Arsip Kategori: Berita

31
Jul

KORPRI Sleman Bagikan Bingkisan Lebaran Bagi PNS Gol I

Penyerahan Bingkisan Lebaran bagi anggota KORPRI/ PNS Golongan I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Penyerahan bingkisan tersebut sekaligus dalam rangka Hari Ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke 68, yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Sleman pada tanggal 29 Juli 2013.
Senin 19 Juli di Aula Bappeda Sleman, KORPRI Kabupaten Sleman memberikan bingkisan kepada  Anggota KORPRI/PNS Golongan I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam rangka menyambut lebaran dan HUT Ke 68 RI. Bingkisan diserahkan langsung oleh Ketua Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Sleman dr. H. Sunartono. M.Kes. Dalam kesempatan tersebut seksi usaha dan Kesejahteraan KORPRI Kabupaten Sleman Drs. Mustofa menyampaikan laporan: “Penyerahan bingkisan ini adalah berdasarkan program kerja DP KORPRI Kabupaten Sleman tahun 2013, melalui bidang usaha dan kesejahteraan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anggota KORPRI dan keluarganya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri di tahun 1434 H”. Acara tersebut di dukung oleh Koperasi AMAN.
Karena keterbatasan dana DP KORPRI, saat ini baru bisa memberikan bingkisan lebaran bagi anggota KORPRI/ PNS Golongan I, sedangkan jumlah penerima saat ini berkurang dibanding dengan tahun yang lalu. Penerima tahun ini berjumlah 192 orang sedangkan tahun lalu 206 orang ini karena sudah menduduki pangkat setingkat lebih tinggi diatasnya.  Untuk setiap paket bingkisan lebaran tersebut senilai dengan paket tahun lalu Rp.100.000.
Dalam kesempatan tersebut dr.H. Sunartono.M.Kes. dalam sambutannya mengatakan:  “atas keterbatasan kemampuan dana, KORPRI Sleman baru dapat memberikan bingkisan lebaran yang secara nilai mungkin masih relatif kecil, tetapi hal ini jangan dilihat dari harganya saja namun lihatlah dari nilai Corsa dari KORPRI”.  Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan kegiatan –kegiatan social lainnya seperti menjenguk anggota Korpri Sleman yang sedang mendapatkan cobaan dari Allah dan memberikan  bantuan untuk membantu meringankan beban yang dipikul. Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Sleman dr.H. Sunartono.M.Kes. KORPRI Kabupaten Sleman telah melakukan berbagai program demi kesejahteraan para anggotanya dengan memberikan bantuan berupa uang duka sebesar Rp.5.000.000,- bagi anggota KORPRI yang meninggal Dunia dan kedepan juga diusahakan bagi anggota keluarganya atau suami atau istri.  Untuk menutup sambutannya  Sunartono menghimbau bagi pengurus KORPRI Kabupaten Sleman apa bila mencari lokasi perumahan carilah kawasan perumahan tersebut kawasan yang aman, dan tertip secara administrasi pertanahan.
29
Jul

Kecamatan Mlati Fasilitasi Kegiatan Industri Melalui Pasar Lebaran

Pasar lebaran dan pameran potensi yang rutin diselenggarakan di Kecamatan Mlati merupakan wujud kesinambungan upaya peningkatan perekonomian masyarakat melalui peran-peran UKM. Bagi masyarakat Mlati dan sekitarnya, pasar lebaran ini dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Sedangkan bagi UKM-UKM yang terlibat dalam pameran ini bermanfaat untuk memasarkan hasil-hasil  produksinya.  Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, MSI  saat membuka pasar lebaran di halaman Kecamatan Mlati, Senin 29 Juli 2013. Lebih lanjut disampaikan bahwa pasar Lebaran ini diharapkan dapat semakin mempromosikan produk-produk yangdihasilkan oleh masyarakat Kecamatan Mlati sendiri atau Sleman pada umumnya, sehingga produk-produk lokal  semakin dikenal masyarakat luas. Untuk itu Bupati berpesan kepada masyarakat Kecamatan Mlati khususnya,dan Sleman pada umumnya agar semakin mencintai produk lokal dengan menggunakan produk-produk yangdihasilkan oleh masyarakat setempat.

Sedangkan Direktur  Utama Bank BPD DIY Dr. Supriyatna, MBA pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan paket sembako yang telah diserahkan di Kabupaten Sleman sebanyak 1.300 paket, sedang saat pelaksanaan pasar lebaran tersebut juga menyerahkan sembako sebanyak 100 paket. Lebih lanjut disampaikan bahwa Bank BPD DIY juga mengadakan kerjasama untuk Sistem Pembayaran Akademik dengan SMA N 1 Sleman yang ditandai dengan penyerahan  secara simbolis oleh Dirut BPD DIY kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Sleman Dra. Hermintanzah. Dan diharapkan dengan kerjasama tersebut sistem pembayaran sekolah siswa SMAN 1 Sleman secara On Line melalui Teller diseluruh kantor layanan Bank BPD DIY dan melalui ATM Bank BPD DIY yang tersebar diseluruh wilayah DIY.  Selanjutnya diharapkan seluruh sekolah SMA di Kabupaten Sleman dapat memanfaatkan layanan (Sistem Pembayaran Akademik) untuk kemudahan dan keamanan pembayaran.

Sementara itu Camat Mlati H. Anggoro Aji Sunaryono, SH pada kesempatan tersebut melaporkan bahwa tujuan pasar lebaran tersebut  untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah kecamatan Mlati, juga untuk meringankan beban masyarakat, serta terfasilitasinya semua kegiatan industri masyarakat di wilayah kecamatan Mlati. Sasaran pasar lebaran tersebut adalah warga miskin  di wilayah Mlati dengan memberikan bantuan Sembako gratis kepada Lansia Miskin sebanyak 100 paket senilai a Rp. 50.000. Penurunan paket sembako seharga Rp. 50.000 dengan penjualan Rp. 15.000 sejumlah 300 paket. Penurunan harga gula pasir 1 ton harga Rp. 10.500/kg  dijual Rp. 10.000/kg. Penurunan harga Minyak goreng Barco 300 lt seharga  Rp. 11.000 menjadi Rp.9.300/lt. Penurunan harga Telur Ayam 500 kg a. Rp.16.000/kg dijual Rp. 14.800/kg dan Penurunan harga gula jawa Rp.15.000/kg ,menjadi Rp. 12.500. Lebih lanjut dilaporkan bahwa pasar lebaran diadakan selama 3 hari dari tanggal 29 Juli 2013 s.d. 31 Juli 2013. Sedang peserta pasar lebaran dari kelompok USEP, anggota UPK kec. Mlati, TP PKK desa 5 desa sejumlah 35 stand.

29
Jul

Meski Diserang Hama Tikus, Sleman Masih Surplus Beras

Ribuan petani yang tergabung dalam 16 kelompok tani melakukan gropyokan tikus di bulak Berjo Sidoluhur dan Sidorejo, Godean. Gropyokan dilakukan di areal luas 64 ha, Minggu, 27 Juli 2013. Gropyokan dilakukan dengan menggali lubang-lubang tikus kemudian ditangkap maupun dipukul dengan alat sederhana maupun dengan pengemposan lubang-lubang tikus dengan asap.

Yang menarik perhatian gropyokan tikus ini dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskhan yang hadir dalam rangka BUMN peduli penyelamatan hasil panen. BUMN yang mendukung kegiatan ini yakni PT Petrokimia Gresik. Menteri juga disertai ahli tikus yakni DR. Sudarmaji Kepala BPTP DIY yang merupakan ahli tikus satu-satunya di Indonesia. Dalam kesempatan ini menteri didampingi oleh Bupati Sleman, Ketua DPRD Sleman dan Direktur PT Petrokimia Gresik juga menyempatkan diri ikut melakukan pengemposan ke lubang tikus dan setelah ditunggu sekitar 10 menit lubang tikus digali ternyata didalamnya banyak tikus yang telah mati oleh asap pengemposan.

Dalam kesempatan ini Menteri juga berdialog dengan petani Suyudi, yang terlibat dalam gropyokan tikus dan ketua kelompok tani setempat. Menteri mengatakan bahwa setelah berdiskusi dengan ahli tikus diperjalanan, DR. Darmaji mengatakan bahwa saat ini petani yang menanam tetapi tikus yang memanen. Hal ini sangat memprihatinkan dan upaya yang efektif dilakukan yakni dengan penanaman yang serempak dan gropyokan tikus yang rutin seminggu sekali yang dilakukan awal musim tanam. Sementara dari pihak petani mengaku kendala yang dihadapi tidak bisa menanam padi secara serempak karena kurangnya pasokan air sehingga air tidak bisa digunakan untuk mengairi areal sekitar 64 ha, dan hal ini langsung dimohonkan bantuan Menteri untuk menyediakan mesin pompa kekuatan sekitar 8,5 PK dengan pipa 6 inch yang langsung disanggupi Menteri untuk segera dibantu setelah koordinasi dengan Bupati sleman menyangkut ketersediaan air disungai terdekat yang jaraknya hanya 400 meter dengan debit air yang cukup besar. Menteri juga mengatakan kedatangannya ikut melakukan gropyokan tikus ini karena adanya SMS warga yang ternyata dari Warga sidoluhur yang menyatakan keprihatinannya terhadap mewabahnya hama tikus. Berdasarkan SMS ini kemudian ditindak lanjuti koordinasi dengan PT Petrokimia kemudian dilakukan acara gropyokan tikus. Menteri juga sangat berkesan dengan kesenian campursari yang ditampilkan dan langsung mengadakan lomba nembang campursari yang diikuti oleh 5 orang petani, yang langsung mendapat hadiah uang masing-masing 1 juta rupiah. Menteri juga sempat membagi-bagikan bingkisan kepada kelompok tani berupa paket obat-obatan hama tikus maupun hama tanaman lainnya.

Bupati Sleman juga melaporkan bahwa areal yang terkena serangan hama tikus ini mencapai 7.200 ha namun demikian Sleman masih surplus beras 109.724 ton. Bila hama tikus ini dapat dikurangi harapannya surplus beras akan semakin meningkat karena Sleman masih menjadi andalan lumbung berasnya DIY.

Sementara itu hasil gropyokan tikus juga dilombakan dan pemenangnya yakni Juara I Kelompok Tani Sido Lestari berhasil menangkap tikus 561 ekor, juara II Kelompok Tani Pare Anom menangkap tikus 358 ekor dan Juara III Kelompok Tani Ngudi Makmur menangkap tikus 294 ekor. Sementara untuk total tikus yang berhasil ditangkap dalam gropyokan ini mencapai 2.241 ekor.

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.