Arsip Kategori: Berita

26
May

Hasil Sidak 3 Pasar : Tidak Ditemukan Beras Plastik di Sleman

Pemerintah Kabupaten Sleman hari Senin 25 Mei 2015 melakukan sidak ke pedagang pasar untuk mengecek kemungkinan adanya peredaran beras plastik di Sleman. Sebagai sampel sidak dilakukan di 3 pasar yaitu pasar Sleman, pasar Denggung dan pasar Kolombo. Tindakan ini dilakukan Pemkab Sleman sebagai respon atas adanya kabar beredarnya beras plastik di wilayahnya.

Dalam sidak ini dilakukan pengujian secara sederhana dengan memasukkan beras ke dalam air. Cara sederhana ini untuk mengetahui apakan beras mengambang atau tenggelam. Bila mengambang maka disinyalir merupakan beras plastik. Dari 3 lokasi ini tidak ditemukan adanya beras yang dijual pedagang pasar yg terindikasi beras plastik. Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Sleman Ir. Widi Sutikno, M.Si mengatakan meski dari uji sederhana dengan memasukkan beras ke air tidak ditemukan indikasi beras plastik namun pemerintah akan menindaklanjuti dengan uji laboratorium.

Pada sidak ini pemerintah mengambil sampel beras dari para pedagang untuk diuji di laboratorium. Meski tidak ditemukan beras yang diindikasikan sebagai beras plastik, Widi Sutikno menghimbau agar masyarakat berhati-hati saat membeli beras. Widi Sutikno menyarankan kepada masyarakat agar membeli beras dari hasil panen petani Sleman saja.

Sementara itu Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen SIK menyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya beras plastik di Sleman. Dan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat ini pihak Polres sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan uji laboratorium. Namun sampai hari ini pihak Polres blm bisa menyampaikan kesimpulan dari kasus ini karena masih menunggu hasil laboratorium. Saat ini Polres Sleman menyimpan barang bukti berupa beras 9 kg dan beras yang sudah dimasak 2 ons.

Sidak yang dilaksanakan Pemkab Sleman tersebut melibatkan berbagai instansi yaitu Dinas Pasar, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan, Bagian Perekonomian, Bagian Humas, Kapolres dan Komandan Kodim.***

25
May

Pengrajin Kulit Ikan Pari Peroleh Bantuan Alat

Bantuan senilai Rp.1.916.794.300 telah dikucurkan oleh Dinas Pertanian, Perikanaan dan Kehutanan Kabupaten Sleman kepada para petani dan pengrajin di kabupaten Sleman. Bantuan Sejumlah tersebut terdiri Pompa Air diesel 4 inchi sebanyak 7 unit dana dari APBN, Traktor roda 2 sebanyak  17 Unit dari APBN, Pompa Air diesel 3 inchi sebanyak 60 unit dari DAK, Alat pengolah kerajinan kulit ikan 1 set dana dari APBN dan Motor roda 2 sebanyak 62 unit dana DAK. Bantuan tersebut secara langsung diserahkan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo kepada penerima yang terdiri dari Kelompok Tani dari wilayah kecamatan Pakem, dan kecamatan Turi. Kegiatan ini dilaksanakan  di UPT BP3K ( Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Wilayah V Pakem Jumat 22 Mei 2015.

Disamping penyerahan bantuan pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan dan gelar potensi kelompok tani UPT BP3K Pakem tahun 2015, pengukuhan tersebut dilakukan sebagai wadah pemberdayaan pelaku utama dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian, Perikanaan dan Kehutanan, yang merupakan akselerasi antara kebutuhan pelaku utama dan arah kebijakan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang semakin komplek dan kompetitif. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan kabupaten Sleman Ir. Widi Sutikno. Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan pemberian bantuan tersebut untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada kelompok tani yang telah tumbuh dan meningkat kemampuannya; juga sebagai ajang tukar informasi, teknologi dan pengalaman bagi pertani  serta sebagai sarana promosi produk pertanian.
Di samping itu pada kesempatan tersebut juga ditampilkan beberapa produk unggulan dari UKM di kabupaten Sleman, produk unggulan tersebut antara lain berupa potensi tanaman sayuran, potensi tanaman palawija, potensi ikan bersama padi, potensi krisan dan beberapa produk yang lain.
Sementara itu Bupati Sleman dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa penyelenggaraan gelar potensi secara berturut-turut di beberapa UPT BP3K Godean dan Pakem serta pemberian bantuan alat pengrajin kulit pari bagi kelompok difabel ini diharapkan dapat memotivasi para petani di Kabupaten Sleman untuk semakin menggiatkan pembangunan di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. Selain itu pemberian bantuan alat pertanian dan alat pengrajin kulit ikan pari ini juga merupakan upaya untuk memberikan kesempatan yang sama dalam berusaha dan berkarya bagi penyandang disabilitas.Gelar potensi pertanian ini juga merupakan salah satu strategi untuk mengembangkan pemasaran produksi potensi pertanian wilayah.***


25
May

Lomba Menulis Cerita Budaya Diminati Banyak Peserta

Lomba menulis cerita budaya Daerah yang berlangsung di halaman Parkir lapangan Denggung dan halaman Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaaten Sleman dijejali peserta, karena disamping peserta yang masih usia Dini mulai dari PAUD sampai SMP masih didampingi orang tua murid. Hingga baik di halaman Kantor Perpus sampai halaman parkir Lap Denggung ramai sekali. Lomba yang diadakan Kantor Perpustakaan Daerah tersebut melombakan lomba mewarnai dan melukis, lomba menulis dolanan bocah dan lomba menulis geguritan.

Maksud dan tujuan lomba tersebut antara lain menumbuhkembangkan minat baca anak saejak usia dini, menggali budaya kearifan lokal yang bersumber dari perpustakaan untuk mengembangkan kemampuan dan menumbuhkan rasa percaya diri berani tampil di depan publik, penbembangan budaaya daerah melalui peningkatan minat baca anak dan mendukung Kabupaten Sleman sebagai Kabupaten Layak Anak.

Bertindak sebagai dewan juri pada lomba tersebut untuk lomba mewarnai Hery Kustriyatmo, dkk dari sanggar Pratista. Untuk lomba menulis dolanan bocah dewan juri Bambang Nur Singgih, S.Sn, Iwan Heru Nuryanto, SP dan Nandar Budhi Priyono, BA. Sedang untuk lomba menulis Geguritan sebagai dewan juri  Parjaya ,M.Sn, Drs. Tulus Widodo, dan Sukeri,S.Pd,M.Mis.

Peserta lomba mewarnai anak PAUD sejumlah 150 anak, lomba melukis anak TK sejumlah 250 anak, lomba menulis dolanan bocah siswa SD sejumlah 100 anak (20 regu) lomba menulis geguritan siswa SMP sejumlah 100 anak .

Setelah melalui penjurian maka diputuskan untuk lomba mewarnai tingkat PAUD juara I Dhenis Nuristya Putri, juara II Axel Viscida Prasetyo, juara III Mafisya Nilatil Arifa, juara harapan I Falhan Hafizh Razaga, juara II Bima Triolan Ashar. Lomba melukis Tingkat TK juara I Arifa Naila Darmawan, juara II Nabilah Alodia SR, juaara III Putri Nilasari, juara harapan I Indie Aurelia Aya R dan juara harapan II Gita Alena Aharif. Lomba dolanan anak tingkat SD/MI juara I  Naoki Habli Fatih Farhat, dkk, juara II Eka Setyaninigsih, Dkk juara III Kharisma Dyah R Dkk juara harapan I Septiana Mulyani dkk dan juara harapan II Amor Setia Pralampita dkk. Dan lomba Geguritan tingkat SMP/MTs juara I Egi Hari Saputra, juara II Zakiya Rivanty juara III L.Putri Raspitasari juara harapan I Nufi Laili Nafingah dan juara harapan II Distania Rahmadanti. Piala dan hadiah diserahkan Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman Dra. Sri Hartati

Sedangkan bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Perpustakaan Daerah antara lain menyampaikan bahwa lomba ini dapat menggaungkan kembali budaya lokal. Untuk itu bupati berpesan kepada para orang tua untuk memfasilitasi anak-anak melakukan kegiata positif. Hindarkan anak-anak dari permainan-permainan individualis yang marak diperjualbelikan. Bupati menghimbau untuk mengenalkan kembali dolanan anak dan seni budaya daerah yang memiliki kandungan makna dan nilai-nilai edukasi dalam membentuk kepribadian dan jati diri anak.

Bupati mengajak untuk membudayakan membaca dari lingkup keluarga, mulai dari orang tua, anak-anak dan saudara. “Bila kita mampu menciptakan budaya membaca dalam keluarga kita, maka akan muncul ide-ide segar untuk dituangkan dalam bentuk tulisan sehingga tercipta atmosfir yang positif yang nantinya memunculkan insan-insan yang cerdas, berwawasan luas, tidak kolot dan mampu bergaul di dunia modern yang terus bergerak dengan cepat”, demikian tegas Bupati.***

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.