Arsip Kategori: Berita

16
Jul

Jelang Idul Adha, Bupati Sleman Tinjau Pasar Hewan Ambarketawang

Menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2020, Bupati Sleman Sri Purnomo bersama dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) lakukan peninjauan langsung di Pasar Hewan dan Rumah Potong hewan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Rabu (15/7).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan Pasar Hewan Ambarketawang menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2020 sekaligus meninjau aktivitas perekonomian Pasar Hewan di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan dalam penijauan tersebut, kegiatan di Pasar Hewan Ambarketawang di tengah pandemi Covid 19 cukup ramai dan banyak transaksi.

“Di Pasar hewan ini banyak transaksi, banyak pedagang dan pembeli yang datang. Kita bersyukur di tenagah pandemo Covid 19 ini perekonomian atau perdagangan hewan qurban menjelang Idul Adha tampak ramai,” katanya.

Selain melakukan penijauan, dalam kesempatan tersebut juga Sri Purnomo beserta jajarannya melakukan pembagian masker kepada pedagang maupun pembeli yang datang ke Pasar Hewan. Menurut Sri Purnomo, adanya aktivitas yang cukup ramai di pasar tersebut perlu diimbangi dengan adanya edukasi dan sosialisasi mengenai protokol kesehatan.

“Kita edukasi, kita mengingatkan kepada pedagang ataupun pembeli bahwa Covid 19 ini masih ada, datanyapun masih fluktuatif, sehingga kami perlu menyampaikan kepada mereka,” jelas Sri Purnomo.

Sementara itu, Kepala DPPP, Heru Saptono dalam kegiatan tersebut melaporkan bahwa menjalang Hari Raya Idul Adha tahun 2020, di Pasar Hewan Ambarketawang mengalami peningkatan baik itu ternak yang masuk maupun transaksi yang dilakukan di Pasar Hewan.

“Ada kenaikan berkisar sepuluh persen dibandingkan hari biasanya. Jika ternak yang masuk di hari biasanya sebanyak 250 ekor, saat ini menjadi 300 sampai 350 ekor dengan jumlah transaksi sebanyak 130 sampai 150 ekor per-pasaran,” jelas Heru.

Lebih lanjut, Heru juga menuturkan bahwa peningkatan juga terjadi untuk harga ternak yaitu sekitar 15 sampai 20% dibandingkan di hari – hari biasanya. Adapun kenaikan harga tersebut yaitu untuk sapi potong siap qurban berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per-ekor. Sedangkan harga kambing domba siap qurban berkisar Rp 300.000 sampai Rp 500.000.

Sementara terkait kesiapan menjelang Idul Adha, Heru menyebut UPTD Pasar Hewan Ambarketawang telah melaksanakan langkah – langkah pencegahan yaitu pada bulan April dan Mei tahun 2020 pAsar Hewan hanya dibuka satu kali dalam sepuluh hari.

“Kami juga mewajibkan semua kendaraan, ternak dan pengunjung yang masuk Pasar Hewan untuk melewati gerbang desinfeksi dan juga dilakukan pengecekan suhu dan kelengkapan seperti masker dan lainnya,” kata Heru.

Selain langkah pencegahan bagi yang masuk ke lokasi Pasar Hewan, Heru juga mengatakan bahwa di Pasar Hewan telah disediakan tempat cuci tangan untuk para pengunjung atau pedagang serta disediakan pengeras suara untuk memberikan pengumuman dan himbauan agar tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

15
Jul

Bulan Dana PMI Sleman Kumpulkan Lebih Dari Rp 1 Milyar

Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman periode tahun 2020 berhasil kumpulkan dana sebesar Rp 1.022.419.700,-. Hal tersebut disampaikan Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman, Sri Muslimatun dalam acara Penutupan Bulan Dana PMI Tahun 2020 di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Selasa (14/7/2020).

“Alhamdulillah walaupun dimasa pandemi, PMI Sleman mampu mengumpulkan dana dari periode  Januari 2020 hingga 1 Juli 2020 sejumlah Rp1.022.491.700 dari beberapa lembaga,” kata Muslimatun.

Muslimatun mengakui pengumpulan dana tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya hal tersebut salah satunya dampak dari Covid-19. “Turun hingga 35 persen dr tahun 2019,” katanya.

Ia Menambahkan bahwa pada pelaksanaan kegiatan bulan dana PMI tahun 2020, PMI Kabupaten Sleman tidak menentukan target jumlah penerimaan sumbangan namun fokus pada target waktu pelaksanaan dengan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan penarikan sumbangan.

Sasaran Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman  2020 adalah masyarakat Kabupaten Sleman, dimana dalam Bulan Dana PMI tahun 2020 pihak PMI menyediakan besaran kupon dari Rp 2.000,- sampai dengan Rp 50.000,- bagi 24 sasaran. Seperti pejabat, ASN, TNI, Polri, Pengusaha, Perbankan, hingga wisatawan.

Ketua PMI DIY, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo menyampaikan bahwa dana yang telah terkumpul merupakan dana dari masyarakat.

Maka dari itu, PMI Kabupaten Sleman menyadari sepenuhnya bahwa penggunaan dana ini adalah kewajiban yang perlu dipertanggungjawabkan secara terpercaya dan melaporkannya kepada masyarakat.

Ia menuturkan selama masa pandemi ini pihaknya rutin membagikan APD kebeberapa rumah sakit rujukan. Selain itu, setiap hari Senin pihaknya juga rutin menyalurkan bantuan berupa alat penyemprot dan disinfekatan ke Kecamatan – kecamatan yang ada DIY.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo yang hadir menutup acara tersebut berharap pelaksanaan Bulan Dana PMI 2020 yang dikumpulkan dapat semakin meningkat dan lebih baik lagi dalam pelaksanaannya. Ia mengakui bahwa keberadaan PMI di Kabupaten sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Sleman.

Ia berpesan kepada PMI Kabupaten Sleman untuk giat mensosialisasikan program Lada Manis yakni pemberian darah gratis oleh Pemkab Sleman bagi warga Sleman yang membutuhkan yang dapat diperoleh di PMI Sleman.

“Stok darah sepuluh ribu untuk tahun 2020, saat ini sudah digunakan 2.500. Semoga layanan ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh warga Sleman,” tambahnya.

14
Jul

Jamin Pasokan Listrik, Posko Dekontaminasi Covid-19 Gunakan PLTS

Posko Dekontaminasi Covid-19 Kabupaten Sleman yang bertempat di area parkir timur Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman kini gunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS tersebut diresmikan oleh Bupati Sleman yang diwakili oleh Plt. Asekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Joko Supriyanto, Selasa (14/7).

Joko menjelaskan bahwa PLTS ini merupakan kerja sama antara Pemkab Sleman dan Sylendra Power. Penggunaan PLTS ini untuk menjamin pasokan listrik di Posko Dekontaminasi. Terlebih posko ini beroperasi selama 24 jam selama pandemi Covid-19.

“Diharapkan dengan penggunaan listrik yang diinstalasi bersumber dari energi surya ini aktifitas posko dekontaminasi tidak terganggu jika ada pemadaman,” jelas Joko.

Menurutnya sumber energi tenaga surya merupakan sumber energi terbarukan yang bisa dimanfaatkan untuk masa depan. “Kita tidak bisa terus menerus mengandalakan energi yang tidak terbarukan seperti fosil yang jumlahya sangat terbatas,” jelasnya.

Sementara itu CEO Sylendra Power, Reynaldi Pradipta menjelaskan baha PLTS tersebut digunakan untuk pemenuhan listrik melalui Energy Harvester. Fungsi dari Energy Harvester adalah untuk menyimpan listrik bersih yang dihasilkan dari panel surya.

Ia mengatakan bahwa Energy Harvester sendiri dibagi menjadi dua bagian yaitu master dan expandables dengan masing-masing 3.5kWh. Selain itu produk ini dilengkapi dengan fitur loT yang memudahkan pengguna untuk memantau dari jarak jauh.

“Energy Harvester dapat diandalkan pada masa-masa dimana listrik sangat dibutuhkan namun pasokan yang ada terbatas. Ini menjadi solusi bagi teman-teman BPBD Sleman akan ancaman mati listrik sehingga dapat bertugas secara lebih optimal dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Reynaldi.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.