Arsip Kategori: Berita

2
Aug

Panitia HUT ke 68 RI Di Kabupaten Sleman Selenggarakan Baksos dan Penjualan Sembako Murah

Panitia HUT ke 68 RI di Kabupaten Sleman menyelenggarakan pasar murah dalam  rangka Bhakti Sosial untuk menghadapi Idul Fitri 1234 H dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Pasar Murah berlangsung di Balai Desa Gayamharjo Prambanan, Kamis 1 Agustus 2013. Dalam kesempatan tersebut Ketua umum HUT RI Ke 68 DRS H. Mardiyana,MSi.menyampaikan bahwa diadakannya kegiatan semacam ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban yang selama ini dialami menjelang lebaran. Diharapkan pula agar momen tersebut benar-benar  bermanfaat khususnya bagi masyarakat di sebagian wilayah Desa Gayamharjo, Prambanan ini.

Lebih lanjut Drs.H. Mardiyana, MSi mengatakan bahwa dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI dapat meningkatkan kebersamaan, rasa kekeluargaan, solidaritas dan saling hormat-menghormati sehingga akan tercipta suasana yang sangat menyejukkan  khususnya di Desa Gayamharjo dan umumnya di Kabupaten Sleman.

Dalam pasar murah ini, warga dapat membeli sembako dengan harga murah sebagai pengganti membayar pajak kepada pemerintah. Untuk sementara baru 4 Dusun yang tercover dalam baksos tersebut, mengingat dana yang tersedia baru mampu untuk sebagian warga penduduk yang di prioritaskan bagi keluarga miskin di Gayamharjo yaitu Dusun Kalinongko Lor, Dusun Nawung, Dusun Kalinongko Kidul dan dusun Jontro yang semuanya berjumlah 150 KK Miskin. Selain mengadakan pasar murah berupa sembako juga diadakan pasar murah pakaian  layak pakai.

Sembako tersebut dalam satu paketnya serharga Rp.90.000 di jual hanya Rp.9.000 ditambah teh secara cuma-cuma. Paket sembako  berisi 7 jenis sembako antara lain berisi beras kwalitas tinggi 2.5 Kg, gula satu kilo gram , Sirup ABC, 1 liter minyak goreng dan biskuit satu toples dan i kaleng susu.

Ketua umum HUT RI ke 68 disamping mengadakan bhaktisosial dan pasar murah juga memberikan bantuan bendera merah putih kepada keluarga miskin yang juga menerima sembako tersebut untuk dikibarkan pada waktu Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang ke 68 diharapkan dikibarkan secara benar, tidak dikibarkan di sembarang tempat juga dibuatkan tiang bendera yang baik dan dikibarkan mulai tanggal 14 Agustus 2013 sampai dengan 18 Agustus 2013 sore hari jam 18.00WIB.
1
Aug

Kesadaran Masyarakat Akan Produk Kadaluwarsa Makin Tinggi

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu, SS. M.Hum, memimpin operasi makanan kadaluwarsa yang dilaksanakan oleh Dinas Perindagkop Sleman di wilayah Godean dan Moyudan, Rabu, 31  Juli 2013. Ikut mendampingi Kadin Perindagkop Ir. Pranowo, Camat Godean dan Kabid perdagangan serta tim yang terdiri dari instansi Dinperindagkop, Badan POM, Pol PP dan Dinas Kesehatan Sleman.

Operasi makanan dan minuman kedaluwarsa dengan sasaran toko-toko dan pasar ini menurut Ir. Pranowo (Kadin Perindagkop) Sleman, merupakan sarana untuk melindungi konsumen terhadap produk makanan dan minuman kadaluwarso yang masih di jual oleh para pedagang. Ha ini karena menjelang lebaran ini biasaya permintaan barang besar dan bagi pedagang ini kesempatan untuk menghabiskan stok dan apabila pembeli tidak teliti maka akan membeli barang-barang yang sudah kadaluwarsa. Selain itu juga memberikan pembinaan kepada para pedagang agar dengan kesadarannya tidak menjual barang yang sudah kadaluwarsa dan memperhatikan produk-produk makanan dan minuman yang benar-benar telah terdaftar kesehatannya.

Setelah mengikuti tim mengadakan pantauan ke sejumlah toko makanan dan minuman, Wakil Bupati Sleman mengatakan bahwa pada dasarnya kesadaran para pedagang dalam menjual dagangan dengan tidak menjual  produk yang kadaluwarsa sudah cukup baik dan meningkat dibandingkan dengan tahun lalu walaupun masih dijumpai adanya produk kadaluwarsa namun segera ditarik dari peredaran. Juga kesadaran masyarakat juga semakin tinggi untuk memeriksa/meneliti barang yang akan dibeli apabila menjumpai ada barang yang sudah kadaluwarsa tidak jadi di beli dan segera diberitahukan kepada pedagang.

Namun demikian masih juga ada barang yang tidak mencantumkan kapan barang itu kadaluwarso, barang dengan tidak menyertakan kode produksi dan Nomor dari Dinas Kesehatan dan bahkan ada yang memalsukan nomor Dinas Kesehatan. Produk ini banyak dijumpai dalam makanan kemasan plastik ataupun toples baik yang mencantumkan nama perusahaan maupun Produk Olahan Rumah Tangga yang dikemas sendiri oleh pedagang.  Padahal menurut Badan POM, untuk memperoleh produk makanan dan minuman sehat dari Dinas Kesehatan sangat mudah cukup membawa contoh tanpa dipungut biaya alias gratis.

Pantauan dilakukan untuk wilayah Godean di sekitar pasar Godean dan juga masuk ke lingkungan pasar dan untuk wilayah Moyudan di seputaran pasar Ngijon dan di dalam pasar. Pantuan masih akan dianjutkan Kamis, 1 Agustus 2013 di wilayah Mlati dan Seyegan.

31
Jul

Sleman Siapkan Pelayanan Kesehatan Selama H-7 hingga H+7 Lebaran

Menjelang cuti bersama dan musim libur Idul Fitri pada bulan Agustus mendatang sejumlah persiapan telah disiapsiagakan khususnya oleh instansi penyelenggara layanan langsung kepada masyarakat seperti halnya Puskesmas dan RSUD. Untuk mengantisipasi kebutuhan akan pelayanan kesehatan menjelang, selama dan pasca Idul Fitri 1434 H/ 2013 M, dilakukan sejumlah langkah langkah strategis. Menindaklanjuti surat dari Kepala DInas Kesehatan DIY No. 445/6385/III-I tertanggal 9 Juli 2013 tentang himbauan kesiapsiagaan bidang kesehatan, seluruh sarana pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Sleman meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya dan sarana pelayanan klinis pada H-7 sampai dengan H+7 dimulai tanggal 1 Agustus 2013 sampai dengan 16 Agustus 2013. Setiap instansi juga dihimbau untuk menyiapkan ambulans beserta pengemudi siaga 24 jam untuk rujukan maupun untuk bantuan evakuasi korban jika diperlukan. Sebagai persiapan hal-hal kedaruratan seluruh Puskesmas di Kabupaten Sleman buka 24 jam dengan piket jaga sesuai standar (dokter/ paramedic dan administrasi) terutama untuk pertolongan pertama pada penyakit (P3P) dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Puskesmas juga dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) makanan atau penyakit. Jika ada kasis yang dicurigai, dapat menghubungi Dinas Kesehatan Sleman telp (0274) 868409 atau DSO (District Surveylance Officer) Wachid Nur Hidayat (08122774479/ 0274-6549551) atau Wahyu Endang Tetraningrum (081392719830/ 0274-7129028). Apabila ada hal-hal kedaruratan yang perlu diinformasikan segera dapat menghubungi telp. 0274-868409 atau 087738385111. Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes. Sebagai langkah evaluasi dan peningkatan layanan di masa mendatang, setiap Puskesmas wajib melaporkan kunjungan di luar jam kerja dari tanggal 1 – 16 Agustus 2013 melalui SMS 087738385111 dan disusul dengan laporan tertulis pada hari berikutnya.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.