Arsip Kategori: Berita

21
Jul

Bupati Harapkan Pegadaian Mampu Tumbuhkan Perekonomian Di Sleman

Selama ini pemahaman masyarakat terhadap pegadaian hanya menggadaikan barang dan mendapat uang, namun kenyataannya banyak yang bisa dimanfaatkan dari pegadaian tersebut. Di samping menerima gadai barang Pegadaian juga memberikan bantuan modal dengan jasa/bunga yang tidak terlalu tinggi. Hal tersebut diungkapkan saat Deputy Business Pegadaian  Area Yogyakarta M.R. Anna Savitri, SE, MM melakukan audiensi dengan Bupati Sleman di Ruang Rapat Bupati Selasa 15 Juli 2014. Pada kesempatan tersebut bupati sleman didampingi antara lain Kepala Bappeda Drg. Intri Yudatiningsih, Kepala Dinas pertanian, Perikanan dan Kehutanan  Ir. Widi Sutikno, Msi, Kepala DPKAD Dra. Rini Murti Lestari, Akt,MM, Kepala Bagian Perekonomian Ir. Ambarwati, MM. Sedangkan dari Pegadaian ikut mendampingi antara lain  Pimpinan Kantor Cabang Pegadaian Sleman, Hadiningsih.

Disampaikan Bupati Sleman bahwa adanya pegadaian di Sleman diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian di Sleman, disamping itu juga untuk mengurangi dan memerangi praktek perbankan yang ilegal misalnya adanya bank plecit dan rentenir dengan bunga yang sangat tinggi. Memang diakui bahwa masyarakat senangnya yang praktis dan mudah meskipun pinjam uang dengan bunga yang sangat tinggi. Untuk memerangi hal tersebut kiprah Pegadaian terutama dalam memberikan penguatan/pinjaman modal kepada masyarakat agar dipermudah tentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keberadaan pegadaian diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Kabupaten Sleman dalam rangka pengentasan kemiskinan.
Sementara itu  M.R. Anna Savitri antara lain menyampaikan bahwa disamping yang utama pegadaian menerima gadai barang, dalam memberikan pelayanan dan memperluas usahanya juga memberikan pinjaman terutama untuk kegiatan ekonomi mikro dan pinjaman 1 – 100 juta rupiah dengan bunga flat 1 persen perbulan. Selama ini masyarakat memiliki asumsi bahwa pegadaian hanya untuk menggadaikan barang, padahal yang bisa dimaanfaatkan dari pegadaian sebetulnya banyak, karena selama ini pegadaian juga memberikan layanan pinjaman penguatan modal, jasa pengiriman uang baik dari dalam maupun luar negeri. Di samping itu juga memberikan program bantuan kemitraan bagi masyarakat. Ditambahkan pula bahwa Pegadaian juga memberikan layanan pembelian emas batangan dengan cicilan juga arisan emas. Yang jelas beberapa kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses permodalan bisa berhubungan dengan pegadaian.***


21
Jul

Dinas Budpar Targetkan 125 Ribu Wisatawan Kunjungi Sleman Selama Libur Lebaran

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman untuk periode libur lebaran 2014  selama 9 (sembilan) dari 26 Juli hingga 3 Agustus 2014 menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 125.000 wisatawan untuk berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sleman. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, Ir. AA Ayulaksmi Dewi TP menyampaikan bahwa berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sleman siap untuk menyambut libur lebaran tahun 2014. Berbagai destinasi tersebut meliputi wisata alam di Kawasan Wisata Kaliurang dan Volcano Tour Cangkringan, museum, candi dan desa wisata. Hingga saat ini kawasan wisata Kaliurang dan Volcano Tour Cangkringan masih menjadi pilihan tersendiri bagi wisatawan. Hal tersebut dikarenakan di kawasan wisata Kaliurang terdapat udara yang sejuk, alami dengan panorama pegunungan yang menakjubkan. Terlebih dari itu di kawasan wisata Kaliurang terdapat beberapa spot wisata diantaranya Gardu Pandang Boyong, Taman Rekreasi Anak, Hutan Wisata maupun panggung kesenian Tlogo Putri. Selain itu juga terdapat layanan kereta kelinci maupun jeep wisata.

Volcano Tour Cangkringan menawarkan panorama alam pasca erupsi Merapi 2010, yang diantaranya berupa bekas rumah juru kunci Merapi Mbah Maridjan, Bunker Kaliadem, Batu Alien, serta Museum Rumahku Sisa Hartaku. Dikawasan ini pula wisatawan dapat mengeksplorasi panorama alam dengan fasilitas trail wisata maupun jeep wisata. Jumlah jeep wisata yang beroperasi di kawasan Kaliaden berjumlah 75 jeep, dan jumlah trail sebanyak 30 kendaraan. Adapun alternatif destinasi wisata yang dapat dikunjungi adalah Museum Gunungapi Merapi (MGM), Museum Ullen Sentalu, Monumen Jogja Kembali, Museum Pendidikan Indonesia di UNY, Museum Affandi, serta Museum Dirgantara Mandala. Selain itu wisata candi diantaranya Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Candi Kalasasan, Candi Sambisari, Candi Banyunibo dan Candi Ijo.
Desa wisata juga menjadi salah satu alternatif bagi wisatawan disamping untuk menikmati panorama alam pedesaan juga sebagai alternatif untuk menginap bagi wisatawan. Saat libur lebaran ini terdapat 12 desa wisata yang siap dijadikan untuk alternatif menginap dengan kapasitas 560 tamu/ wisatawan. Beberapa desa wisata sebagai alternative akomodasi:
a. Desa Wisata Trumpon Merdikorejo Tempel 25 kamar,
b. Pentingsari Umbulharjo Cangkringan 25 kamar,
c. Rumah Domes Sumberharjo Prambanan 7 homestay kapasitas 35 orang,
d. Tunggularum Wonokerto Turi 15 kamar,
e. Tanjung Donoharjo Ngaglik 10 homestay kapasitas 75 orang,
f. Sukunan Banyuraden Gamping 25 kamar,
g. Kembangarum Donokerto Turi 8 homestay kapasitas 100 orang,
h. Sidoakur Jethak II Sidokarto Godean 10 kamar,
i. Pulesari  Wonokerto Turi 30 kamar,
j. Palgading Sinduharjo Ngaglik 10 kamar,
k.  Gabugan Donokerto Turi 5 kamar,
l. Grogol Margodadi Seyegan 30 kamar.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Kaliurang dapat sekaligus menikmati pementasan atraksi hiburan di panggung hiburan Tlogo Puri. Adapun jadwal pentas seni di panggung hiburan Tlogo Putri Kaliurang adalah :
a. Selasa 29 Juli 2014 Orkes Melayu Nabila dari Ngawen Trihanggo Gamping,
b. Rabu 30 Juli Orkes Melayu Carista dari Temuwuh Kidul Balecatur Gamping,
c. Kamis 31 Juli Jathilan Kudo Mudo Setyo dari Krebet Bimomartani Ngemplan,
d. Jum’at 1 Agustus 2014 Campursari Mulyo Laras dari Bedreg Maguwoharjo Depok,
e. Sabtu 2 Agustus Jathilan Wijining Turonggo Seto dari Turgo Purwobinangun Pakem,
f. Minggu 3 Agustus Orkes Melayu Komando Band dari Durenan Triharjo Sleman.
17
Jul

Sleman Akan Bentuk Tim Pengawas Bahan Makanan dan Minuman

Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI bersama Kepala Balai POM DIY Ir. Abdul Rahim, MES, MPT, didampingi Assek II, Kepala Dinas Pasar, Kepala Dinas Pertanian & Kehutanan Sleman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau pasar Sleman dan Pasar Pakem. Peninjauan ini dimaksudkan untuk memantau stok kebutuhan bahan pokok, memantau harga dan memantau produk makanan yang berbahaya.

Dalam kunjungan di kedua pasar ini masih dijumpai mie basah dengan bahan pengawet formalin, krupuk dan makanan kering dengan pewarna yang mengandung Rodamin B yang biasa dipergunakan untuk pewarna tektil dan kertas. Pedagang mengakui mendapatkan stok dagangan dari luar daerah. Dalam kesempatan ini Balai POM DIY juga membawa serta petugas Laboratorium yang langsung dapat memeriksa makanan yang mengandung zat berbahaya sehingga dalam waktu 5 menit langsung dapat diketahui hasilnya. Sementara untuk daging sapi dan ayam semua dalam kondisi segar dan tidak diketemukan daging sapi gelonggongan. Namun masih dijumpai ikan bandeng dalam keranjang kecil-kecil menggunakan kertas koran sebagai alasnya, padahal tinta dari kertas koran ini juga mengandung zat berbahaya yang langsung menempel pada ikan.
Bupati dalam kesempatan ini menghimbau kepada para pedagang untuk selalu memperhatikan barang dagangannya dan menjual makanan yang bersih dan sehat untuk menjamin kesehatan bagi konsumennya. Untuk stok bahan pokok menjelang lebaran ini juga cukup sehingga masyarakat apabila belanja secukupnya saja tidak perlu stok barang yang berlebihan, karena kenaikan harga juga tidak terlalu tinggi sehingga masih bisa terjangkau masyarakat. Dalam waktu dekat Bupati akan membentuk Tim Pengawasan bahan makanan dan  minuman, yang akan memutus mata rantai penggunaan zat berbahaya pada bahan makanan dan minuman untuk menjamin agar yang dikonsumsi masyarakat makanan dan minuman yang sehat.***


Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.