Arsip Kategori: Keuangan Daerah

28
Jul

Keuangan Daerah

Ringkasan APBD Kabupaten Sleman Tahun 2012

No Uraian Jumlah Anggaran (Pasca Evaluasi)
1. Pendapatan 1.383.011.982.639,71
2. Belanja 439.946.412.998,38
Surplus/(Defisit) (56.934.430.358,67)
3. Pembiayaan
Penerimaan Pembiayaan 63.572.430.358,67
Pengeluaran Pembiayaan 6.638.000.000,00
Pembiayaan Netto 56.934.430.358,67

Sumber : DPKAD Kab. Sleman




Ringkasan APBD Kabupaten Sleman Tahun 2011

No Uraian Jumlah Sebelum Perubahan Jumlah Setelah Perubahan
1. Pendapatan 1.026.876.710.250,23 1.272.583.652.677,00
2. Belanja 1.073.315.161.014,51 1.376.859.030.800,05
Defisit (46.438.450.764,28) (104.275.378.123,05)
3. Pembiayaan 46.438.450.764,28 104.275.378.123,05
Penerimaan Pembiayaan 60.176.450.764,28 111.413.378.123,05
Pengeluaran Pembiayaan 13.738.000.000,00 7.138.000.000,00

Target perolehan PAD tahun 2011 sebesar Rp 203.416.683.768,00,-

Sumber : DPKKD Kab. Sleman



Realisasi APBD Kabupaten Sleman Tahun 2010

Realisasi Pendapatan daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2010 sebesar Rp 1,095 T  meningkat dibandingkan pendapatan daerah tahun 2009 yang sebesar Rp996,182 miliar. Sumbangan peningkatan tertinggi berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat, yaitu dari Rp157,231 miliar pada tahun 2009 menjadi Rp 163,056 miliar pada tahun 2010. Realisasi dana perimbangan Rp,822,650 miliar (tahun 2009) menjadi Rp 909,887 miliar (tahun 2010).

Realisasi belanja pada tahun 2010 mencapai Rp 1,131 Triliun lebih, terdiri dari belanja operasi sebesar Rp989,131 miliar, belanja modal Rp99,812 miliar, belanja transfer Rp38,254 miliar. Realisasi belanja tahun 2010 mengalami peningkatan dibandingkan realisasi belanja tahun 2009 sebesar Rp1,016 Triliun.

Sumber : DPKKD Kab. Sleman

 

 

Realisasi APBD Kabupaten Sleman Tahun 2009

Pendapatan daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2009 sebesar Rp946,476 miliar, meningkat 14,72% dibandingkan pendapatan daerah tahun 2008 yang sebesar Rp825,00 miliar. Sumbangan peningkatan tertinggi berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat 31,73%, yaitu dari Rp120,66 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp 140,63 miliar pada tahun 2009. Dana perimbangan Rp700,18 miliar (tahun 2008) menjadi Rp688,94 miliar (tahun 2009).

Meskipun secara proporsional dana perimbangan tetap menjadi sumber pendapatan daerah terbesar, namun dari tahun ke tahun terjadi kecenderungan proporsisinya semakin menurun (dari 79,33% pada tahun 2004 menjadi 72,79% pada tahun 2009). Sebaliknya, proporsisi PAD terhadap pendapatan daerah semakin meningkat, yaitu dari 12,25% pada tahun 2004 menjadi 14,86% pada 2009.

Realisasi belanja pada tahun 2009 mencapai Rp906,61 miliar, terdiri dari belanja operasi sebesar Rp770,76 miliar, belanja modal Rp98,39 miliar, belanja transfer Rp37,15 miliar. Dibandingkan realisasi belanja tahun 2008 sebesar Rp752,11 miliar, realisasi belanja tahun 2009 mengalami peningkatan 20,54%.

28
Jul

Neraca Komparatif

28
Jul

Laporan Realisasi Anggaran

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.