Arsip Kategori: Berita

3
Aug

Jokowi Serahkan Langsung Penghargaan Harganas Bagi Sleman

Di akhir masa jabatannya Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI. kembali berhasil menorehkan keberhasilan dalam bidang KB, dengan diterimanya penghargaan Satya Lencana Wira Karya Kencana yang diserahkan langsung Presiden RI Joko Widodo, Sabtu, 1 Agustus 2015, di Lapangan Sunburst Tangerang Selatan Provinsi Banten bersamaan dengan Peringatan Harganas (Hari Keluarga Nasioanal) XXII tahun 2015. Penghargaan ini diterima Bupati Sleman, berkat prestasi dalam pembangunan bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Sleman. Tema yang diangkat dalam peringatan harganas XXII ini yakni Harganas merupakan momentum upaya membangun karakter bangsa mewujudkan Indonesia Sejahtera. Hadir dalam acara ini Mendagri, Kepala BKKBN Pusat, Gubernur Banten serta para kader KB se Indonesia.

Bupati berharap keberhasilan dalam bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana ini dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada waktu yang akan datang untuk menciptakan keluarga yang harmonis, bahagia dan sejahtera lahir dan batin di Kabupaten Sleman. Ikut mendampingi dalam penerimaan penghargaan ini Istri Bupati Hj. Kustini Sri Purnomo dan Kepala Badan KBPMPP Kabupaten Sleman. Sejumlah Kader dan PLKB dari Sleman juga turut diundang dalam acara ini karena sebelumnya juga ada perwakilan Kader KB di Sleman yang ikut lomba di tingkat nasional dan yang berhasil menjadi juara yakni peserta KB lestari 10 tahun Bpk H. Sugeng Rohmadi dan Istri Suryati alamat Kejambon Lor Sindumartani Ngemplak sebagai Juara I tingkat Nasional, peserta KB lestari 20 tahun Bpk Tukino dan istri Sri Sukarti alamat Jl Lele I Minomartani Ngaglik sebagai Juara I tingkat Nasional dan Juara II PKB (Penyuluh KB) tingkat nasional Drs. Akhiz Isa Ansori (Penyuluh KB Kecamatan Gamping).

Sementara itu pada tahun 2014 data bidang KB di Kabupaten Sleman meliputi jumlah peserta KB aktif : 121.901 dari total PUS sebesar 154.137 (79,09%), jumlah peserta KB pria : 9.815 dari total PUS sebesar 154.137 (6,37%), jumlah kelompok BKB : 230,  jumlah kelompok BKR : 155, jumlah kelompok BKL : 201.jumlah UPPKS : 865.

3
Aug

SMK N 2 Godean Menambah Deretan Sekolah Bersertifikat ISO


Sleman, 30 Juli 2015 SMK N 2 Godean Jurusan Boga dan Busana  menerima penghargaan Iso 9001-2008 dari TUV Rheinland Indonesia,  penyerahan sertifikat iso dari  TUV diserahkan langsung oleh Cornelius Tono Infantrianto kepada Sri Purnomo Bupati Sleman didampingi Kepala Dinas Pendididkan dan Kepala Sekolah. Hadir pada acara tersebut Muspika dan tokoh masyarakat setempat serta  dimeriahkan dengan  Peragaan Buasana dan Karawitan Siswa-siswi SMK 2 N Godean.
Dalam laporan Kepala Sekolah SMK 2 N Godean Marta Tuti Puji Rahayu  bahwa untuk merintis mendapatkan ISO mulai dipersiapkan sejak tahun 2015, namun baru mendapat sertifikat ISO di tahun 2015.
Bupati Sleman pada acara penerimaan ISO menyampaikan selamat kepada SMK N 2 Godean atas diterimanya sertifikat ISO 9001 : 2008. Penerimaan ISO ini merupakan suatu penga­kuan secara  tertulis akan kualitas dari SMK N 2 Godean dan  berharap, prestasi yang telah diraih SMK N 2 Godean ini, dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kabupaten Sleman untuk dapat pula meningkatkan kualitasnya.
Dengan diterimanya sertifikat ISO bagi SMK N 2 Godean  ini, hendaknya dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan manajemen sekolah dengan kualitas yang lebih baik kedepannya. Bupati berharap dengan diperolehnya pengakuan secara tertulis melalui sertifikat ISO ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar SMK N 2 Godean untuk dapat terus berusaha semaksimal mungkin dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikannya, baik di dalam sistem dan proses belajar mengajar maupun dalam tata kelola sebagai sebuah organisasi sekolah. Guru, karyawan maupun para siswa harus mampu menunjukkan kualitas sekolahnya melalui penciptaan lulusan yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, seluruh guru dan pembina sekolah memiliki tanggungjawab lebih dalam mendidik siswa dan siswinya sehingga memiliki kompetensi dan profesionalisme di bidangnya. Hal ini dikarenakan tantangan yang dihadapi kedepan oleh dunia pendidikan justru semakin berat. Tantangan tersebut tidak lagi sebatas pada peningkatan kualitas proses kegiatan belajar mengajar (KBM) saja tetapi juga pada kualitas lulusannya. Dengan sertifikasi ISO, SMK harus dapat membuktikan bahwa lulusannya merupakan generasi yang mampu bersaing dengan lulusan sekolah-sekolah lainnya untuk meneruskan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.


30
Jul

Mantan Mendagri, Mardiyanto : Pemimpin Harus Lincah dan Percaya Diri

Mantan Gubernur Jateng sekaligus mantan Mendagri Era Presiden SBY Mayjend Purn Mardiyanto, menjadi nara sumber tunggal dalam acara temu tokoh yang terdiri dari para veteran, purnawirawan TNI, dan pensiunan PNS Pemkab Sleman, Rabu, 29 Juli 2015 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong HUT Kemerdekaan RI ke 70 tahun 2015.

Mardiyanto menyampaikan sebagai sesepuh walaupun sudah purnawirawan, sudah pensiun tetapi harus tetap sehat dan semangat, tetaplah berlaku produktif, inovatif karena memiliki banyak pengalaman. Untuk itu bagi penerus pengalaman yang baik diambil untuk kemajuan bangsa dan negara. Kita harus sadar kita sudah sepuh, sudah diluar jalur struktural dan tidak mengemban tugas langsung di pemerintahan. Banyak yang punya pengalaman tetapi penyampaiannya tidak pas, maka kalau kita punya ide, pemikiran yang bisa didayagunakan untuk pelaksanan kegiatan generasi sekarang maka sampaikan dengan baik dan benar. Posisi seorang sesepuh tetap ada gunanya kalau kita meyakini kita bisa berbuat sesuatu yang baik bagi bangsa dan negara. Mardiyanto juga mengingatkan kepada penyelenggara negara untuk menegakkan aturan beri sanksi bagi pelanggar dan beri reward bagi yang berjasa. Dinamika pemerintahan itu indah bila dilaksanakan dengan baik. Landasan berorientasi kepada kepentingan masyrakat. Dalam bidang kesehatan Mardiyanto menginginkan pelayanan kesehatan yang prima khususnya bagi orang tua sangat penting, kalau kesehatan itu mahal berarti rakyat belum sejahtera. Untuk itu pelayanan kesehatan harus selalu ditingkatkan menjadi pelayanan yang prima, mudah dan murah. Begitu juga dalam pelayanan perijinan harus cepat, mudah dan jelas. Berikan penjelasan yang sebenar-benarnya bila tidak bisa katakan tidak sehingga pemohon ijin tidak berusaha lagi mencari-cari celah untuk lewat jalan yang tidak benar. Mardiyanto merekomendasikan pemimpin harus menjadi pemimpin yang lincah, berpikir cepat, mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Bagi pembantu pimpinan juga harus bisa mensukseskan tugas pimpinan apalagi dalam waktu dekat Sleman akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala desa dan kepala Daerah dan bagi masyarakat harus sadar akan arti perubahan dengan jernih berpikir dalam menghadapi perubahan karena perubahan penting dalam proses pembangunan. Selalu mawas diri sudahkah kita berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara dan evaluasi diri bagi aparat pemerintahan dan tingkatkan kinerja sesuai tataran masing-masing.


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.