Sekda serta Asekda Bidang Administrasi Umum Kabupaten Sleman

10
Jan

Bank Sleman Kini Menjadi Perseroda

Sebagai upaya meningkatkan peluang bisnis perusahaan, Bank Sleman me-launching perubahan bentuk badan hukum dari Perusahan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Sleman, menjadi Perseroan Terbatas (PT) BPR Bank Sleman (PERSERODA).

Launching badan hukum tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo bersama dengan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dan Direktur Utama Bank Sleman, Muhammad Sigit dalam kegiatan penarikan hadiah utama tabungan mutiara periode XII bertempat di Grha Sarina Vidi, Kamis (9/1).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan bahwa perubahan bentuk Badan Hukum Bank Sleman menjadi PT. BPR Bank Sleman (Perseroda) ini sudah sesuai dengan Peraturan Kemendagri No.94 th 2017 tentang pengelolaan BPR milik Pemerintah Daerah dan juga telah disahkan ke dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman No. 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum dari Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat menjadi Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Sleman (Perseroda).

“Dengan perubahan ini saya berharap PT. BPR Bank Sleman semakin memperkuat permodalannya, menambah jangkauan pemasaran yang lebih luas lagi, dan juga meningkatkan literasi keuangannya,” katanya.

Sri Purnomo berharap, dengan adanya perubahan badan hukum, PT BPR Bank Sleman dapat semakin berperan dalam upaya Pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian. Dengan peran yang semakin penting, maka kehadiran Perseroda ini semakin dirasakan kontribusinya untuk menopang dan memacu dinamika perekonomian daerah dan pada gilirananya dapat memberi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Sleman, Muhammad Sigit, SE.MSI, menilai perubahan badan hukum tersebut menjadi kesempatan untuk menjadikan Bank Sleman menangkap peluang bisnis yang akan memberikan dampak pendapatan perusahaan menjadi berlipat.

“ini (perubahan badan hukum) dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan karena bisa menaikkan value firm dalam membuka peluang ekspansi, yang secara bisnis akan membuka peluang lebih besar,” ujarnya.

Menurutnya, dengan berubah menjadi PT BPR Bank Sleman (PERSERODA), kapasitas internal dan semangat serta suasana perusahaan menjadi baru dan visi perusahaan menjadi lebih besar.

Dalam laporannya, Muhammad Sigit juga memaparkan perkembangan kinerja Bank Sleman pada tahun 2019 yaitu total aset sebesar Rp.843,3 Milyar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp.553,7 Milyar, OSC sebesar Rp.618,7 Milyar, dan laba sebesar Rp.27,6 Miliyar.

Dalam kegiatan tersebut, selain melaunching secara langsung perubahan badan hukum Bank Sleman, Bupati Sleman bersama dengan Wakil Bupati Sleman juga berkesempatan melakukan pengundian hadiah utama tabungan mutiara periode XII dengan hadiah utama dua unit mobil. Untuk Honda Brio diraih oleh Sunarti warga Padokan Kidul Tirtonirmolo Kasihan Bantul, Yustinus Mahatma, Griya Purwa Asri Purwomartani Kalasan.

Sebelumnya juga telah dilakukan pengundian hadiah hiburan berupa 3 sepeda motor, Honda Vario diraih oleh Hj. Anief Sulistiyani, warga Mulungan Wetan Sendangadi Mlati,  Honda Beat diraih oleh Sudewi, Warga Jabung Pandowoharjo Sleman, Motor Honda Revo Fit diraih oleh Ika Evy Sri Hastuti warga Pandowoharjo Sleman serta berbagai hadiah hiburan yang terdiri dari 5 emas batangan @10gr, 2 tabungan mutiara masing-masing senilai Rp.2 juta.

9
Jan

Wakil Bupati Sleman Resmikan Layanan SMILE

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun bersama dengan Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY, Edi Gunawan dan Kepala Kemenag Kabupaten Sleman, Saban Nurani resmikan inovasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik (SMILE).

Peresmian dilakukan dalam kegiatan Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama tahun 2020 di Gedung Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Rabu (8/1).

Kepala Kemenag Kabupaten Sleman, Saban Nurani dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan melalui inovasi SMILE merupakan salah satu wujud tindak lanjut Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang telah diwujudkan pada tahun 2019.

“SMILE ini merupakan inovasi layanan untuk melengkapi setelah tahun 2019 Kemenag Kabupaten Sleman mewujudkan PTSP,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Saban Nurani menjelaskan bahwa dalam inovasi layanan SMILE, telah disediakan berbagai informasi tentang data-data, berita maupun informasi keagamaan di wilayah Kabupaten Sleman.

“SMILE ini sebagai layanan mandiri Kemenag Kabupaten Sleman yang dapat membantu termasuk bagi para karyawan Kemenag dalam berbagai kebutuhan, salah satunya untuk mendapatkan surat tugas bagi kepala KUA untuk melaksanakan layanan nikah yang dapat menunjang profesinya,” jelas Saban Nurani.

Lebih lanjut, Saban Nurani juga menuturkan bahwa peluncuran SMILE juga bersamaan dengan peresmian RB-ZI Corner sebagai media literasi dan informasi mengenai institusi Kemenag.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inovasi Kantor Kemenag Kabupaten Sleman dalam menciptakan aplikasi pelayanan online terpadu sekaligus mewujudkan layanan informasi RB-ZI Corner.

“Dengan adanya layanan ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan Kemenag sekaligus menghindarkan masyarakat dari informasi yang salah,” kata Sri Muslimatun.

Menurut Sri Muslimatun, kemajuan teknologi saat ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan yang mudah. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan bagi instansi Pemerintah untuk terus berinovasi  dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan publik.

“Saya menghimbau, agar inovasi yang telah dikembangkan ini betul-betul dioptimalkan dengan menyediakan informasi-informasi yang aktual dan terus diperbaharui.” Ujar Sri Muslimatun.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.