Arsip Kategori: Berita

23
May

Sigit Kembali Jabat Direktur PD BPR Bank Sleman

Bupati Sleman kembali melantik Muhammad Sigit sebagai Direktur PD BPR Bank Sleman periode 2019-2024 di Aula lantai III Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (22/5/19). Pelantikan ini merupakan ketiga kalinya bagi Sigit yang dipercaya untuk memimpin Bank Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam pelantikan tersebut mengatakan bahwa dilantiknya Muhammad Sigit kembali menjabat Direktur PD BPR Bank Sleman karena hasil pembuktian kinerjanya dalam memberikan progress positif kemajuan PD BPR Bank Sleman.

“Kemajuan ini baik dalam prestasi kerja maupun dalam pelayanan perbankan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sri Purnomo menjelaskan bahwa menurut laporan yang telah diaudit, PD BPR Bank Sleman memiliki total aset kurang lebih sebesar Rp 766,79 milyar  yang mampu menempatkan PD. BPR Bank Sleman menjadi BPR Terbaik dengan aset Rp 500 juta hingga Rp 1 triliun  pada Anugerah BPR Indonesia tahun 2018.

Pada tahun 2018 dan 2019 PD BPR Bank Sleman juga memperoleh penghargaan Top BUMD of The Year (Best of The best). Hal ini tercermin dari Dana Pihak Ketiga yang dikelola PD. BPR Bank Sleman mencapai lebih dari Rp 264 milyar.

Sebagai Bank Perkreditan Rakyat, PD BPR Bank Sleman juga menyalurkan kredit lebih dari Rp 581 milyar  dan juga memperoleh laba bersih lebih dari Rp 22 milyar di tahun 2018. “Tentu saja keberhasilan yang diperoleh ini tidak terlepas dari dedikasi dan loyalitas seluruh jajaran. Dengan prestasi-prestasi dan kemajuan yang telah diraih, saya berharap dapat menjadi modal dan pengalaman dalam memimpin PD BPR Bank Sleman ke depan,” tambahnya.

Sementara itu Direktur PD BPR Bank Sleman terlantik, Muhammad Sigit mengucap syukur dapat kembali mengemban amanah untuk memimpin PD BPR Bank Sleman. Ia berharap kedepan PD BPR Bank Sleman dapat berperan lebih dalam membantu masyarakat khususnya ekonomi lemah serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satunya dengan melalui program Coorporate Sosial Responsibility (CSR). Program CSR yang dilakukan diantaranya adalah kemitraan dengan para pengusaha mikro di Kabupaten Sleman dalam mendapatkan permodalan dengan kredit tanpa bunga dan jaminan.

”Program ini sudah tahun keempat dan berjalan dengan baik. Selain itu program CSR yang lain yaitu kami bekerjasama dengan Pemkab Sleman dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak,” kata Sigit.

 




22
May

26 PTT Kemenkes RI Terima SK CPNS

Sebanyak 26 orang Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di lingkup Pemkab Sleman menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil. SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sleman di Ruang Bima, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sleman, Selasa (21/5/19). Plt Kepala Dinas BKPP Kabupaten Sleman, Suyono menjelaskan bahwa realisasi pengangkatan CPNS dari tenaga bidan PTT Kemenkes tersebut Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 April 2019 sebanyak 26 orang tenaga kesehatan bidan dengan golongan ruang II/c.

Proses pengangkatan CPNS ini menurutnya didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018 tentang jabatan dokter, dokter gigi dan bidan sebagai jabatan tertentu  dengan batas usia pelamar paling tinggi 40 tahun. “Pengangkatan ini juga telah diawali dengan proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Kesehatan RI dengan Bupati Sleman pada tanggal 21 Desember 2018,” kata Suyono.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo memberikan pesan pada CPNS yang telah diangkat agar loyal dan bertanggung jawab dalam mengemban tugasnya. “Menjadi CPNS, tidak boleh seenaknya sendiri. Harus menjaga sikap dan perilaku, tidak hanya perilaku di tempat kerja tetapi juga perilaku di masyarakat. Sebab pengawasan terhadap pegawai tidak hanya selama jam kerja di tempat kerja tetapi juga pengawasan oleh masyarakat dalam aktivitas kehidupan bermasyarakat,” kata Sri Purnomo.

Ia menaruh harapan besar pada bidan PTT yang diangkat menjadi CPNS tersebut untuk bersama-sama menekan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu upayanya dengan memberikan pelayanan pada setiap kunjungan ibu hamil dan pendampingan setiap proses kelahiran. ”Tanggung jawab anda (CPNS) tidak berhenti disitu, namun bidan juga memiliki peran dalam menekan angka balita stunting dengan mensosialisasikan pentingnya imunisasi serta pendampingan dalam memberikan gizi terbaik bagi bayi dan balita,” tambahnya.

21
May

Hari Kebangkitan Nasional, Wabup Ingatkan Untuk Galang Persatuan

Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2019, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan upacara bendera di lapangan Pemkab Sleman, Senin (20/5). Tema yang diangkat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini adalah “Bangkit Untuk Bersatu”.

Bertindak sebagai inspektur upacara pagi tersebut Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Sri Muslimatun diawali dengan kutipan Sumpah Palapa yang pernah diucapkan Mahapatih Gajah Mada. Sri Muslimatun mengatakan bahwa sumpah tersebut mengandung inspirasi untuk mengobarkan semangat persatuan. Hal tersebut menurutnya masih sangat relevan hingga kini, terlebih dalam situasi pasca pemilu yang rawan terjadi gesekan dan perpecahan di masyarakat.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita”, ujarnya.

Lebih lanjut Sri Muslimatun mengajak untuk kembali menghidupkan semangat gotong-royong dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya gotong-royong merupakan kunci persatuan bangsa kita yang besar dan majemuk ini sejak berabad-abad silam. Bahkan Bung Karno, bapak Proklamator Republik Indonesia, pernah mengatakan bahwa Pancasila dapat diperas menjadi satu sila, yakni gotong-royong.

“Sebagai orang jawa, kita mempunyai yel-yel “holopis-kuntul baris”. Yel ini digunakan sebagai paduan suara untuk memberi semangat ketika mengerjakan tugas berat yang hanya bisa dikerjakan secara bergotong-royong, bersama-sama”, jelas Sri Muslimatun.

Usai melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 di lapangan Pemda Sleman, Wakil Bupati Sleman bersama dengan sejumlah pejabat OPD Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan ziarah di Makam Pahlawan Dr Wahidin Sudirohusodo yang berada di Mlati, Kabupaten Sleman.

Kegiatan ziarah tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara penghormatan yang dipimpin oleh Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Kav Puji Setiono. Usal melakukan upacara penghormatan, Wakil Bupati Sleman bersama dengan peserta upacara lainnya melakukan tabor bunga di Makam.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesatuan dan persatuan. “Sesuai dengan tema Hari Kebangkitan kali ini yaitu Bangkit Untuk Bersatu, makan kita harus menjadikan Indonesia bangkit dan bersatu.”ujarnya.

Sri Muslimatun juga menjelaskan bahwa pada saat ini merupakan momentum untuk menjaga persatuan dan kesatuan usai melaksanakan pemilu 2019. Sri Muslimatun menghimbau agar momen pemilu yang telah usai dan kini tinggal menunggu hasilnya, agar tidak menjadikan pemecah belah kesatuan dan persatuan bangsa.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.