Arsip Kategori: Berita

6
Nov

Temukan Berbagai Kuliner dan Seni Budaya di Godean Creative Fair

Godean Kreatif 2013 bertemakan Kreativitas Tanpa Batas mengikutsertakan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Godean mulai dari  tokoh masyarakat, pemuda, pelajar dan juga didukung oleh jajaran birokrasi Pemerintah Kecamatan Godean.

Kegiatan ini diadakan selama lima hari di Komplek Lapangan Ahmad Zaini Godean dengan konten acara antara lain festival seni budaya, festival kuliner dan festifal UKM.

Kegiatan yang satu ini diusung dengan nuansa kental pemberdayaan masayarakat baik itu pemberdayaan ekonomi lokal maupun seni dan budaya lokal dengan sasaran masyarakat  Kecamatan Godean dan sekitarnya.  Harapannya  Godean Kreatif menjadi media promosi potensi seni budaya dan ekonomi lokal, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

  1. 1. Rundown Acara

Selasa, 5 Nopember 2013

06.30 – 11.00      : Grand Opening GCF 2013, Senam Massal dan Jalan

Santai

15.00 – 21.00      : Bazaar

19.30 – 22.00      : Pengajian Akbar

Rabu, 6 Nopember 2013

09.00 – 12.00                              : Festival Dolanan Anak

15.00 – selesai (malam)                  : Festival Band

15.00 – 17.00                              : Lomba Sepakbola Ibu-Ibu SPP UPK Kec.Godean

15.00 – 21.00                              : Bazaar

Kamis, 7 Nopember 2013

08.30 – 13.00      : Lomba Panembrama Tk. SD

15.00 – 18.00      : Fashion Show dan Pemilihan Putra Putri Godean Tahun 2013

15.00 – 17.00      : Lomba Sepakbola Ibu-Ibu SPP UPK Kec.Godean

15.00 – 21.00      : Bazaar

19.30 – selesai   : Parade Koesplus

Jumat, 8 Nopember 2013

08.00 – 11.00      : Gebyar PAUD

13.30 – 15.00      : Pentas Jathilan

15.00 – 17.00      : Lomba Sepakbola Ibu-Ibu SPP UPK Kec.Godean

15.00 – 21.00      : Bazaar

20.00 – selesai   : Pentas Ketoprak

Sabtu, 9 Nopember 2013

14.00 – 17.00                              : Karnaval Pelajar

15.00 – 21.00                              : Bazaar

15.00 – 17.00                              : Lomba Sepakbola Ibu-Ibu SPP UPK Kec.Godean

13.00 – selesai (malam)                 : Pentas Wayang Kulit 7 Dhalang Lokal

3
Nov

Hari ini, 1170 CPNS Honorer Kategori II Ikuti Ujian

Pemkab Sleman akan melakukan ujian/tes kepada 1170 CPNS honorer kategori II di tahun 2013. Berdasarkan pendataan pada September 2013, tenaga kerja honorer kategori II sebanyak 1174 namun setelah diverifikasi yang dapat mengikuti tes cpns sebanyak 1170, sedangkan 4 orang yang tidak dapat mengikuti ujian dikarenakan 2 orang meninggal dunia, 1 orang sudah diterima di Kementrian Hukum dan HAM serta 1 orang data ganda. Peserta telah mengambil no ujian dan terdapat 15 peserta yang tidak mengambil nomor ujian.

Tenaga honorer tersebut terdiri dari tenaga honorer Pendidikan 605, kesehatan 23, dan tenaga teknis 542. sementara kuota formasi yang dibutuhkan akan ditetapkan Kemenpan setelah pelaksanaan tes/ujian. Ujian akan dilaksanakan Minggu 3 November 2013 di 4 lokasi, yaitu :

  1. SMA Negeri 1 Sleman, Jl. Magelang Km.14 Caturharjo Sleman
    2.  SMP Negeri 1 Sleman, Jl Bhayangkara No.27 Caturharjo Sleman
    3.  SMP Negeri 2 Sleman, Jl Bhayangkara No.15 Triharjo Sleman
    4.  SMP Negeri 3 Sleman, Jl Magelang Km.10 Tridadi Sleman

    Ujian dimulai pada pukul 07.30 dan direncanakan selesai pada pukul 14.00 WIB.

Soal ujian dibuat oleh pemerintah pusat. Ujian test kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang. Kompetensi dasar terdiri dari wawasan kebangsaan, intelegensia dan kepribadian. Untuk penyelenggaraan ujian tersebut, seluruh panitia pelaksana sejumlah 178 telah menandatangani pakta integritas. Panitia tersebut terdiri dari petugas posko, korwil, korwas dan pengawas pelaksana pengadaan cpns honorer kategori II Pemerintah Kab Sleman th. 2013. Sekretaris Daerah, dr Sunartono, M.Kes meminta semua panitia untuk melaksanakan tugas dengan komitmen, jujur dan serius. Seluruh pelaksana diminta untuk menggunakan tanda kepanitiaan, Hal ini perlu agar jangan sampai terdapat panitia siluman. Sekda juga meminta agar pengawas melakukan pengecekan kesesuaian peserta dengan foto dan nomer test, agar jangan sampai terdapat peserta siluman.

1
Nov

BPBD Sleman dan BPBD DIY Gelar Sarasehan dalam Rangka Mengenang Erupsi Merapi 2010

BPBD Sleman dan BPBD DIY akan menyelenggarakan sarasehan mengenang 3 tahun erupsi merapi 2010, yang akan dilaksanakan pada Seni 4 Nopember 2013 dimulai pukul 19.30 dengan kirab bregodo arak-arakan tumpeng utusan huntap dan non huntap di gedung pertemuan huntap Pagerjurang. Kiab tumpeng ini dimaksudkan sebagai wujud rasa syukur pasca erupsi merapi karena masyarakat telah dapat dikondisikan dengan baik. Sarasehan akan dikuti sebanyak 750 peserta. Demikian dijelaskan kepala BPBD Sleman, Julisetiono Dwi Wasito di hadapan wartawan saat konferensi pers, Kamis 30 Oktober 2013 di ruang rapat Bupati. Konferensi pers juga dihadiri oleh Kepala BPBD DIY, Gatot Saptadi serta perwakilan TNI POLRI, Tagana, SAR dan PMI.

Julisetiono juga menjelaskan bahwa sarasehan tersebut nantinya akan dilanjutkan dengan apel siaga pada tanggal 5 Nopember 2013 pukul 08.00 WIB, yang berlokasi di Tugu Ambruk, Kepuharjo, Cangkringan. Apel siaga ini direncanakan diikuti oleh 1500 peserta yang terdiri dari berbagai unsur seperti Tagana, PMI, SAR, serta anggota TNI POLRI dan komunitas lainnya. Apel siaga kemudian dilanjutkan dengan gladi lapang dengan skenario peningkatan status Merapi dari aktif normal-waspada-siaga-awas. Gladi lapang ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan komunitas-komunitas peduli bencana dan masyarakat setempat. Selain gladi lapang juga dilakukan gladi peralatan yang dimiliki oleh BPBD Sleman. Dalam rangka kesiapsiagaan ini BPBD Sleman juga telah membentuk forum penanggulangan bencana di tingkat kecamatan dan hingga saat ini telah disosialisasikan ke seluruh kecamatan. Forum tersebut merupakan embrio unit operasional bencana dan di tingkat desa menjadi unit pelaksana penanggulangan bencana. Unit-unit tersebut kedepannya akan disinkronkan dengan kampung siaga bencana, desa tangguh dan sebagainya.

BPBD Sleman juga sudah mensosialisasikan skenario evakuasi bencana baik untuk atisipasi banjir lahar dingin maupun untuk erupsi merapi. Dengan skenario tersebut diharapkan masyarakat mengetahui kemana saja harus mengungsi dan mengevakuasi diri jika terjadi bencana. BPBD Sleman juga telah membentuk form guru peduli bencana di UPK Dinas Pendidikan dengan harapan para guru tersebut dapat mensosialisasikan kepada para siswa bagaimana harus bertindak ketika terjadi bencana. Julisetiono juga memberi Informasi bahwa jika terjadi bencana sewaktu-waktu, masyarakat dapat menghubungi nomor telpon 8300300 untuk wilayah Sleman.

Sementara kepala BPBD DIY, Gatot Saptadi memberikan penjelasan bahwa saat ini telah terjadi perubahan paradigma dalam mitigasi bencana yaitu lebih difokuskan pada kesiapsiagaan masyarakat. Sehingga kegiatan seperti sarasehan, gladi lapang dan lain-lain adalah wujud dari upaya kesiapsiagaan tersebut. BPBD DIY selalu memberikan dukungan kepada kegiatan-kegiatan mitigasi bencana tidak hanya di Sleman namun juga di daerah lain.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.