Arsip Kategori: Berita

9
Mar

HUT Ke-10, RSUD Prambanan Gelar “Mlaku Bareng” Bersama Masyarakat

Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengikuti kegiatan jalan sehat sejauh 10 km yang bertajuk Mlaku Bareng, Minggu (8/3), dengan titik kumpul di Candi Banyunibo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati HUT RSUD Prambanan yang ke-10 ini juga diisi dengan deklarasi minum susu yang dipimpin oleh Bupati Sleman beserta jajarannya.

Menurut Sri Purnomo kegiatan tersebut harus terus disosialisakan kepada masyarakat supaya menigkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kesehatan. Kebugaran tubuh dan daya tahan tubuh menurutnya harus selalu ditingkatkan, terlebih di tengah merebaknya ancaman virus corona yang tengah ramai seperti saat ini.

“Jangan lupa selalu cuci tangan dan terus berolah raga, serta ditambah dengan membiasakan minum susu untuk tubuh yang lebih sehat”, jelasnya.

Sementara Direktur RSUD Prambanan, drg. Isa Dharmawidjaja, M.Kes., mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 1635 orang, terdiri dari masyarakat umum, ibu hamil, dan siswa SD dari seluruh wilayah Kecamatan Prambanan dan sekitarnya. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini taraf kesehatan masyarakat dapat lebih meningkat lagi.

“Ini juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada RSUD Prambanan”, ungkapnya.

Menurutnya selain kegiatan Mlaku Bareng ini, RSUD Prambanan juga menggelar beberapa kegiatan lain, seperti donor darah dan penyuluhan stunting bagi ibu hamil. Acara Mlaku bareng tersebut juga dimeriahkan dengan senam bersama, bazar kuliner, dan diakhiri dengan pengundian door prize dengan hadiah utama berupa sepeda motor. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Hardo Kiswoyo, beserta istri.

9
Mar

Pembukaan Sleman Gumyak Diganjar Rekor MURI “Penari Wanara Terbanyak”

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata Sleman menggelar “Sleman Gumyak” mulai tanggal 6 sampai 8 Maret 2020 bertempat di Wisdom Park Kampus UGM. Acara yang secara resmi dibuka oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, pada hari Sabtu (7/3) tersebut dimeriahkan oleh penampilan 309 penari Wanara Turun Gunung yang juga berhasil meraih rekor MURI.

Sri Purnomo menyebutkan kegiatan ini ditujukan sebagai upaya Pemkab Sleman dalam mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Sleman yang meliputi sektor budaya, industri, pertanian dan investasi. Selain itu, diharapkan para pelaku industri dan UKM dapat terus berinovasi dan mengembangkan produknya sehingga dapat menarik minat pasar yang lebih luas. “Acara ini juga merupakan upaya Pemkab Sleman untuk mendongkrak kunjungan pariwisata di masa low session seperti sekarang ini”, tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih, mejelaskan bahwa acara pembukaan Sleman Gumyak dimeriahkan dengan pawai budaya yang diikuti oleh 17 grup kesenian dengan jumlah peserta sebanyak 2200 seniman. Selanjutnya Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama dengan Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Sleman juga berhasil meraih rekor MURI, yakni penampilan 309 penari Wanara Turun Gunung.

“Rekor MURI juga diberikan untuk penampilan seni jathilan selama 56 jam secara estafet sejak Jumat tanggal 6 Maret pukul 07.30 WIB hingga Minggu tanggal 8 Maret pada pukul 17.00 WIB. Rekor ini mengalahkan Kabupaten Temanggung yakni 48 jam”, jelasnya.

Ia juga menyebutkan beberapa kegiatan turut digelar untuk memeriahkan Sleman Gumyak ini di antaranya pameran UMKM, Festival Kuliner, cooking competition, penampilan kesenian, bussines matching, lomba foto, lomba mewarnai dan penampilan seni budaya dari mahasiswa UGM.

6
Mar

RSUD Sleman Tambah Klinik Vaksinasi Internasional

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman meluncurkan Klinik Vaksinasi Internasional, Kamis (5/3/2020). Peluncuran secara simbolis ditandai dengan pengguntingan buntal oleh Bupati Sleman didampingi oleh Direktur RSUD Sleman, Joko Hastaryo dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) DIY, Yoedi Ariyanto. “Sebelum launching, Kepala KKP DIY juga menyerahkan sertifikat Vaksinasi Internasional pada Bupati Sleman untuk RSUD Sleman,” kata Joko.

Menurut Joko, dengan sertifikat tersebut menjadikan RSUD Sleman sebagai RS pemerintah pertama di DIY yang memiliki sertifikat vaksinasi internasional. Sertifikasi ini dilakukan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 23 Tahun 2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional.

Dengan adanya sertifikat tersebut Joko menegaskan bahwa RSUD Sleman siap menyelenggarakan vaksinasi internasional. Proses pengajuan sertifikat tersebut dilakukan sejak bulan Oktober 2019 dan kemudian dilakukan verifikasi serta validasi berkas persyaratan yang dibutuhkan. Kemudian pada bulan Januari 2020 dilakukan visitasi dri KKP DIY dan dilakukan bimbingan teknis. “Pelayanan klinik vaksinasi kami mempunyai empat dokter yang bersertifikat sebagai vaksinator terdiri dari dua dokter spesialis dalam dan dua dokter umum,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fasilitas pelayanan vaksinasi sudah disiapkan baik klinik maupun fasilitas lainnya seperti penyimpanan vaksin. Vaksin yang tersedia diantaranya meningitis, influenza, hepatitis danvaksin  lainnya yang dibutuhkan masyarakat diantaranya untuk kegiatan ke luar negeri seperti ibadah haji. “Tahun 2020 ini Bapak Bupati juga mengijinkan kami untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan haji Kabupaten Sleman di pusatkan di RSUD Sleman ini. Sehingga harapannya bisa mempermudah calon  jamaah haji memeriksa kesehatannya sekaligus mendapatkan vaksin meningitis,” tambah Joko.

Bupati Sleman, Sri Purnomo menyambut baik launching klinik tersebut. Menurutnya klinik vaksinasi ini sebagai bagian pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Mudah-mudahan masyarakat yang membutuhkan vaksinasi bisa terbantu dengan memanfaatkan klinik vaksinasi RSUD Sleman ini,” kata Sri Purnomo.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.